Ikan Tuna: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tuna

Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang terdiri dari beberapa jenis atau spesies yang sangat beragam. Tuna juga termasuk ikan perenang yang sangat cepat dan pernah diukur kecepatannya mencapai 77 km/jam. Ikan tuna juga memiliki beberapa spesies yang ukurannya lebih besar diantaranya yaitu tuna sirip biru atau thunnus thynnus. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang ikan tuna maka bacalah artikel dibawah ini.

Ikan Tuna

Perlu anda ketahui bahwa ikan tuna memiliki sedikit perbedaan dengan jenis ikan lainnya. Perbedaan ikan ini dengan jenis lainnya yaitu terletak dibagian warna dagingnya.

Warna daging ikan tuna yaitu merah muda sampai merah tua dan ini dihasilkan karena otot tuna mengandung myoglobin lebih banyak daripada ikan yang lainnya. Uniknya lagi ikan tuna ini dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air melalui aktivitas ototnya, oleh karena itu ikan ini bisa hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam.

Jenis Ikan Tuna

Setelah mengetahui ulasan singkat mengenai ikan tuna, maka saatnya kita mengenal jenis-jenis ikan tuna yang dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Ikan Tuna Sirip Biru

Jenis ikan tuna yang pertama yaitu ikan tuna sirip biru yang memiliki nama Lain bluefin tuna dan giant tuna. Jenis ikan tuna yang satu ini mempunyai ukuran sekitar 100 sampai dengan 450 kg. Selain itu ikan ini juga berkarakter seperti petarung yang tanggung dan sangat kuat, sama seperti dengan ikan cupang.

Perlu anda ketahui bahwa diantara keluarga tuna, jenis tuna sirip biru inilah yang paling tangguh dikarenakan ukurannya yang sangat besar.

  1. Ikan Tuna Sirip Kuning

Jenis kedua ikan tuna yaitu ikan tuna sirip kuning. Jenis ikan ini memiliki ciri-ciri yaitu terdapat 2 sirip panjang ke belakang yang bewarna kuning dengan corak biru, kuning, putih, dan kemerah-merahan yang ada pada tubuhnya.

Ikan tuna sirip kuning juga mempunyai nama lain yaitu yellowfin tuna dan allison tuna. Jenis ikan ini berukuran kurang lebih 100 hingga 200 kg. Sedangkan untuk karakternya ikan tuna ini juga merupakan petarung yang hebat setelah ikan tuna sirip biru.

Kedudukannya sebagai petarung hebat berada di posisi 2, hal ini dikarenakan ukuran ikan ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis ikan tuna sirip biru.

  1. Ikan Tuna Mata Besar

Berdasarkan nama jenis ikan tuna ini, maka sudah dipastikan bahwa ciri – ciri ikan ini yaitu memiliki mata yang sangat besar. Selain itu ikan tuna mata besar juga mempunyai nama latin yaitu bigeye tuna dengan ukuran yang dimilikinya sekitar 25 sampai dengan 150 kg.

Sebagai tambahan informasi bahwa ikan tuna mata besar memiliki karakter yang baik dan sifat petarung tidak terlalu kuat pada jenis ikan ini.

  1. Ikan Tuna Gigi Anjing

Jenis ikan tuna gigi anjing adalah satu tuna yang memiliki keunikan tersendiri. Hal ini dikarenakan ikan berciri khas pada giginya yang mirip dengan hewan anjing dan sangat tajam. Nama lain ikan tuna gigi anjing ini diantaranya yaitu dogtooth tuna, scaleless tuna dan pegtooth tuna.

Sedangkan untuk ukuran tubuhnya yaitu bisa mencapai sekitar 150 kg. Ikan tuna gigi anjing juga memiliki karakter sebagai Petarung yang tangguh di kedalaman laut. Biasanya saat melakukan petarungan ikan ini lebih sering memanfaatkan struktur gugusan karang untuk membuat jengkel pemancing.

  1. Ikan Tuna Sirip Panjang

Jenis ikan tuna yang selanjutnya bernama ikan tuna sirip panjang. Dari nama yang menempal pada ikan ini sudah pasti ciri utama yang dimilikinya yaitu bersirip panjang.

Ikan ini juga mempunyai nama lain diantaranta albacore dan longfin tuna. Ikan tuna sirip panjang berukuran sekitar 5 sampai dengan 40 kg atau mungkin bisa lebih berat lagi. Karakter yang ada pada ikan ini yaitu dikenal sebagai ikan yang sangat gigih dan pantang menyerah..

  1. Ikan Tuna Sirip Hitam

Jenis ke 6 ikan tuna yang selanjutnya yaitu bernama ikan tuna sirip hitam. Ikan ini memiliki nama lain seperti blackfin tuna, bermuda tuna dan football. Tuna sirip hitam berukuran sekitar 1 hingga 20 kg dengan karakter yang ada pada dirinya yaitu paling baik diantara jenis ikan tuna yang lainnya.

  1. Ikan Tuna Skipjack

Ikan tuna skipjack sebetulnya masih sejenis dengan ikan tongkol. Ikan ini juga memiliki nama lain diantaranya yaitu arctic bonito, oceanic bonito, dan striped tuna. Ukuran pada ikan ini berkisar antara 1 sampai dengan 5 kg  dan karakter yang dimilikinya yaitu adalah sebagai petarung hebat.

  1. Ikan Tuna Kecil

Nama lain ikan tuna kecil diantaranya yaitu blue bonito, false albacore, dan little tuna. Ikan ini memiliki ukuran sekitar 1 sampai dengan 7,5 kg dan karakter yang dimilikinya yaitu petarung hebat seperti ikan tuna skipjack.

  1. Bonito Atlantic

Sebetulnya jenis ikan tuna ini juga masih termasuk jenis ikan tongkol yang memiliki nama lain seperti atlantic bonito, northern bonito, dan boston mackerel. Ukuran ikan tuna ini yaitu sekitar  2 sampai dengan 10 kg.

Klasifikasi Ikan Tuna

Setelah mengenal jenis-jenis ikan tuna, maka selanjutnya kita pelajari klasifikasi ikan ini yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Perciformes
Family Skombride
Genus Thunnini
Spesies  Bluefin

Ciri Morfologi Ikan Tuna

Ikan tuna mempunyai ciri morfologi atau bagian-bagian yang ada pada tubuhnya, dimana masing-masing bagiannya ada keunikan dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Tubuh

Morfologi tubuh pada ikan ini dijelaskan bahwa tubuh ikan tuna berbentuk lonjong memanjang seperti terpedo. Selain itu tubuh ikan tuna juga tertutup oleh sisik-sisik kecil yang berwarna biru tua dan sedikit gelap pada bagian atas tubuhnya sedangkan dibagian bawah berwarna putih keperakan.

  1. Sirip

Ikan tuna memiliki ciri morfologi pada siripnya yaitu berjumlah 2 sirip pungung. Sirip ini bagian depan biasanya pendek dan terpisah dari sirip belakang yang cukup tegak serta menjulang keatas. Sirip juga mempunyai jari – jari sirip tambahan atau finlet di belakang sirip punggung dan sirip dubur.

Sedangkan untuk bagian sirip dada ukurannya lebih panjang dan terlihat seperti sabit. Ikan tuna juga memiliki sirip perut yang kecil dan sirip ekor yang bercagak ke dalam dengan jari-jari penyokong.

Teknik Budidaya Ikan Tuna

Berikut dibawah ini adalah cara budidaya ikan tuna yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Pengumpulan Benih

Langkah pertama yang harus kita lakukan sebelum budidaya ikan tuna dimulai yaitu melakukan pengumpulan benih tuna.

Pada dasarnya benih ikan tuna ini bisa diperoleh dari penangkapan di alam yang kemudian dibesarkan di kolam. Selain itu benih ikan tuna ini juga bisa didapatkan dari induk asli ikan tuna. Sehingga induk ikan tuna harus yang berkualtas dan memiliki keunggulan agar bisa mendapatkan benih yang baik pula. 

  1. Pemberian Pakan

Tahap selanjutnya dari budidaya ikan tuna ini yaitu pemberian paka pada ikan tuna. Pakan harus diberikan pada ikan tuna secara rutin dan intensif agar perkembangannya semakin baik dan bisa tumbuh dengan besar. Perlu anda ketahui bahwa ikan tuna merupakan ikan karnivora yang akan makan jenis ikan lainnya seperi ikan teri, ikan sarden, dan ikan pilchard yang kandungan lemaknya cukup tinggi jika dibandingkan dengan ikan lainnya.

  1. Panen Ikan Tuna

Ikan tuna yang sudah mengalami pertumbuhan dengan baik dan sudah mencapai ukuran untuk dipanen maka bisa dilakukan pemanenan pada ikan tersebut. Pemanenan ikan tuna ini akan lebih baik jika caranya langsung turun ke dalam kolam dan melempar keramba jaring tancap agar ikan segara masuk ke dalam jaring serta bisa segera dipindahkan ke tempat yang lainnya.

Proses penangkapan ini bisa dilakukan sampai panen ikan tuna selesai dan memperoleh hasil yang banyak. Biasanya ikan tuna yang sudah dipanen, dalam kolam tetap akan tertinggal ikan-ikan yang ukurrannya masih beragam, oleh karena itu untuk mendapatkan ikan ini bisa digunakan pancing rawai tuna agar bisa mendapatkan sisa panen ikan tuna yang sulit ditangkap tersebut.

Demikianlah artikel yang bisa kami bagikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi ikan tuna, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi pemahaman bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *