Kandungan Tomat dan Khasiatnya

Diposting pada

Kandungan Tomat

Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) ialah tumbuhan dari famili Solanaceae, yang siklus hidup singkat, bisa tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter, dengan warna buah hijau, kuning, dan merah yang biasa digunakan sebagai sayur dalam masakan atau bisa juga dimakan secara langsung tanpa diproses terlebih dahulu, hal ini tentusaja tidak terlepas daripada kandungan dan manfaatnya dalam tubuh manusia.

Tanaman Tomat

Tomat termasuk dalam buah yang berbeda dengan buah batu, sebab tidak mempunyai arti biji keras (pips), yang banyak jumlahnya. Keseluruhan pericarp-nya lembek dan berair dalam perkembangannya, ruang-ruang bakal buahnya mengkilap dan pericarp-nya membungkus semua biji.

Sedangkan menurut para pakar, salah satunya diungkapkan oleh Rukmana (1994), tomat termasuk tanaman tahunan (annual), artinya umurnya hanya untuk satu kali periode panen. Tanaman tomat berbentuk perdu atau semak dengan panjang dapat mecapai 2-3 m atau lebih, memiliki batang lunak dan bulat.

Klasifikasi ilmiah tanaman tomat, antara lain sebagai berikut;

  • Kingdom         : Plantae
  • Sub kingdom   : Tracheobionta
  • Sub divisi        : Spermatophyta
  • Divisi               : Magnoliophyta
  • Kelas               : Magnoliopsida
  • Sub Kelas        : Asteridae
  • Ordo                : Solanales
  • Famili              : Solanaceae
  • Genus              : Solanum
  • Spesies            : Solanum lycopersicum L

Kandungan Nutrisi Tomat

Tomat merupakan sumber makanan utama antioksidan lycopene, yang telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk pengurangan risiko penyakit jantung dan kanker. Tomat beberapa kandungan dialam buahnya, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Sumber vitamin C
  • Kalium
  • Folat
  • Vitamin K

Sedangkan untuk kadar air di dalam buah tomat ini ada sekitar 95%, sedangkan 5% lainnya terutama terdiri dari karbohidrat dan serat.

Secara lebih jelas, berikut adalah nutrisi dalam tomat mentah (100 gram):

  • Kalori 18
  • Air 95%
  • Protein  0,9 gram
  • Karbohidrat 3,9 gram
  • Gula 2,6 gram
  • Serat 1,2 gram
  • Lemak 0,2 gram

Manfaat Tomat

Tomat memiliki manfaat yang beragam terutama untuk kesehatan hal ini tidaklah terlepas dari kandungan-kandungan yang ada, antara lain sebagai berikut;

Mencegah kanker

Tomat mengandung sejumlah besar likopen yang merupakan karotenoid dan antioksidan yang sangat efektif dalam memulung radikal bebas penyebab kanker. Likopen dalam tomat bertahan melawan kanker dan telah terbukti efektif dalam memerangi kanker prostat, menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Edward Giovannucci dari Harvard School of Public Health.

Studi lain menunjukkan bahwa likopen dapat membantu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker prostat dan payudara. Hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa likopen memiliki potensi untuk mencegah kanker sel ginjal.

Mendukung kesehatan jantung

Penyakit jantung-termasuk serangan jantung dan stroke – adalah penyebab kematian paling umum di dunia. Sebuah studi pada pria paruh baya mengaitkan tingkat likopen dan beta-karoten dalam darah yang rendah dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Semakin banyak bukti dari uji klinis menunjukkan bahwa suplemen dengan likopen dapat membantu menurunkan kolesterol. Studi klinis produk tomat menunjukkan manfaat terhadap peradangan dan penanda stres oksidatif. Tomat juga menunjukkan efek perlindungan pada lapisan dalam pembuluh darah dan dapat mengurangi risiko pembekuan darah.

Kesehatan kulit

Tomat dianggap bermanfaat bagi kesehatan kulit. Makanan berbasis tomat yang kaya likopen dan senyawa tanaman lainnya dapat melindungi dari sengatan matahari. Menurut sebuah penelitian, orang-orang yang mencerna 1,3 ons (40 gram) pasta tomat-menyediakan 16 mg likopen – dengan minyak zaitun setiap hari selama 10 minggu mengalami 40% lebih sedikit terbakar sinar matahari.

Membantu mengatasi diabetes

Tomat dapat menjadi makanan pelindung bagi penderita diabetes tipe 2. Dalam satu penelitian, orang yang menderita diabetes dengan menambahkan tomat ke dalam masakan selama 30 hari mengalami penurunan peroksidasi lipid.

Peroksidasi lipid yaitu reaksi berantai di mana zat yang disebut radikal bebas menyerang lemak, sehingga menyebabkan kerusakan yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini sangat penting, karena diabetes melipatgandakan risiko stroke dan serangan jantung.

Menurunkan hipertensi 

Mengkonsumsi tomat setiap hari mengurangi risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini sebagian disebabkan oleh tingkat potasium yang terkandung dalam tomat. Kalium adalah vasodilator, yang berarti mengurangi ketegangan di pembuluh darah dan arteri, sehingga meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan pada jantung dengan menghilangkan hipertensi.

Melindungi kesehatan mata

Tomat dapat membantu melindungi mata dari kerusakan ringan. Tomat merupakan sumber yang kaya akan likopen, lutein, dan beta-karoten. Ini merupakan antioksidan kuat yang sudah  terbukti bisa untuk melindungi mata terhadap kerusakan yang disebabkan cahaya, perkembangan katarak, dan degenerasi makula terkait usia (AMD).

Studi Penyakit Mata Terkait Usia (AREDS) baru-baru ini menemukan bahwa orang-orang dengan asupan makanan tinggi karotenoid lutein dan zeaxanthin, keduanya ada dalam tomat, mengalami penurunan 35 persen dalam risiko AMD neovaskular.

Membantu pencernaan

Tomat menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan mencegah sembelit dan diare. Tomat juga mencegah penyakit kuning dan secara efektif menghilangkan racun dari tubuh. Selain itu, mereka memiliki sejumlah besar serat yang dapat mengurangi gejala sembelit.

Demikianlah serangkain artikel yang sudah kami jelaskan secara terperinci terkait dengan kandungan buah tomat dan manfaatnya dalam kesehatan. Semoga melalui materi ini bisa memberikan pencerahan dan sekedar informasi kepada semuanya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *