Ikan Koi: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Koi

Tahun demi tahun perkembangan ikan hias justru kini semakin dicari banyak kalangan. Ikan hias sendiri persebarannya juga sudah sangat luas baik dari dalam sampai luar negeri. Negara Indonesia juga terbilang menjadi salah satu negara yang memiliki banyak jenis ikan hias, salah satunya yaitu ikan koi.

Arti ikan koi ini pada dasarnya memiliki habitat dari daerah yang beriklim tropis. Sehingga negara Indonesia sangat cocok untuk ikan ini.

Ikan Koi

Perlu anda ketahui bahwa pada mulanya ikan koi hanya mempunyai warna tunggal yaitu hitam, merah, putih, perak, dan keemasan. Kemudian dengan perkembangan zaman dan penuam buidaya yang terbarukan sekarang warnanya disilangkan menjadi 2 warna, 3 warna, 5 warna, dan kombinasi warna.

Ikan koi juga sering dijadikan sebagai ikan hias karena pada dasarnya mempunyai keindahan tersendiri yang bisa membuat orang merasa nyaman dan senang ketika melihatnya. Selain itu ikan koi juga terkenal bisa memberikan keuntungan bagi pemiliknya.

Jeni Ikan Koi

Ikan koi juga memiliki beberapa jenis atau spesies yang diuraikan sebagai berikut ini:

  1. Kohaku Koi

Jenis ikan koi yang pertama bernama kohaku koi. Ikan ini adalah jenis koi yang seringkali diikutkan dalam lomba. Selain itu kohaku koi juga biasa ditemukan di berbagai macam pasar ikan hias karena warna ikan ini sangat menarik, mempesona, dan indah.

Perlu anda tahu bahwa ikan kohaku koi juga termasuk salah satu ikan yang paling tua dan terkenal. Kemudian ikan ini juga mempunyai warna yang memikat atau menarik minat seseorang yaitu warna putih dan merah.

  1. Koi Sanke Taisho

Jenis kedua ikan koi yaitu koi sanke taisho. Jenis ikan ini mempunyai dasaran warna putih yang cerah dan terang. Selain itu ikan koi yang satu ini juga mempunyai warna kombinasi yaitu warna merah dan corak seperti bercak yang berwarna hitam.

Bagian bercak-bercak pada ikan ini letaknya ada di area punggung ikan tersebut. Sebagai informasi bahwa sebetulnya jenis ikan koi yang satu ini merupakan hasil persilangan antara beberapa jenis ikan koi yang lainnya. Oelh karena itu ikan ini memiliki corak dan warna yang indah serta menawan ketika dipandang.

  1. Koi Showa Sanshoku

Koi showa sanshoku adalah jenis ikan koi yang hasilnya diperoleh dari persilangan jenis koi kohaku dengan koi shiro utsuri. Ikan ini pada umumnya mempunyai bentuk dan corak yang hampir sama dengan ikan koi lainnya. Akan tetapi jika dilihat lebih dekat maka corak pada ikan ini berbeda dengan jenis koi yang lain.

Ikan koi showa sanshoku juga sangat mudah untuk dikenali karena memiliki warna hitam secara penuh di badannta. Selain itu, ikan ini juga mempunyai spesies lain diantaranya yaitu showa doitsu, showa maruten, showa tancho, showa ginrin dan showa kin.

  1. Koi Shiro Bekko

Koi shiro bekko merupakan jenis ikan koi yang memiliki warna corak hitam di semua anggota badannya. Sehingga sering disebut sebagai ikan koi hitam putih.

  1. Koi Ki Bekko

Jenis ikan koi yang ke 5 yaitu koi ki bekko. Ikan koi yang ini memiliki kecantikan dan keindahan yang lebih ungguh dari jenis ikan koi yang lainnya. Koi ki bekko juga dikenal memiliki warna kuning sehingga disebut juga sebagai ikan koi kuning. Jenis koi ki bekko ternyata mempunyai corak yang ada pada badannya yaitu berwarna hitam nan cantik.

  1. Koi Aka Bekko

Ikan koi aka bekko merupakan jenis koi yang mempunyai warna menarik yaitu warna merah dan orange sebagai warna dasarnya. Sedangkan pola atau corak ikan koi aka bekko berwarna hitam dan letaknya ada di area punggung. Warna terang pada ikan ini membuat seseorang yang melihatnya merasa segar dan membawa kesengan tersendiri.

  1. Koi Shiro Utsuri

Shiro Utsuri memiliki dua warna yaitu putih dan hitam saja. Bagian dasarnya berwarna hitam sedangkan untuk coraknya berwarna putih.

Klasifikasi Ikan Koi

Ikan koi memilii nama-nama ilmiah dalam biologi atau disebut juga dengan istilah klasifikasi. Antara lain;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Sub filum Vertebrata
Kelas Osteichtyes
Ordo Cypriniformei
Family Cyprinidae
Genus Cyprinus
Spesies Cyprinus carpio

Ciri Morfologi Ikan Koi

Ciri morfologi merupakan karakteristik dari masing-masing bagian yang ada pada anggota tubuh ikan koi. Dibawah ini merupakan ciri morfologi ikan koi yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Morfologi tubuh pada ikan koi yaitu bentuknya seperti torpedo dengan alat gerak yang dimiliki yaitu sirip. Selain itu pada sisi pertengahan batang badan hingga bagian ekornya memiliki guratan yang berfungsi utnuk menerima getaran suara. Garis atau guratan pada ikan koi ini awalnya terbentuk dari urat-urat yang ada di sisi dalam sisik yang membayang hingga akhirnya keluar.

  1. Sirip

Sirip pada ikan koi ada beberapa macam diantaranya yaitu sirip punggung, sirip perut, sirip dada, sirip ekor, dan sirip anus. Masing-masing sirip pada ikan koi memiliki jari-jari yang lunak dan keras. Selain itu juga terdapat selaput sirip yang beruna untuk alat gerak.

Sirip punggung ikan koi memiliki 3 jari-jari keras dan 20 jari-jari lunak. Sirip perut memiliki 9 buah jari-jari lunak, sedangkan sirip anus memiliki 3 jari-jari keras dan  jari-jari lunaknya ada 5 buah.

Cara Budidaya Ikan Koi

Ikan koi yang biasa dijadikan sebagai ikan hias ini dapat dibudidayakan dengan langkah – langkah sebagai berikut ini:

  1. Memilih Induk Ikan Koi

Budidaya ikan koi bisa diawali dengan langkah pertamanya yaitu memilih induk ikan koi yang berkualitas dan sehat. Apabila induk baik maka akan bisa menghasilkan bibit koi yang baik pula. Ciri ciri induk ikan koi yang berkualitas diantaranya sebagai berikut ini :

  1. Umurnya lebih dari 2 tahun.
  2. Tubhnya memiliki berat yang cukup atau ideal dan tidak terlalu kurus.
  3. Memiliki keaktifan gerak dan tidak bisa diam alias hiper aktif.
  4. Warna sisik ikan cerah dan tidak mempunyai kecacatan pada bagian-bagian tubuhnya.
  1. Persiapan Kolam

Apabila induk ikan koi sudah dipilih dan disiapkan maka selanjutnya yaitu menyiapkan kolam untuk habitat baru ikan koi. Biasanya ukuran kolam untuk pemijahan ikan koi sekitar 3 x 6 meter yang kedalamannya mencapai 60 cm dengan ketinggian air 40 cm.

Setelah itu jangan langsung memasukan ikan ke langsung ke dalam kolam yang sudah ada airnya tersebut. Namun biarkan kolam selama 1 hari atau 24 jam tanpa diberi ikan sama sekali. Siapkan pula ijuk untuk tempat bersarangnya telur yang diletakkan di samping kolam. Anda juga bisa memakai tanaman air sebagai tempat telur ikan koi.

  1. Proses Pemijahan Ikan Koi

Induk dan kolam yang sudah siap maka proses selanjutnya yaitu melakukan pemijahan ikan. Pertama-tama masukan induk ikan koi yang betina terlebh dahulu baru kemudian disusul dengan induk koi yang jantan. Pemijahan biasanya dilakukan pada waktu dini hari hingga pagi hari sebelum matahari terbit.

Apabila proses pemijahan ini sudah selesai maka angkatlah induk ikan koi dari kolam tersebut. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi resiko kematian telur ikan koi karena bisa dimakan oleh induknya sendiri. Kemudian biarkan tekur-telur ikan koi tersebut menetas dengan sendirinya.

  1. Pembesaran Ikan Koi

Telur ikan koi yang sudah menetas selanjutnya harus dirawat dengan baik agar bisa semakin besar dan menjadi ikan koi yang sempurna. Cara pembesaran ikan koi awalnya yaitu memasukkan ikan ke dalam kolam pembesaran dan memberinya pakan pelet.

Pemberian pakan bisa dilakukan 2 kali sehari saja. Pada saat koi berumur 3 bulan maka pakan yang diberikan bisa berupa pakan yang lebih kasar atau tidak pelru lembut-lebut lagi.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan koi, macam, klasifikasi, ciri morfologi, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberika wawasan bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *