Jenis Tanaman Dataran Tinggi dan Penjelasannya

Diposting pada

Jenis Tanaman Dataran Tinggi

Dalam memilih jenis tanaman buah, sayur, ataupun obat yang hendak ditanam, sangat penting dalam mengetahui dan mempelajari tempat asal hidupnya atau ketentuan tumbuh bibit tanaman tersebut.

Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan jenis dan karakter tanaman buah yang berdasarkan di lahan pertanian, khususnya daerah dataran tinggi. Hal ini sangatlah penting, mengingat tanaman yang dapat tumbuh di daerah dataran tinggi pasti memiliki sifat khusus yang tidak dipunyai oleh tanaman yang dapat hidup di dataran rendah. Banyak jenis tanaman yang dapat hidup di kawasan dataran tinggi yang sangat berguna bagi kehidupan makhluk hidup dan mempunyai nilai jua/ekonomi yang tinggi.

Tanaman Dataran Tinggi

Tanaman dataran tinggi adalah tumbuhan dan berkembang di daerah dataran tinggi. Tanaman dataran tinggi umumnya jenis tanaman buah dan tanaman sayur-sayuran. Dataran tinggi sangatlah cocok untuk dimanfaatkan untuk menanam tanaman tersebut.

Selain itu, tanaman yang dapat hidup di daerah dataran tinggi kemungkinan tidak dapat hidup dengan baik pada kawasan dataran rendah.

Contoh Tanaman Dataran Tinggi

Berikut beberapa jenis tanaman yang bisa hidup di daerah dataran tinggi yang dapat ditanam di rumah antara lain

  1. Tanaman Wortel

Tanaman Dataran Tinggi Wortel
Tanaman Wortel

Tanaman wortel adalah tanaman sayur yang bisa ditanam di jenis lahan pertanian yang mempunyai tekstur baik seperti regosol, andosol, alluvial, dan latosol. Seluruhnya hanya dapat dijumpai di kawasan dataran tinggi saja terkhusus yang ketinggianya berkisar 1.200 hingga 1.500 mdpl. Meski sesungguhnya bisa tumbuh di daerah dataran rendah namun wortel memperoleh panenan yang maksimal jika ditanam di areal lahan yang bersuhu udara 15 hingga 210 C.

Suhu yang dingin itu memberikan pengaruh dalam proses fotosintetsis, metabolisme, dan menyerap unsur hara serta proses pertumbuhan dan perkembang pada tanaman wortel lainnya.

Wortel merupakan tanaman jenis sayuran yang sangat baik dibudidayak di kawasan dataran tinggi. Umumnya proses pertumbuhan dari wortel dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain cahaya matahari, curah hujan, suhu, kelembaban, dan jenis tanah.

Jenis tanah yang sangat cocok untuk dibudidayakan tanaman wortel antara lain regosol, latosol, andosol, dan alluvial yang seluruh jenis tersebut dapat kita jumpai di area dataran tinggi.

Suhu yang tepat untuk tanaman ini supaya mendapatkan hasil maksimal berkisar antara suhu 16 hingga 21 derajat celcius. Apabila suhu yang ada terlalu tinggi akan memperoleh umbi yang kurang baik, sementara apabila suhu terlalu tinggi sehingga akan didapatkan umbi yang kecil dan pendek.

  1. Tanaman Apel

Tanaman Apel
Tanaman Apel

Jenis tanaman di daerah dataran tinggi selanjutnya yang dapat ditanam di tanah air yaitu tanaman buah apel. Dalam pengembangbiakan terdapat dua teknik yakni stek dan biji. Supaya dapat memperoleh hasil panen dengan kualitas lebih baik dan periode tanam lebih pendek, tentunya perlu pemilihan terbaik yaitu dengan menggunakan pengembangbiakan melalui stek.

Buah apel hanya bisa tumbuh di area dataran tinggi bersuhu udara yang sangat dingin dan lembab. Meski dapat bertahan hidup di area dataran rendah tetapi setelah tumbuh dewasa tanaman ini tidak dapat memperoleh hasil buah. Jika berbuah, umumnya berukuran lebih kecil dengan kualitas rendah.

Tanaman yang dapat hidup di dataran tinggi kali ini sangatlah terkenal di kalangan masyarakat. Buah apel terkesan sangat dinikmati oleh masyarakat umum. Buah apel berasa manis dan asam manis. Di Indonesia sendiri buah apel yang populer diperoleh dari daerah Malang, Jawa Timur.

Oleh karena itu, dinamakan Buah Apel Malang. Apel hanya dapat ditanam di daerah yang bersuhu dinggi misalnya di dataran tinggi.

Apel juga dapat dipercaya dan telah terbukti untuk dapat mencegah penyakit kanker disebabkan kandungan zat yang terdapat pada kulitnya dengan nama senyawa triterpenoid. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kadar kolesterol. Warna kulit buah ini beragam dari warna hijau hingga warna merah.

  1. Buah Stroberi

Tanaman Stroberi
Tanaman Stroberi

Persis dengan buah pir, buah stroberi adalah tanaman dataran tinggi yang bukan berasal asli dari negara Indonesia namun berasal dari negara Amerika Utara. Saat telah matang, buah ini hendak berubah warna dari hijau menjadi warna merah segar. Rasa dari buah stroberi yaitu perpaduan antara manis dan asam.

Lahan yang dimanfaatkan sebagai media budidaya tanaman buah terdapat di ketinggian minimal 1000 mdpl dan mempunyai curah hujan berkisar 600 sampai 800 mm per tahun. Sementara suhu udaranya paling sedikit 20 derajat celcius dengan kelembaban berkisar 80 sampai 90%.

Stroberi banyak ditanam di daerah dataran tinggi dan dapat tumbuh dengan baik. Suhu normal yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan stroberi yaitu berkisar suhu 20 derajat celcius. Selain itu, juga sangat memerlukan sinar matahari sepanjang hari hingga kurang lebih jangka waktu 10 jam.

Stroberi dapat dibudidayakan di datara tinggi dengan catatan harus dipelihara dengan baik. Stroberi tidak memerlukan banyak air, jumlah air yang diperlukan dari curah hujan berkisar 600 hingga 800 mm/ tahun. Apabila terlalu banyak air yang diperoleh stroberi maka tanaman tersebut akan cepat membusuk.

  1. Buah Pir

Tanaman Pir
Tanaman Pir

Sesungguhnya buah pir tidak termasuk tanaman asli negara Indonesia namun berasal dari Eropa Barat dan Afrika Utara. Tetapi apabila ditanam di dataran tinggi Indonesia, tanaman ini mampu mendapatkan buah yang cukup berlimpah. Buah pir yang telah matang dengan warna kuning di bagian kulit dan putih di bagian dalamnya.

Jika dibandingkan dengan buah labu siam, budidaya pada buah pir lebih susah untuk dilakukan karena memerlukan teknik perawatan dan pemeliharaan yang lebih sulit. Namun hasil panennya memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.

Pir adalah jenis tanaman berbuah yang bisa tumbuh subur di daerah dataran tinggi. Buah ini mempunyai kulit tipis yang memiliki warna kuning pudar dengan bintik coklat muda yang bertekstur daging lembut dan berwarna putih dan sedikit terasa berbiji kecil apabila mengunyahnya.

Buah pir memiliki rasa yang segar dan buahnya berair. Oleh karena itu, kandungan air di buah pir dapat mencegah dan mengatasi penyakit hipertensi. Oleh sebab itu, kegunaan akan buah pir sangatlah beragam untuk kesehatan tubuh sehingga kamu direkomedasikan untuk menanam tanaman buah satu ini di daerah dataran tinggi.

  1. Labu Siam

Tanaman Labu Siam
Tanaman Labu Siam

Buah labu siam memiliki nama latin yaitu curburbitacea yakni tanaman di dataran tinggi yang hidupnya secara menjalar atau merambat. Buah ini memiliki kandungan air tinggi dan bersifat lunak.  Buah labu siam sering digunakan sebagai sayuran dalam jenis variasi olahan produk. Buah ini berwarna hijau muda, hijau tua, dan ada beberapa yang berwarna kuning.

Labu siam adalah jenis tanaman yang sangat mudah ditanam hanya dengan waktu beberapa bulan saja untuk masuk dalam periode panen. Hasil perkebunan dari tanaman labu siam dapat berlimpah apabila dibudidayakan pada daerah yang bersuhu dingin dan sejuk dengan ketinggian berkisar 1000 mdpl.

Ukuran dari buah labu siam dua kali lipat lebih besar dari kapalan tangan dan di bagian kulit buah labu siam terdapat alur sebagai pembatas antar ruang daging di dalamnya. Bagian kulit labu siam sangatlah tipis tetapi terdapat tonjoan tidak beraturan.

  1. Tanaman Kopi

Tanaman Kopi
Tanaman Kopi

Kopi banyak djiumpai di daerah dataran tinggi di semua wilayah Indonesia. Kopi adalah jenis tanaman ekspor yang sangat menguntungkan. Banyak negara luar yang telah menginpor kopi hasil dari negara Indonesia, sebab di Indonesia sediri keberadaan tanaman kopi sangatlah melimpah dengan ditunjang oleh keadaa alam yang snagat luas.

  1. Tanaman Kentang

Tanaman Dataran Tinggi Kentang
Tanaman Kentang

Kentang merupakan komponen utama dalam membuat makanan sayur sop. Kentang hanya dapat hidup dengan baik di area dataran tinggi yang bersuhu dingin. Apabila pada suhu yang kurang dingin akan membuat kentang tidak tumbuh dengan baik sehinga hasilnya akan kecil- kecil.

  1. Kubis

Tanaman Kubis
Tanaman Kubis

Kubis adalah tanaman yang banyak digunakan sebagai kebutuhan masakan dan termasuk salah satu tanaman sayuran yang paling diminati. Kubis hanya dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi disebabkan sangat memerlukan keadaan kelembaban yang baik.

  1. Tanaman Teh

Tanaman Teh
Tanaman Teh

Teh persis dengan arti tumbuhan kopi karena menjadi tanaman priomadona ekspor terutama ke negara dengan suhu dingin. Teh banyak dijumpai di beberapa dataran tinggi di negara Indonesia. Teh sangat banyak dinikmati karena keberadaannya sangat untuk diperlukan oleh seluruh orang. Teh dapat hidup di kawasan tropis dan daerah sub tropis.

Suhu yang diperlukan oleh teh yaitu berkisar 14 hingga 25 derajat celcius. Jenis teh yang berada di Indonesia dapat tumbuh hingga ketinggian 9 meter dan jenis teh di dunia berkisar 1500 jenis teh.

Untuk mendapatkan teh dengan kualitas tinggi maka banyak yang membudidayakan di lahan yang berketinggian berkisar 1500 mdpl tetapi kelemahannya yaitu proses pertumbuhannya membuat sangat lambat sebab dipengaruhi oleh faktor suhu.

  1. Pinus

Tanaman Pinus
Tanaman Pinus

Pohon pinus mempunyai ketinggian dapat mencapai 45 meter yang berbentuk batang silindris dan lurus. Pinus dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan pada lahan yang kritis dan dapat tumbuh pada lahan yang kurang subur. Sementara itu sering digunakan pada bagian batang dalam membuat furniture maupun disadap pada bagian getahnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa tanaman yang bisa hidup di daerah tinggi rata-rata antara lain tanaman yang berbuah dan termasuk jenis sayur-sayuran. Dataran tinggi memang sangat tepat dipakai untuk menanam tanaman-tanaman tersebut. Selain itu, tanaman yang bisa hidup di dataran tinggi cenderung tidak dapat hidup dengan baik di daerah dataran rendah

Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui jenis tanaman yang cocok untuk dibudidayakan di daerah dataran tinggi terkhusus kamu yang sangat cuka dan hobi bercocok tanam apalagi kamu masih pemula yang baru saja tinggal di kawasan dataran tinggi.

Itulah tadi artikel yang bisa kami selesaikan pada segenap pembaca berkenaan dengan berbagai macam tanaman yang hidup di dataran tinggi, baik berupa buah, sayur, hias, dan perkebunan. Semoga saja mampu mengedukasi kalian yang sedang memerlukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *