Jenis Tanaman Pagar di Rumah Yang Indah dan Sehat

Diposting pada

Macam-Macam Tanaman Pagar

Pernahkah Anda mendengar istilah pagar hidup? Pagar hidup merupakan sebutan untuk pagar yang dibentuk dari tanaman yang gunanya untuk pagar. Pagar hidup tersebut dapat  ditanam menggunakan berbagai macam tanaman pagar asalkan mempunyai makna batang yang cukup kokoh dan daun yang juga rimbun. Jenis-jenis tanaman yang biasanya digunakan sebagai pagar misalnya beluntas, bunga bougenville, bunga sepatu, bunga soka, pucuk merah, dan beragam jenis tanaman lainnya.

Tanaman pagar memiliki banyak manfaat. Bukan hanya sebagai pembatas antara lahan yang satu dengan yang lain, atau membatasi antara rumah dengan jalan setapak, tapi lebih jauh lagi tanaman pagar bisa bermanfaat bagi satwa liar sebagai tempat berlindung, sumber makanan, dan sebagai koridor di mana mereka dapat bergerak melalui lanskap.

Tanaman Pagar

Tanaman pagar adalah tanaman berupa pohon atau semak yang ditanam dalam jarak dekat dengan tujuan untuk membentuk penghalang atau untuk menandai batas area, seperti antara lahan tetangga, untuk memisahkan jalan dari lahan yang berdampingan.

Selain itu, tanaman pagar juga sering berfungsi sebagai tanaman hias yang diperuntukan untuk penahan angin yang notabene dapat merusak pemandangan di dalam rumah.

Jenis Tanaman Pagar

Berikut ini beragam jenis-jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai tumbuhan pagar, antara lain adalah sebagai berikut;

Tanaman Pagar Berupa Perdu

Tanaman perdu yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Bunga Soka (Ixora hybrida)

Jenis tanaman Pagar Bunga soka

Bunga soka merupakan tanaman perdu dari genus Ixora yang mendapat julukan  “flame of the jungle (api di hutan)”.  Bunga soka mempunyai variasi warna yang beragam, seperti merah, merah muda, putih, juga kuning.

Bunga soka yang tumbuh lebat bisa dipangkas dengan mudah untuk dibentuk sesuai keinginan Anda. Tanaman yang satu ini memiliki dedauanan yang kecil-kecil berwarna hijau tua dengan warna bunga yang indah, sehingga dengan mejadikannya sebagai tanaman hias atau tanaman pagar agar mempeindah  pagar rumah atau taman Anda.

Teh-tehan (Acalypha siamensis)

Gambar Tanaman Pagar Teh-tehan

Tanaman semak yang satu termasuk dalam genus Acalyph. Ini dinamakan teh-tehan  karena sekilas memang mirip dengan tenaman teh. Teh-tehan tumbuh lebat dengan banyak percabangan dan daunnya yang rapat-rapat berwarna hijau muda dan gampang untuk dipangkas.

Biasanya orang sengaja menumbuhkan dedaunan tersebut lalu dipangkas sesuai bentuk yang diinginkan, misalnya dibentuk bentuk spiral, kotak, bulat, juga bisa dibuat dengan bentuk menyerupai bentuk-bentuk binatang. Oleh sebab itu, tanaman ini juga cocok untuk dijadikan sebagai pagar hidup di sekitar taman atau rumah.

Mawar (Rosa)

Gambar Tanaman Pagar Mawar

Mawar termasuk jenis tanaman hias semak dari genus Rosa. Spesies mawar umumnya berupa tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya dapat mencapai 2 sampai 5 meter.  Diperkirakan bahwa terdapat 100 spesies mawar yang tersebar di seluruh dunia.

Tanaman semak yang satu ini masih menjadi salah satu pilihan favorit untuk dijadikan sebagai tanaman pagar. Beberapa spesies mawar dinilai mudah tumbuh dan mekar. Bahkan ketika semak belukarnya tidak dipangkas, mawar akan tetap berbunga indah.

Kemuning (Murraya paniculata)

Jenis Tanaman Pagar Kemuning

Kemuning merupakan tanaman yang termasuk dalam famili Rutaceae. Bentuk daunnya seperti daun jeruk, hanya saja ukurannya lebih kecil. Bunganya terminal dan harum, dengan petal yang panjangnya 12 sampai dengan 18 mm, berwarna putih.

Buahnya akan berwarna merah sampai oranye jika sudah matang. Kemuning juga sering digunakan sebagai tumbuhan hias atau tumbuhan pagar.

Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

Gambar Tanaman Pagar Kembang

Kembang sepatu merupakan adalah tanaman semak yang termasuk dalam suku Malvaceae. Kembang sepatu berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis.

Tanaman ini memiliki arti bunga yang berukuran cukup besar dan tidak berbau. Bunga dari beragam kultivar dan hibrida dapat berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Untuk dijadikan sebagai tanaman pagar, tanaman ini tidak memerlukan media rambat khusus agar dapat dibentuk menjadi pagar, cukup membiarkannya tumbuh lalu potong sehingga dedaunannya membentuk pagar.

Beluntas (Pluchea indica)

Gambar Tanaman Pagar BeluntasBeluntas merupakan tumbuhan semak yang termasuk dalam famili Asteraceae. Beluntas memiliki banyak cabang, berusuk halus, dan berbulu lembut. Pada umumnya tanaman ini ditanam sebagai tanaman pagar atau bahkan tumbuh liar, tingginya dapat mencapai 3 meter jika tidak dipangkas, sehingga seringkali ditanam sebagai pagar pekarangan.

Oleh sebab itu, untuk membuat tanaman pagar beluntas tampak rapi, maka perlu dipangkas setidaknya sebulan sekali. Selain sebagai tanaman pagar, ternyata beluntas juga dapat dijadikan beragam jenis tanaman obat-obatan herbal dan jamu.

Tanaman Pagar Berupa Pohon

Jenis pohon yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia)

Gambar Tanaman Pagar Glodokan Tiang

Glodokan Tiang merupakan salah satu jenis tanaman pohon yang termasuk dalam famili famili Annonaceae. Pohon Glodokan Tiang mempunyai bentuk daun yang menyirip, bergelombang serta berwarna hijau. Batang pohonnya yang kuat dan kokoh, membuat pohon ini mempunyai kesan yang tegas dan asri.

Pohon ini biasanya sering kita jumpai ditanam secara berjajar di sepanjang jalan-jalan umum, karena bisa berfungsi sebagai penetralisir udara yang sudah tercemar di kota-kota besar, juga bisa berperan sebagai peredam suara.

Cemara Kipas (Platyladus orientalis)

Gambar Tanaman Pagar Cemara

Tanaman cemara merupakan tanaman pohon yang termasuk dalam famili Platyladus Spach. Tanaman cemara sebenarnya mempunyai banyak jenis, tapi yang paling sering dijadikan sebagai tanaman pagar adalah pohon cemara kipas, sebab bentuknya yang tinggi menjulang dengan kisaran 3-6 meter.

Ketinggian yang cukup memadai tersebut, membuat pohon ini bisa menutupi bangunan rumah, memberi privasi, serta mampu untuk menciptakan kesejukan di lingkungan. Selain itu, pohon cemara kipas juga bisa berfungsi sebagai penahan angin. Kayunya ringan, lembut dan beraroma sehingga dapat digunakan sebagai pengusir ngengat.

Tanaman Pagar Berupa Tanaman Rambat

Jenis tanaman rambat yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Bugenvil (Bougainvillea)

Gambar Tanaman Pagar Bugenvil

Bugenvil merupakan tanaman hias berbentuk pohon kecil yang sulit untuk tumbuh tegak. Keindahan tanaman yang satu ini berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbun.

Seludang bunga ini seringkali dianggap sebagai bagian bunga, meskipun bunganya yang sesungguhnya yaitu bunga kecil yang terlindung oleh seludang.

Tanaman bugenvil termasuk popular dijadikan sebagai menjadi tanaman hias maupun tanaman pagar karena keindahan warnanya dan cara merawatnya yang mudah. Bunga bugenvil biasanya akan merontokkan daun-daunnya saat berbunga, sehingga ketika berbunga, bunga-bunga ini nampak semakin cantik sebab seolah tak mempunyai daun.

Kembang Talang (Clitoria ternatea)

Gambar Tanaman Pagar Kembang Talang

Kembang talang merupakan tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Tumbuhan ini termasuk dalam anggota suku polong-polongan. Tanaman rambat satu ini sudah sejak dulu banyak ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang berwarna biru terang.

Bukan hanya sebagai tanaman hias, tapi di berbagai tempat Asia Tenggara, bunga berwarna biru tersebut dimanfaatkan sebagai pewarna makanan atau kue. Di Malaysia, ekstrak mahkota bunganya digunakan untuk mewarnai ketan.

Thunbergia (Thunbergia grandiflora)

Gambar Tanaman Pagar Thunbergia

Ini merupakan tanaman merambat hijau abadi dari famili Acanthaceae.  Tanaman  ini berasal dari China, India, Nepal, Indochina, dan Burma, serta dinaturalisasi secara luas di berbagai tempat lain.  Tanaman rambat Thunbergia banyak digunakan sebagai tanaman pergola atau pagar.

Bukan hanya indah untuk dilihat, daun thunbergia jenis grandifora bisa berkhasiat untuk mengobati bagian tubuh yang terkena gigitan ular. Thunbergia memiliki bunga yang berwarna ungu atau putih, yang tumbuh menjuntai dari tangkai bunga. Pertumbuhan bunga yang menjuntai itulah yang  menjadikannya cocok sebagai tanaman pagar.

Tanaman Pagar Berupa Bambu-Bambuan

Jenis tanaman bambu yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Bambu Kuning (Bambusa vulgaris striata)

Gambar Tanaman Pagar Bambu

Bambu kuning merupakan salah satu jenis bambu yang dibudidayakan. Ciri-cirinya yaitu batangnya beruas-ruas, tinggi, dan batangnya berwarna kuning.

Bambu kuning biasanya hidup di lingkungan tropis. Di kawasan Asia Tenggara, jenis bambu yang satu ini banyak dibudidayakan, yang bisa kita dijumpai di desa-desa, di pinggir-pinggir sungai, dan sebagai tanaman hiasan di perkotaan.

Bambu Jepang (Pseudosasa japonica)

Gambar Tanaman Pagar Bambu Jepang

Bambu yang berasal dari Jepang ini tumbuh merumpun, batangnya lurus mirip kawat, meruncing, tingginya mencapai 7,1 m, berdiameter 2-10 cm, warnanya hijau dan dipenuhi bintik-bintik kekuningan. Di Indonesia bambu jenis  ini dibudidayakan sebagai tanaman hias untuk pagar.

Tanaman Pagar Berupa Kaktus

Jenis tanaman kaktus yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Kaktus Candi (Cereus tetragonous)

Gambar Tanaman Pagar Kaktus

Kaktus candi merupakan kaktus yang berasal dari Amerika, tingginya bisa mencapai hamper 2 meter. Kaktus ini mempunyai bentuk seperti kastil dan paling cocok untuk tanaman pot atau tanaman pagar. Sebenarnya bentuk kaktus candi ini sangat umum sekali, tapi setelah tumbuh besar akan menyerupai candi karena akan memiliki banyak anakan.

Tanaman Pagar Berupa Tumbuhan Air

Jenis tumbuhan air yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Lembang atau embet (Typha angustifolia)

Gambar Tanaman Pagar di Air

Lembang atau embet merupakan tumbuhan air serupa rumput besar yang terdapat di rawa-rawa, terutama dekat pantai, tapi tanaman ini terdapat di pegunungan. Tanaman ini tegak, kekar, tingginya mencapai 1,5-3 meter, dengan batang membulat.

Lembang tak jarang ditanam untuk digunakan sebagai tanaman hias di kolam-kolam halaman rumah, yang biasanya dipadukan dengan tanaman eceng gondok atau selada air. Belakangan ini embet mulai digunakan sebagai tanaman filter untuk meningkatkan efektivitas rawa buatan sebagai bagian dari instalasi pengolah air limbah industri.

Demikianlah serangkaian artikel yang sudah kami tuliskan terkait dengan jenis-jenis tanaman pagar perdu, pohon, bambu, katkus, tumbuhan air yang biasa ada dalam pekarangan rumah. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *