Jenis Perkebunan dan Contohnya

Diposting pada

Jenis Perkebunan dan Contohnya

Konsep lahan pertanian berupa perkebunan merupakan salah satu jenis usaha bidang angraris yang cukup luas dan biasanya terletak di daerah kawasan tropis atau subtropis yang kerapkali dipergunakan untuk menghasilkan komoditas perdagangan berupa bahan dalam arti pertanian dalam skala besar serta akhirnya mampu untuk dipasarkan ke tempat yang jauh, oleh karena itulah hasil perkebunan termasuk bukan makanan untuk di konsumsi secara lokal.

Disisi lain, perkebunan terbagi menjadi berbagai bentuk, bisa berdasarkan penyelenggaraannya, jenis tanamannya, pengelolaan, dan lama waktu penanaman.

Perkebunan

Pada hekakatnya perkebunan ini berasal dari bahasa Inggris “perkebunan” yang dapat mencakup dari keseluruhan plantation dan orchard. Oleh karena itulah untuk ukuran luas dari lahan perkebunan sangat relatif dan tergantung dari ukuran volume komoditas yang dibudidayakan dan dipasarkannya.

Jenis Perkebunan

Arti perkebunan bisa dikatakan sebagai segala kegiatan yang mengusahakan tumbuhan tertentu pada tanah atau media tumbuh lain dalam ekosistem yang sesuai seperti cara mengolah, dan memasarkan barang jasa hasil panen tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan serta teknologi permodalan manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan manusia secara luas.

Yang kesemua itu terbagi dalam berbagai macam. Antara lain;

  1. Perkebunan Berdasarkan Penyelenggaraannya

Perkebunan Berdasarkan Penyelenggaraannya
Perkebunan Berdasarkan Penyelenggaraannya

Adapun jikalau ditinjau berdasarkan pada pihak menyelenggaran. Perkebunan terbagi atas;

  1. Perkebunan diselenggarakan oleh rakyat

Perkebunan yang diselengarakan oleh rakyat adalah usaha yang mengupayakan tanaman tertentu pada tanah atau media tumbuh lainnya dalam satu ekosistem yang sesuai dengan cara mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan didukung dengan tanpa dimiliki oleh pemerintah.

Dalam hal inilah pemierintah ataupun pihak swasta hanya berjasa pada pemasaran. Adapun untuk contoh perkebunan rakyat ini misalnya saja seperti kebun karet yang ada di Tulang Bawang, Lampung. Umumnya dimiliki oleh masyarakat setempat.

  1. Perkebunan Diselenggarakan oleh Pemerintah

Tumbuhan yang ditanam di perkebunan milik pemerintah tentusaja bukanlah tanaman yang menjadi makanan utama ataupun sayuran, untuk dapat membedakan antara usaha perkebunan dan arti hortikultura seperti tanaman sayur mayur serta buah meski usaha budidaya buah masih disebut usaha perkebunan akan tetapi tumbuhan yang ditanam biasanya berukuran besar dengan waktu penanaman yang cukup lama dengan waktu lebih dari setahun bahkan juga sampai puluhan tahun.

Adapun ciri khas miliki pemerintah memiliki permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat sekitar. Untuk contohnya sendiri seperti PTNPN VII yang menjadi bagian daripada BUMN.

  1. Perkebunan Miliki Swasta

Perkebunan yang diselenggarakan oleh swasta ini bisanya memiliki modal yang cukup besar serta sistem pengelolaan yang baik dalam memaksimlakan industri. Ciri khas miliki kebun milik swasta yang paling melekat ialah adanya keterikatan bagi para pegawainya, selain itu proses produksi dilakukan dalam wilayah tersebut.

Adapun untuk contoh perkebunan miliki swasta ini misalnya saja seperti PT Gunung Madu yang ada di Lampung Tengah, Provinsi Lampung yang menghasilkan prduk gula untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

  1. Perkebunan berdasarkan Jenis Tanamannya

Perkebunan berdasarkan Jenis Tanamannya
Perkebunan berdasarkan Jenis Tanamannya

Dalam kajian terkait bentuk perkebunan berdasarkan pada jenis tanamannya terbagi atas dua bentuk. Yaitu;

  1. Perkebunan Besar

Perkebunan besar adalah suatu perkebunan yang diusahakan oleh pemerintah atau perusahaan swasta nasional dengan modal yang cukup besar, alat dan mesin-mesin sudah modern, areal tanahnya yang cukup luas dan tenaga kerja yang banyak. Seperti contoh yaitu  perkebunan tebu, karet, kopi, teh, kelapa sawit, dan perkebunan cokelat.

  1. Perkebunan Kecil

Perkebunan kecil atau rakyat adalah suatu perkebunan yang diusahakan oleh rakyat atau masyarakat sekitar pada tanah sendiri dengan modal yang relative kecil, alat sederhana, areal tanahnya sempit, serta tenaga kerja yang sedikit. Seperti contoh yaitu perkebunan kopi, cengkeh, dan karet.

Contoh Perkebunan

Adapun untuk contoh tanaman yang ada dalam perkebunan, antara lain;

  1. Kelapa Sawit

Kelapa sawit adalah salah satu hasil perkebuanan di Indonesia yang cukup menjanjikan. Perkebunan kelapa sawit menghasilkan minyak sawit yang menjadi bahan dasar pembuatan minyak goreng dan sebagainya. Perkebunan dengan komoditas ini juga menjadi pemasok devisa negara yang cukup besar sehingga banyak diminati untuk dijadikan usaha dengan prospek yang menjanjikan.

  1. Tanaman Teh

Camellia sinensis merupakan salah satu komoditas perkebunan dengan keuntungan besar di Indonesia. Perkebunan teh terletak di dataran tinggi wilayah di Indonesia. Teh adala spesies tanaman yang bagian daun dan pucuknya dapat digunakan sebagai minuman.

Potensi perkebunan the yang cukup besar di Indonesia masih mengalami beberapa kendala karena kurangnya keahlian petani dan masyarakat dalam mengoptimalkan produksinya serta pengetahuan akan teknik budidaya yang masih minim juga menjadi salah satu faktor penghambatnya.

  1. Tembakau

Perkebunan tembakau di Indonesia memiliki hasil yang cukup menjanjikan. Tanaman yang erat kaitannya dengan produksi rokok ini menjadi penyumbang hasil perkebunan yang besar. Seiring meningkatnya produksi rokok dapat dipastikan bahwa hasil dari perkebunan ini juga meningkat.

Bahkan potensi tembakau sebagai hasil perekbunan di Indonesia tiap tahunnya tidak pernah surut. Tembakau termasuk produk tanaman yang sensitif terhadap cara budidaya, lokasi tanam, iklim dan cuaca serta cara pengolahannya sehingga produk tembakau sangat khas untuk suatu daerah tertentu karena tembakau tidak menghasilkan kualitas yang sama jika ditanam ditempat yang berbeda agroekosistemnya.

  1. Karet

Agroindustri karet semakin menggeliat di Indonesia dan diprediksi mempunyai prospek yang cerah. Salah satu faktornya karena tingkat kesadaran lingkungan dan sumber daya alam yang perlu dilestarikan sehingga banyak masyarakat melirik komoditas ini untuk membuka industri perkebunan.

Selain itu semakin langkanya sumber minyak bumi di alam dan harga yang terus marangkak naik mengakibatkan banyak masyarakat beralih ke industri karet untuk menggantikan pembuatan karet sintesis yang berasal dari minyak bumi menjadi karet alami yang berasal dari perkebunan karet.

  1. Tebu

Tanaman tebu mulai dibudidayakan di Indonesia sejak zaman kolonial belanda melalui kebijakan tanam paksa oleh penjajah. Setelah itu tebu menjadi komoditas hasil perkebunan unggulan di Indonesia yang di ekspor ke luar negeri. Kondisi iklim yang tropis serta luas lahan pertanian yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan agroindustri tebu yang berjalan.

Tanaman tebu baisanya langsung diangkut dari lokasi lahan perkebunan menuju pabrik gula terdekat untuk menghindari penurunan kadar air dalam batang tanaman tebu. Tanaman tebu selanjutnya akan diolah dalam pabrik untuk diambil bagian niranya dan akan menghasilkan produk gula yang dikenal dengan nama umum gula pasir atau gula putih.

Perkebuanan tebu menjadi prospek perkebunan dengan hasil yang menjanjikan di Indonesia mengingat faktor iklim yang cocok dengan karakter tumbuhan ini.

  1. Tanaman Kopi

Indonesia telah dinobatkan sebagai produsen dan eksportir kopi terbesar ketiga di dunia menjadi surga bagi para pecinta kopi. Arti biji kopi yang dihasilkan dari perkebunan kopi di Indonesia memiliki beragam bagian biji dan tumbuh di berbagai daerah menyebabkan perkebunan kopi menjadi salah satu arti agroindustri yang cukup diminati.

Potensi besar dengan keuntungan yang tinggi semakin terlihat dari agroindustri ini ketika belakangan bisnis coffe shop menjadi tren dikalangan anak muda Indoneisa. Trend positif ini dapat meningkatkan nilai jual biji kopi serta bisa membuka jalan bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang mandiri.

Manfaat Perkebunan

Berikut beberapa manfaat perkebunan yang dapat diketahui;

  1. Sumber Mata Pencaharian

Perkebunan tentu dapat dijadikan sumber mata pencaharian bagi penduduk sekitar. Perkebunan yang apda dasarnya memiliki luasan lahan yang besar membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengelola dan merawat tanaman dalam kebun tersebut.

Semua proses budidaya mulai dari persiapan sampai pasca panen kebanyakan masih menggunakan tenaga manusia. Oleh karena itu peluang ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian manusia dalam menentukan jenis pekerjaan yang sesuai.

Hasil dari perkebunan yang cukup menjanjikan menjadikannya sebagai suatu pekerjaan dengan prospek karir yang cemerlang dan banyak diminati.

  1. Pilihan Tempat Wisata

Perkebunan ternyata dapat juga disulap menjadi tempat wisata beredukasi. Perkebunan dapat menjadi sarana pembelajaran bersama bagi pemula dan masyarakat awam yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai proses budidaya suatu komoditas sampai dengan melihat produksi dan pengolahan pasca panennya.

Dewasa ini prospek menjanjikan dari kawasan wisata memang sangat berkembang. Terbukti dengan banyaknya tempat wisata yang mengambil konsep alam tak terkecuali melibatkan komoditas perkebunan didalamnya. Hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri dan memunculkan ketertarikan generasi muda untuk berkebun dan melestraikan lingkungan.

Tempat wisata bernuansa perkebunan juga dapat menambah pemasukan tambahan bagi perkebunan itu sendiri sehingga pendapatan akan bertambah.

  1. Penghasil Oksigen

Perkebunan yang pada dasarnya berisi tanaman hijau yang melangsungkan proses fotosintesis dapat berperan sebagai penghasil oksigen dan udara yangs ehat bagi lingkungan di sekitarnya. Tanaman perkebunan dapat menyegarkan lingkungan sekitar dengan produksi oksigen yang berlimpah serta dapat meminimalisir polusi udara yang mungkin terjadi pada lingkungannya.

Tanaman perkebunan akan menyerap CO2 sebagai bahan fotosintesis sehingga terjadi pengurangan karbondioksida di udara yang merupakan sumber polutan udara bagi lingkungan. Selain itu waran hijau daun tanamannya dapat menyejukan lingkungan sekitar dan menyehatkan mata.

Itulah tadi artikel yang menjelaskan tentang beragam jenis-jenis perkebunan, manfaat, dan contohnya yang ada di masyarakat. Semoga melalui tulisan ini dapat memberikan wawasan serta refrensi mendalam kepada segenap pembaca. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *