Jenis Tanaman Aquascape dan Manfaatnya

Diposting pada

Macam Tanaman Aquascape

Aquascaping adalah praktik menciptakan lanskap akuatik alami di dalam ruang tertentu. Seringkali orang merasa bingung tentang perbedaan antara aquascape dan akuarium. Aquascape lebih berfokus pada tanaman air, kayu, batu, dan benda-benda yang menjadi media tumbuh tanaman. Sedangkan ikan hanya menjadi pelengkap. Ikan yang digunakan dalam aquaspace biasanya berukuran kecil dan tidak merusak tanaman.

Sedangkan akuarium lebih berfokus pada ikan yang menjadi isinya. Terdapat beragam jenis tanaman yang biasanya digunakan dalam aquaspace diantaranya yaitu Dwarf Baby Tears, Hygrophila Polysperma, Cabomba Caroliniana, Windelov, dan lain-lain. Keindahan aquaspace bisa bermanfaat untuk memperindah interior rumah Anda serta membawa beragam manfaat lainnya.

Tanaman Aquascape

Aquascape ialah seni mengatur dan menata tanaman air, bebatuan, dan kayu di dalam akuarium. Secara sederhana, aquascaping bisa diartikan sebagai “berkebun” di dalam air. Desain aquascape mencakup sejumlah gaya yang berbeda, seperti gaya alam yang terinspirasi dari Jepang.

Meskipun tujuan utama aquascaping adalah untuk menciptakan lanskap bawah laut yang indah, aspek teknis pemeliharaan tangki dan persyaratan pertumbuhan tanaman air juga dipertimbangkan. Banyak faktor yang harus diseimbangkan dalam sistem tangki akuarium yang tertutup untuk memastikan keberhasilan aquascape.

Faktor-faktor tersebut termasuk penyaringan, mempertahankan karbon dioksida pada tingkat yang cukup untuk mendukung fotosintesis di bawah air, substrat dan pemupukan, pencahayaan, serta mengontrol pertumbuhan tanaman.

Pengertian Tanaman Aquascape

Tanaman aquascape merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai penghias dalam landsap aquaspace, sehingga bisa dikatakan bahwa aquascape memanfaatkan keindahan tumbuhan air, batu dan kayu untuk membentuk suatu pemandangan landskap yang indah dan mempunyai estetika dengan tambahan ikan kecil sebagai pelengkap yang berfungsi untuk keseimbangan ekosistem aquascape.

Tanaman yang bisa digunakan pada aquascape sangat bermacam-macam. Tanaman yang biasanya dimanfaatkan untuk aquaspace bisa dikelompokkan menjadi 3, antara lain:

  1. Foreground, yaitu tanaman yang diletakkan pada bagian depan atau bawah sebagai rumput/karpet.
  2. Midground, yaitu tanaman yang diletakkan pada bagian tengah.
  3. Background, yaitu tanaman yang diletakkan pada bagian belakang, biasanya menggunakan tanaman yang dapat tumbuh tinggi.

Pengertian Tanaman Aquascape Menurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman aquaspace menurut para ahli, antara lain:

Definitions

Aquascaping adalah kerajinan mengatur tanaman air, bebatuan, kayu lapis, atau kayu apung, dengan cara yang menyenangkan secara estetika di dalam akuarium-pada dasarnya, ini bisa dikatakan sebagai kegiatan berkebun di dalam air.

Jenis Tanaman Aquascape

Berikut ini beragam jenis tanaman yang biasanya digunakan dalam aquaspace, antara lain:

  1. Amazon Sword

Amazon Sword

Amazon Sword merupakan tanaman aquaspace yang memiliki bilah daun yang tinggi dan lebar, dan biasanya digunakan untuk background lanskap. Sesuai namanya, tanaman ini memiliki daun yang bentuknya seperti pedang.

Perawatan tanaman ini terbilang cukup mudah, bisa tumbuh baik pada suhu 22-28 derajat Celcius dengan pencahayaan yang moderat. Amazon Sword mempunyai beberapa varian yang berbeda. Ada yang memiliki helaian daun lebih ramping, ada pula yang lebih lebar.

  1. Anubias Coffeefolia

Anubias Coffeefolia

Anubias Coffeefolia merupakan tanaman aquaspace yang pertama kali ditemukan di daerah Afrika Barat. Tanaman air ini biasanya ditempatkan pada daerah tengah akuarium yang tidak terlalu banyak mendapatkan cahaya maupun CO2. Anubias Coffeefolia memiliki warna daun merah atau kecoklatan. Pertumbuhan tanaman yang satu begitu kompak dan serempak.

  1. Aponogeton Ulvaceus

Aponogeton Ulvaceus

Aponogeton Ulvaceus merupakan tanaman aquaspace yang berasal dari Madagaskar. Ini adalah tanaman air yang termasuk dalam spesies Aponogeton. Para aquascaper di seluruh dunia menganggap varietas yang satu ini sebagai  yang terindah jika dilihat dari bentuk daunnya yang khas.

Aponogeton Ulvaceus bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 60 cm, sehingga cocok dijadikan salah satu jenis tanaman penghias background akuarium. Tanaman ini mudah dalam perawatannya, karena untuk  menumbuhkannya tidak membutuhkan keahlian khusus.

  1. Bucephalandra Black Phantom

Tanaman Bucephalandra Black Phantom

Bucephalandra Black Phantom merupakan tanaman hias yang diperkirakan berasal dari Kalimantan, Indonesia. Tanaman ini juga biasa dikenal dengan nama Bucephalandra Brownie Phantom. Penanamannya lebih tepat di area depan akuarium. Untuk mendukung pertumbuhannya, tanaman yang satu ini tidak membutuhkan cahaya dan karbondioksida tinggi.

  1. Cabomba Caroliniana

Tumbuhan Cabomba Caroliniana

Cabomba Caroliniana merupakan tanaman aquaspace yang berasal dari Amerika Selatan. Tanama ini bisa menempati area midground dan background akuarium. Tingkat pertumbuhan tanaman yang termasuk dalam genus Cabomba ini terbilang cukup cepat pada suhu 15 sampai dengan 26 derajat Celcius.

Perawatannya pun mudah, dengan kebutuhan cahaya sedang sampai dengan tinggi, serta tidak membutuhkan diinjeksi CO2 sebab kebutuhannya akan gas terseut hanya sedikit.

  1. Ceratophyllum Demersum

Tumbuhan Ceratophyllum Demersum

Ceratophyllum Demersum merupakan tanaman aquascape yang dapat ditemukan di mana saja kecuali Antartika. Ceratophyllum Demersum memiliki nama lain CoonTail (karena bentuknya memang mirip seperti ekor Racoon). Tanaman ini tidak mempunyai akar seperti tanaman aquascape pada umumnya.

  1. Crinum Calamistratum

Crinum Calamistratum

Crinum Calamistratum memiliki nama lain yaitu African Onion Plant atau Cameroon Crium. Tanaman aquaspace yang satu ini pertama kali ditemukan Afrika Barat, tapi kini sudah tersebar hingga ke Indonesia. Crinum Calamistratum memiliki daun berwarna hijau tua.

Tingkat pencahayaan yang dibutuhkan tanaman ini tinggi, membutuhkan banyak CO2, serta nutrisi yang cukup. Crinum Calamistratum bukanlah tanaman emersed. Meskipun demikian, pertumbuhannya yang sudah melewati permukaan air bisa menghasilkan bunga cantik.

  1. Cryptocoryne Pontederiifolia

Tumbuhan Cryptocoryne Pontederiifolia

Cryptocoryne Pontederiifolia merupakan tanaman aquaspace yang diperkirakan berasal dari kawasan Sumatera Barat dan Singapura. Pemeliharaan tanaman ini mudah karena dapat beradaptasi pada berbagai keadaan tempat hidupnya.

Cryptocoryne Pontederiifolia tak terlalu memerhatikan kondisi pH air, pertumbuhannya akan tetap optimal pada air yang sedikit asam ataupun basa.

  1. Didiplis Diandra

Tumbuhan Didiplis Diandra

Didiplis Diandra merupakan tanaman aquascape yang biasanya digunakan untuk bagian midground. Meskipun tanaman yang satu ini menghasilkan daun dengan bentuk yang unik dan menarik perhatian, tapi perawatannya tergolong sulit.

Didiplis Diandra termasuk tanaman yang hidup secara emersed. Ketika tumbuh di atas permukaan air, tanaman ini akan menghasilkan bunga. 

  1. Dwarf Baby Tears

Tanaman Dwarf Baby Tears

Dwarf Baby Tears mulai diperkenalkan sekitar tahun 2000-an. Tanaman ini berasal dari Kuba, kemudian semakin meluas dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun. Ciri dari Dwarf Baby Tears yaitu berdaun yang kecil dan padat, dengan tingkat pertumbuhan sedang dan ketinggian yang rendah.

Untuk mendukung pertumbuhannya, tanaman ini membutuhkan  pencahayaan yang tinggi, tapi tetap mampu beradaptasi pada kondisi cahaya menengah. Dengan cahaya yang banyak, karbondioksida terlarut, dan substrat kaya nutrisi maka dapat dapat memberikan hasil pertumbuhan optimal.

  1. Echinodorus Tenellus

Tanaman Echinodorus Tenellus

Echinodorus Tenellus merupakan tanaman aquaspace yang dapat digunakan untuk menghasilkan permadani hijau di dalam akuarium. Tanaman yang termasuk kelompok Amazon Word ini akan tumbuh merambat dan menyebar menyerupai rumput.

Daunnya berukuran besar. Pertumbuhannya sedang, tapi dapat dipercepat dengan menginjeksi karbondioksida dan intensitas cahaya yang tinggi. Echinodorus Tenellus juga bisa tetap hidup secara mandiri meskipun tidak dinaungi oleh tanaman lain di dalam akuarium.

  1. Egeria Densa

Tumbuhan Egeria Densa

Egeria Densa merupakan tanaman air yang berasal dari Argentina, Brasil, dan Uruguay. Ini adalah salah satu tanaman aquascape yang cukup populer dan banyak ditanam di dalam akuarium ataupun kolam. Egeria Densa dapat hidup secara bergerombol, sehingga menghasilkan sebuah hamparan hijau yang luas. Tanaman ini mudah dalam perawatannya, dan harganya pun tidak terlalu mahal.

  1. Elatine Triandra

Tanaman Elatine Triandra

Elatine Triandramerupakan tanaman aquaspace yang berasal dari Amerika Serikat dan Kanada. Ini adalah carpet plant yang pada alam bebas biasanya ditemukan di areal perairan yang berlumpur. Tanaman ini tergolong sulit dalam perawatannya, karena membutuhkan pencahayaan tinggi, dan nutrisi berlimpah.

  1. Hydrocotyle Leucocephala

Tanaman Hydrocotyle Leucocephala

Hydrocotyle Leucocephala merupakan tanaman aquaspace yang pertama kali ditemukan di kawasan Amerika Selatan. Selain menjadi tanaman aquascape, tanaman ini juga banyak tumbuh di kolam dan paludarium.

Hydrocotyle Leucocephala bisa hidup pada habitat basah dan cukup berawa, dan memiliki daya tahan yang kuat, pertumbuhan sangat cepat dan menghasilkan daun hijau berbentuk bulat yang indah.

  1. Hygrophila Polysperma

Tanaman Hygrophila Polysperma

Hygrophila Polysperma sudah banyak ditanam oleh para aquascaper selama bertahun-tahun untuk menghias akuarium. Tanaman ini tidak telalu membutuhkan intensitas cahaya tinggi, yang terpenting adalah cahaya tetap ada meskipun intensitasnya rendah. Perawatannya pun mudah.

Kebutuhan CO2 pun tidak terlalu penting untuk tanaman ini. Jadi tidak heran jika banyak orang yang lebih menyukai untuk meletakkan Hygrophila Polysperma karena selain cocok untuk aquascaper pemula, juga tidak menutut perlakuan khusus. Tanaman yang satu ini juga termasuk emersed, yaitu tanaman yang bisa hidup sebagian di atas permukaan air, dan sebagian terendam di dalam air.

  1. Java Moss

Tanaman Java Moss

Java Moss merupakan tanaman aquaspace yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Jenis tanaman ini termasuk mudah dalam hal perawatannya karena tidak membutuhkan banyak karbondioksida dan intensitas cahaya yang tinggi. Java Moss bisa tumbuh dengan kondisi sebagian di atas permukaan air, dan sebagian terendam di dalam air (emersed).

  1. Natal Moss

Tumbuhan Natal Moss

Natal moss merupakan tanaman yang cukup umum dan masih banyak diguankan sebagai tanaman  untuk aquascape. Tanaman yang satu ini sangat mudah untuk tumbuh dalam pengaturan cahaya tinggi mapaun rendah. Semua lumut memiliki kemampuan unik untuk mengonsumsi akuarium nitrat dengan kecepatan tinggi.

Begitu pula, Christmas Moss, itu akan membersihkan air tangki sambil tumbuh menjadi penutup alami yang indah untuk batu dan substrat. Natal Moss memiliki daun yang sangat halus, sehingga menjadikannya pemain kunci dalam membuat batu dan kayu apung baru terlihat seperti nat.

  1. Rotala Green

Tanaman Rotala Green

Rotala merupakan tanaman aquaspace yang memiliki struktur daun yang halus, ini memberikan kedalaman dan ukuran visual yang lebih besar pada aquascape.  Rotala memiliki sifat yang cepat tumbuh dan sangat mudah disebarkan.

Batangnya bisa dipotong dan ditanam kembali, hanya membutuhkan waktu beberapa haru untuk tumbuh kembali. Terdapat banyak jenis Rotala yang muncul dalam berbagai tingkat hijau dan merah pada berbagai ukuran. Rotala Green bisa tumbuh dalam pengaturan pencahayaan yang kuat hingga lemah.

  1. Water Wisteria

Tumbuhan Water Wisteria

Water Wisteria atau Hygrophila difformis merupakan tanaman aquaspace yang berasal dari India dan wilayah sekitarnya. Tanaman ini biasanya tumbuh saat musim hujan di perairan dangkal.

Water Wisteria bisa tumbuh dengan cepat dan perawatannya relatif mudah. Dengan kombinasi yang seimbang, tanaman ini bisa tumbuh tanpa karbondioksida tambahan. Water Wisteria sangat cocok sebagai karpet akuarium.

  1. Windelov

Windelov

Windelov merupakan jenis tanaman aquascape yang penamaannya didasarkan pada nama seorang  founder Tropica Aquascape yaitu Holge Windelov. Tanaman ini memiliki ujung yang bercabang dan bentuk yang unik, sehingga banyak dijadikan sebagai salah satu tanaman aquascape paling indah di dunia.

Tanaman hias air ini ketinggiannya bisa mencapai 20 cm dengan lebar yang sama. Perawatannya pun terbilang mudah dan ketahanan dirinya pun kuat, terlebih jika diikat pada akar, kayu ranting, atau ditempel pada batu.

Manfaat Tanaman Aquascape

Berikut ini beberapa manfaat keberadaan aquaspace di dalam suatu ruang, diantaranya yaitu:

  1. Sebagai elemen untuk memperindah interior rumah

Seperti halnya akuarium, aquascape juga merupakan elemen yang bisa memberikan keindahan tersendiri pada suatu ruang, ini akan menyajikan suasana baru yang sejuk dan damai, karena adanya nuansa air yang menenangkan hati.

  1. Dapat dijadikan sebagai media terapi

Memandang aquascape bisa menetralkan fikiran bagi seseorang yang sedang mengalami stress. Aquascape juga efektif untuk memberikan terapi bagi anak yang mengidap autis dan hiperaktif. Selain itu, menikmati keindahan aquascape, dapat menyehatkan jantung serta menurunkan tekanan darah di dalam tubuh.

  1. Dapat menjadi sarana menenangkan pikiran

Keberadaan tanaman aquaspace bisa bermanfaat bagi kesehatan serta mendukung keindahan suasana rumah maupun ruang lainnya. Siapapun yang melihatnya, baik pemilik rumah maupun tamu yang sedang berkunjung, secara otomatis akan merasakan kesejukan dalam hati.

  1. Melatih kreatifitas dan jiwa seni

Seperti efek yang bisa kita peroleh ketika Anda merawat sebuah bonsai, dengan merawat tanaman aquaspace juga bisa memberikan efek ketenangan dan perasaaan damai. Terlebih nuansa tenang dan gerakan lembut tanaman di dalam air, akan membuat persanaan semakin damai dan rileks. Anda bisa mengasah jiwa seni Anda ketika merawat tanaamn aquaspace tersebut.

Nah, itulah tadi anekaragam dari jenis-jenis tanaman aquascape yang ada di sekitar kita dan manfaatnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah informasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *