Jenis Tanaman Rambat dan Manfaatnya

Diposting pada

Jenis Tumbuhan Rambat

Tanaman rambat sering digunakan sebagai tanaman hias. Sifatnya yang merambat, membuat tanaman-tanaman ini cocok digunakan untuk memperindah pagar rumah. Tanaman rambat seringkali diidentikkan dengan tanaman yang memiliki daun lebat, sebagai nilai atau indah tidaknya suatu tanaman rambat. Akan tetapi, kini banyak juga orang memilih jenis tanaman rambat berbunga, yang bisa memberikan nuansa berwarna-warni pada pagar.

Memang, untuk perawatannya juga tidak mdah, bahkan terdapat beberapa jenis tanaman ada yang pertumbuhannya cepat, sehingga cenderung bersifat invasif dan menggulma. Akan tetapi, jika tanaman rambat bisa dirawat secara lebih baik maka ini bisa bermanfaat untuk untuk memperindah tampilan rumah Anda. Beberapa jenis tanaman rambat diantaranya yaitu sirih merah, alamanda, morning glory, mandevilla, bougenville, dan lain-lain.

Tanaman Rambat

Beberapa jenis tanaman yang ada di muka bumi, ada yang tumbuh sebagai tumbuhan merambat sepanjang hidupnya, sedangkan beberapa hanya merambat pada saat tertentu saja. Tanaman yang tidak mutlak sebagai tanaman merambat, misalnya Toxicodendron radicans. Tanaman ini akan membentuk semak ketika tegakkan untuk merambat tidak ada.

Pertumbuhan tanaman rambat relatif lebih cepat sebab tidak menginvestasikan nutrisinya untuk membentuk batang yang keras, sehingga beberapa tanaman merambat terkenal sebagai spesies invasif. Selain itu, ada pula tanaman yang mampu mengkolonisasi suatu area dengan cepat, terutama area yang miskin nutrisi seperti bebatuan.

Pengertian Tanaman Rambat

Tanaman rambat atau tanaman yang merambat yaitu suatu tanaman yang membutuhkan tanaman atau media lain, biasanya berupa pohon atau dinding untuk dapat memperoleh cahaya matahari secara baik dan juga untuk bertahan hidup.

Tanaman rambat biasanya tumbuh didasar hutan, sehingga cahaya matahari yang sampai kepadanya hanya sedikit. Hal itu disebabkan karena batang tumbuhan rambat lemah. Tumbuhan rambat mengembangkan beberapa organ khusus, seperti sulur, duri, atau akar udara untuk membantunya bertahan hidup dengan menumpang pada struktur lain yang lebih tinggi dan kuat.

Apabila tidak mendapatkan tanaman lain sebagai penopang, tanaman rambat akan tumbuh menjalar. Tetapi ada juga beberapa tanaman yang merambat obligat dan tidak mampu bertahan hidup lama jika menjalar di permukaan tanah.

Jenis Tananaman Rambat

Berikut ini bermacam-macam jenis tanaman rambat, antara lain:

  1. Air Mata Pengantin atau Coral vine

 Tanaman Air Mata Pengantin

Air mata pengantin merupakan tanaman yang berasal dari daerah Mexico, yang terkenal dengan keindahan dan nuansa romantisnya. Air mata pengantin termasuk tanaman hias yang indah dan tahan kekeringan. Bunganya berwarna magenta pink.

Air mata pengantin sangat dianjurkan untuk digunakan dalam sistem Sustainable landscaping dan Permakultur. Dalam konsep ini, tanaman mempunyai lebih dari satu fungsi, umumnya yaitu sebagai tanaman hias dan tanaman sumber makanan.

  1. Alamanda

 Tumbuhan Rambat Alamanda

Alamnda mempunyai kelopak bunga berwarna kuning cerah mampu menghidupkan suasana taman. Selain kuning, ada pula varietas bunga Alamanda yang berwarna merah muda yang lebih manis. Selain populer sebagai tanaman pagar, tanaman merambat yang satu ini juga cukup rimbun untuk menjadi tanaman rambat kanopi.

  1. Bougenvill

 Tumbuhan Rambat Bougenvill

Bougenvill merupakan salah satu tanaman bunga favorit di Indonesia, selain mudah dipelihara, bougenvill juga sangat rajin berbunga. Bunganya mempunya warna yang beragam seperti oranye, merah, pink dan juga ungu. Akan tetapi, yang selama ini kita anggap sebagai bunga adalah daun yang mengalami modifikasi menjadi hiasan bunga yang sebenarnya.

Beberapa varietas Bougenvillea bisa dijadikan sebagai tanaman bonsai dengan batang yang besar dan kokoh, sedangkan sebagian lainnya bisa menjadi tanaman merambat yang bisa menghiasi konstruksi vertical gareden.

  1. Bunga Api Irian

 Tanaman Bunga Api Irian

Bunga api irian atau Flame of Irian atau memiliki sebutan Kuku Macan. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang mewah dengan harga yang relatif mahal. Flame of Irian termasuk jenis tumbuhan rambat pergola dan berasal dari Papua. Bunga ini akan memunculkan kuncup-kuncup bunga setelah bunga rontok.

Ketika berbunga lebat, tanaman ini akan tampak dramatis dengan warna orange. Daun tanaman berbentuk Tripalmat, bergantian ataupun berputar. Bunganya seperti kacang polong tapi lebih besar, dengan kelopak melengkung seperti kuku.

  1. Clematis

 Tumbuhan Rambat Clematis

Clematis merupakan tanaman rambat yang mempunyai bunga berwarna biru, ungu, merah muda, merah mawar, kuning dan juga putih. Clematis membutuhkan matahari penuh untuk berbunga dan peneduh yang sejuk untuk akar agar bisa tumbuh dengan baik.

Tanaman rambat yang satu ini sering disebut sebagai queen of the climbers. Ketinggian rata-ratanya bisa mencapai 12 meter dan lebarnya bisa bervariasi dari tiga sampai empat kaki. Bunga clematis akan mekar hanya setelah pertengahan musim panas.

  1. Dolar

rambat dinding Dolar

Tanaman dolar merupakan tanaman epifit merayap. Tanaman rambat ini bisa tumbuh dengan cepat dan lebat pada awalnya, dan kemudian mulai mengeluarkan tunas lagi. Tanaman ini memiliki dedaunannya yang rimbun.

Bentuk daunnya seperti kepala anak panah dengan beragam corak. Tanaman ini mempunyai akar yang kuat yang akan mencengkram tembok, terutama pada dinding dengan finishing kasar atau plasteran kamprot.

  1. Ficus Pumila

 Tumbuhan Rambat Ficus pumila

Ficus pumila atau yang umumnya dikenal sebagai creeping fig (ara merayap) atau climbing figara (ara memanjat) merupakan liana kayu yang selalu hijau (evergreen). Ini termasuk spesies tanaman berbunga dalam famili mulberry yang berasal dari Asia Timur (Cina, Jepang, Vietnam) dan dinaturalisasi di bagian tenggara dan selatan-tengah Amerika Serikat. Juga ditemukan dalam budidaya sebagai salah satu jenis tanaman hias yang merambat.

  1. Golden Moneywort

Tumbuan Rambat Golden Moneywort

Golden moneywort merupakan tanaman merambat tak berbunga yang memiliki warna hijau muda yang cerah dan menyejukkan. Golden moneywort bersifat menjuntai, sehingga cocok untuk ditanam di kanopi. Selain itu, tanaman rambat ini bisa juga dijadikan sebagai tanaman gantung.

  1. Ivy

Tanaman Rambat Ivy

Ivy merupakan jenis tanaman evergreen (selalu hijau) yang relatif agresif dengan rentang hidup yang cukup panjang. Ivy sangat coock untuk ditanam di perkotaan, terutama di wilayah dataran rendah, karena mampu untuk menyerap polusi dengan baik.

Tanaman rambat yang satu ini akan tumbuh dengan baik di sisi tembok dan bisa menempel dengan kuat di tempok. Ketinggiannya bisa mencapai 100 kaki. Tapi perlu diperhatikan bahwa kita harus berhati-hati dengan tanaman ini sebab bisa menyebabkan iritasi kulit, dengan sensasi rasa terbakar, serta jauhkan dari jangkauan anak anak.

  1. Jalaran Api

 Rambat Tembok Jalar Api

Jalaran api adalah salah satu tanaman rambat dari famili Bignoniaceae yang aslinya, yang merupakan tanaman endemik Brasil.

Tanaman Jalaran Api memiliki warna jingga yang yang terkesan seperti semburan api dan akan nampak indah untuk menghiasi pargola atau dinding di halaman rumah. Warna orange yang ditampilkan membuat halaman rumah tampak lebih hidup, seperti warna api yang membara.

  1. Kembang Sungsang

 Rambat Kembang Sungsang

Kembang sungsang atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan nama Gloriosa Lily merupakan jenis tanaman bunga yang indah dan eksotis. Warna mahkota bunganya yaitu kombinasi merah dan kuning. Di bagian dasar bunga, terdapat kelopak yang berwarna hijau muda menghadap ke bawah.

Ketika mekar dewasa, kelopak tersebut memanjang dan berkerut, kemudian secara bertahap melengkung kebelakang sementara terjadi sekuensing spektrum dari warna dari hijau ke kuning dan ke merah. Tanaman yang satu ini merambat dengan melilit menggunakan sulur-sulur yang terbentuk pada ujung daun.

  1. Lipstick Plant

 Tanaman Rambat Lipstick Plant

Lipstick plant merupakan tanaman rambat yang selalu hijau (evergreen), yang termasuk tanaman asli Indonesia dan Malaysia.

Pada habitat aslinya, jenis tanaman yang satu ini adalah tanaman yang merambat atau menempel di pohon besar, sama seperti anggrek. Daya tarik utama dari Lipstick plant  yaitu bunga berombak merah cerah yang muncul dari kelopak bunga marun gelap yang terlihat seperti lipstik di dalam tabung.

  1. Mandevilla

 Tanaman Rambat Mandevilla

Mandevilla merupakan tanaman rambat yang tahan panas, memiliki bunga berwarna kuning, putih, merah muda, atau merah. Tanaman ini termasuk jenis tanaman hias yang dipenuhi kuntum bunga sepanjang tahun. Mandevilla bisa dibudidayakan untuk memanjat dinding atau teralis, dibentuk sebagai peneduh atau untuk pagar.

Pertumbuhan tangkai Mandevilla tidak selalu mengikuti sulur, sehingga sesekali perlu diikat dengan tali raffia apabila ingin tumbuhnya mengikuti alur pagar rumah. Tanaman rambat yang satu ini kuat menahan serangan hama serangga dan juga mudah tumbuh di iklim tropis.

  1. Morning Glory

 Tanaman Rambat Morning Glory

Morning Glory merupakan jenis tanaman rambat dengan batang berbentuk ramping, daun berbentuk segitiga dan bunganya berbentuk seperti terompet berwarna merah muda, ungu-biru, magenta atau putih. Bunga-bunga itu akan mekar pada pagi hari dan mengeluarkan aroma kesegaran sekitar pagar rumah.

Di wilayah tropis, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tanaman pergola, tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai groundcover yang tumbuh masiv. Morning Glory pertumbuhannya relatif cepat, dalam satu musim panjangnya dapat mencapai 15 kaki dan bisa menyebarkan benih dengan sendirinya.

  1. Patrea volubis

 Tanaman Rambat Patrea volubis

Patrea volubis merupakan tanaman perdu yang berasal dari wilayah Amerika Tengah. Nama lain dari tanaman ini yaitu Queen’s Wreath, Purple Wreath, Blue Bird Vine, Purple Vine. Karena berasal dari kawasan tropis, patrea volubis bisa tumbuh subur di Indonesia.  Bagian paling menarik dari tanaman yang satu ini adalah bunganya yang berwarna ungu cerah.

Bukan hanya satu atau dua buah, bunga-bunga tersebut bisa mekar di sepanjang batangnya. Keunikan lain dari tanaman ini adalah bunganya akan mengalami perubahan warna sebelum gugur. Warna bunga yang semula ungu cerah perlahan memucat, kemudian berubah warna menjadi hijau, dan akhirnya gugur.

  1. Potos

 Tanaman Rambat Potos

Potos merupakan tanaman yang mempunyai karakter dan sifat yang menyerupai daun dollar, yaitu bisa tumbuh merambat pada media dinding dengan tekstur kasar dan juga batang pohon dewasa yang besar. Ketinggian tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 6 meter.

  1. Sirih

Tanaman Rambat Sirih

Tanaman rambat yang satu ini sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu tanaman obat. Sirih bisa tumbuh merambat baik diatas permukaan tanah maupun merambat ke berbagai objek tinggi yang berada di dekatnya.

Sirih mampu menjulur tinggi apabila diimbangi dengan penopang, sebab sirih tidak mempunyai kekuatan untuk berdiri sendiri sehingga memerlukan bantuan untuk menopang tubuhnya. Daya tarik dari tanaman ini adalah daunnya yang berkilap.

  1. Sirih Merah

Tanaman Rambat Sirih Merah

Sirih merah merupakan tanaman rambat yang mempunyai daun bercorak varigata berwarna hijau abu-abu di permukaan, permukaan daun bagian bawah berwarna merah hati. Bentuk daunnya menyerupai jantung dengan ujung meruncing, dengan tepian tepi rata dan permukaannya mengilap serta tidak berbulu.

Selain digunakan sebagai tanaman hias yang merambat di dinding pagar atau batang pohon lain, sirih merah juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

  1. Vernonia elliptica

Tumbuhan Rambat Vernonia elliptica

Vernonia elliptica dikenal juga dengan nama Tanaman Janda Merana atau tanaman Lee Kwan Yew merupakan jenis tanaman merambat (curtain creeper) yang tumbuh menjuntai kebawah.

Tanaman rambat yang satu ini cocok untuk bangunan-bangunan di wilayah tropis dengan menanamnya di balkon sebagai dekorasi atau kanopi atas dan membiarkannya tumbuh menjuntai kebawah dengan indah dan menyejukkan.

  1. Zebrina pendula

 Tanaman Rambat Zebrina pendula

Zebrina Pendula merupakan tamanan rambat yang memiliki daun berwarna keunguan yang dihiasi dengan pola garis putih sehingga dapat memberikan warna berbeda pada taman. Tanaman rambat berdaun keunguan ini juga cukup populer sebagai tanaman hias gantung. Selain digunakan sebagai tanaman hias, Zebrina pendula juga berkhasiat sebagai obat peluruh kencing dan obat bisul.

Selain bermacam-macam tanaman rambat yang menawarkan keindahan daun dan bunga seperti yang telah disebutkan di atas, ada pula tanaman rambat yang bisa berbuah, diantaranya yaitu:

  1. Anggur

 Tanaman Rambat Anggur

Anggur merupakan salah satu tanaman buah yang pohonnya tumbuh rambat. Jenis tanaman rambat ini bisa ditanam di daerah yang kering atau mempunyai curah hujan yang sangat sedikit, dengan suhu udara sekitar 31 derajat celcius pada siang hari dan 23 celcius pada malam hari.

Saat membudidayakan anggur, perlu untuk memperhatikan keadaan sekitarnya, sebab tanaman ini memerlukan perhatian yang lebih. Apabila ditanam dan tidak dirawat dengan benar, maka anggur tidak akan berbuah dengan sempurna, atau bahkan tidak akan berbuah sama sekali.

  1. Blewah

Blewah merupakan buah yang memiliki rasa yang manis yang unik. Bahkan, buah yang satu ini juga mempunyai cita rasa yang khas jika dicampurkan ke dalam minuman atau dengan buah lain. Bentuk blewah tampak seperti labu kuning, tapi ukurannya kecil dan lebih lonjong daripada labu, serta rasa yang dimiliki blewah jelas berbeda dengan labu.

  1. Buah Kundur

 Tanaman Rambat Buah Kundur

Buah kundur atau beligo merupakan buah yang termasuk dalam jenis labu. Bentuknya terlihat seperti timun suri tapi warnanya hijau.

Tanaman buah ini biasanya ditanam pada dataran tinggi sekitar 1000 mdpl. Tanaman ini memerlukan banyak air untuk perkembanganya, tapi jangan sampai dibiarkan air menggenang di sekitar tanaman, karena justru akan merusak tanaman.

  1. Buah Naga

Tanaman Buah Naga

Buah naga merupakan tanaman rambat yang termasuk tanaman jenis kaktus, dengan batang yang tebal serta tidak berdaun. Buah dari tanaman ini berbentuk bulat yang dengan kulit berlapis terlihat seperti sisik hewan mitologi naga, maka dari itu buah ini dinamakan buah naga. Buah naga yang sering kita jumpai ada dua jenis, yaitu buah naga merah dan buah naga putih.

  1. Labu Kuning

 Tanaman Rambat Labu Kuning

Pohon labu kuning mempunyai batang yang tidak terlalu besar, karena buah ini merupakan hasil dari tanaman rambat. Tanaman ini biasanya ditanam pada wilayah dengan ketinggian hingga 1500 m dpl dan suhu udara berkisar antara 18 sampai dengan 27 derajat celcius. Tanaman ini memerlukan lahan yang luas untuk berkembang dengan baik. Buah labu kuning biasanya sudah bisa dipanen ketika umur 50-60 hari.

  1. Markisa

 Tumbuhan Rambat Markisa

Buah markisa memiliki bentuk buah yang bulat dan tekstur buah yang unik, dan cita rasanya asam manis yang segar.

Tanaman buah yang merambat ini bisa ditanam pada wilayah yang memiliki ketinggian sekitar 800 -2500 m dpl, dengan kelembaban yang cukup tinggi dengan kisaran suhu 20-30 derajat Celsius. Selain itu, markisa tidak dapat tumbuh dengan baik di daerah yang berangin terlalu kencang. 

  1. Melon

 Tanaman Rambat Melon

Tanaman melon termasuk tanaman rambat yang bisa menghasilkan buah dengan ukuran yang cukup besar dan memiliki aroma serta rasa manis yang khas. Terdapat berbagai macam jenis buah melon, misalnya ada melon warna hijau dan melon dengan buah berwarna kuning.

Dalam membudidayakan tanaman melon hindarkan dari daerah yang memiliki angin kencang, karena dapat mengakibatkan kerusakan pada batang dari tangkai buah yang baru saja tumbuh.

  1. Semangka

Tanaman Rambat Semangka

Semangka merupakan tanaman rambat yang bisa mebhasilkan buah, dengan berat bisa mencapai 5 kg. Dengan ukuran buah yang besar, dalam pertumbuhannya, tanaman ini biasanya tidak dirambatkan pada tiang atau sesuatu yang tinggi karena itu akan membuat tanaman tidak kuat menahan beban buah yang berat.

  1. Timun

 Tumbuhan Rambat Timun

Timun merupakan tanaman rambat berbuah biasanya dimanfaatkan untuk lalapan atau hiasan pada makanan. Timun bisa ditanam baik di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tapi timun akan lebih mudah tumbuh pada jenis tanah bersuhu hangat. Selain itu, timun membutuh paparan sinar matahari yang cukup. Timun hanya membutuhkan waktu selama 35 hari untuk berbuah.

  1. Timun Suri

 Rambat Timun Suri

Timun suri merupakan tanaman rambat yang masih termasuk dalam keluarga timun. Timun suri mempunyai rasa serta tekstur yang unik.

Biasanya, buah yang satu ini digunakan sebagai campuran minuman, seperti es campur atau sop buah. Timun suri bisa tumbuh dengan baik pada wilayah beriklim kering. Tanaman ini membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk berbuah

Manfaat Tanaman Merambat

Tanaman rambat memiliki manfaat yang beragam, antara lain:

Sebagai Tanaman Hias

Tanaman rambat bisa bermanfaat sebagai penghias ruang kosong di pekarangan maupun dinding rumah Anda. Keberadaan tanaman hias yang merambat akan menambah kesan asri dan eksotis dari desain rumah yang dipakai.

Tanaman merambat juga bisa menjadi alternatif yang tepat untuk konsep green house dengan pagar hidup menawan yang terbentuk dari rangkaian tanaman hias merambat. 

Sebagai Tanaman Obat 

Beberapa tanaman rambat juga ada yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu jenis tanaman obat, misalnya sirih, baik sirih hiaju maupun sirih merah. Manfaat sirih hijau antara lain untuk mengobati tukak lambung, luka bakar ringan, gusi berdarah, bronchitis, dan lain-lain.

Sedangkan sirih merah bermanfaat untuk mengobati sakit tenggorokan, mengatasi gatal, mencegah bau badan, dan lain-lain.

Sebagai Penyejuk Lingkungan 

Pada dasatnya semua tanaman bisa menyejukan lingkungan termasuk tanaman yang tumbuhnya merambat. Tanaman rambat bisa menjadi pilihan tepat dalam menyejukan rumah dengan membiarkannya tumbuh merambat di dinding rumah, pagar maupun di taman sehingga udara sekitar menjadi lebih sejuk dan menyehatkan.

Nah, demikian tadi uraian lengkap yang dapat kami bagikan kepada segenap pembaca terkait dengan jenis-jenis tanaman rambat gantung, bunga, dinding, tanah, hias, dan obat yang bisa dimanfaatkan untuk peneduh sehingga mempercantik lingkungan. Semoga bisa bermanfaat. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *