Jenis Amoeba dan Habitatnya

Diposting pada

Jenis Amoeba dan Habitat

Amoeba merupakan parasit yang pada dasarnya banyak dijumpai pada arti makanan dan minuman yang sudah tercemar. Definisi hewan amoeba ini sendiri masuk ke dalam arti tubuh melalui mulut saat makanan dan minuman yang sudah tercemar di telan, sehingga setelah masuk ke bagian saluran sistem pencernan dan tinggal di bagian usus akan mampu menyebabkan infeksi.

Disisi lain, terdapat banyak spesies yang sangat ekstensif yang diteliti yaitu jenis amoeba proteus. Kebanyakan dari spesies yang paling kecil dan tak terlihat oleh mata terlanjang. Walaupun, berukuran kecil isi dari genom beberapa kali lebih besar dibandingkan genom manusia. Spesies Amoeba dubia terbagi sekitar 370 miliar pasangan basa sementara genom manusia mempunyai berkisar 3 milliar pasangan basa.

Amoeba

Dalam sejarahnya, terrdapat laporan pertama kali yang membahas mengenai awal mula penemuan amoeba pada abad ke 18. Seorang naturalis Jerman yang bernama August Johann Rosel von Rosenhof yang menemukan spesimen dan membentuk ilustrasi yang detail sama di tahun 1755.

Atas dasar inilah setidaknya amoeba biasanya dikenal dengan sebutan ameba merupakan genus yang dipunyai oleh protozoa yang berjenis eukariota uniseluler atau organisme yang berorganel sel terikat dengan membran. Asal nama dari Amoeba diambil dari bahasa Yunani yaitu amoibe yang bermakna perubahan.

Tetapi yang pasti, amoeba adalah jenis organisme yang bersifat uniseluler atau jenis dari organisme dengan sel tunggal yang biasa dijumpai di daerah air sekitara vegetasi yang sudah membusuk misalnya pada wilayah tanah basah atau hewan seperti manusia.

Jenis Amoeba

Jenis amoeba dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk. Baik sesuai dengan tempat hidupnya ataupun sesuai dengan lokasi dimana dia tinggal.

Amoeba Berdarkan Tempat Hidupnya

Terbagi atas;

  1. Ektamoeba

Ektamoeba yaitu jenis amoeba yang dapat hidup di luar tubuh organisme sehingga akan membuatnya hidup secara bebas misalnya amoeba proteus.

Dimana amoeba proteus merupakan jenis amoeba yang sangat terkenal dibanding jenis amoeba lainnya karena hanya berukuran 0,7 mm dan ini merupakan awal mula pengamatan mikroorganisme jenis ini dengan menggunakan mikroskop.

  1. Entamoeba

Sedangkan untuk entamoeba yaitu jenis amoeba yang dapat hidup di dalam organisme misalnya manusia atau hewan sebagai parasit.

Amoeba Berdarkan Lokasi Tinggal

Antara lain;

  1. Amoeba hidup bebas di perairan

Adapun untuk amoeba yang hidup bebas di perairan sendiri terdiri atas beberapa jenis. Antara lain;

  1. Amoeba discoides
  2. Amoeba proteus
  3. Amoeba dubia
  4. Amoeba verucosa yang memiliki ciri khas pelikel dengan bentuk tubuh seperti keong dengan
    pseudopodia yang kecil

Akan tetapi, dari berbagai jenisnya tersebut sistem pencernaan pada ciri amoeba senantisanya bersel satu dengan tidak memiliki saluran sistem pencernaan misalnya di hewan yang bersel banyak. Proses pencernaan di hewan dengan sel tunggal terjadi di dalam sel itu sendiri. Salah satunya kelompok hewan protozoa atau bersel tunggal yaitu amoeba. Pencernaan makanan terjadi di dalam sel atau intra sel. Cara amoeba memperoleh makanan yaitu dengan membentuk kaki semu.

Adapun untuk makananan lalu ditangkap dengan bagian protoplasma. Makanan tersebut nantinya akan ditangkap dan disimpan oleh kaki semu dan terbentuk vakuola makanan. Di dalam vakuola inilah akan dicerna lalu diedarkan ke seluruh bagian tubuh. Sari makanan diedarkan ke dalam bagian sitoplasma dan sisa makanan dikeluarkan dari membran plasma.

Habitat Amoeba

Adapun untuk habitat yang ada dalam hewan amoeba;

  1. Dapat dijumpai pada daerah darat dan air bahkan sekarang ini juga bisa berkembang hampir pada seluruh jenis daerah
  2. Sebagian amoeba menjadi organisme parasit di alam sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada alam, manusia, dan hewan.

Dari penjelasan tersebut, perlu diketahui hingga sekarang ini, terdapat enam jenis parasit yang sudah diketahui bisa menimbulkan penyakit ringan sampai berat di diri makhluk hidup.

Deskripsi Lain pada Amoeba

Untuk deskripsi lainnya, yang ada dalam hewan amoeba. Antara lain;

  1. Reproduksi

Reproduksi dari amoeba dan bakteri umumnya dengan cara membelah diri. Di dalam keadaan yang sesuai amoeba dan bakteri dapat melakukan pembelahan secara tiap 15 menit sekali. Peristiwa tersebut dimulai dengan pembelahan inti sel atau bahan inti menjadi dua. Lalu dilanjutkan dengan pembelahan sitoplasma menjadi dua yang tiap masing mengelilingi inti selnya.

Setelahnya bagian tengah sitoplasma menggenting dilanjutkan dengan adanya proses pemisahan bagian sitoplasma. Akhirnya, sesudah sitoplasma sudah benar- benar terpisah, maka akan terbentuk dua sel baru yang tiap masingnya memiliki inti baru dan sitoplasma yang baru pula.

Saat amoeba dalam kondisi kurang baik seperti udara sangat dingin atau panas maka amoeba akan dapat membentuk kista. Di dalam kista inilah amoeba melakukan pembelahan sehingga membentuk amoeba baru yang lebih kecil. Namun, dalam kondisi lingkungan yang sudah membaik maka dinding kista inilah akan pecah dan amoeba baru akan dapat keluar dari dinding kista.

  1. Struktur tubuh

Struktur di dalam ameoba terdapat sel- sel tunggal. Sel tersebut dilindungi oleh adanya membran sel. Di dalam sel terdapat beberapa organel misalnya inti sel, vakuola kontraktil, dan vakuola makanan. Peran dari organel tersebut antara lain membran sel berperan dalam melindungi atau menjaga protoplasma, sitoplasma dibedakan menjadi dua bagian yakni ektoplasma dan endoplasma.

Inti sel berperan dalam mengelola seluruh tugas yang terjadi di dalam sel. Rongga berdenyut atau biasa dikenal dengan vakuoa kontraktil berperan supaya tekanan osmosis sel tetap lebih tinggi dibanding tekanan osmosis di sekelilingnya. Rongga makanan atau vakuola makanan berperan sebagai alat pencernaan.

Itulah tadi penjelasan dan ulasan yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan macam-macam amoeba, habitat, dan deskripsinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *