Jenis Limbah Pertanian dan Manfaatnya

Diposting pada

Jenis Limbah Pertanian

Pertanian sebagai bidang agroindustri yang besar di Indonesia mempunyai pengaruh yang besar bagi perekonomian dan kecukupan pangan di Indonesia. Bidang pertanian banyak menghasilkan produk pangan yang dibutuhkan masyarakat untuk mengcukupi kebutuhan pokoknya.

Selain menghasilkan produk, pertanian juga menghasilkan limbah sebagai hasil samping dari kegiatan pertanian yang dijalankan. Limbah yang pada hakekatnya adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produk ternyata memiliki banyak manfaat yang dapat dilakukan sehingga dapat mengurangi dampak  buruk terhadap lingkungan sekitar. Berikut beberapa macam limbah beserta manfaatnya yang perlu diketahui.

Limbah Pertanian

Limbah pertanian adalah serangkaian sisa-sisa yang tidak dipergunakan dalam produksi serta konsumsi yang terkumpul/tidak untuk kemudian dikelola agar lebih bermanfaat ataupun dibiarkan menjadi sampah. Proses penanganan sisa-sisa ini bisa bermnafaat apabila dilakukan penanganan yang pas.

Jenis Limbah Pertanian

Adapun untuk beragam macam limbah pertanian yang ada di masyarakat dalam bidang pertanian, antara lain adalah sebagai berikut;

Jerami Padi

Pengertian jerami padi adalah salah satu limbah pertanian yang paling banyak ketersediaannya di Indonesia. Hal ini dikarenakan padi merupakan bahan makanan pokok yang menduduki peringkat pertama sehingga banyak masyarakat menanam tanaman padi untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

Bagian dari tanaman padi yang dipanen adalah bijinya yang dapat diolah menjadi beras sebagai bahan pangan. Jerami padi yang merupakan hasil samping usaha pertanian berupa batang dan tangkai dari tanaman padi yang telah kering dan dipisahkan dari biji padi. Jerami padi yang telah kering mempunyai warna kuning kecoklatan. Jerami padi pada umumnya dapat dikumpulkan dalam bentuk gulungan kemudian diikat maupun dicetak menggunakan mesin baler sehingga jerami bertbentuk gulungan atau kotak.

Meskipun telah menjadi limbah pertanian jerami padi memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai bahan bakar, pakan ternak, alas atau lantai kandang, pengemas bahan pertanian seerti telur, sebgai mulsa alami, bahan bangunan dan kerajinan tangan.

Seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan, telah banyak penelitian yang meneliti kandungan selulosa pada padi yang dapat digunakan sebagai sumber energi bioetanol. Jerami padi juga dapat digunakan sebagai campuran pakan ternak ruminansia karena kandungan serat pada jerami dapat dijadikans ebagai sumber pangan.

Jerami padi meskipun memiliki nilai nutrisi lebih rendah dibanding tanaman hijau, namun dengan keberadaan bakteri simbiotik yang mencerna serat did alam perut hewan ternak akan menghasilakan panas yang dapat mengatur temperatur suhu hewan ternak tersebut. Baca jugaPengertian Padi, Klasifikasi, Ciri, dan Manfaatnya

Onggok

Onggok merupakan jenis limbah pertanian berupa sisa gilingan tapioka yang berasal dari ubi kayu atau singkong. Pada umumnya ada dua jenis onggok yang sudah banyak diketahui yaitu onggok kering dan onggok basah. Onggok merupakan limbah dari sisa giling di pabrik tapioka yang mempunyai bau menyengat.

Onggok seperti ini disebut onggok basah sedangkan onggok kering adalah onggok basah yang dijemur dibawah paparan sinar matahari sehingga onggok tersebut menjadi kering. Selain itu dapat juga menggunakan oven pemanas untuk mengeringkan onggok dengan hasil pengeringan yang lebih baik dari pada menggunakan sinar matahari yang tergantung dengan cuaca.

Onggok basah dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan alternatif untuk pakan ternak. Sedangkan onggok kering dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku saus, bahan baku obat nyamuk, bahan baku lem kertas, campuran pada kecap dan lainnya.

Ampas Tahu

Jenis limbah pertanian lainnya adalah ampas tahu. Ampas tahu merupakan buangan yang diperoleh selama proses produksi tahu. Ampas tahu diperoleh dari kedelai yang direbus kemudian didiamkan dan digiling lalu disaring dan diambil sarinya untuk dijadikan tahu.

Sementara hasil saringan yang mengendap menjadi tahu, lalu kedelai giling yang sudah disaring tersebut menjadi ampas atau dikenal dengan ampas tahu. Ampas tahu mempunyai karakter smapa seperti tahu denganw arna yang lebih putih dan lembut. Meskipun ampas tahu merupakan limbah dari proses produksi tahu, nilai gizi pada ampas tahu ternyata cukup tinggi yang membuatnya sering diolah menjadi beberapa jenis makanan dengan rasa yang enak.

Ampas tahu sebagai jenis limbah pertanian yang masih dapat dimanfaatkan banyak digunakan sebagai campuran pakan ternak, diolah menjadi tempe, dapat digunakan sebagai pupuk organik, sebagai bahan baku produksi nata de soya dan dapat menjadi olahan kerupuk.

Dedak Padi

Dedak padi merupakan jenis limbah pertanian yang bersal dari pengolahan padi menjadi beras. Dedak padi adalah hasil samping pada proses penggilingan padi dalam memproduksi beras. Dedak padi adalah bagian kulit ari beras yang dipisahkan dengan mesin penggiling.

Dedak padi yang berkualitas baik memiliki ciri fisik seperti baunya yang khas, tidak tengik, memiliki tekstur halus, lebih padat dan mudah digenggam karena mengandung kadar sekam yang rendah. Selain itu dedak padi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Dedak padi banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena kandungan gizi yang tinggi mulai dari ternak unggas hingga bahan campuran ransum untuk ternak sapi.

Ampas Kelapa

Ampas dalam tanaman kelapa merupakan limbah dari proses produksi santan kelapa yang banyak dimanfaatkan dalam bidang pangan. Ampas kelapa pada umumnya dalam bentuk parutan buah kelapa yang telah diambil sarinya. Sebagai limbah dari proses produksi, ampas kelapa ternyata mengandung banyak khasiat didalamnya untuk perawatan kecantikan dan campuran olahan makanan yang membutuhkan ampas ini.

Pelepah Sawit

Pelepah dalam kelapa sawit adalah limbah yang berasal dari perkebunan kelapa sawit. Tekstur pelepah kelapa sawit termasuk kasar karena elemennya berukuran relatif besar. Pelepah sawit sebagai limbah perkebunan masih dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pupuk organik bagi tanaman. Baca juga; Manfaat Cangkang Kelapa Sawit dalam Kehidupan

Kulit Kopi

Dengan semakin berkembanya pengolahan kopi baik dalam skala kecil maupun skala industri pastinya akan menghasilkan hasil sampingan dari pengolahan kopi tersebut salah satunya adalah limbah kulit kopi.

Kulit kopi sebagai bagian yang tidak termanfaatkan dalam produksi kopi dapat dialih fungsikan sebagai alternatif pakan ternak mengingat kandungan gizi pada kulit kopi yang cukup tinggi. Selain itu kulit kopi juga dapat digunakan sebagai pupuk organik yang baik bagi pertumbuhan tanaman.

Cangkang Biji Karet

Cangkang biji karet adalh limbah pada pengolahan biji karet. Semakin canggihnya teknologi, biji karet telah banyak dimanfaatkan oleh manusia sehingga meninggalkan cangkang bijinya sebagai hasil samping pengolahan biji karet. Cangkang karet dengan teksturnya yang keras ternyata dapat dimanfaatkan juga sebagai bahan baku briket sebagai sumber energi, asap cair dan bahan pembuatan papan partikel. Baca jugaManfaat Cangkang Biji Karet Secara Umum

Kulit Kakao

Limbah kulit tanaman kakao merupakan limbah pertanain yang dihasilkan dari biji kakao. Limbah ini termasuk limbah lignoselulosa karena dalam limbah ini mengandung lignin, selulosa dan hemiselulosa. Kulit kakao banyak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman dan pakan ternak.

Jerami Jagung

Jenis limbah pertanian ini merupakan sisa panen tanaman jagung. Jerami jagung berasal dari sisa tanaman jagung setelah dibuahnya dipanen. Jerami jagung dapat dimanfaatkan sebagai hijauan pada pakan ternak dan dapat dibuat menjadi silase atau pakan ternak awetan. Selain itu dapat dijadikan sebagai mulsa alami dan pupuk organik yang menyuburkan tanaman.

Sampah Organik

Limbah pertanian berupa sampah organik biasanya benyak berasla dari bagian sayuran dan buah yang busuk atau tidak dimanfaatkan. Sayuran dan buah sebagai salah satu produk pertanian yang banyak dibutuhkan dapat meninggalkan banyak limbah berupa sampah organik. Sampah ini dapat dikumpulkan dan difermentasi dengan bakteri probiotik sehingga dihasilkan pupuk organik cair yang sangat berguna bagai pertumbuhan tanaman.

Kulit Kayu

Kayu merupakan salah satu produk pertanian yang banyak dibutuhkan sebagai bahan bangunan dan kebutuhan lainnya.

Dalam pengolahan kayu terkadang meninggalkan limbah berupa kulit kayu. Kulit kayu sebagai limbah dari proses pengolahan kayu dapat dimanfaatkan sebagai sumber energy serta dapat didaur ulang menjadi furniture yang cukup baik.

Sekam Padi

Sekam merupakan bagian luar dari bulir padi yang mempunyai teksur kering, kasar dan bersisik. Sekam berfungsi sebagai pelindung bagian dalam biji padi yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sekam padi merupakan hasil sampingan yang diperoleh selama proses penggilingan padi menjadi beras. Sekam merupakan limbah kulit padi bagian paling luar yang kasar dan tajam sehingga tidak dapat digunakan sebagai pakan ternak seperti halnya dedak.

Sekam dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk menggemburkan tanah, selain itu sekam padi juga dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif yaitu beriket arang sekam dan dapat juga menjadi silika gel dengan cara membakarnya menjadi abu. Baca jugaPengertian Arang Sekam, Fungsi, Kandungan, Kelebihan, dan Kekurangannya

Ampas Tebu

Ampas merupakan hasil sampingan dari proses produksi dari kegiatan pertanian. Sama halnya dengan ampas tebu yang merupakan hasil sampingan dari produksi gula tebu atau gula pasir. Tebu yang digiling akan menghasilkan air nira sebagai bahan baku pembuatan gula dan ampas tebu.

Ampas tebu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan bahan pakan ternak selain itu ampas tebu juga dapat digunakan sebagai bahan bakar sebagai sumber energi.

Kulit Nanas

Kulit buah tanaman nanas merupakan salah satu limbah pertanian pada proses produksi nanas. Nanas yang telah dipanen akan diolah dengan mengupas kulitnya sehingga meninggalkan limbah kulit. Limbah kulit ini jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan.Limbah kulit nanas dewasa ini telah banyak dimanfaatkan seiring berkembanganya ilmu pengetahuan.

Pemanfaatannya anatara lain sebagai pupuk organik untuk tanaman, sumber pakan ternak hingga dibuat menjadi bahan olahan makanan berbentuk nata de. Hal ini dikarenakan kandungan senyawa menguntungkan pada kulit nanas sehingga memungkinkannya untuk diolah kembali.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang memberikan penjelasan terkait dengan macam limbah pertanian dan manfaatnya di dalam kehidupan. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *