3 Jenis OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dan Contohnya

Diposting pada

macam OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Organisme penganggu tanaman (OPT) bisa dikatakan sebagai faktor pembatas produksi tanaman di Indonesia baik untuk jenis tanaman pangan, hortikultura, maupun berbagai contoh tanaman perkebunan. Atas alasan itulah setidaknya organisme pengganggu tanaman secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu hama, penyakit dan gulma.

Dimana, sebagai organisme pengganggu pada tanaman memberikan dampak dalam proses penghambat produksi dan penyebab ditolaknya produk tersebut masuk ke suat negara, karena dikawatirkan akan menjadi hama baru di negara yang ditujunya.

OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Di dunia pertanian organisme penganggu tanaman merupakan seluruh organisme yang mengakibatkan hasil panen akibat kerusakan pada morfologi tanaman, fisiologi ataupun biokimia tanaman. Sehingga atas dasar inilah OPT adalah faktor pembatas penghasil tumbuhan di Indonesia baik pada tanaman hortikultura, perkebunan, dan berbagai jenis tanaman pangan.

Jenis OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Adapun untuk hal yang termasuk dalam macam-macam organisme pengganggu tanaman. Antara lain;

  1. Hama

Hama merupakan organisme yang menyebabkan kerusakan pada tanaman baik secara ekonomi ataupun lingkungan. Banyak berbagai jenis hewan yang terkelompok ke dalam jenis hama sehingga perlu dipelajari morfologi ataupun anatomi.

Terdapat beberapa filum yang beranggota sebagai hama tanaman diantaranya;

  1. Filum Nematoda

Nematoda biasanya berukuran kecil, tidak memiliki warna, dan berbentuk seperti cacing atau belut. Beberapa jenis Nematoda bersifat polifagus dan terdapat serangan bagi tanaman inang dan berkembang untuk memproduksi beberapa generasi setiap tahunnya dengan mudah. Sebagai contoh filum Nematoda yaitu Aphelenchoide bessy yang menyerang pada akar tanaman.

  1. Filum Mollusca

Filum Mollusca biasanya sebagai hama dari kelas Gastrpoda atau sebagai contoh yaitu bekicot atau keong mas. Binatang yang mempunyai badan tubuh lunak dengan dilindungi oleh cangkang yang keras.

  1. Filum Chordata

Filum Chordata yang biasanya sebagai hama dari kelas Mammalia. Tetapi, bukan semua kelas Mamalia berperan sebagai hama contohnya yang sebagai hama yaitu kera, musang, babi, beruang, atau binatang pengerat.

  1. Filum Arthopoda

Filum Arthopoda yang berperaan sebagai hama tanaman yaitu kelas Insecta dan kelas Arachnida.

  1. Penyakit

Penyakit adalah faktor penyebab tanaman mengalami gangguan pada sistem tanaman sehingga akan mengalami perubahan bagian atau semua tanaman disebabkan adanya benda asing masuk ke dalam tanaman yang mengakibatkan tanaman sakit.

Penyakit disebabkan oleh jamur, bakteri ataupun virus. Berikut akan dibahas contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri, jamur, ataupun virus. Sebagai berikut contoh setiap jenisnya.

Jamur sebagai akibat terjadinya penyakit. Jamur tergolong dalam dunia flora yaitu tallophyta namun tidak memiliki klorofil sehingga untuk tumbuh hidup membutuhkan nutrisi bahan organik dari tanaman inang. Jamur yang berperan sebagai penyakit dari kelas:

  1. Plasmodiophoromicetes

Plasmodiophoromicetes adalah jamur yang berperan sebagai parasit dan berkembang biak di dalam jaringan tanaman inang dengan gejala hiperplastik.

  1. Chytridiomycetes

Chytridiomycetes adalah jamur parasit yang mengakibatkan penyakit kutil pada tanaman kentang.

  1. Oomycetes

Oomycetes adalah jamur parasit yang mengakibatkan penyakit hawar daun pada tanaman kentang dan embun palsu terhadap anggur.

  1. Zygomycetes

Zygomycetes yang mengakibatkan penyakit busuk lunak terhadap tanaman ubi jalar. Pada kulit ubi terdapat bercak coklat akibat infeksi jamur ini.

  1. Ascomycetes

Ascomycetes adalah jamur yang mengakibatkan mati kering atau penyakit busuk buah, kanker batang, atau scab ataupun penyakit tepung pada apel.

  1. Basidiomycetes

Basidiomycetes adalah jamur yang menyebabkan penyakit kerdil atau penyakit karat bagi serelia. Terdapat bercak atau karat di area daun.

  1. Deuteromycetes

Deuteromycetes adalah jamur yang menyebabkan penyakit layu bagi tomat dengan adanya pemucatan daun dan tulang daun.

  1. Bakteri

Bakteri adalah organisme kecil yang memiliki ukuran berkisar 0,2 – 1 mikrometer. Biasanya jenis bakteri tidak berklorofil, tidak ada plastida dan tidak ada inti tetapi ada protoplasa dengan kandungan DNA. Berikut bakteri yang mengakibatkan penyakit terhadap tanaman jenis bakteri sebagai berikut Xanthomonas Dows, Agrobacterium, Erwina, Corynebacterium, Migula, dan Steptomycetes.

  1. Agrobacterium

Agrobacterium adalah bakteri yang memiliki bentuk batang pendek, dapat bergerak, berflagela peritrik yang mengakibatkan hipertropi berupa gall di akar dan batang tanaman.

  1. Corynebacterium

Corynebacterium adalah bakteri yang memiliki batang ramping, bernon motil seperti Corynebacterium flaccumfacies dan C. Poinseltae.

  1. Erwina

Erwina adalah bakteri yang memiliki bentuk batang, bermotil dan flagela peritrik, yang mengakibatkan kematian pada jaringan yang bersifat kering dengan adanya bejolan dan layu serta busuk basah.

  1. Pseudomonas

Pesudomonas adalah bakteri dengan bentuk batang, bermotil flagela polar, berkoloni membentuk pigen hijau yang dalam air. Contoh penyakit yaitu penyakit bercak halo pada bcnis, bercak bersudut pada kapas, hawar daun pada kedelai.

  1. Xanthomonas

Xanthomonas adalah bakteri dengan bentuk batang kecil, dengan gerak menggunakan satu flagela, dan koloni yang berlendir dengan warna kuning. Contoh penyakit yaitu hawar daun padi, kanker pada jeruk, busuk lunak pada ubi kayu dan talas.

  1. Streptomyces

Streptomyces adalah bakteri dengan hifa halus dan bentuk benang bercabang di ujung rantai hifa. Contoh penyakit yaitu kudis pada kentang, penyakut kutil pada ubi jalar.

Virus dapat berkembang biak di dalam organisme yang menyebabkan penyakit tanaman. Virus dapat menyerang dengan gejala pada bagian atau seluruh bagian tanaman. Contoh penyakit yang diakibatkan oleh virus antara lain soybean mosaik virus, peanut mottle virus, dan bean yellow mosaik virus.

Nematoda adalah organisme yang mengakibatkan penyakit dengan membawa virus dari organisme satu ke organisme lainnya. Contoh penyakit yang disebabkan oleh nematoda antara lain nematoda daun, nematoda kista, nematoda puru, dan nematoda bengkak.

Gulma adalah organisme atau tanaman yang menjadi pesaing tanaman utama yang memanfaatkan unsur nutrisi dan mineral oleh tanaman induk dan biasanya menjadi tempat bernaung bagi hama dan penyakit.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan jenis OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dan contohnya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.