Ikan Paus: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Paus

Ikan paus pada hakekatnya merupakan salah satu arti hewan yang sudah banyak dikenal oleh orang-orang. Bahkan paus merupakan hewan yang dianggap berbahaya dan bisa memangsa manusia. Perlu anda ketahui bahwa paus juga memiliki nama lain yaitu lodan jika ukuran tubuhnya lebih kecil dan bergigi.

Sebutan paus pada dasarnya lebih sering diberikan pada anggota bangsa cetacea yang ukurannya besar-besar. Sebagai informasi bahwa paus sebetulnya bukan tergolong dalam keluarga ikan, dan paus juga memiliki ciri-ciri diantaranya yang paling tekkenal yaitu bernafas menggunakan paru-paru.

Ikan Paus

Mungkin bagi orang yang belum mengetahui paus secara detail akan mengganggap bahwa hewan ini adalah termasuk arti ikan. Padahal kenyataannya bukan, jadi paus adalah hewan dari kelompok mamalia yang hidup di lautan paling dalam.

Paus juga memiliki ciri atau karakteristik masing-masing dari setiap jenisnya. Selain itu, Mamalia yang satu ini tidak mudah untuk ditemukan kecuali di laut yang paling dalam. Sayangnya kini keberadaan ikan paus bisa katakana semakin berkurang karena populasinya semakin banyak diburu secara ilegal.

Jenis Ikan Paus

Berikut dibawah ini merupakan beberapa jenis ikan paus yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Paus Biru (Balaenoptera Musculus)

Jenis hewan paus yang satu ini dianggap sebagai hewan terbesar yang pernah hidup di muka bumi. Bahkan saking besarnya ukuran paus ini bisa mencapai berat seitar 150 ton. Kemudian kulit paus biru memiliki warna biru keabu – abuan yang indah dan ada corak bintik – bintik cahaya pada tubuhnya.

  1. Paus Sirip (Balaenoptera Physalus)

Paus sirip adalah jenis hewan paus terbesar kedua di dunia. Jenis paus ini juga memiliki panggilan lain yaitu sebagai anjing laut karna penampilannya yang halus. Hewan ini mempunyai sirip paus bal yang ramping dan satu-satunya hewan yang warnanya asimetris yaitu hanya memiliki bercak putih di rahang bawah sisi kanan.

  1. Paus Bungkuk (Megaptera Novaeangliae)

Jenis paus yang ketiga yaitu paus bungkuk dikenal sebagai new englander bersayap besar. Nama ini diberikan karena paus memiliki sirip dada yang panjang dan cukup membungkuk. Ekor paus yang megah dan berbagai karakteristik lainnya pada paus ini membuat hewan yang satu ini menjadi salah satu hewan favorit bagi pengamat paus.

  1. Paus Sikat Atlantik Utara (Eubalaena Glacialis).

Paus sikat atlantik utara adalah salah satu jenis paus atau mamalia laut yang keberadaannya saat ini terancam punah.

Jenis paus ini juga dikenal sebagai the right whale. Kemudian paus ini juga lebih mudah untuk diburu karena hewan ini tidak memiliki kecepatan renang yang cukup baik sehingga dapat dengan mudah diburu terlebih lagi jika mereka dalam keadaan yang sedang mengapung.

  1. Paus Bryde (Balaenoptera Edeni)

Paus Bryde adalah jenis paus yang ditemukan pertama kali di Afrika Selatan. Paus ini mempunyai panang sekitar 40 hingga 55 kaki dan beratnya bisa mencapai hingga 45 ton. Selain itu paus bryde juga bisa ditemukan pada perairan tropis dan subtropis.

  1. Paus Beluga (Delphinapterus Leucas)

Jenis paus yang terakhir yaitu paus beluga. Warna paus beluga yaitu sangat bisa dihafal karena serba putih dan dahinya bulat yang membuatnya berbeda dari jenis paus lainnya.

Klasifikasi Ikan Paus

Ikan paus mempunyai klasifikasi ilmiah yang diuraikan sebagai berikut :

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mamalia
Sub Kelas Eutheria
Ordo Cetacea

Ciri Morfologi Ikan Paus

Paus merupakan hewan yang memiliki ciri morfologi sebagai berikut ini :

  1. Tubuh

Morfologi pertama pada paus yaitu bagian fisik atau tubuhnya. Arti tubuh hewan paus pada umumnya besar dan memanjang. Ukurannya tubuh juga beragam tergantung dari masing-masing jenis atau spesiesnya. Selain itu paus juga memiliki kelenjar susu dan memiliki jantung pula dengan empat ruang.

  1. Sirip

Karakteristik selanjutnya dari paus yaitu ada pada bagian siripnya. Paus merupakan hewan yang memiliki sirip, diantaranya yaitu sirip punggung. Ukuran sirip pada paus juga berbeda-beda ada yang sangat panjang atau bahkan ada pula yang sangat kecil sampai tidak terlihat sama sekali.

Cara Budidaya Ikan Paus

Paus pada dasarnya bisa dibudidayakan salah satunya yaitu dengan cara menjaga keberadaannya pada saat ini agar tidak diburu oleh pemburu – pemburu yang illegal. Selain itu hewan ini juga harus selalu dirawat agar memiliki kehidupan yang lebih panjang. Untuk lebih jelasnya berikut dibawah ini merupakan cara atau langkah – langkah agar kita bisa melakukan budidaya ikan paus yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Cara Merawat Anak Ikan Paus

Langkah awal agar paus bisa selalu ada keberadaanya dan tidak mudah cepat punah yaitu dengan melakukan perawatan pada anak paus. Pada dasarnya anak-anak paus ini nantinya yang akan berkembang dan bisa memperbanyak jumlah dari ikan paus itu sendiri.

Anak ikan paus dilahirkan di dalam air, karena hewan mamalia ini hidupnya juga ada didalam air. Anak paus biasanya memiliki ukuran yang berat dan besar yaitu sekitar 3 ton dan panjangnya yaitu kira-kira bisa mencapai 25 kaki. Paus yang masih bayi atau sangat kecil akan membutuhkan minuman yang banyak yaitu seharinya bisa dibutuhkan minum sekitar 150 galon.

Perawatan anak paus ini bisa dilakukan dengan cara membuatkan tempat khusus yang bentuk dan ukurannya disesuiakan dengan badan dan umur paus tersebut. Selain itu kolam atau tempat dari anak paus itu juga harus selalu dibersihkan dengan baik. Bayi paus juga harus selalu diberikan susu dari induk aslinya agar terpenuhi nutrisinya untuk itu jangan pisahkan induk dan anaknya terlalu lama.

Sebagai tambahan informasi bahwa bayi paus akan tumbuh dengan lebih cepat jika tidak terlalu dikekang dalam kolam atau tempat tinggalnya. Karena hal jika paus dikekang maka nantinya bisa membuat memperlambat organ tubuhnya yang akan berkembang.

  1. Cara Mengawinkan Ikan Paus

Budidaya paus juga bisa dilakukan dengan cara mengawinkan hewan ini. Proses pengawinan ini nantinya bisa melahirkan anakan paus yang lebih banyak. Melihat populasi paus yang semakin berkurang ini sangat disayangkan, terlebih lagi perburuan paus dilakukan dengan cara yang semena-mena.

Saat ini ada beberapa orang yang melakukan perburuan hewan paus dengan cara menguraikan jaring tali, padahal hal tersebut justru akan membuat paus betina kehabisan energi agar bisa menghindari jaring tali tersebut supaya bisa tidak tertangkap. Paus betina yang kehabisan energi nantinya juga berpengaruh pada hewan ini yaitu mereka tidak bisa hamil.

Jika paus betina tidak bisa hamil, maka paus tidak bisa berkembang biak dan keberadaannya akan terancam semakin punah karena tidak ada keturunan dari mereka. Untuk mengatasi hal tersebut maka kita bisa melakukan sistem buka dan tutup musim penangkapan hewan laut.

Artinya kita bisa menjaring ikan pada waktu-waktu tertentu yang sekiranya tidak akan menganggu paus. Untuk itu nantinya secara naluri, paus jantan akan mendekati paus betin untuk membuat keturunan jika paus betina dalam keadaan baik dan memiliki energi yang cukup baik.

  1. Pakan Terbaik Ikan Paus

Paus juga bisa dijaga dengan baik apabila selalu diberi pakan yang baik pada diri mereka. Makanan paus sebetulnya sangat bermacam-macam dan biasanya disesuaikan dengan jenis paus tersebut. Selain itu hewan paus juga mempunyai perilaku makan musiman sehingga saat mereka makan atau sedang mengisi perut akan memerlukan pakan yang sangat banyak.

Paus dalam satu hari biasanya akan membutuhkan kalori sekitar 1.5 juta. Melalui makanan inilah hewan paus akan menerima energi hingga 90 kali lebih besar dari yang dikeluarkan setiap harinya. Sehingga makan adalah kekuatan yang paling utama dari paus agar mereka bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan lebih baik.

Paus biasanya akan makan di kedalaman lebih dari 100 meter yaitu di waktu siang hari. Sedangkan pada waktu malam hari paus akan makan di permukaan. Waktu makan paus cukup lama yaitu sekitar 10 menit sampai dengan 20 menit.

Nah, itulah tadi penjelasan yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan paus, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan cara budidaya yang bisa dilakukan. Semoga memberikan wawasan bagi semua kalangan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *