Ikan Tawes: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Tawes Adalah

Apakah anda mengetahui apa itu ikan tawes?. Ikan tawes atau dikenal juga dengan nama ikan wader ataupun ikan putihan ini memiliki nama latin yaitu puntius javanicus. Tawes adalah salah satu arti ikan yang cukup banyak penggemar di Indonesia. Hal ini dikarenakan wader atau ikan tawes ini selain bisa memiliki rasa yang enak ternyata harganya juga sangat terjangkau.

Pada dasarnya ikan tawes adalah ikan air tawar yang habitat alaminya ada di sungai. Ikan tawes mempunyai panjang dengan maksimal mencapai 50 cm.

Ikan Tawes

Ikan tawes adalah jenis ikan yang berasal dari suku cyprinidae. Ikan yang sangat dikenal sebagai ikan konsumsi ini secara alami terus menyebar luas di seluruh wilayah nusantara. Persebaran ikan tawes diantaranya yaitu di Kepulauan Sunda, pulau Sulawesi dan pulau-pulau lainnya yang ada di Indonesia. Selain di negara Indonesia, ikan tawes ini juga menyebar ke negara Filipina dan India

Dalam bahasa Inggris, ikan tawes ini dinamai java barb dan silver barb. Selain itu ikan tawes juga sangat pas untuk dipelihara dalam kolam maupun waduk.

Klasifikasi Ikan Tawes

Ikan tawes mempunyai klasifikasi untuk membedakan jenis ikan ini dengan ikan lainnya. Yakni;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Sub Filum Vertebrata
Kelas Pisces
Sub kelas Teleostei
Ordo Ostariophysi
Sub Ordo Cyprinoidea
Familia Cyprinedae
Sub Famili Ciprininae
Genus Puntius
Spesies Puntius javanicus

Ciri Morfologi Ikan Tawes

Ikan tawes pada umumnya memiliki ciri morfologi yang masing-masing bagiannya diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Fisik

Morfologi fisik atau tubuh ikan tawes yaitu pada umumnya memiliki bentuk bentuk badan yang sedikit panjang dan pipih kesamping.

  1. Mulut

Ikan tawes juga memiliki bentuk mulut yang lebih kecil dan terdapat kumis sebanyak dua pasang. Selain itu, di bagian moncong mulutnya itu terdapat bintik-bintik atau tonjolan yang kecil-kecil.

  1. Punggung

Bagian punggung ikan tawes yaitu meninggi dan berwarna gelap.  Selain itu bagian punggung ikan juga disertai sirip yang ada dibagian atasnya.

  1. Sirip

Sirip ikan tawes yaitu terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya yaitu sirip ekor, sirip punggung, sirip perut dan lainnya. Dibagian sirip ekor ikan tawes ini ternyata siripnya bercabang. Sedangkan warna sirip punggung dan ekor yaitu abu-abu dan kekuningan.

Manfaat Ikan Tawes

Ikan tawes yang dikenal sebagai ikan konsumsi ini, pastinya memiliki banyak manfaat yang dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Menunjang aktivitas sehari-hari

Manfaat pertama dari ikan tawes yaitu bisa memenuhi kebutuhan kalori. Sehingga hal ini sangat baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari kita agar tetap lancar dan tubuh tidak mudah merasa lemas atau lunglai.

Kandungan kalori pada ikan tawes ini begitu banyak yaitu setiap satu ikan bisa mempunyai 198 kalori. Oleh karena itu ikan ini sangat baik untuk tubuh, karena jika tubuh tidak mendapat kalori dalam kebutuhan sehari-harinya maka bisa membuat badan lelah dan tidak bisa beraktivitas dengan baik.

  1. Meminimalisir risiko osteoporosis

Ikan tawes selain memiliki kandungan kalori yang sangat banyak, ternyata juga mengandung fosofor yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Kandungan fosfor sebanyak 150 mg di setiap ikan tawes ini sangatlah baik untuk tulang dan gigi. Sehingga seseorang yang sering mengonsumsi ikan tawes ini maka bisa membantu meminimalisir terjadinya osteoporosis di kemudian hari.

Karena pada dasarnya kandungan fosfor adalah salah satu zat yang sangat penting dan berfungsi untuk menyusun struktur tulang dengan cara mengendap pada matriks tulang kita. Bukan hanya itu, kandungan fosofor juga bisa menjaga kesehatan gigi kita agar lebih kuat dan tidak mudah terserang sakit gigi. 

  1. Mencegah datangnya penyakit kardiovaskular

Bukanlah menjadi rahasia lagi bahwa apapun jenis makanan yang mengandung manfaat omega 3 sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan omega 3 ini sangat banyak manfaatnya dan pastinya sangat baik untuk tubuh.

Salah satu kebaikan ikan tawes yaitu ada kandungan omega 3 ini yang bisa untuk mengontrol tekanan darah dan dapat mengurangi kadar trigliserida pada darah. Sehingga bisa mencegah pula datangnya penyakit kardiovaskular.

  1. Memelihara kesehatan mata

Kesehatan mata adalah bagian terpenting dalam hidup. Karena mata adalah bagian yang sangat berguna sebagai indera penglihatan pada tubuh.

Untuk menjaga kesehatan mata, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu harus memperoleh nutrisi yang kita butuhkan melalui ikan tawes yang perlu kita konsumsi. Hal ini dikarenakan ikan tawes ini memiliki kandungan vitamin A yang begitu banyak yaitu sebanyak 150 mg di setiap ikan tawes tersebut.

Cara Budidaya Ikan Tawes

Setelah mengetahui manfaat ikan tawes yang sangat luar biasa tersebut, maka budidaya ikan tawes ini perlu dilakukan. Berikut dibawah ini adalah beberapa tahapan untuk melakukan budidaya ikan tawes yaitu :

  1. Pemilihan induk ikan tawes

Sebelum melakukan budidaya ikan tawes, maka hal pertama yang perlu dilakuka yaitu memilih induk ikan tawes yang nantinya bisa menghasilkan bibit. Induk ikan tawes harus terdiri dari kelamin betina dan jantan, yang mana induk-induk tersebut harus memiiki kualitas yang baik.

Biasanya salah satu hal yang mudah agar kita bisa mengetahui jenis kelamin indukan ikan ini adalah tawes jantan yaitu dengan cara memijit bagian perut ikan secara perlahan hingga kearah dubur. Apabila ikan mengeluarkan cairan putih susu berarti induk tawes tersebut adalah ikan berkelamin jantan.

Sedangkan induk betina ikan tawes bisa diketahui dari bagian perut ikan yang akan membesar ke arah lubang urogenital dan tampak lebih gemuk. Selain itu, biasanya pembuluh darah yang berada di sirip ikan tawes betina ini tampak kemerah-merahan.

  1. Perawatan Indukaan Ikan Tawes

Induk ikan tawes yang sudah dipilih kemudian dirawat dengan sebaik-baiknya sebelum nantinya dilanjutnkan proses pemijahan. Perawatan induk ikan tawes ini bisa dilakukan dengan cara memisahkan induk ikan tawes jantan dan betina terlebih dahulu.

Cara lainnya yang lebih mudah yaitu dengan menggunakan sekat agar menjadi pemisah dan tidak bercampur hingga waktu pemijahan tiba.

Apabila induk ikan tawes sudah siap untuk dipijahkan yaitu sekitar berumur 1 tahun, dan bobotnya mencapai 250 gram per ekor. Maka prosesnya yaitu mencampurkan atau menjadikan satu antara induk ikan tawes betina dan jantan agar terjadi pembuahan.

  1. Pemeliharaan Ikan Tawes

Pada saat pemijahan sudah dilakukan maka induk ikan akan menghasilkan benih ikan baru yang nantinya bisa berkembang lebih besar.

Oleh karena itu tahap selanjutnya yaitu pemeliharaan benih ikan tawes. Biasanya benih yang masih kecil akan makan makanan yang alami yaitu lumut yang ada disekitar dikolam. Sedangkan benih yang sudah membesar bisa diberi pakan plankton.

Selain diberi pakan plankton maka ikan tawes yang semakin membesar juga bisa diberi pakan tambahan yaitu berupa pelet yang dicampur dengan dedaunan untuk pemicu pertumbuhan ikan tawes. Pakan dicampur dengan dedaunan karena ikan tawes ini adalah jenis ikan herbivora yaitu pemakan tumbuhan.

Sehingga pemberian pakan pada ikan ini akan lebih baik jika dicampur dengan dedaunan. Pakan ikan tawes harus diberikan secara teratur diwaktu pagi dan sore agar proses perkembangan ikan tawes lebih berhasil.

  1. Panen Ikan Tawes

Langkah terakhir dari budidaya ikan tawes yang paling ditunggu-tunggu yaitu proses pemanenan Ikan Tawes. Pada umumnya ikan tawes akan siap dipanen jika sudah memiliki berat sekitar 200 sampai dengan 300 gram per ekornya. Selain itu ikan tawes yang bisa dipanen biasanya berusia sekitar 4 hingga 6 bulan.

Pastikan pula bahwa proses pemanenan ikan tawes harus dilakukan dengan hati-hati dan pemanenan bisa dimulai kapan saja dan bisa menyesuaikan dengan permintaan pasar. Pada saat proses pemanenan ikan tawes, maka di tahap ini juga anda bisa mengambil keuntungan yang besar karena proses pemanenan biasanya bisa berjumlah sangat banyak.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan tawes, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi wawasan bagi kalian.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *