Kandungan Tanaman Kunyit dan Manfaatnya

Diposting pada

Kandungan Tanaman Kunyit dan Manfaatnya

Tanaman Kunyit atau kunir memiliki nama latin yaitu Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val adalah salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara, yang kemudian menyebar ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika.

Selain dikenal dengan nama kunir, kunyit juga memiliki beberapa nama lokal, seperti turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia), janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura) yang kesemuanya itu memiliki beragam manfaat dari kandungan nutrisi yang dimilkinya.

Tanaman Kunyit

Kunyit adalah tanaman herba abadi dari keluarga tanaman jahe (Zingiberaceae. Kunyit meripakan tanaman tahunan yang memiliki batang pendek yang tingginya mencapai 1 m dengan rimpang oblong besar, yang sering bercabang dan berwarna kuning kecoklatan.

Berbagai percobaan membuktikan adanya senyawa bioaktif dari curcuma dan menunjukkan bahwa kuntit memiliki aktivitas antimikroba, antiinflamasi, antikanker dan antivirus.

Pengertian Kunyit Menuurt Para Ahli

Adapun definsi kunyit menurut para ahli, antara lain:

Hartati & Balittro (2013)

Kunyit  adalah  salah  satu  jenis  tanaman  obat  yang  mempunyai banyak manfaat  dan  banyak ditemukan di wilayah  Indonesia.  Kunyit termasuk  jenis  rumput-rumputan,  tingginya  sekitar 1  meter  dan bunganya berwarna putih yang muncul dari puncuk batang semu dengan panjang sekitar 10 sampai dengan 15  cm.

Umbi  akar kunyit  berwarna  kuning  tua, berbau  wangi  aromatik  dan rasanya  sedikit  manis.  Bagian  utama dari  tanaman  kunyit  yaitu  rimpangnya  yang  berada  didalam  tanah. Rimpangnya  mempunyai banyak  cabang  dan  tumbuh  menjalar,  rimpang induk  biasanya  berbentuk  elips  dengan  kulit  luarnya  berwarna  jingga kekuning-kuningan.

Kandungan Tanaman Kunyit

Adapun untuk kandungan nutrisi dari serangkaian tanaman Kunyit, menurut The United States Department of Agriculture (USDA) National Nutrient Database) antara lain sebagai berikut;

  • Satu sendok makan bubuk kunyit mengandung: 29 kalori; 0,91 gram (g) protein; 0,31 g lemak; 6.31 g karbohidrat; 2,1 g serat; 0,3 g gula.
  • Dimana dalam penyajian satu sendok makan bubuk kunyit juga menyediakan 26 persen dari kebutuhan mangan harian, 16 persen zat besi harian, 5 persen dari potasium harian, 3 persen vitamin C harian.

Manfaat Tanaman Kunyit

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa secara umum kunyit digunakan sebagai bumbu masakan yaitu untuk memberi warna kuning pada masakan. Akan tetapi, kandungan zat-zat yang terdapat dalam kunyit juga bisa menjadikannya tanaman obat tradisional yang bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat kunyit untuk kesehatan tersebut, antara lain:

Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi

The Arthritis Foundation mengutip beberapa penelitian di mana kunyit dapat digunakan untuk mengurangi peradangan. Kemampuan anti-inflamasi ini mungkin mengurangi rasa sakit yang dirasakan penderita artritis pada persendian mereka.

Meningkatkan fungsi hati

Kunyit telah mendapat perhatian baru-baru ini karena kemampuan antioksidannya. Efek antioksidan dari kunyit tampaknya sangat kuat sehingga dapat menghentikan kerusakan hati yang disebabakn oleh racun.

Berkemungkinan untuk mengurangi risiko kanker

Kurkumin menunjukkan bahwa dapat digunakan untuk pengobatan kanker. Studi menunjukkan itu memiliki efek perlindungan terhadap kanker pankreas, kanker prostat, dan multiple myeloma.

Membantu dalam pencernaan

Kunyit bukan hanya menambah rasa pada makanan. Namun, kunyit juga dapat memainkan peran penting dalam mencerna makanan itu. Rempah-rempah dapat berkontribusi untuk pencernaan yang sehat sebagai hasil dari sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Meningkatkan fungsi otak dan mengurangi resiko penyakit otak

Curcumin dapat meningkatkan faktor neurotrophic yang berasal dari otak. Hal ini terkait dengan fungsi otak yang lebih baik dan risiko penyakit otak yang lebih rendah.

Diyakini bahwa neuron tidak dapat membelah dan berkembang biak setelah masa kanak-kanak. Namun, sekarang diketahui bahwa ini memang terjadi. Neuron mampu membentuk koneksi baru, tetapi di area otak tertentu mereka juga dapat berkembang biak dan bertambah jumlahnya.

Salah satu pendorong utama proses ini adalah faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF), yang merupakan jenis hormon pertumbuhan yang berfungsi di otak. Banyak gangguan otak yang umum telah dikaitkan dengan penurunan kadar hormon ini, termasuk depresi dan penyakit Alzheimer. Menariknya, curcumin dapat meningkatkan kadar BDNF otak.

Klasifikasi Tanaman Kunyit

Penemuan atas manfaat dan kandungan dalam tanaman kunyit tersebut darapat diperoleh dari klasifikasi tumbuhannya, yaitu sebagai berikut:

  • Kingdom              : Plantae
  • Divisi                     : Spermatophyta
  • Subdivisi              : Angiospermae
  • Kelas                     : Monocotyledonae
  • Ordo                      : Zingiberales
  • Famili                    : Zingiberceae
  • Genus                   : Curcuma
  • Spesies                 : Curcuma domestica Val.

Nah, demikianlah serangkaian artikel yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan kandungan tanaman kunyit, khasiat, dan klasifikasinya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *