Jenis Tanaman Indoor dan Manfaatnya

Diposting pada

Macam Tanaman Indoor

Tanaman indoor mengurangi komponen polusi udara dalam ruangan, terutama senyawa organik yang mudah menguap (VOC) seperti benzena, toluena, dan xylene. VOC ini telah dilaporkan berkurang sekitar 50-75% dengan kehadiran tanaman hias di dalam ruangan. Senyawa ini dihilangkan terutama oleh mikroorganisme tanah.

Tumbuhan juga dapat menghilangkan karbon dioksida, yang berkorelasi dengan kinerja kerja yang lebih rendah, dari area dalam ruangan. Efeknya telah diselidiki oleh NASA untuk digunakan dalam pesawat ruang angkasa. Tumbuhan juga tampaknya mengurangi mikroba di udara dan meningkatkan kelembaban. Terdapat beragam jenis tanaman hias yang dapat kita tempatkan di dalam ruangan, biasanya tanaman epifit tropis atau semi-tropis, sukulen atau kaktus.

Tanaman Indoor

Tidak semua jenis tanaman hias bisa dijadikan sebagai tanaman indoor atau tanaman di dalam ruangan. Dalam memilih tanaman indoor haruslah tanaman yang memiliki ketahanan hidup dalam ruangan.

Misalnya tahan terhadap suhu ruangan, kelembaban yang rendah, sirkulasi udara yang relative sedikit dan bisa menyesuaiakan diri dengan ruangan ber AC. Ketahanan dalam ruangan tersebut minimal selama 2 minggu.

Kelangsungan hidup bagi tanaman indoor juga sangat ditentukan oleh media tanam yang digunakan. Media tanamn untuk tanaman indoor harus bersifat porous, yang bisa menahan sedikit air.

Media tanam yang bersifat porous tersebut misalnya sekam bakar, cacahan pakis, cocopeat atau campuran, hal itu disesuaikan dengan jenis tanaman hias yang akan ditanam. Selain itu, perlu juga ditambah humus daun atau pupuk kandang yang sudah diproses.

Pengertian Tanaman Indoor

Tanaman indoor merupakan tanaman yang diletakkan di dalam ruangan, seperti  tempat tinggal (rumah) dan kantor biasanya untuk tujuan dekoratif, tetapi penelitian juga menunjukkan itu memiliki efek psikologis yang positif dan juga membantu dalam pemurnian udara dalam ruangan.

Pengertian Tanaman Indoor Menurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman indoor menurut para ahli, antara lain:

Dave’s Garden

Tanaman indoor adalah tanaman yang ditanam di dalam ruangan di tempat-tempat seperti tempat tinggal dan kantor.

Jenis Tanaman Indoor

Berikut ini bermacam-macam jenis tanaman hias indoor beserta manfaatnya, antara lain:

  1. Aglaonema

Tanaman Aglaonema

Aglonema  atau yang biasanya dikenal dengan Sri Rezeki merupakan merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan. Tanaman hias yang satu ini akan tetap segar meskipun berada pada ruangan yang minim cahaya.

Untuk menjadikannya sebagai tanaman hias indoor, bisa ditanam  di dalam pot. Keindahan aglonema terletak pada warna daun yang menawan dan beragam seperti warna merah, pink, hijau juga putih. Tanaman ini mempunyai efek anti-bakteri yang dapat menekan jumlah populasi spora jamur dan bakteri yang merugikan hingga 50%.

  1. Anturium

Tanaman Anturium

Anturium merupakan jenis tanaman hias daun dengan ukuran daun lebar. Terdapat banyak jenis tanaman hias daun anthurium, misalnya Anthurium crystallium (tanaman kuping gajah), Anthurium Pedatoradiatum (tanaman wali songo).

Daunnya yang berbentuk hati, menjadikannya tanaman hias yang cukup lama diminati. Tanaman ini suka dengan pasir dan humus, tapi tidak suka dengan cahaya sinar matahari langsung dan lebih suka berada pada lingkungan lembab.

Ternyata tanaman yang cantik ini juga sangat bermanfaat sebagai bahan tanaman kesehatan, misalnya mengobati bengkak pada tenggorokan dan mulut.

  1. Bunga Azalea

Bunga Azalea

Bunga azalea merupakan tanaman semak berbunga yang memiliki simbol sebagai  “keanggunan dan kelembutan”. Tanaman yang satu ini bisa membantu mengurangi kadar formaldehid dari isolasi kayu lapis dan busa. Di musim semi, tanaman ini menghasilkan bunga-bunga indah yang bertahan beberapa minggu.

Tanaman ini tahan terhadap naungan, karenanya cocok untuk lokasi yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Sinar matahari langsung bisa membakar daun. Tanaman yang indah ini bermekaran seperti semak dan tersedia dalam banyak warna.

  1. Bunga Krisan

Tanaman Bunga Krisan

Bunga krisan merupakan tanaman hias dengan bunga yang cerah dan menunjukkan kesan ceria, karena memiiki warna indah dan warna-warni. Bunga krisan juga dikenal dengan nama bunga seruni Apabila tumbuh di dalam pot tanaman ini mampu tumbuh hingga 90 cm. 

Bunga krisan sangat mudah dirawat ketika kita menempatkannya di tempat yang  cerah, tanah yang berdrainase baik, dan air yang cukup. Bunga krisan menghilangkan amonia, benzena, dan formaldehida dari udara dalam ruangan.

  1. Calathea

Calathea

Calathea merupakan tanaman yang berasal dari wilayah Amerika Tropis. Tanaman yang satu ini memiliki daun yang warnanya belang-belang. Beberapa jenis bunga Calathea yang menjadi favorit yaitu calathea lutea, violacea, dan lainnya.

Tetapi yang paling banyak disukai orang adalah jenis bunga calathea makoyama, karena ketika melihat bunga ini orang akan mengingat akan bulu merak karena terdapat garis-garis pada daunnya. Selain sebagai penyejuk ruangan, tanaman ini juga dipercaya bisa memberikan kebaikan kepada penghuni rumahnya karena dikenal juga sebagai prayer plant.

  1. Dracaena bermata merah

Tanaman Dracaena bermata merah

Dracaena bermata merah, juga dikenal sebagai pohon naga, indah dan berguna untuk membersihkan udara dalam ruangan. Tanaman ini lebih suka area yang terang benderang, meskipun bisa mentolerir kondisi cahaya yang lebih rendah juga.

Dracaena membantu menghilangkan formaldehyde, trichlorethylene dan xylene dari rumah Anda. (Bahan kimia di udara ini dapat berasal dari berbagai barang rumah tangga).

  1. Echeveria elegans

Tanaman Echeveria elegans

Echeveria elegans atau dikenal juga dengan nama Bola salju meksiko, Permata meksiko, dan Bunga putih meksiko. Ini adalah spesies tumbuhan berbunga dari familia Crassulaceae, yang merupakan tanaman sukulen yang berasal dari habitat semi-gurun di wilayah Meksiko.

Echeveria memiliki bentuk bunga menyerupai mawar, dengan daun mengkilat dan berwarna cerita, serta yang terpenting tidak membutuhkan media pot yang besar.

Apabila menjadikannya sebagai tanaman hias indoor, ingat untuk tidak menempatkan di kamar yang bersuhu dingin karena potensi jamur. Sebagaimana tanaman sukulen lainnya, sukulen Echeveria juga dipercaya bisa membersihkan udara dan juga sebagai anti radiasi.

  1. English ivy (Hedera helix)

English ivy

English ivy merupakan tanaman yang mudah tumbuh yang tidak menyukai sinar matahari langsung tetapi lebih suka cahaya terang. Dibutuhkan tanah yang lembab dan suhu yang lebih dingin daripada kebanyakan tanaman rumah lainnya pada suhu sekitar 50 ° F hingga 65 ° F (10 ° C hingga 18 ° C).

Ivy menyukai kelembapan, jadi pastikan kita meletakkannya di nampan kerikil dan air. Dibutuhkan pemupukan teratur, kecuali selama musim dingin, ini penting untuk English ivy. Penelitian yang dipresentasikan kepada American College of Allergy, Asthma & Immunology menemukan ivy mengurangi polusi udara termasuk jamur dan kotoran anjing.

  1. Lidah buaya

Jenis Tumbuhan Indor Lidah Budaya

Lidah buaya atau aloe vera bisa menjadi tanaman hias indoor maupun outdoor. Tanaman lidah buaya termasuk tanaman  sukulen, yaitu tanaman yang tahan kekeringan karena biasanya bagian daun, batang atau akarnya memiliki jaringan yang mampu menyimpan air.

Ciri morfologi lidah buaya memiliki daun memanjang khas yang menyebar dalam bentuk vas dari dasar pangkalan. Untuk dijadikan tanman hias indoor, biasanya dipilih variatas lidah buaya yang berukuran kecil, begitu pula dengan pot yang digunakan juga berukuran kecil.

Lidah buaya biasanya dimanfaatkan sebagai pelembab dan penyubur rambut, serta bisa juga dimanfaatkan sebagai salah satu jenis tanaman obat.

  1. Lili Paris

Tanaman Lili Paris

Lili Paris  atau dikneal juga dengan nama spider plant (tanaman laba-laba). Tanaman ini memiliki nama unik karena daunnya yang berbentuk unik, yang menjuntai seperti laba-laba di jaring. Lili paris termasuk tanaman semak yang paling mudah beradaptasi dan mudah ditanam.

Tapi pastikan untuk menggunakan tanah yang dikeringkan dengan baik dan jangan membuat tanahnya basah untuk tanaman ini yang tampak segar. Tanaman yang indah ini mampu memerangi benzene, formaldehyde, carbon monoxide dan xylene, pelarut yang digunakan dalam industri kulit, karet dan percetakan.

  1. Lilin Begonia

Lilin Begonia

Tanaman lilin begonia akan menghasilkan bunga mekar berwarna putih dan merah muda atau merah sepanjang musim panas selama itu dirawat dengan baik. Dibutuhkan tanah yang lembab dan pencahayaan tidak langsung.

Kita harus menyimpan tanaman ini di nampan kerikil dengan air untuk menjaga kelembaban dan juga perlu untuk memangkas bunga mati untuk mendorong tanaman ini berbunga lebih banyak. Lilin begonia akan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan menghilangkan benzena dan bahan kimia lainnya dari lingkungan.

  1. Monstera

Tanaman Indor Monstera

Monstera merupakan tanaman rambat yang berasal dari hutan rimba yang terletak di wilayah Meksiko dan Guatemala. Bentuk daun yang unik dengan warna hijau mengilap membuat tanaman ini mampu untuk membawa kesejukkan hutan tropis ke dalam ruang.

Monstera harus mendapatkan sinar matahari yang cukup, sebab jika pencahayaan tidak seimbang, daunnya bisa menguning atau bahkan bisa berwarna hijau gelap jika tidak mendapat cukup sinar matahari.

  1. Pakis Boston

Tanaman Indor Pakis Boston

Pakis Boston dapat tumbuh cukup besar dan membuat tambahan yang mencolok tetapi elegan sebagai tanaman hias untuk rumah. Tanaman ini bisa tumbuh dengan sangat baik di kamar mandi dan tempat-tempat lain yang lembab tetapi memiliki cahaya alami yang lembut.

Tanaman ini butuh tanah yang lembab, tetapi biarkan sedikit mengering selama bulan-bulan musim dingin. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011, “pakis memiliki efisiensi penghilangan formaldehid tertinggi” dari semua tanaman yang diuji.

  1. Palem Kuning

Tanaman Palem Kuning

Palem kuning merupakan tanaman hias populer yang termasuk anggota suku pinang-pinangan (Arecaceae). Palem kuning mampu bertahan sekitar 1 minggu didalam ruangan sehingga jenis tanaman ini akan sangat cocok untuk menghiasi ruangan anda.

Tanaman palem sesuai untuk wilayah beriklim tropis dan subtropis. Tanaman yang satu ini mampu ditanam ditempat teduh maupun dibawah sinar matahari langsung. Seperti tanaman yang lainnya juga, palem kuning dapat dimanfaatkan untuk menjadi filter udara dirumah.

  1. Paperomia

Tumbuhan Indor Paperomia

Ada banyak jenis peperomia yang tersedia sebagai tanaman hias, yang memungkinkan kita untuk memiliki berbagai tanaman yang berbeda secara visual yang semuanya memiliki instruksi perawatan yang sama.

Faktanya, ada lebih dari 1.000 varietas yang berbeda, dan semuanya termasuk dalam famili tanaman lada. Peperomias lebih menyukai tanah yang rendah sampai sedang dan lembab, berdrainase baik.

Peperomia menawarkan banyak tampilan unik dan mudah tumbuh. Tapi akan tumbuh dengan sangat baik di ruang kecil karena mereka tidak pernah tumbuh lebih dari 18 inci. Tanaman ini secara efektif menghilangkan formaldehyde dari udara.

  1. Peace Lily

Tumbuhan Indor Peace Lily

Peace lily menawarkan keanggunan dan keindahan dengan tampilan yang unik. Tanaman ini bisa bertahan dalam cahaya yang redup atau cahaya yang lemah di bawah cahaya 27 derajat celcius. Peace lily membutuhkan penyiraman seminggu sekali, dan akan tubuh bagu di bawah lampu neon.

Tapi, akan lebih bagus jika menepematkannya di zona yang terkena cahaya matahari. Peace lily membantu menghilangkan benzene, formaldehyde, trichlorethylene, toluene dan xilena dari udara.

  1. Philodendron

Tumbuhan Indor Philodendron

Philodendron merupakan sejenis tumbuhan dari suku Araceae. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata philo yang artinya “cinta” dan dendron yang artinya “pohon”. Keindahan bentuk dan warna-warni daunnya, membuat tanaman ini banyak disukai sebagai tanaman penghias ruangan atau taman.

Tanaman ini lebih suka cahaya tidak langsung sedang hingga rendah. Kita harus menjaga tanah tetap lembab. Philodendron dapat mekar setiap saat sepanjang tahun. Ketika mekar sangat mirip dengan bunga peace lily, dan secara efektif menghilangkan VOC dari udara, terutama formalin.

  1. Pohon payung

 Tumbuhan dalam Ruangan

Pohon payung merupakan tanaman indoor menyukai cahaya yang terang dan tidak langsung dan, meskipun lebih menyukai tanah yang lembab, tanaman ini akan tetap baik jika sesekali mengering. Paling-paling, pohon payung perlu disiram beberapa kali sebulan.

Hati-hati jangan sampai terlalu sering penyiraman, karena tanaman ini tidak tumbuh baik dengan air yang berlebihan. Pohon payung dapat tumbuh setinggi 6 kaki, tetapi kita bisa membuatnya lebih mudah dikelola dengan mencabut pertumbuhan baru. Selain membuat ruangan menjadi indah, tanaman ini juga mampu membersihkan udara.

  1. Sansivera

Gambar Tumbuhan Indor

Sansivera atau yang kita kenal dengan nama lidah mertua, ternyata juga memiliki nama lain yaitu tanaman ular (snake plant). Sansivera mampu untuk tumbuh dalam kondisi dengan sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria mempunyai daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.

Sanseviera mampu menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.Ini adalah salah satu pabrik pemurni udara teratas yang diidentifikasi oleh NASA.

  1. Tanaman laba-laba

Tanaman Indor laba-laba

Tanaman laba-laba yang tangguh tampaknya bisa tetap tumbuh subur bahkan ketika diabaikan. Tanaman ini lebih suka tanah yang lembab tetapi jika sesekali kita lupa menyiramnya pun tak masalah.

Letakkan tanaman laba-laba di tempat yang bercahaya terang hingga sedang, tetapi hindarkan dari sinar matahari langsung. Tanaman laba-laba menghilangkan benzena, karbon monoksida, formaldehida, dan xilena dari udara.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang sudah kai tuliskan secara lengkap kepada pembaca terkait dengan jenis-jenis tanaman indoor daun, batang, gantung, bunga, dan manfaatnya bagi manusia. Semoga melalui materi ini bisa menambah wawasan serta menambah pengetahuan. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *