5 Jenis Kandang Ternak dan Fungsinya

Diposting pada

Jenis kandang

Kandang merupakan bangunan yang dibuat sebagai tempat perlindungan bagi hewan ternak yang dipelihara. Terkadang, kadang biasanya dikelompokkan berdasarkan ukuran dan jumlah hewan yang dipelihara sebagai contoh ada satu tempat untuk satu hewan, ada satu tempat untuk banyak hewan tetapi terpisah oleh sekat, atau satu tempat untuk banyak hewan namun tanpa sekat- sekat.

Penamaan kandang digunakan dalam bahasa Indonesia namun dalam bahasa Inggris mempunyai banyak istilah sesuai jenis hewan ternak dan cara perawatannya/ pemeliharannya sebagai contoh kandang sapi atau cow shed dan kandang kambing atau goat stable dan lain- lain. Untuk tipe hewan ternak lain, umumnya menyatu dengan tempat bangunan pertanian lain yang dikenal sebagai gudang pertanian.

Kandang

Kandang adalah salah satu keperluan yang penting dalam menjalankan usaha di bidang peternakan. Kandang merupakan tempat untuk berlindung hewan ternak yang dipelihara. Kandang berfungsi dalam memantau dan menjaga agar hewan ternak tidak berkeliaran dan mempermudah dalam mengawasi hewan ternak.

Kandang mempunyai banyak jenis sekali sesuai jenis atau bahan yang dimanfaatkan untuk pembuatan kandang. Sementara, pemakaiannya berdasarkan keperluan secara tidak langsung yang mempengaruhi pada kualitas dan kuantitas hasil. Kandang adalah tempat bangunan sebagai tempat tumbuh hidup hewan ternak. Kandang dikelola melalui penataan pemeliharaan yang baik membutuhkan sarana fisik sebagai pendukung dan kelengkapan.

Kontruksi Kandang

Apabila hendak ingin membuat kandang hendaknya menentukan perkiraan bentuk kandang sesuai dengan pola pemeliharaan yang akan digunakan. Bisa disesuaikan dengan fungsi kandang ternak atau kegunaanya misalnya tempat reproduksi, tempat pendewasaan, tempat pemisahan jantan dan betina, dan tempat pembesaran anakan. Hal yang perlu diperhatikan dalam kandang sebagai berikut:

  1. Atap Kandang

Atap yang biasanya digunakan oleh pemilik hewan ternak yaitu berbahan baku dari asbes, rumbia, genteng, atau seng. Terkait pilihan yang paling utama yaitu berdasarkan dengan cuaca atau iklim yang berada di lingkungan sekitar. Di daerah panas diusahakan agar tidak memanfaatkan  seng untuk bahan atap karena apabila tidak ada pelindung maka akan menimbulkan kepanasan bagi hewan ternak.

  1. Lantai Kandang

Lantai kandang berfungsi untuk tempat berdiri atau landasan bagi hewan ternak dan berbaring bagi hewan ternak di setiap waktu. Oleh sebab itu, lantai kandang dibuat sebaik mungkin dan memperhatikan syarat yang baik supaya dapat beristirahat dan berdiri dengan baik. Persyaratan untuk lantai kandang yaitu berstruktur rata dan tidak licin serta tidak mudah tembus air, mudah kering, serta bertahan lama.

  1. Dinding Kandang

Dinding kandang berfungsi untuk melindungi hewan ternak supaya tidak keluar dari kandang dan menahan angin serta panas dari tubuh hewan ternak. Menurut kontruksi dinding kandang, harus ada kandang tertutup dan sebagian terbuka. Dinding kandang dapat dibangun berbahan dasar dari tembok semen, bambu papan kayu, atau anyaman bambu. Biasanya diperhatikan harus ventilasi untuk bertukar udaranya berjalan dengan baik.

  1. Lorong

Pembuatan lorong bertujuan untuk mempermudahkan dalam pemberian pakan ataupun membersihkan kandang. Adanya lorong yang berada di dalam kandang untuk bisa dijangkau dengan mudah dan dekat.

  1. Tempat makan dan minum

Tempat memberi makanan dan minuman berbahan dasar dari tembok dan batu yang dibangun persegi panjang. Biasanya ukuran disesuaikan dengan bentuk dan ukuran hewan ternak.

  1. Selokan

Selokan adalah jalan untuk membuang kotoran yang berada di dalam kandang. Selokan umumnya berukuran tidak besar dan terletak di belakang kandang untuk saluran pembuangan.

  1. Sanitasi Perkandangan

Syarat pembuatan kandang yaitu memperhatikan lingkungan kandang supaya tetap bersih dan sehat dan terhindari dari adanya penyakit yang menular. Hewan ternak harus dipelihara sebaik mungkin agar tetap dalam keadaan sehat.

Syarat Kandang

Dalam membuat sebuah kandang untuk hewan ternak tentunya memeiliki beberapa persyaratan demi hasil ternak yang berkualitas. Berikut merupakan syarat dalam pembuatan kandang:

  1. Memisahkan kandang sesuai perannya

Kandang yang baik adalah kandang yang dibuat sesuai dengan kebutuhannya. Dengan demikian ternak dapat berkembang biak lebih baik.

  1. Memilih atau menentukan bahan kerangka kandang yang kuat

Kerangka kandang bersyarat utama adalah tahan terhadap benturan dan tidak mudah rapuh serta awet. Kerangka kandang berbahan dasar kayu dolog, papan, bambu, dan batu bata.

Bambu adalah bahan baku kerangka kandang yang murah dan tahan lama. Daya tahan untuk bahan baku bamb biasanya mencapai lima tahun. Bahan baku bambu mempunyai kelemahan yaitu mudah terserang oleh serangga sehingga menyebabkan mudah lapuk. Oleh karena itu, biasanya perlu dikombinasi dengan kayu.

  1. Membuat rancangan lantai yang efisien dan efektif

Lantai kandang berbahan baku dari semen, bambu, ataupun kayu papan. Lantai kandang umumnya berpeluang untuk memicu adanya pertumbuhan bibit penyakit dan mudah tergenang oleh air saat penghujan datang.

Lantai kandang yang baik biasanya berbahan dasar dari semen karena lebih kuat dan bertahan lama serta mudah untuk dibersihkan. Lantai dari semen juga mudah untuk dikeringkan maka kelembaban kandang tetap terjaga. Lantai kandang dibuat dengan kemiringan berkisar 2-5 derajat supaya kotoran atau urin mudah untuk tersalurkan ke saluran pembuangan dan mempermudah untuk pembersihan kandang.

  1. Memilih atau menentukan atap agar awet dan biaya relatif murah

Atap kandang berbahan dasar dari genting, daun rumbia, seng, dan asbes. Biasanya genting adalah jenis atap yang paling baik untuk pembuatan kandang karena tahan lama dan bersifat tidak mudah panas dan dingin tetapi biayanya relatif mahal. Namun, apabila ingin menggunakan bahan murah dan bermutu bisa menggunakan berbahan dari asbes.

  1. Memisah antar kandang individu

Adanya pemisahan atau penyekatan kandang bertujuan dalam pencegahan kompetisi antar hewan ternak dengan kerangka bangunannya yang sangat kuat dan tidak mudah untuk dihancurkan karena adanya benturan. Biasanya sekat menggunakan bambu, kayu, tembok semen ataupun batu bata.

  1. Membangun tempat makan dan minum

Tempat makan dan minum umumnya berbentuk seperti palungan biasanya berbahan dasar dari batu yang berlapis semen dengan ukuran yang kedalaman palungnya berkisar 40 cm. Untuk tempat minum biasanya tidak harus berbentuk seperti palung dan memakai ember atau drum dengan tempat minum yang bermacam- macam.

  1. Memberikan lorong di tengah kandang

Lorong berfungsi untuk tempat bagi peternak berjalan saat memberikan makanan dan minuman, serta memberiskan kandang ataupun hewan ternaknya. Ukuran lorong disesuaikan dengan ukuran dan bentuk hewan ternak.

  1. Membuat saluran pembuangan dan penampungan kotoran

Umumnya saluran pembuangan berada di belakang hewan ternak yang berbentuk seperti selokan. Untuk tempat pembuangan kotoran biasanya disambungkan dengan tempat instalasi biogas tetapi untuk membuat instalasi tersebut diperlukan biaya yang relatif cukup besar sehingga alternatifnya hanya dibuat pupuk kompos atau kandang saja.

Jenis Kandang

Beberapa jenis kandang dipisahkan atau dibedakan berdasarkan fungsinya antara lain

  1. Kandang karantina

Kandang karantina berperan dalam penampungan hewan ternak yang sedang sakit dan wajib di daerah perkandangan untuk mencegah agar penyakit tidak menular pada hewan ternak yang lain.

  1. Kandang beranak dan menyusui

Kandang beranak dan menyusui berfungsi dalam perlindungan untuk hewan ternak induk yang sedang bunting hingga periode menyusui. Umumnya satu bangunan kandang ditinggali untuk satu induk dan satu anakan.

  1. Kandang penjantan

Kandang penjantan berfungsi untuk pemeliharaan sapi jantan yang telah siap untuk kawin.

  1. Kandang pembesaran dan penggemukan

Kandang pembesaran dan penggemukan yang berfungsi sebagai tempat hidup bagi hewan ternak lepas yang sedang dibesarkan dan digemukkan. Jenis kandang ini umumnya untuk pertenakan hewan sapi potong.

  1. Hewan pemerahan

Kandang pemerahan berfungsi untuk berlindung bagi hewan sapi yang sedang berada di masa laktasi dan sudah siap untuk diperah.

Nah, Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh pembaca terkait dengan materi jenis kandang ternak dan fungsinya. Semoga saja dapat menambah wawasan dan menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.