Jenis Unggas, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Macam Unggas

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pemilik keanekaragaman fauna terbesar di dunia. Salah satunya adalah hewan berjenis unggas atau aves. Sebanyak 9.040 jenis burung tercatat di dunia, 1.531 jenis diantaranya terdapat di Indonesia dengan 397 jenis (26%) endemik.

Unggas merupakan komponen ekosistem yang memiliki peranan penting dalam mendukung berlangsungnya suatu siklus kehidupan organisme. Keadaan ini dapat dilihat dari rantai makanan dan jaring-jaring kehidupan yang membentuk sistem kehidupannya dengan komponen ekosistem lainnya seperti tumbuhan dalam lahan pertanian dan serangga.

Unggas

Unggas atau aves merupakan salah satu dari kelas pada kingdom animalia atau hewan-hewanan. Unggas pada dasarnya merupakan hewan bertulang belakang atau vertebrata yang memiliki ciri bulu dan sayap. Aves sendiri berkembangbiak dengan cara bertelur dan berperan sebagai polinator, pemakan hama dan penyangga ekosistem.

Ciri umum atau fisik unggas antara lain;

  1. Memiliki paruh
  2. Berbulu
  3. Memiliki sayap

Unggas sendiri merupakan hewan berdarah panas atau homoioterm yang berarti suhu tubuh stabil dan tidak menyesuaikan dengan lingkungan. Selain itu, unggas memiliki kelebihan yaitu dapat bernapas ketika sedang berada di udara dengan bantuan pundi-pundi udara yang tidak dimiliki oleh jenis animalia lainnya.

Unggas merupakan hewan yang dibagi menjadi dua habitat yakni unggas yang realtif hidup di daerah perairan seperti sungai, danau, pantai maupun laut yang disebut dengan unggas air. Selain itu terdapat habitat unggas yang relatif hidup di daerah darat seperti hutan, arti sawah, maupun daerah-daerah pemukiman penduduk yang disebut
dengan unggas darat.

Jenis Unggas dan Cirinya

Dan berikut jenis dari unggas sendiri dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Unggas Air

Unggas air
Unggas air

Unggas air merupakan jenis unggas yang hidupnya relatif lebih lama berada di daerah perairan. Beberapa spesies biasanya hidup di sekitaran sungai, danau, rawa, bahkan laut. Unggas darat biasanya lebih banyak mengkonsumsi ikan-ikan sebagai makanan utamanya.

Unggas air biasanya memiliki ciri-ciri kaki yang berselaput yang dapat digunakan untuk berenang ketika berada di air atau daerah berlumpur.

  1. Unggas Darat

Unggas Darat
Unggas Darat

Secara habibat, unggas yang hidupnya relaitf lebih banyak di darat sering disebut sebagai unggas darat. Unggas darat biasanya sering mencari makan baik berupa biji- bijan, buah maupun binatang kecil lainnya. Unggas darat merupakan unggas-unggas pada umumnya yang sering kita jumpai bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Meski unggas-unggas ini berterbangan di udara namun hewan ini tetap bertempat tinggal di daratan.

  1. Unggas Petelur

Unggas petelur
Unggas petelur

Unggas petelur adalah jenis hwan yang dikonsumsi manusia dengan diambil dari telur-telurnya. Unggas ini sangat dibutuhkan bagi banyak home industri seperti usaha makanan, rumah makan, bahkan dibutuhkan juga dalam pengobatan tradisional.

Adapun ciri umum dari unggas petelur ini memiliki bentuk tubuh ramping dengan cuping telinga dengan tekstur yang sangat tipis.

  1. Unggas Pedaging

Unggas Pedaging
Unggas Pedaging

Jenis hewan lainnya yang ada dalam pertanian adalah unggas pedaging, unggas ini memiliki banyak kebermanfaatan bagi keberlangsungan manusia, salah satunya karena makanan dari unggas pedaging ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.

Karakteristik dari pedaging ialah bentuknya besar dan memiliki tekstur padat. Selain itu yang memnedakan dengan unggas peaging ialah memiliki produksi telur yang relatif sedikit.

Contoh Unggas

Berikut terdapat contoh-contoh unggas yang biasa kita temui di kehidupan yaitu:

  1. Ayam

Ayam merupkan salah satu hewan unggas yang memiliki beragam jenis dalam spesiesnya. Jenis-jenis tersebut bahkan tersebar di seluruh pelosok dunia. Bahkan di beberapa wilayah, ayam memiliki bentuk dan warna bulu yang unik.

Karena keanekaragaman jenis, ayam banyak dikembangbiakan untuk diambil manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti daging dan telurnya untuk dikonsumsi.

  1. Pinguin

Pinguin merupakan binatang yang tinggal di lingkungan dingin khususnya kutub selatan. Hewan ini tergolong jenis ungga yang tidak bisa terbang, namun memiliki kelebihan bahwa hewan ini mampu berenang dan menyelam. Kemampuan menyelam pinguin digunakan ketika mencari makan yaitu ikan di laut.

Pinguin secara fisik sanagt mudah dikenali karena memiliki warna tumbuh dengan corak yang khas yaitu hiyam dan putih. Selain itu, sayap pinguin memiliki bentuk unik yang digunakan untuk bermanuver ketika berada di dalam air. Dan juga kaki dari pinguin sendiri berselaput untuk memudahkan ketika berenang.

  1. Merpati

Merpati adalah salah satu jenis unggas yang banyak kita temui di kawasan taman pekotaan. Merpati memiliki corak tubuh yang ikonik berwarna putih bersih dengan bulu yang halus. Burung ini merupakan pemakan biji sehingga banyak warga yang memberi makan burung ini hanya untu menarik perhatian burung ini ketika di taman.

Selain banyak ditemukan di taman, burung merpati bahkan banyak dikembangbiakan untuk dilatih dan dimanfaatkan sebagai kurir pengantar pesan. Pada zaman dahulu khususnya di daerah eropa burung merpati banyak di latih untuk mengantar pesan para prajurit ketika berperang.

  1. Elang

Elang merupakan salah satu jenis unggas yang digolongkan sebagai hewan pemakan daging atau karnivora. Secara fisik, binatang ini memliki ukuran tubuh yang besar, sayap lebar dan memiliki cakar yang tajam. Selain itu, binatang ini memiliki bentuk paruh pencabik yang kuat dan tajam. Paruh ini berfungsi untuk mencabik daging mangasnya.

Di alam liar, elang sudah berada pada fase di ambang kepunahan, bahkan pemerintah dan pegiat kelestarian alam berupaya untuk menjaga kelangsungan hidup beberapa spesies elang agar selamat dari kepunahan dan mengawasi dari buruan pemburu.

  1. Gagak

Gagak merupakan salah satu jenis unggas yang digolongkan sebagai unggas darat. Karena habitat dari unggas ini adalah daerah hutan maupun pemukiman penduduk. Ciri khas dari hewan ini adalah bulu yang dimiliki hewan ini berwarna hitam pekat, sehingga hewan ini mudah dikenali.

Gagak juga termasuk binatang omnivora karena memakan segala baik daging maupun buah. Di beberapa daerah gagak dimanfatkan untuk membantu dalam pengendalian hama di lingkungan persawahan seperti menangkap tikus, tupai, maupun serangga.

  1. Angsa

Angsa adalah hewan dengan warna bulu putih dan memiliki leher yang panjang. Angsa sendiri merupakan salah satu jenis unggas air yang mampu berenang dan mencari makanan berupa sisa tumbuhan yang berada di kawasan perairan. Hal ini disebabkan kaki angsa memiliki selaput agar ketika di air angsa dapat stabil dan tidak tenggelam.

Meski angsa dapat berenang namun tidak dipungkiri bahwa angsa juga memiliki kemampuan untuk terbang. Bahkan kecepatan terbang angsa mampu mencapai 100 km per jam. Selain itu, keunikan dari angsa adalah hewan ini merupakan hewan yang setia yang hanya hidup dengan satu pasangan selama hidupnya.

  1. Bebek

Bebek meruapkan salah satu jenis unggas pemakan segala yang hampir sama dengan bentuk dari angsa. Pembeda dari angsa dan bebek adalah pada bagian dan bentuk leher. Leher angsa lebih panjang daripada bebek secara visual. Pada kaki, bebek memiliki selaput yang sama seperti pada angsa yang berfungsi menjaga kestabilan ketika bebek berada di daerah lumpur maupun pada daerah perairan.

Bebek memiliki bentuk aruh pipik yang berfungsi untuk menyaring dan menangkap makanan yang berada di air maupun lumpur. Wujud paruh yang pipih dan lebar memungkinkan bebek untuk menyaring makanan.

  1. Kolibri

Burung kolibri merupakan salah satu spesies burung dengan tubuh yang unik. Burung kolibri merupakan burung dengan corak warna bulu yang cerah dan berwarna-warni. Bahkan warna bulu burung ini mampu memantulkan cahaya ketika terkena air. Di dunia terdapat 300 spesies burung kolibri yang masih bisa ditemukan.

Burung ini memiliki sayap dan paruh yang amat kecil. Burung ini memiliki paruh yang lancip untuk mengisap sari madu pada bunga dan memiliki sayap yang kecil. Hal ini karena burung ini memiliki kecepatan terbang yang cukup tinggi sehingga memerlukan asupan seperti nektar. Bahkan burung kolibri merupakan salah satu burung yang mampu terbang dengan cara mundur.

  1. Flamingo

Flamengo merupakan salah satu jenis unggas yang biasanya hidup di daerah perairan. Flamengo sendiri memiliki ciri fisik seperti memiliki leher dan kaki yang panjang, tubuhnya bewarna merah muda dan berparuh besar. Paruh tersebut berfungi untuk menangkap makanan di dalam air seperti udang, maupun ikan-ikan kecil di sekitaran
perairan.

Ciri khas lain dari burung ini adalah sering menggunakan salah satu kakinya untuk berdiri di atas air. Bahkan burung flamingo mampu tidur dengan menggunakan salah kakinya untuk berdiri. Hal ini bertujuan agar ketika tertidur tubunya tidak basah terkena air.

  1. Burung pelatuk

Burung pelatuk merupakan salah satu jenis unggas yang banyak ditemui dikawasan hujan tropis. burung pelatuk membuat sarang dengan cara mematuk lubang pada pohon yang ingin digunakan sebagai tempat burung ini tinggal. Paruh dari burung ini lancip dan kuat sehingga sesuai dengan fungsi paruhnya.

Ciri unik lainnya burung ini memiliki kaki zigodaktil atau kaki engan formasi dua jari didepan dan dua jari di belakang. Fungsi kaki tersebut untuk mencekngkram permukaan yang vertikal seperti ketika bertengger di atas pohon untuk membentuk lubang.

Itulah tadi rangkain artikel yang sudah kami tuliskan pada semua pembaca. Berkenaan dengan macam hewan unggas, ciri, dan contohnya. Semoga bisa memberikan pemahaman bagi kalian yang sedang membutuhkan materinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *