Jenis Tanaman Outdor dan Manfaatnya

Diposting pada

Jenis Tanaman Outdor

Perbedaan antara tanaman indoor dan tanaman outdoor terutama berkaitan dengan toleransi suhu tanaman. Semua jenis tanaman pada awalnya adalah tanaman outdoor, tetapi tanaman tertentu sekarang disebut tanaman indoor, atau tanaman hias dalam ruangan karena toleransinya yang rendah terhadap suhu dingin, masa hidup yang panjang dan kemampuan mereka untuk berkembang dalam pot.

Akan tetapi, ada pula tanaman yang bisa tumbuh dengan baik ketika ditanam di luar maupun di dalam ruangan. Terdapat bermacam-macam jenis tanaman yang bisa bertahan hidup di luar ruangan, diantaranya yaitu beringin, bougenville (bunga kertas), cemara, euphorbia, kaktus, dan lain-lain. Masing-masing tanaman tersebut memiliki manfaat masing-masing, baik manfaat untuk lingkungan maupun untuk kesehatan.

Tanaman Outdoor

Tanaman outdoor ialah jenis tanaman yang sengaja ditumbuhkan diluar ruangan. Tanaman outdoor memiliki ketahanan yang baik untuk bertahan hidup di luar ruangan, khususnya bertahan terhadap paparan sinar matahari secara langsung atau dengan kata lain bisa bertahan terhadap cuaca panas.

Pengertian Tanaman Outdoor

Tanaman outdoor atau tanaman hias yang ditanam di luar ruangan merupakan tanaman yang di tanam di taman atau di pekarangan rumah (bukan di dalam rumah atau kantor).

Pengertian Tanaman Outdoor Menurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman outdoor menurut para ahli, antara lain:

  • Hunker, Tanaman outdoor termasuk dalam beberapa kategori berbeda. Secara luas, kategorinya termasuk pohon, semak, tanaman berbunga, tanaman tidak berbunga, dan sukulen.

Sementara banyak dari tanaman ini dapat ditanam di dalam ruangan (tanaman indoor), mereka juga bisa tumbuh subur di luar ruangan dengan sinar matahari dan naungan alami, tanah yang kaya nutrisi dan banyak air.

Jenis Tanaman Outdor

Berikut ini jenis-jenis tanaman outdoor beserta manfaatnya masing-masing, diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Beringin

 Tanaman Beringin

Beringin merupakan salah satu jenis tanaman hias outdoor yang memiliki ciri khas berupa batang yang sangat keras dan akar yang menggantung. Beringin mempunyai daun yang bergerombol serta tidak mudah rontok sehingga sangat sesuai untuk berteduh.

Secara ekologis, beringin mempunyai kemampuan sebagai tanaman konservasi mata air dan penguat lereng alami karena struktur perakarannya yang dalam dan akar lateral yang mencengkeram tanah dengan baik. Selain itu, beringin juga mempunyai kemampuan yang tinggi untuk menyerap polusi dalam hal ini CO2 dan timbal hitam di udara

  1. Bougenville (Bunga Kertas)

 Tanaman Bougenville

Tanaman bunga yang satu ini mempunyai beragam warna yang unik dan lebat seperti oranye, merah, pink dan juga ungu. Apabila sudah tua, batang bugenvil akan mengeras. Perawatan bougenville terbilang mudah karena tidak membutuhkan perawatan dan pemeliharaan khusus, serta bisa tumbuh dengan baik dan tahan terhadap cuaca panas.

Bougenville ternyata bukan hanya menawarkan manfaat keindahan untuk dijadikan sebagai tanaman hias outdoor, tapi ternyata juga memiliki manfaat yang beragam untuk kesehatan, diantaranya yaitu menjaga keseimbangan kolestrol, mengobati batu, mencegah peradangan lambung, dan tentu saja bisa untuk meningkatkan kualitas udara.

  1. Cemara Angin

 Tanaman Cemara Angin

Tanaman cemara angin merupakan tanaman yang bisa hidup hampir di semua daerah di Indonesia. Jenis tanaman yang satu ini membutuhkan cahaya matahari penuh seharian dan cocok ditanam pada daerah yang panas, tapi perlu disiram agar tetap subur. Ketinggian pohon cemara angin bisa mencapai 5 meter lebih, daunnya tipis dan lembut, serta mudah bergoyang jika tertiup angin.

Cemara angin termasuk tanaman yang populer sebagai penghias halaman atau taman. Selain itu, cemara ini banyak ditemukan di sepanjang tepian pantai, sehingga tak salah bila dikatakan bahwa pohon cemara angin bermanfaat untuk mencegah abrasi pantai, karena memang pohon cemara memiliki akar-akar yang dalam dan kuat, serta pohonnya tahan guncangan dari tiupan angin pantai yang kencang.

  1. Cemara Kipas

 Tanaman Cemara Kipas

Cemara kipas juga dikenal dengan nama “Cemara Medan”. Cemara kipas merupakan salah satu pohon cemara yang daunnya berwarna kuning yang tumbuh menyamping. Cemara ini bisa bertahan terhadap cuaca panas dan bisa tumbuh tinggi hingga beberapa meter.

Cemara kipas juga sering digunakan sebagai pohon natal selain cemara pua-pua. Bukan hanya itu, ternyata cemara kipas juga memiliki manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu untuk mengatasi insomnia, menjaga kesehatan emosional, mencegah radang paru-paru, merawat kulit, dan lain-lain.

  1. Euphorbia

 Tanaman Outdoor Euphorbia

Bunga euphorbia merupakan salah satu genus tumbuhan berbunga terbesar yang memiliki 2.420 spesies. Euphorbia bisa bertahan terhadap cuaca panas dan cocok ditanam di dataran rendah yang bersuhu tinggi. Perlu diketahui juga bahwa, euphorbia tidak membutuhkan terlalu banyak air dan sangat baik jika diletakkan di sinar matahari penuh.

Euphorbia banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan sering dimanfaatkan juga sebagai salah satu jenis bahan obat-obatan herbal, misalnya untuk mengobati radang anak telinga, mengobati sakit ggi, mengobati hepatitis, bisul, dan mengatasi pendarahan pada mestruasi.

  1. Gaillardia

Gaillardia

Bunga Gaillardia termasuk tanaman semak yang bisa bertahan hidup pada tanah yang kering serta cuaca yang panas. Bunga ini juga sering disebut sebagai bunga padang rumput sebab mempunyai habitat asli di daerah terbuka. Pada varietas yang bertangkai bunga panjang, bunga ini membutuhkan tiang untuk proses pertumbuhannya.

Bunga Gaillardia bisa dijadikan sebagai tanaman hias luar ruangan. Selain itu, keindahan bunga ini membuat orang memabfaatkannya untuk bunga potong andalan sepanjang musim panas.

  1. Geranium (Tapak Dara)

Tapak Dara

Geranium merupakan tumbuhan abadi atau semak yang memiliki bunga berwarna putih, merah muda, merah dan ungu. Tumbuhan ini bisa tumbuh dengan baik pada penyinaran cahaya matahari yang penuh serta tanah yang kering.

Ternyata geranium bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk tanaman hias, tapi juga banyak diolah menjadi minyak untuk bahan wewangian. Minyak geranium atau disebut juga minyak Pelargonium.

Minyak tersebut berwarna pucat kuning-coklat atau kehijauan dan aromanya seperti mawar. Minyak geranium ini biasanya digunakan untuk parfum, sabun, dan salep. Selain itu, tanaman hias berbunga yang satu ini konon juga bermanfaat untuk mengusir nyamuk.

  1. Kaktus

 Kaktus

Kaktus merupakan salah satu tanaman yang habitat aslinya dari gurun pasir yang tandus, sehingga bisa dikatakan bahwa kaktus mempunyai daya tahan terhadap matahari, terlebih tumbuhan yang mengeluarkan duri ini bisa menyimpang cadangan air dalam batangnya yang berlapiskan lilin.

Selain sebagai tanaman hias yang sekaligus dapat meningkatkan kualitas udara disekitar, kaktus juga diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan diantaranya yaitu mengatasi gigitan serangga, detiksifikasi, megatasi sakit perut, mengatasi gejala alergi, mempercepat penyembuhan luka, dan lain-lain.

  1. Lidah Mertua

Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan salah satu jenis tanaman hias yang sering ditanam diluar ruangan. Tapi bisa juga dijadikan tanman hias di dalam ruangan. Perawatannya bisa dikatakan sangat sangat mudah dan praktis. Ketika musim kemarau, jika tanaman ini tidak disiram selama satu minggu pun masih akan tetap bertahan hidup.

Banyak sekali manfaat dari tanaman yang satu ini diantaranya yaitu dapat menyerap berbagai macam polutan dan mereduksi gelombang elektromagnetik. Menakjubkan sekali bukan.

  1. Jengger Ayam

Tumbuhan Jengger Ayam

Tanaman bunga yang satu ini dinamakan jengger ayam karena mempunyai bentuk bunga yang menyerupai jengger ayam. Jengger ayam mempunyai kemampuan beradaptasi dengan baik di tempat panas, dengan masa berbunga beberapa kali dalam satu bulan. Ini termasuk tanaman semusim yang tumbuh tegak dengan tinggi antara 60 cm – 90 cm.

Jengegr ayam memiliki beragam warna bunga yang indah, antara lain merah, kuning, dan oranye. Selain indah untuk dipandang sebagai tanaman hias, jengger ayam mempunyai sifat kimiawi berasa manis, sejuk, dan sangat berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), peluruh kencing (diuretik), menghentikan pendarahan, (hemostatik), menghentikan keputihan, dan menerangkan penglihatan.

  1. Kaliandara

Tanaman Kaliandara

Kaliandra merupakan tanaman berbunga yang berasal dari tumbuhan berbuah polong (legum) yang meiliki sekitar 200 jenis anggota. Bunga kaliandra yang berwarna merah mencolok dengan bunga polong yang panjang. Di Indonesia dan beberapa negara lain, tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman penghijauan.

Kaliandra merah toleran terhadap kondisi lahan yang kering sehingga tanaman hias tahan panas ini tidak terlalu haus akan air. Tanaman kaliandra bermanfaat untuk menahan erosi, memperbaiki struktur tanah, memberantas tanaman liar, bahkan bisa juga digunakan sebagai pakan ternak.

  1. Kamboja

Tanaman Kamboja

Tanaman kamboja diperkirakan pertama kali dibawa ke Indonesia oleh bangsa Portugis dan Belanda yang mana keduanya merupakan bangsa yang peduli terhadap lingkungan dan sangat menyukai alam tropis.

Bunga kamboja bisa tumbuh subur di dataran rendah sampai pada ketinggian 700 meter. Akan tetapi, secara umum tanaman ini mampun untuk tumbuh subur di semua tempat, karena bisa beradaptasi dengan baik pada lingkungan kering dan panas, dan mampu hidup dengan sedikit air.

Di Taiwan, Jepang, dan China, bunga kamboja diolah menjadi minyak wangi, teh seduh, dan obat nyamuk. Bunga kamboja yang dikeringkan ternyata juga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena bisa menurunkan suhu tubuh, mengobati radang gusi atau tenggorokan, bibir pecah-pecah, dan penambah nafsu makan.

  1. Kembang Sepatu

Tanaman Oautdor Kembang Sepatu

Kembang sepatu merupakan salah satu jenis tanaman semak yang banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunganya berukuran besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida ada yang berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis), warnanya putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Tanaman ini cocok untuk ditanam sebagai tanaman hias outdoor karena termasuk tanaman hias yang tahan terhadap cuaca panas. Ternyata kembang sepatu mengandung rasa asam yang pas untuk dijadikan teh yang endah kalori dan bebas kafein.

  1. Mandevilla Sanderi

Mandevilla Sanderi

Tanaman berbunga dengan nama indah ini termasuk tanaman rambat yang berbunga indah pula.  Tanaman yang menghasilkan bunga dengan warna beragam ini, keberadaannya sangat bermanfaat sebagai naungan dan penutup dari satu tempat yang memerlukan pelindung dari sinar matahari, akrena tumbuhnya yang merambat.

Mandevilla sangat menykai panas yang bisa membuat bunganya bermunculan. Selain itu, tanaman ini masih bisa tumbuh dengan baik meskipun sudah berusia antara 3—4 tahun Selain dapat berbunga sepanjang tahun, perawatan tanaman ini pun tidak sulit. Dengan bunganya yang melimpah, tentunya ini sangat bermanfaat untuk menghiasi taman atau pekarangan rumah.

  1. Marigold

tanaman Marigold

Marigold atau oleh masyarakat Bali disebut dengan bunga Gumitir, sebab hampir mirip dengan bunga kenikir. Marigold memiliki bunga berwarna orange, kuning, orange kemerahan, dan putih.

Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah melalui bijinya. Marigold bisa dibilang termasuk tanaman yang yang kuat atau tahan banting, namun bunga ini akan mati di musim dingin dan tidak akan hidup lagi hingga musim pertumbuhan berikutnya.

Bunga marigold memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu mengeuarkan racun dari dalam tubuh, mengobati masalah pencernaan, melawan radikal bebas, mengobati demam dan sakit tenggorokan.

  1. Paku Tanduk Rusa

Paku Tanduk Rusa

Paku Tanduk Rusa atau disebut juga Simbar Menjangan merupakan tanaman yang tumbuh menempel pada dinding tembok. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan untuk tanamah hias di halaman rumah atau digantungkan untuk memberikan kesan natural pada tanaman ini.

Bukan hanya sebagai tanaman hias, ternyata Paku Tanduk Rusa bisa digunakan sebagai obat dari penyakit gondok, obat kudis dan tetes telinga. Tanaman ini sangat cocok untuk tumbuh di tempat yang tropis

  1. Palem

Tanaman Outdor Palem

Palem biasanya berbentuk pohon, semak atau perdu dengan batang yang jarang bercabang dan tumbuh tegak ke atas. Palem ada yang tumbuh secara berbatang tunggal (umpamanya kelapa) dan juga pula yang berumpun (umpamanya salak). Bahkan ada pula  yang setengah merambat atau memanjat (umpamanya rotan).

Tanaman palem tahan terhadap cuaca panas dan kekeringan, sehingga cocok untuk tanaman hias outdoor. Selain itu, perawatannya yang mudah, asalkan mendapatkan air dan pencahayaan yang cukup, maka palem bisa tumbuh dengan baik.

Buah yang dihasilkan dari tanaman yang satu ini (buah palem) ternyata bisa diguankan sebagai pewarna yang ramah lingkungan. Buah tersebut juga bermanfaat untuk kesehatan misalnya untuk obat cacing, menguatakan gigi dan gusi, mengatasi rabun mata, dan lain-lain.

  1. Portulaca

Tanaman Portulaca

Portulaca atau yang lebih familiar dengan sebutan bunga pukul Sembilan, merupakan tanaman hias pendek berupa rumput yang berbunga. Tanaman yang satu ini memiliki warna bunga yang cantik dan beragam (warna-warni). Bunga pukul sembilan yang biasanya disebut juga Cantik Manis dan Sutera Bombay ini termasuk tanaman terna semusim yang berbatang basah.

Bunga portulaca akan tumbuh optimal apabila ditanam di dataran dengan intensitas cahaya sepanjang hari. Selain bunganya yang cantik, portulaca mengancung portulal, betacyanin, betanin, dan betandin di seluruh bagian tumbuhan, sehingga berkhasiat untuk mengobati sakit tenggorokan, memar, radang kulit, maupun luka bakar.

  1. Siklok (Agave)

Tumbuhan Oautdor Siklok

Siklok adalah sebuah tanaman yang umumnya berbentuk duri. Daun agave tersusun roset, bentuknya oval dengan ujung melancip, dan berwarna hijau. Daun yang semula bentuknya agak pipih berujung lancip berubah menjadi menggembung seperti kubus.

Tepi daun-daun tersebut diselimuti duri-duri kecil, pada ujung daun terdapat duri panjang berwarna merah. Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan baik di tempat panas dan bertahan hidup hanya dengan sedikit air.

Manfaat siklok yaitu seratnya banyak digunakan sebagai bahan baku untuk membuat tali. Kandungannya bisa digunakan untuk membuat minuman. Bahkan berdasarkan penelitian, tanaman ini merupakan bahan yang ideal untuk membuat etanol sebagai bahan bakar pengganti bensin yang ramah lingkungan.

  1. Tabebuya

Tabebuya

Tabebuya merupakan pohon besar aslinya dari Brasil, yang sebagian besar orang menyebutnya dengan nama tanaman Sakura, karena bunganya memang mirip dengan bunga sakura. Pohon tabebuya biasanya ditanam di taman sebagai pohon hias.

Tanaman hias yang satu ini telah populer di berbagai belahan dunia, karena memang tabebuya dapat tumbuh di segala jenis tanah dan kondisi lingkungan di daerah subtropis dan tropis, serta perawatannya pun mudah.

Sebagai tanaman hias pohon, tabebuya bermanfaat sebagai pohon pelindung lingkungan sekitar dari sinar matahari karena cuaca yang panas, membuat udara sekitar lebih bersih karena membantu menyerap polusi udara lingkungan dari debu dan asap kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Nah, itulah tadi artikel yang sudah kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam jenis-jenis tanaman outdor bunga, pohon, daun, dan manfaatnya bagi manusia. Semoga melalui materi ini bisa menjadi salah satu referensi yang berarti. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *