Jenis Tanaman Pangan dan Manfaatnya

Diposting pada

Macam Tanaman Pangan

Selama periode terakhir sekitar 10 ribu tahun ketika manusia mulai membuka lahan pertanian, sekitar 80 spesies tanaman telah didomestikasi sebagai lawan dari hanya sekitar dua lusin jenis hewan yang dapat dikonsumsi. Selama berabad-abad, kebanyakan dari mereka telah ditingkatkan dengan pemuliaan selektif dan/atau dengan hibridisasi.

Namun, terlepas dari keanekaragaman tanaman pangan yang tersedia, sejumlah kecil tanaman memasok sebagian besar makanan dunia. Beras, gandum, dan jagung adalah tiga sereal utama yang mencakup sekitar 60 persen dari lahan panen dunia. Selain tanaman pangan untuk kebutuhan makanan pokok, masih banyak jenis tanaman pangan lainnya termasuk buah dan sayuran, kacang-kacangan, rempah-rempah, tanaman minuman, dan lain-lain, yang masing-masing berasal dari bagian tertentu pada tanaman.

Tanaman Pangan

Istilah “tanaman pangan” mengacu pada pasokan pangan utama dunia yang berasal dari tanaman; sebuah tanaman mengasumsikan intervensi manusia melalui pertanian. Pada umumnya, tanaman pangan terdiri dari biji-bijian, kacang-kacangan (termasuk kacang kering), sayuran, buah, bumbu dan rempah-rempah, tanaman minuman seperti yang berasal dari tanaman teh dan kopi, dan sebagainya.

Beberapa makanan, seperti sayuran laut, adalah tanaman pangan dalam hal pengumpulan dan bukan pertanian yang disengaja, meskipun tidak diragukan lagi sumber terbaik makanan tersebut dirawat dengan baik sebagai sumber daya untuk mencegah pemanenan yang berlebihan, polusi, dan akses lisensi.

Pengertian Tanaman Pangan

Tanaman pangan adalah segala jenis tanaman yang di dalamnya terdapat karbohidrat dan protein yang dapat digunakan sebagai sumber energi bagi manusia. Tanaman pangan merupakan tanaman pokok manusia untuk dikonsumsi dan menjadi sumber energi.

Pada umumnya tanaman pangan termasuk dalam tanaman musiman atau yang mampu menghasilkan dalam waktu semusim saja.

Pengertian Tanaman Pangan Mneurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman pangan menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Moeljopawiro & Manwan (1992)

Tumbuhan  pangan bisa dikelompokkan menjadi tiga yaitu:

  1. Komoditas utama, yang meliputi Oriza sativa, Zea mays, Glycine max, Arachis hipogaea, Phaseolus radiatus, Manihot utilissima dan Ipomoea batatas.
  2. Komoditas potensial, yang meliputi Andopogon sorgum, Vigna sinensis, Cajanus cajan, Sesamum orientale, Colocasia esculenta, Dioscorea alata dan Metroxylon spp.
  3. Komoditas introduksi, yang meliputi edulis, Panicum viridae, Triticum sativum dan Dolichos lablab.

Sunarti (2007)

Tanaman pangan adalah berbagai jenis tumbuhan telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar hutan untuk kebutuhan pangan mereka.

Poerwadarminta (Yulianti, 2013)

Tanaman pangan ialah sesuatu yang tumbuh, berdaun, berbatang, berakar dan dapat dimakan atau dikonsumsi oleh manusia (jika dikonsumsi oleh hewan disebut pakan). Bahan pangan yang bisa didapatkan dari hasil hutan berupa buah-buahan, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan tumbuhan yang mengandung karbohidrat.

Jenis Tanaman Pangan dan Manfaatnya

Berikut ini beragam macam-macam tanaman pangan, antara lain:

Sereal

Tumbuhan Sereal

Sereal adalah biji yang dapat dimakan yang berasal dari famili rumput-rumputan (Poaceae atau Graminae). Biji-bijian tersebut adalah caryopsis, yang merupakan buah kering, satu biji, dengan kulit luar yang keras menyatu dengan kulit biji. Butir tanaman sereal mungkin berbeda dalam ukuran dan bentuk, tetapi mereka semua memiliki struktur dan komposisi yang sama.

Sereal merupakan tanaman yang ditanam untuk dipanen dan dimanfaatkan bijinya  sebagai sumber karbohidrat. Tanaman serealia pada umumnya diperbanyak dengan bijinya serta bisa dibudidayakan di lahan sawah atau lahan kering.

Salah satu upaya untuk mencapai hasil yang optimal untuk jenis serealia yaitu menanam varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Hingga kini telah banyak dihasilkan varietas untuk setiap jenis tanaman serealia. Tanaman serealia yang banyak dikonsumsi manusia antara lain, padi, jagung, jelai, gandum dan gandum hitam.

Padi

Tumbuhan Padi

Padi merupakan tanaman yang termasuk dalam famili Gramineae (rumput-rumputan). Ciri morfologi tanaman padi juga dapat dikatakan sebagai benih dari spesies rumput Oryza sativa (beras Asia) atau Oryza glaberrima (beras Afrika).

Padi menjadi salah satu tanaman budidaya yang terpenting dalam peradaban. Sebagai biji-bijian sereal, padi adalah makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi untuk sebagian besar populasi manusia di dunia, terutama di Asia dengan beragam jenisnya.

Gandum

Tanaman Gandum

Gandum adalah salah satu serealia dari famili Gramineae (Poaceae) yang termasuk salah satu bahan makanan pokok selain beras.  Ciri gandum ialah tanaman yang berasal dari daerah subtropis.  Gandum menjadi salah satu makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia yang lebih dikenal dengan sebutan tepung terigu.

Jagung

Tanaman Jagung

Jagung atau dalam Bahasa Latin Zea mays L) adalah salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain padi dan gandum. Jagung menjadi sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan. Selain itu, jagung menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menonsumsi jagung sebagai pangan pokok.

Biji-Bijian

Tanaman Biji-Bijian

Biji-bijian merupakan segala tanaman penghasil biji-bijian yang dapat menjadi sumber energi utama manusia. Jenis tanaman pangan adalah sumber energi yang baik bagi tubuh karena mengandung beragam nutrisi penting seperti protein, vitamin, mineral, karbohidrat, dan lemak sehat.

Biji-bijian berasal dari famili Fabaceae (Leguminosae), yang meliputi kacang kedelai,  kacang tanah, kacang polong, dan lain-lain. Meskipun kualitas protein tidak sebaik di dalam daging, karena kacang-kacangan umumnya kurang memiliki kadar asam amino esensial metionin yang memadai.

Namun, keterbatasan ini dapat diatasi dengan mengonsumsi kacang-kacangan dan sereal bersama-sama. Legum juga memainkan peran penting dalam sistem pertanian, karena mereka dapat memperbaiki nitrogen atmosfer, yang membantu menjaga kesuburan tanah.

Kacang Kedelai

Tanaman Kacang Kedelai

Kacang kedelai (Glycine max L.) ialah salah satu jenis tanaman polong-polongan yang dijadikan sebagai bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur misalnya kecap, tahu, dan tempe. Bahkan di berbagai negara seperti Jepang dan Cina telah menjadikan kedelai sebagai salah satu makanan yang hampir dikonsumsi oleh semua penduduknya.

Kedelai memiliki kandungan nutrisi yang cukup beragam, diantaranya yaitu lemak tak jenuh, protein, serat, kalsium, lechitin.

Kacang Tanah

Tanaman Kacang Tanah

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) ialah jenis tanaman polong-polongan atau legum yang termasuk anggota suku Fabaceae yang dibudidayakan, serta menjadi kacang-kacangan kedua  yang paling penting di Indonesia setelah kedelai.

Tanaman Kacang tanah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan bijinya dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati, minyak dan lain-lain.

Kacang Polong

Tanaman Kacang Polong

Kacang ercis atau kacang polong (Pisum sativum L.) dari suku polong-polongan atau Fabaceae ini merupakan tumbuhan penghasil sayuran berupa biji berwarna hijau. Kacang polong kaya karbohidrat dan protein, serta cepat membuat kenyang ketika dimakan.

Masakan Indonesia yang banyak menggunakan kacang polong kebanyakan adalah makanan yang mendapat pengaruh dari Eropa serta Tiongkok.

Akar dan Umbi

Tumbuhan Akar dan Umbi

Akar dan umbi banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Tanaman umbi-umbian yang biasa dimanfaatkan manusia diantaranya yaitu seperti contoh umbi batang atau singkong, ubi akar, talas, wortel, dan kentang. Namun, pada umumnya tanaman ini rendah protein, mineral dan vitamin dibandingkan dengan tanaman sereal.

Ada beberapa variasi di antara spesies dalam hal ini – talas dan ubi memiliki hingga 6% protein berkualitas baik, dan kentang menyediakan beberapa mineral dan vitamin C. Diharapkan bahwa akar dan umbi akan memainkan peran yang semakin penting sebagai tanaman ketahanan pangan di 20 tahun ke depan.

Singkong

Jenis Tanaman Pangan Singkong

Tanaman singkong atau Ketela pohon atau ubi batang (Manihot utilissima) merupakan perdu tahunan tropika dan subtropika dari suku Euphorbiaceae. Umbinya dapat dimanfaatkan sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.

Umbi singkong memang kaya karbohidrat tapi sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru ada pada daun singkong karena mengandung asam amino metionina.

Ubi Jalar

Ubi jalar

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) atau dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) ialah sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita.  Selain mengandung karbohidrat, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa).

Kentang

Tanaman Kentang

Tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) ialah tumbuhan dari suku Solanaceae yang mempunyai umbi batang yang dapat dimakan. Kentang merupakan makanan yang enak serta sangat bernutris. Selain karbohidrat, kentang juga mengandung sejumlah vitamin dari A, B-kompleks, hingga C, hingga asam folat, mineral, protein, karotenoid, dan polifenol.

Biji Minyak (Oil seed crops)

Tanaman biji minyak yang pentingsebagai tanaman pangan termasuk kedelai, biji bunga matahari, kacang tanah, kelapa sawit, wijen, dan lain-lain. Beberapa tanaman minyak penting secara lokal, seperti Shea butter di Afrika Barat.

Sayur

Makanan yang disebut sayuran adalah kelompok beragam yang mencakup beberapa buah (mis., Tomat), akar (mis., Wortel), dan bunga (mis., Brokoli). Meskipun demikian, “sayur” adalah istilah yang berguna yang merujuk pada tanaman yang umumnya dimakan segar atau diawetkan dalam keadaan segar.

Sayuran adalah bagian yang sangat penting dari makanan. Sayuran hampir semuanya kaya akan karoten dan vitamin C dan mengandung sejumlah besar kalsium, zat besi dan mineral lainnya. Mereka biasanya bukan sumber vitamin B, energi, dan protein yang baik, tapi sering mengandung serat makanan dalam jumlah tinggi.

Buah-buahan

Berbagai macam buah tumbuh liar atau dibudidayakan di seluruh dunia. Buah sering merupakan sumber vitamin C yang baik, dan banyak mengandung jumlah karoten yang bermanfaat. Buah-buahan biasanya mengandung sangat sedikit lemak atau protein dan sedikit atau tanpa pati.

Karbohidrat hadir dalam bentuk berbagai gula. Buah-buahan tinggi selulosa, yang berkontribusi terhadap serat makanan. Buah jeruk, seperti jeruk, lemon, jeruk bali, jeruk keprok dan jeruk nipis, mengandung vitamin C dalam jumlah yang baik tetapi sedikit karoten. Pepaya dan mangga mengandung karoten dan vitamin C.

Nut

Tanaman penting dalam kategori ini antara lain kelapa, kacang mete, almond, dan kenari. Tanaman ini cenderung tinggi lemak, tetapi juga mengandung vitamin, mineral, dan protein yang bermanfaat.

Rempah-rempah

Selain kebutuhan kita akan garam, sedikit dari bumbu ini memiliki banyak nutrisi penting, tetapi semuanya berfungsi untuk membuat makanan lebih enak dengan rasanya.

Minuman

Kelompok  ini mencakup beragam minuman dari sumber tanaman, termasuk jus buah, teh, kopi, bir, anggur, dan minuman beralkohol.

Kontribusi utama kelompok ini terhadap nutrisi manusia adalah menyediakan air, yang penting bagi kehidupan manusia. Beberapa juga menyediakan vitamin dan mineral. Yang lain memberikan stimulan (kafein) atau alkohol untuk relaksasi.

Itulah tadi serangkain tulisan yang sudah terselesaikan terkait dengan macam-macam tanaman pangan dan manfaatnya secara lengkap. Semoga melalui artikel ini bisa menjadi referensi serta menambah materi pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *