Ikan Toman: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Toman

Apakah anda pernah mendengar naman ikan toman? Ikan toman adalah salah satu jenis ikan buas dari suku ikan gabus atau channidae. Ikan toman ini mempunyai bentuk tubuh yang persis dengan ikan gabus. Selain itu, ikan toman juga bisa tumbuh besar dengan panjang mencapai lebih dari satu meter.

Ikan toman dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama redline snakehead dan red snakehead. Nama snakehead diambil atau digunakan karena mengacu pada bentuk kepala ikan toman yang mirip seperti kepala ular. Sementara untuk nama ilmiahnya yaitu channa micropeltes.

Ikan Toman

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa ikan toman termasuk golongan ikan buas yaitu sebagai predator yang memangsa aneka jenis ikan lainnya, serta hewan-hewan lainnya yang berada disekitarnya yaitu seperti serangga dan kodok.

Ikan toman ini memiliki kebiasaan merawat atau mengasuh anak-anaknya. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan induk ikan pada saat berenang selalu disekitar anak-anak toman yang masih kecil. Karena sifatnya itu, maka induk ikan toman ini pasti akan menyerang orang yang berani mengganggu anak-anaknya.

Perlu anda ketahui bahwa ikan toman sudah tersebar luas ke berbagai wilayah di ngara Indonesia bagian barat yaitu seperti di Kalimantan dan Sumatra serta pulau yang lainnya. Selain itu ikan toman ini keberadannya juga ditemukan di negara seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, Laos, dan India.

Klasifikasi Ikan Toman

Berikut dibawah ini adalah klasifikasi ikan toman yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Perciformes
Family Cyprinidae
Genus Channa
Spesies C. micropeltes

Ciri Morfologi Ikan Toman

Untuk mengetahui apa saja karakteristik yang dimiliki ikan toman maka perhatikanlah penjelasan dibawah ini;

  1. Tubuh

Morfologi pertama yang akan kita bahas yaitu bagian tubuh atau fisik ikan. Ikan toman memiliki bantuk tubuh yang besar dan tinggi selain itu badan ikan juga pipih.

  1. Kepala

Morfologi kedua dari ikan toman yaitu bagian kepalanya. Dimana ikan toman mempunyai ciri kepala yang meruncing.

  1. Sirip

Bagian sirip ikan toman mempunyai lima  buah sirip, уаіtu sirip punggung atau disebut juga pinnae dorsalis, sirip dada atau pinnae pectoralis, sirip perut atau pinnae ventralis, sirip dubur atau pinnae analis dan sirip ekor atau pinnae caudalis.

Perlu anda ketahui bahwa bagian sirip punggung ikan toman berukuran cukup panjang yang hampir sampai kepangkal ekor. Sedangkan sirip dubur ikan toman panjangnya sudah sampai kepangkal ekor.

  1. Mulut

Selanjutnya ikan toman memiliki ciri morfologi di bagian mulut yang ukurannya kecil, tіdаk ada bibir аtаѕ dan rahang bawah. Selain itu ikan toman juga mempunyai lipatan bibir уаng ukurannya kecil pada sudut rahang.

Letak mulut ikan toman yaitu ada dі ujung dераn kepala atau agak kе bawah. Ikan toman juga terdapat moncong yang biasanya dараt ditonjolkan kе dераn serta mempunyai gelembung renang уаng terbagi dalam dua bagian yaitu bagian bеlаkаng dan bagian depan.

Manfaat Ikan Toman

Berikut dibawah ini adalah beberapa manfaat ikan toman yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Membantu Pertumbuhan dan Perkembangan Tulang Anak

Manfaat pertama yang bisa diperoleh dari ikan toman yaitu bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang anak. Manfaat ini bisa dirasakan karena ikan toman memiliki kandungan asam amino esensial yang bisa membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh serta menyehatkan tulang.

Ikan toman selain bisa digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan tukang anak juga memiliki manfaat lain. Manfaat lain tersebut yaitu dapat menghasilkan hormon, enzim, antibodi, dan pembentukan kolagen.

  1. Meningkatkan Kinerja Otak

Siapa yang tidak menginginkan bahwa kinerja otak dalam tubuh selalu meningkat. Semua orang pasti menginginkan hal tersebut karena otak adalah pengendali tubuh agar bisa bekerja dengan maksimal.

Salah satu cara agar bisa meningkatkan kinerja otak yaitu bisa mengonsumsi ikan toman. Karena pada dasarnya ikan toman ini bisa membantu adanya cerebellum sehingga akan mendorong kesehatan tubuh dan memperbaiki kinerja otak agar lebih baik.

  1. Mengontrol Tekanan Darah

Bagi seseorang yang memiliki kecenderungan bahwa tekanan darahnya tidak stabil atau sering mengalami tekanan darah yang tinggi dan disebut hipertensi. Maka salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menstabilkan tekanan darah tersebut yaitu dengan mengonsumsi ikan toman sebagai obatnya.

Tingginya kadar kalium yang ada pada toman ini sangat baik untuk tubuh dan bisa membantu menjaga tekanan darah normal. Selain itu kandungan ikan toman tersebut juga bisa menurunkan risiko komplikasi kesehatan.

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Manfaat selanjutnya yang bisa kita rasakan apabila mengonsumsi ikan toman yaitu dapat mencegah resiko penyakit jantung.

Manfaat ini bisa terjadi karena kandungan omega 3 yang terdapat dalam ikan toman. Sehingga untuk menjaga kesehatan jantung dan terhindar dari penyakit yang membahayakan tersebut maka sangat disarankan untuk mengonsumsi ikan toman ini. Perlu anda ketahui juga bahwa ikan toman juga memiliki kandungan gizi dan nutrisi didalamnya.

  1. Sumber Vitamin

Ikan toman yang dikenal sebagai ikan predator ini ternyata adalah salah satu jenis ikan yang sangat banyak mengandung sumber gizi. Kandungan gizi yang ada pada ikan toman ini sangat penting bagi tubuh, terutama vitaminnya.

Salah satu vitamin yang ada dalam ikan toman yaitu vitamin B kompleks, A, D, dan E dan semua ini akan sangat baik jika dikonsumsi secara rutin.

Teknik Budidaya Ikan Toman

Berikut dibawah ini adalah beberapa cara untuk melakukan budidaya ikan toman yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Pemilihan kolam ikan toman

Sebelum melakukan budidaya ikan toman, maka pastikan terlebih dahulu bahwa anda sudah menyiapkan kolam yang akan dijadikan sebagai tempat tinggal ikan. Kolam ini ada beberapa bahan diantaranya yaitu bahan semen, terpal, dan tanah. Pembuatan kolam juga bisa diberi dengan membuat saluran air, agar memudahkan cara pembersihan kolam.

  1. Pemijahan ikan oman

Setelah kolam disiapakan, maka proses selanjutnya yaitu melakukan pemijahan ikan toman. Namun sebelumnya, pastikan dulu bahwa induk ikan toman yang akan dilakukan pemijahan adalah jenis yang berkualitas, hal ini perlu diperhatikan agar hasil ikan toman bisa memuaskan.

Pada saat induk ikan toman sudah dipilih, maka tahap selanjutnya yaitu menjadikan satu antara ikan toman berkelamin betina dan jantan dalam satu kolam. Proses ini dilakukan dengan jumlah ikan toman yang sama banyaknya antara yang betina dan jantan dengan perbandingan 1 :1.

  1. Pemeliharaan ikan toman

Setelah pemijahan dilakukan, maka ikan toman akan menghasilkan telur-telur yang nantinya semakin berkembang dan menjadi benih ikan. Benih ikan toman ini harus selalu dirawat agar perkembangan baik dan bisa menjadi ikan toman yang sempurna.

Salah satu pemeliharaan ikan toman yaitu bisa dilakukan dengan cara pemberian pakan pada ikan. Dengan pakan ini maka ikan toman dapat berkembang biak dengan baik dan tumbuh dengan cepat. Selain itu pemeliharaan yang lainnya yaitu dengan cara membersihkan kolam ikan agar air yang ada didalamnya tidak keruh dan bisa lebih bersih.

  1. Panen ikan toman

Tahap ini merupakan hal yang ditunggu-tunggu, karena ditahap ini bisa diperoleh hasil ikan toman yang sudah dibudidayakan selama beberapa minggu yang lalu. Tahap pemananen ikan toman ini harus dilakukan dengan hati – hati dan memilih jenis ikan yang memang paling cocok untuk dipanen, yaitu dengan memperhatikan umur dan ukuran ikan.

Itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi ikan toman, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi pemahaman bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *