Kacang Hijau: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

 Kacang Hijau Adalah

Pada hakekatnya tanaman kacang hijau adalah salah satu jenis serealia yang dapat digunakan pada bagian bijinya seperti halnya tanaman kedelai tetapi berbeda jika dibandingkan dengan kacang panjang, untuk arti tumbuhan kacang hijau memiliki banyak protein nabati yang ada didalamnya, sehingga kacang hijau dapat mencukupi kebutuhan protein harian.

Disisi lain, kegunaan kacang hijau dimasyarakat biasanya dijadikan bahan utama pembuatan kue yakni pada makanan onde-onde serta bakpau, akan tetapi olahan kacang hijau yang sering dijumpai yakni dijadikan sebagai bubur yaitu bubur kacang hijau dengan campuran ketan atau bisa juga hanya kacang hijau saja.

Kacang Hijau

Kacang hijau memiliki nama latin yaitu vigna radiata . Hal ini mengindikasikan bahwa tumbuhan ini bagian daripada palawija yang cukup terkenal luas pada daerah tropik. Disisi lain, tanaman yang termasuk famili polong-polongan atau fabaceae. Alasannya karena mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari yakni sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati yang cukup tinggi.

Di luar daripada itu semuanya untuk Kacang hijau di Indonesia berada pada urutan ketiga terpenting sebagai tumbuhan pangan jenis legum sesudah kedelai dan kacang tanah.

Klasifikasi Kacang Hijau

Klasifikasi Kacang Hijau
Klasifikasi Kacang Hijau

Adapun untuk klasifikasi ilmiah dari tumbuhan kacang hijau ini, yakni;

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Fabales
Familia Fabaceae
Genus Vigna
Spesies Vigna radiata

Morfologi Kacang Hijau

Untuk lebih detail tentang ciri morfologi dari kacang hijau dapat lihat ulasan berikut ini;

  1. Daun

Kacang hijau memiliki ciri-ciri daun yang berbentuk hampir mirip segitiga yang lancip pada bagian ujungnya, umumnya daun kacang hijau memiliki tiga helai daun pada tiap tangkai daunnya, daun dari kacang hijau memiliki warna hijau dan jika sudah tua daun akan berwarna kuning sampai akhirnya berubah menjadi warna coklat.

  1. Batang

Tumbuhan yang memiliki nama latin Vigna radiata ini memiliki batang yang berwarna hijau kemerahan atau sering juga berwarna kecoklatan tergantung dari jenis varietas.

Bentuk dari arti batang kacang hijau yaitu bulat dengan ukuran yang berdiameter 2 sampai 5 mm dan mempunyai buku-buku dibagian batangnya. Batang tumbuhan ini umumnya mempunyai tinggi kurang lebih satu meter dengan memiliki cabang yang tumbuh pada tiap ruas batang.

  1. Akar

Pengertian akar tumbuhan ini memiliki akar tunggang, akan tetapi juga mempunyai akar-akar kecil yang mengelilingi akar tunggangnya, warna dari akar kacang hijau ini  memiliki warna coklat dengan panjang akar kacang hijau kurang lebih 15 sampai 20 cm.

  1. Bunga

Bunga kacang hijau mirip dengan bentuk kupu-kupu dan mempunyai kelamin yang sangat sempurna yaitu putik dan benangsari yang sudah tersedia pada bagian arti bunga tersebut, dan penyerbukan dari kacang hijau ini dilakukan saat malam hari. Kacang hijau sendiri memiliki warna bunga yaitu warna kuning.

  1. Buah/Polong

Kacang hijau memiliki buah yang berbentuk memanjang, dengan panjang rata-rata kurang lebih 10 sampai 15cm dan pada bagian dalamnya terdapat polong yang memiliki warna hijau, buah kacang hijau mempunyai warna hijau ketika masih muda, sedangkan  ketika sudah tua warna dari buah dapat berubah menjadi hitam yang disertai dengan warna polong berubah menjadi warna hijau.

Manfaat Kacang Hijau

Secara umum untuk kegunaan dari tumbuhan kacang hijau ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sumber Mineral

Kacang hijau mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi dan merupakan sumber mineral yang cukup penting bagi tubuh manusia seperti kalsium dan fosfor. Sedangkan untuk kandungan lemaknya adalah asam lemak yang tidak jenuh.

  1. Penguat Tulang

Kandungan kalsium serta fosfor pada kacang hijau berguna untuk memperkuat tulang dan gigi pada anak juga lansia. Kacang hijau juga terdapat kandungan yang rendah lemak dan sangat bagus bagi mereka yang sedang menghindari makanan berlemak tinggi.

Kadar lemak yang cukup rendah pada kacang hijau menjadikan bahan makanan atau minuman yang dibuat dari olahan kacang hijau tidak mudah berbau atau membusuk.

  1. Kesehatan Jantung

Kandungan lemak pada kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak yang tidak jenuh serta 27% asam lemak yang jenuh. Biasanya jenis kacang-kacangan ini memang mengandung banyak lemak tidak jenuh yang cukup tinggi. Kandungan lemak tidak jenuh yang cukup tinggij juga penting untuk menjaga kesehatan jantung manusia.

  1. Kesehatan pada Organ Laki-laki

Pada tanaman kacang hijau mengandung berbagai vitamin seperti vitamin B1 yang bermanfaat dalam pertumbuhan serta meningkatkan vitalitas pria. Oleh sebab itu kacang hijau dan seluruh jenis kacang-kacangan lain sangat bagus untuk dimakan oleh pasangan yang baru menikah.

  1. Pertumbuhan Sel Tubuh

Kacang hijau juga memiliki kandungan multi protein yang bermanfaat untuk mengganti sel mati dengan sel yang baru dan membantu dalam proses pertumbuhan sel tubuh, maka dari itu anak-anak serta wanita yang baru saja bersalin sangat disarankan untuk dapat mengkonsumsinya.

Cara Budidaya Kacang Hijau

Untuk teknik dalam arti budidaya tanaman kacang hijau ini, diantaranya;

  1. Syarat Tumbuh

Tekstur tanah yang digunakan yaitu tanah liat berlempung yang banyak mengandung bahan organik beraerasi serta memiliki drainase yang baik. Struktur lahan pertanian yang digunakan yaitu tanah yang cukup gembur dengan Ph antara 5,8  sampai 7,0 namun yang optimal yaitu 6,7.

  1. Pengelolaan Tanah

Pada lahan sawah bekas tumbuhan padi tidak dilakukan system tanpa olah tanah atau ( TOT ). Persiapan lahan yang baik dilakukan yakni pada saat belum tanam. Untuk tanah yang memiliki tekstur ringan tidak membutuhkan adanya pengolahan tanah.

Pada daerah pertanian lahan kering atau tegalan pengolahan tanah dilakukan secara intensif mulai dari membersihkan rumput, mencangkulnya sampai gembur, untuk tanah tegalan yang cukup keras pembajakannya dilakukan dengan kedalaman sekitar 15 sampai 20 cm, dan dibuat petakan dengan ukuran 3 sampai 4 m.

Tanah tegalan setelah ditanami tanaman jagung, kedelai dan juga padi gogo perlu adanya pengolahan tanah yang maksimal, dengan terlebih dahulu melakukan pemberian mulsa jerami kurang lebih 5 ton/ha agar dapat menekan perkembangan gulma, mencegah terjadinya uapan air serta memperbaiki struktur tanah.

  1. Penanaman

Waktu tanam yang sesuai dengan habitat kacang hijau pada lahan sawah yakni pada saat musim kemarau setelah musim tanaman padi. Sedangkan pada lahan tegalan dapat dilakukan pada saat awal musim hujan. Cara tanam benih yang dapat ditanam dengan cara tugal yaitu dengan jarak 40 cm x 10 cm dan 40 cm x 15 cm dan pada masing-masing lubang tanam dapat diisi dengan dua benih.

  1. Pemupukan

Untuk lahan sawah setelah tanaman padi tidak perlu dilakukan pemupukan. Sedangkan untuk lahan kering perlu dilakukan pemupukan dengan NPK. Pada tanah dangkal dan masam dilakukan pemupukan dengan 90 kg TSP + 45 kg Urea + 45 + 50 kg KCL/ha.

Penambahan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang berfungsi untuk meningkakan aerasi dan kapasitas untuk menahan air dalam tanah.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah diktakan bahwa tanaman kacang hijau ternyata juga dapat dijadikan untuk bahan olahan makanan, umumnya kacang hijau bisa dijadikan toge dengan cara kacang hijau terlebih dahulu direndam menggunakan air lalu diamkan sampai beberapa malam hingga keluar tunas yang nantinya akan menjadi toge.

Disisi lainnya juta tanaman sayur kacang hijau dapat diolah menjadi beberapa macam makanan antara lain bubur kacang hijau yang berguna untuk penderita penyakit beri- beri, dan tauge kacang hijau yang mengandung sumber vitamin E yang bermanfaat untuk antisterilitas.

Oleh karena itulah tauge kacang hijau juga bermanfaat untuk memperlancar air kencing, memperhalus kulit wajah dan bagus untuk program diet. Kacang hijau mengandung zat yang bergizi untuk tubuh misalnya magnesium, niasin, vitamin B1, vitamin E, vitamin A, dan minyak lemak. Manfaat lain dari kacang hijau yaitu memperlancar buang air besar dan meningkatkan semangat hidup.

Bagian dari kacang hijau yang memiliki nilai ekonomi paling tinggi adalah bagian bijinya. Biji kacang hijau dapat diolah dengan cara direbus sampai lunak lalu dimakan sebagai bubur atau dapat juga secara langsung. Biji yang sudah matang dapat juga dihaluskan dan dijadikan sebagai isi dari kue yang bernama onde-onde, bakpau, dan gandas turi.

Kecambah kacang hijau juga dapat dijadikan sayuran yang biasa dimakan dikawasan Asia Timur atau Asia Tenggara dan dikenal dengan sebutan tauge. Kacang hijau jika direbus cukup lama maka akan pecah dan pati yang ada didalam bijinya akan keluar serta mengental menjadi seperti bubur.

Tepung dari biji kacang hijau dikenal dipasaran dengan sebutan tepung hunku yang digunakan untuk pengolahan aneka kue karena biasanya dapat membentuk gel. Tepung ini juga bisa diolah menjadi mie yang terkenal dengan sebutan sebagai soun.

Kacang hijau merupakan tumbuhan yang masuk kedalam tumbuhan palawija namun tumbuhan ini sangat diperlukan oleh masyarakat karena kebutuhan dipasaran untuk kacang yang satu ini selalu meningkat setiap waktunya, kacang hijau termasuk kacang no tiga yang paling dicari oleh masyarakat setelah kacang kedelai dan kacang tanah.

Nah, itulah tadi pengulasan terkait dengan pengertian kacang hijau, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik budidaya di bidang pertanian. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian.

4.7/5 - (3 votes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *