Jenis Tabulampot dan Manfaatnya

Diposting pada

 

Macam-Macam Tambulapot

Pernahkan Anda mendengar istilah “Tabulampot”? Tabulampot merupakan akronim dari tanaman buah dalam pot. Metode penanaman buah di dalam pot biasanya dilakukan pada lahan yang sempit, sehingga lebih mengoptimalkan penggunaan pot dan jenis tanaman buah-buahan dalam pelaksanaannya.

Jenis-jenis buah yang bisa dibudidayakan di dalam pot diantaranya yaitu anggur, belimbing manis, delima, semangka, terong adalah beberapa jenis pohon buah yang mampu untuk tumbuh subur dalam wadah (pot). Tentu saja, pohon buah yang ditanam dalam pot menghasilkan lebih sedikit buah daripada pohon besar. akan tetapi,keunggulan dari metode tabulampot dibandingkan dengan tanaman hias adalah tabulampot bukan hanya indah dilihat sebagai tanaman hias, tapi juga dapat memproduksi buah diwaktu musimnya yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi.

Jenis Tabulampot

Berikut ini jenis-jenis buah yang dapat ditanaman di dalam pot, antara lain:

  1. Anggur

Tumbuhan Anggur dalam Pot

Anggur termasuk salah satu jenis buah-buahan yang sangat potensial untuk dibudidayakan dengan metode tabulampot. Dengan menerapkan metode tersebut, Anda bisa sekaligus menggunakannya sebagai hiasan taman di depan rumah. Perawatanpun tidak terlalu sulit.

Akan tetapi, sama halnya dengan mangga, tidak semua jenis buah anggur bisa dibudidayakan menggunakan metode ini. Jenis anggur yang bisa dibudidayakan menggunakan melalui tabulampot diantaranya yaitu anggur isabella, anggur belgi, anggur alphonso lavalle, dan anggur probolinggo biru.

  1. Beach Cherry

 Tanaman Beach Cherry

Beach Cherry merupakan tanaman perdu yang menghasilkan buah kecil-kecil seukuran buah kersen. Buah tersebut berwarna hijau ketika buah masih muda, dan akan berubah menjadi kuning dan kemudian merah tua setelah benar-benar matang. Rasanya manis segar, berdaging relatif tipis, terdapat biji di dalamnya. 

Tanaman ceri juga cocok untuk ditanam di dalam pot karena ini memang tanaman perdu yang tidak membutuhkan lahan luas. Biasanya tabulampot ceri digunakan sebagai penghias rumah-rumah di perkotaan yang umumnya berhalaman sempit. Daunnya selalu terlihat hijau (evergreen) di selingi buah-buah mungil yang enak dimakan.

  1. Belimbing Manis

Tanaman Belimbing di Pot

Belimbing manis merupakan tanaman penghasil buah yang berntuknya menyerupai bintang. Ketinggian pohon belimbing bisa mencapai 5 meter dan tidak terlalu banyak memerlukan sinar matahari. Media tanam yang cocok untuk tanaman buah yang satu ini bisa berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Belimbing manis termasuk buah yang bisa terus tumbuh membesar, maka sebaiknya gunakan pot yang terbuat dari drum bekas, dengan ukuran diameter yang disesuaikan dengan kebutuhan. Bagian bawah pot bisa dilubangi dan tambahkan penyangga pada bagian bawah pot agar air yang telah disiram pada tanaman dapat mengalir lancar.

  1. Buah Naga

Tanaman Buah Naga dalam PotTanaman buah yang satu ini ternyata juga bisa ditanam di dalam pot, dengan iklim dan kondisi tanah yang sesuai tentunya. Selain lebih praktis, cara ini juga tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanamnya. Dengan perawatan yang baik dan sesuai, maka buah naga juga akan memiliki pertumbuhan yang baik pula.

Rata-rata dalam 1 tahun, pohon buah naga dapat mencapai ketinggian lebih dari 1 meter. Dengan pertumbuhan yang cepat, maka tanaman buah naga dalam pot sangat menguntungkan jika dibudidayakan.

  1. Delima

Tumbuhan Delima di Pot

Delima termasuk salah satu tanaman buah yang paling mudah ditumbuhkan dalam pot karena mempunyai sistem perakaran yang pendek apabila dibandingkan dengan pohon buah lainnya. Akan tetapi, tanaman ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berbuah sebab tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 1.000 m diatas permukaan laut.

Pada umumnya, tabulampot delima mulai belajar untuk berbuah setelah umurnya mencapai 2-3 tahun. Bunga mulai bisa mekar 25-30 hari setelah bakal bunga muncul.

  1. Durian

Tanaman Durian dalam PotMungkin sebagian orang beranggapan bahwa pohon durian tidak bisa dibudidayakan di dalam pot karena ukurannya yang besar. Tapi ternyata pohon dengan buah berduri tajam ini mampu tumbuh dengan subur ketika dibudidayakan di dalam pot.

Budidaya durian dengan metode tabulampot dinilai juga lebih menguntungkan daripada menanam dengan cara yang sederhana. Saat ini pun banyak petani yang lebih memilih budidaya dengan cara ini sebab mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

  1. Jambu Air

Tanaman Jambu dalam Pot

Banyak juga orang yang beranggapan bahwa jambu air sulit dibudidayakan di dalam pot, karena pohonnya berukuran besar. Akan tetapi, ternyata tanaman yang satu ini termasuk salah satu jenis tanaman buah yang mudah dibudidayakan menggunakan metode tanaman buah dalam pot.

Keunggulan dari buah jambu air yang dibudidayakan di dalam pot yaitu mempunyai rasa yang lebih manis daripada ditanam pada tanah seperti biasanya.

Selain itu, pohon jambu air juga lebih cepat berubah. Perawatannya pun tidak rumit dan sama seperti biasanya. Anda harus rajin dalam menyiram, memberi pupuk, dan mencegah hama dalam tanaman.

  1. Jambu Biji

Tumbuhan Jambu Biji dalam Pot

Jambu biji adalah tanaman buah tropis yang tergolong pendek. Ketinggian pohon mencapai 5 sampai dengan 6 m, tapi jika dilakukan perawatan dan pemangkasan, tingginya hanya 3 meter saja, bahkan dapat ditanam dalam pot. Tanaman jambu biji menyukai paparan sinar matahari yang cerah dan hangat.

Keunggulan dari tanaman buah tropis yang satu ini adalah sangat mudah tumbuh dan beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menanamnya di dalam pot adalah tanaman sudah bisa berbuah pada umur 4 sampai 5 bulan. Sedangkan jika ditanam di lahan, tanaman bisa berbunga pada umur 1-2 tahun.

  1. Jeruk

Buah Jeruk dalam Pot

Penerapan metode penanaman jeruk di dalam pot kini telah banyak duguankan, karena mampu menghasilkan rasa yang lebih manis. Selain itu, cara perawatan yang mudah dengan keuntungan yang lebih banyak juga menjadi salah satu faktor tabulampot semakin sering digunakan untuk budidaya jeruk.

Pada dasarnya, kebutuhan tanaman jeruk di dalam di pot hampir sama jeruk yang ditanam di ladang, sehingga perwatannya pun tidak jauh berbeda. Pohon jeruk membutuhkan drainase yang baik, jadi pastikan pot yang digunakan memmpunyai lubang drainase. Penyiraman dan pemberian pupuk yang konsisten dan teratur juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jeruk.

  1. Mangga

Tanaman Mangga dalam PotBudidaya tanaman dalam berbagai jenis mangga di dalam pot bisa dikatakan lebih ringkas dan tidak membutuhkan banyak tempat, mampu untuk menghasilkan cita rasa buah mangga yang lebih lezat, serta bisa digunakan sebagai penghias rumah.

Akan tetapi, tidak semua jenis mangga bisa ditanam di dalam pot. Pilihlah tanaman mangga dengan ukuran pohon yang relatif kecil dan muat dimasukkan ke dalam pot. Contohnya yaitu varietas buah mangga chokanan, namdokmai, pawpaw, khioe, irwin, manalagi, arum manis, modenko, dan mangga apel.

  1. Persik

Tanaman Tanaman Persik

Persik merupakan tanaman buah yang berasal dari Cina. Buah persik bentuknya unik, rasanya manis dan renyah. Daging buah persik berwarna kuning, bisa dimakan langsung, atau campuran minuman dan salad.

Ternyata tanaman yang satu ini memiliki varietas yang bisa tumbuh kerdil / pendek, sehingga cocok apabila dibudidayakan di dalam pot. Sebagian besar dari tanaman ini mempunyai ketinggian pohon yang tidak melebihi 6-8 kaki. Beberapa varietas tanaman persik kerdil yaitu Golden Gem, Garden Gold, dan Southern Sweet, dan lain-lain.

  1. Semangka

Tanaman Semangka dalam Pot

Bukan hanya tanaman yang berbentuk perdu atau pohon, ternyata jenis tanaman merambat yang satu ini bisa ditanam dalam pot. Dengan menanam semangka dalam media ini akan lebih memudahkan dalam hal perawatan, pengawasan, dan pengontrolan

Semangka sebaiknya ditanam pada posisi yang cerah. Apabila ingin menanamnya di teras atau beranda, semangka bisa ditempatkan pada teralis secara vertikal. Pastikan penyangga dan tempat merambatnya cukup kuat untuk menahan berat buah semangka.

  1. Stroberi

Tanaman Strobery dalam Pot

Stroberi merupakan salah satu tanaman buah terbaik yang dapat tumbuh dalam pot kecil. Tanaman buah yang satu ini bisa ditanam dalam wadah apa saja dengan beragam ukuran. Namun perlu diingat juga bahwa lingkungan dan agroklimatnya harus disesuaikan dengan habitat tumbuhnya, karena memang tanaman ini berasal dari Chili, Amerika Latin.

Selain itu, yang perlu diperhatikan yaitu perwatannya, stroberi akan tumbuh dengan baik apabila  ditanam pada wilayah dengan suhu udara antara 22—25° C pada siang hari dan 14—18° C pada malam hari, kelembapan berkisar 80 sampai dengan 89%, dan terkena sinar matahari setidaknya 6-8 jam sehari.

  1. Terong Ungu

Terong dalam Pot

Terong ungu termasuk tanaman yang buahnya dimanfaatkan sebagai sayuran. Terong ungu juga bisa ditanam di dalam pot atau polybag. Caranya terbilang cukup mudah karena tidak memerlukan lahan yang terlalu banyak.

Ukuran pot yang dapat digunakan untuk menanam terong ungu setidaknya 12 cm agar tanaman terong tumbuh dengan baik. Yang tak boleh dilupakan adalah, tanaman yang satu ini terong juga memerlukan tiang penyangga / ajir sebagai tempat menjalarnya buah.

  1. Tomat

Tanaman Tomat dalam Pot

Tomat merupakan tanaman sayuran buah yang paling banyak ditanam di dalam pot. Apabila Anda menginginkan konsumsi tomat segar sepanjang tahun, maka ini dapat dilakukan dengan menanam tomat dalam pot berukuran apa saja, tergantung varietas tomat yang ingin ditanam.

Seperti halnya terong ungu, ciri tomat ini juga membutuhkan penyangga / ajir sebagai penopangnya agar tangkai tidak patah dan pohon tumbuh tegak. Baca juga; Kandungan Tomat dan Khasiatnya

Manfaat Tabulampot

Penerapan metode tabulampot memiliki beberapa fungsi, diantaranya yaitu:

  1. Tabulampot bisa berfungsi sebagai penyegar ruangan
  2. Tabulampot membuat lingkungan menjadi lebih tertata rapi
  3. Tabulampot bisa digunakan sebagai sumber nutrisi yang menyehatkan
  4. Tabulampot mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh
  5. Tabulampot praktis, karena mudah untuk dipindahkan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan beberapa manfaat atau fungsi tersebut, keunggulan tabulampot sebagai metode pilihan dalam menanam buah, antara lain:

  1. Areal tanam yang diperlukan tidak terlalu luas
  2. Bisa menghasilkan buah-buahan yang minim pestisida
  3. Memperindah halaman rumah dan pekarangan di sekitarnya
  4. Masa berbunga dan berbuah tanaman bisa diatur, sehingga produksi buah tidak tergantung musim
  5. Pertumbuhan tanaman tidak merusak areal di sekitarnya
  6. Kebutuhan nutrisi tanaman dapat diperoleh secara maksimal
  7. Penggunaan pupuk dan penyiraman lebih terencana
  8. Apabila terserang hama atau penyakit, penanggulangannya lebih mudah dilakukan

Itulah tadi serangkain artikel yang bisa kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam jenis tabulampot, manfaat, dan metode penanamannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *