Ikan Sidat: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Sidat Adalah

Nama ikan sidat atau anguilla spp mungkin masih terdengar asing sampai saat ini di telinga masyarakat Indonesia. Ikan yang biasa hidup di perairan air tawar dan asin itu, mempunyai bentuk fisik yang hampir mirip dengan belut yang ada di berbagai jenis sawah atau monopterus albus.

Ikan sidat sendiri pada dasarnya adalah jenis ikan yang berasal dari keluarga Anguilidae. Selain itu ikan ini memiliki sekitar 16 sampai dengan 20 spesies yang semuannya masuk dalam kategori genus anguila.

Ikan Sidat

Di negara Indonesia ikan sidat memiliki banyak nama diantaranya yaitu di daerah Jawa Barat dikenal dengan nama ikan lubang, ikan lumbon, ikan uling, ikan moa, dan ikan larak. Di Jawa Tengah ikan sidat disebut dengan nama ikan denong, ikan megaling, ikan lara, ikan pelus, ikan gating, ikan lembu, dan ikan lucah.

Sebetulnya arti ikan sidat di negara Indonesia terdapat dua kelompok jenis ikan sidat ini yaitu kelompok bersirip punggung  pendek dan kelompok yang bersirip punggung panjang. Jenis Anguilla bicolor bicolor, Anguilla bicolor Pacifica termasuk ke dalam kelompok bersirip punggung pendek. Sedangkan  kelompok  yang memiliki  sirip  punggung  panjang diantaranya ialah Anguilla borneoensis,  Anguilla celebesensis,  Anguilla megastoma, Anguilla marmorata, dan Anguilla interioris..

Klasifikasi Ikan Sidat

Ikan sidat mempunyai klasifikasi yang diuraikan dibawah ini:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Sub kelas Neopterygii
Division Teleostei
Familia Anguillidae
Ordo Anguilliformes
Genus Anguilla
Species Anguilla spp

Ciri Morfologi Ikan Sidat

Ciri morfologi pada ikan sidat yaitu akan menggambarkan bagian-bagian dari ikan sidat yang dijelaskan sebagai berikut dibawah ini:

  1. Tubuh

Morfologi arti tubuh atau fisik ikan sidat dapat dideskripsikan sebagai berikut ini. Tubuh ikan sidat memiliki bentuk yang bulat dan memanjang. Tubuh sidat ini sekilas persis dengan belut, hanya saja yang membedakannya yaitu sirip dada ikan sidat lebih kecil jika dibandingkan belut dan letaknya ada di belakang kepala sehingga sering dinamakan pula belut bertelinga.

Tubuh ikan sidat yang panjang ini membuat ikan mudah untuk berenang diantara celah – celah sempit dan lubang di dasar perairan. Perlu anda ketahui bahwa ikan sidat ini panjang tubuhnya bervariasi yaitu tergantung jenisnya namun diprediksi panjangnya antara 50 sampai dengan 125 cm.

  1. Sirip

Karakteristik morfologi sirip pada ikan sidat ini dibagi menjadi 4 macam. Siripnya yaitu meliputi sirip dada, sirip punggung, sirip dubur dan sirip ekor.

Biasanya jenis ikan sidat bisa dibedakan berdasarkan salah satu perbedaannya yaitu perbandingan antara panjang sirip dubur atau preanal dan sirip punggung atau predorsal, kemudian dari struktur gigi pada rahang atas, jumlah tulang belakang serta bentuk kepala.

Sebagai tambahan informasi, bahwa sirip sidat ternayata dilengkapi dengan jari-jari lunak yang bisa dilihat secara langsung oleh mata.

  1. Sisik

Morfologi selanjutnya dari ikan sidat yaitu bagian sisik. Sisik pada ikan ini sangat kecil dan letaknya ada di bawah kulit pada sisi lateral. Biasanya sisik kecil pada ikan sidat ini membujur berkumpul dalam kumpulan – kumpulan kecil dan masing-masing kumpulan letaknya miring di sudut siku sirip dada.

Ikan sidat juga mempunyai mata yang tertutup oleh kulit, lubang hidung berpipa dan letaknya ada di ujung muka dari mulut. Mulut ikan sidat sendiri yaitu bentuknya miring dan sampai melewati mata.

Manfaat Ikan Sidat

erikut dibawah ini adalah beberapa manfaat yang diperoleh pada saat tubuh mengonsumsi ikan sidat yaitu:

  1. Meningkatkan kecerdasan otak dan daya ingat

Manfaat pertama yang bisa diperoleh dari ikan sidat yaitu mampu meningkatkan kecerdasan otak dan daya ingat. Manfaat ini bisa diperoleh karena didalam ikan sidat terdapat DHA dan EPA yang berfungsi untuk perkembangan otak terutama pada anak yang sedang mengalami pertumbuhan. Selain itu, daya ingat orang dewasa juga akan lebih ketika mengonsumsi ikan sidat dan mencegah kepikunan.

  1. Memperpanjang umur

Kandungan omega 3 yang ada dalam ikan sidat bisa berfungsi untuk mengatur imunitas tubuh manusia. Omega 3 ini dapat melawan beberapa penyakit diantaranya yaitu seperi kolitis ulserativa, lupus, dan penyakit yang menyerang sel-sel yang memporduksi insulin.

Selain omega 3, ikan sidat juga memiliki zat yang ada dalam lemaknya. Zat yang banyak terdapat dalam lemak sidat ini juga dipercaya bisa mengobati depresi serta gejala penyakit kejiwaan.

  1. Menurunkan kandungan lemak jahat dalam tubuh

Bagi anda yang sedang menjalankan program diet maka salah satu makanan yang bisa dikonsumsi adalah ikan sidat. Daging ikan sidat ini mengandung lemak yang baik dan mampu mendorong lemak jahat yang terdapat dalam tubuh anda.

  1. Mengandung gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan

Perlu anda ketahui bahwa ikan sidat memiliki kandungan yang baiknya 9 kali lipat dari kandungan susu sapi. Kandungan tersebut dinamakan zink, dimana fungsi kandungan itu yaitu dipercaya sebagai kandungan gizi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Selain itu zink juga berperan dalam fungsi otak, respon imun, dan kemampuan reproduksi sel dalam tubuh.

  1. Mencegah terjadinya penyakit jantung

Manfaat selanjutnya dari ikan sidat yaitu dipercaya dapat mengatasi permasalahan sistem kerja kardiovaskuler. Permasalahan sistem kerja kardiovaskuler merupakan jenis penyakit yang umunya terjadi karena serangan jantung, nyeri dada hingga stroke.

Untuk menghindari masalah ini maka salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu sering mengonsumsi ikan sidat, agar kesehatan tubuh lebih terjaga.

  1. Menjaga tekanan darah

Kandungan zink yang begitu hebat dalam ikan sidat ini ternyata juga mampu berfungsi untuk mengatur angiotensin dan endotelin yang mempengaruhi tekanan darah. Sehingga untuk menjaga tekanan darah dalam tubuh maka mengonsumsi ikan sidat sangat disarankan agar kondisi tubuh tetap stabil dan normal.

Cara Budidaya Ikan Sidat

Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah budidaya ikan sidat:

  1. Tahap Pendederan I

Tahap pendederan I adalah proses pengenalan dan adaptasi pertama benih ikan sidat dari alam agar bisa dipelihara dalam ekosistem buatan. Pemeliharan pada tahap I ini bertujuan untuk memelihara larva ikan sidat yang sebelumnya sudah dibuahi sampai menjadi benih ikan sidat yang ukurannya semakin bertambah.

Pastikan di tahap ini larva ikan sidat bisa dijaga dengan benar dan jangan lengah agar keberadaannya tidak rusak. Tahap ini merupakan awal dari berkembangnya ikan sidat, sehingga semua harus dilakukan dengan semaksimal mungkin.

  1. Tahap Pendederan II

Tahap pendederan II disini merupakan proses persiapan untuk menghasilkan sidat dengan ukuran yang lebih besar. Bila awalnya benih ikan tumbuh dengan ukuran yang kecil-kecil, maka di tahap ini akan dilakukan pemeliharaan dengan baik agar ikan sidat semakin berkembang.

  1. Tahap Pembesaran

Tahap akhir dari kegiatan budidaya ikan sidat ini adalah proses pembesaran.  Tahapan pembesaran ikan sidat memiliki tujuan untuk memperoleh ukuran ikan sidat yang lebih besar lagi dari tahap pendederan II yang sebelumnya sudah dilakukan. Biasanya di tahap ini pembesarn ikan sidat bisa mencapai ukuran konsumsi lebih dari 200 gr/ekor.

Tempat pemeliharaan yang digunakan untuk membesarkan ikan sidat ini yaitu ada di bak beton dengan ukuran 2 x 5 x 1,8 m3.

Sedangkan media airnya yaitu sekitar 5 m3. Pastikan bahwa kolam atau bak pemeliharaan ikan sidat sudah dilengkapi dengan sistem air yang mengalir. Cara ini bisa memudahkan penyaluran media air yang berasal dari tandon air sumur artesis dan akan dialirkan memalui paralon ke dalam bak pemeliharaan.

Hal yang harus diperhatikan lainnya yaitu gantilah volume air yang ada di bak atau kolam dengan pergantian air sebanyak 300 % per hari. Selain itu pastikan pula bahwa suhu yang ada pada kolam berkisar antara 29 sampai dengan 31 derajat celcius.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan sidat, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberikan wawasan bagi kalian.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *