Pengertian Karet Kebo, Ciri, Cara Menanam, Manfaatnya

Diposting pada

Karet Kebo Adalah

Dalam bahasa jawa ada istilah nama tanaman yaitu pohon karet kebo dengan nama ilmiah Ficus Elastica. Saat ini, nama karet kebo semakin popular seiring berkembanya pertanian lahan kering dan kesehatan, tanaman yang dalam bahasa inggris bernama “Rubber Plants” berasal dari daerah Srilanka dan India ini semakin popular setelah banyak yang mempercayai jika karet kebo ini memiliki manfaat dalam mengobati berbagai macam penyakit.

Selain dalam bahasa jawa yang dikenal dengan istilah karet kebo di daerah Aceh disebut bak rambong, di Sumatra Barat dikenal dengan batang kajai dan Rubber Plants dalam bahasa Inggris. Karet kebo ini merupakan tanaman hias sekaligus tanaman pelindung yang berbentuk pohon dan berumur kurang lebih 25 sampai 30 tahun serta dapat tumbuh pada 500 diatas permukaan laut. Sebagai penjelasan lebih lanjutnya, tulisan ini akan mengulas tentang pengertian karet kebo, ciri, cara menanam, manfaat, dan efek sampingnya.

Karet Kebo

Karet kebo atau dalam bahasa latinnya yaitu Ficus elastic merupakan tanaman yang berasal dari genus ficus, berasal dari timur laut India, Nepal, Bhutan, Myanmar, China, Malaysia, dan Indonesia. Tanaman ini termasuk tanaman dikotil dan masuk dalam kelompok beringin. Biasanya tanaman ini dapat mencapai tinggi 25 sampai 30 meter, dan untuk diameter batangnya sebesar 2 meter.

Tanaman ini memiliki akar gantung yang berfungsi untuk menopang akar utama dan memperkokoh tanaman. Untuk panjang daun yaitu sekitar 10 sampai 35 cm dan lebarnya sekitar 5 sampai 15 cm, jika pada umumnya ukuran daun ditentukan dari semakin berumur tanaman, tidak halnya dengan tanaman ini yang dimana ukuran terbesar terdapat pada daun yang masih muda dengan penyusutan ukuran sekitar 10 cm jika semakin tua.

Pada tanaman ini terdapat selubung apikal meristim yang apabila daun baru muncul maka daun yang lama akan berguguran dengan sendirinya.

Ciri Karet Kebo

Karet kebo sejatinya memiliki karakteristik dari pengertian tanaman hias lainnya, diantaranya adalah sebagai berikut;

Batang

Batang karet kebo berkayu dan berwarna coklat tua, bentuknya bulat dan terdapat dahan yang tidak beraturan seperti pohon pada umumnya. Dapat tumbuh pada ketinggian 500 diatas permukaan laut, dan merupakan tanaman hias namun saat ini mulai dibudidayakan dalam areal yang lebih luas untuk diambil manfaatnya dalam mengobati berbagai macam penyakit.

Akar

Tanaman karet kebo ini memiliki akar tunggang yang berfungsi untuk menopang tanaman. Tanaman ini juga memiliki akar gantung seperti pohon beringin, fungsi dari akar gantung ini untuk memperkuat atau memperkokoh dari kinerja akar utama dalam menopang batang.

Karena karet kebo memiliki akar gantung seperti beringin, maka masyarakat sering menyebutnya dengan nama beringin merah atau beringin karet kebo.

Daun

Untuk daunnya berbentuk lonjong dan tebal dengan ujung pangkalnya agak runcing berselang seling berwarna merah hati, mungkin karena warna daunnya yang berwarna merah menyebabkan orang mengenalnya dengan sebutan pohon karet merah, meskipun saat masih muda berbentuk merah tua, setelah dewasa akan berubah menjadi hijau tua. Pada bagian pucuk termudanya ditutupi oleh selaput ocrea yang berbentuk kerucut dan berwarna merah muda.

Cara Menanam Karet Kebo

Karet kebo memiliki bentuk daun yang tebal dan mulus serta warna merah yang indah membuat orang berusaha untuk membudiayakannya, selain itu karet kebo juga memiliki manfaat dalam hal kesehatan yang membuat orang semakin antusias untuk membudidayakannya.

Berikut akan dijelaskan bagaimana cara menanam karet kebo yang umum dilakukan

Persiapan Bibit

Bibit untuk bahan tanam karet kebo dapat dihasilkan dari proses penyetekan, steak diambil dari tunas batang yang memiliki 2 sampai 3 helai daun, ambil bibit steak yang terdapat pada bagian pangkal batang, hal ini bertujuan karena pada bagian pangkal batang lebih berkayu sehingga akar dapat muncul lebih banyak.

Media Tanam

Setelah proses penyetekan berakhir, tanam batang yang telah disteak kedalam media berupa polybag atau sejenisnya. Tunggu sampai steak berakar sekitar 2 sampai 3 minggu, setelah tumbuh akar, pindah tanam ke media tanam yang lebih besar atau langsung ke lahan pekarangan dengan membuat lubang tanam terlebih dahulu.

Perawatan

Untuk proses perawatan tanaman karet kebo cukup mudah yakni dengan mengontrol kelembabannya, dengan cara selalu menyiram tanaman agar tidak kekeringan namun juga tidak tergenang. Pemberian pupuk organik juga penting, serta sering dipangkas untuk meregenerasi tunas pucuknya

Manfaat Karet Kebo

Tanaman karet kebo memiliki banyak kandungan kimianya, seperti batang terdapat lateks yang berfungsi dalam pembuatan bahan baku karet, pada bagian kulitnya terdapat flavonoid, saponin dan polifenol, pada bagian daunnya terdapat saponin, tannin, dan polifenol yang dimana senyawa tersebut berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan analgesik.

Selain manfaat yang telah disebutkan diatas, tanaman ini juga berfungsi sebagai tanaman herbal yaitu;

  1. Akar karet kebo berfungsi untuk mengobati penyakit bisul, cara membuatnya yaitu ambil akar karet kebo lalu dicuci bersih dan ditumbuk sampai halus lalu dioleskan pada bagian yang sakit
  2. Akar karet kebo untuk mengobati penyakit maag dan rematik, caranya yaitu ambil akar karet kebo kira-kira sebanyak 35 gram lalu rebus menggunakan air sebanyak 2 gelas tunggu sampai air tersisa 1 gelas lalu saring diambil airnya saja dan diminum 2 kali sehari
  3. Daun karet kebo berfungsi untuk mengobati penyakit strok, caranya yaitu daun karet kebo diiris kecil-kecil lalu dijemur, setelah kering rebus dengan 3 gelas air menggunakan panci tanah liat, tunggu sampai air tersisa setengahnya atau 1,5 gelas, lalu saring dan minum air rebusan daun karet kebo 2 kali sehari selama satu minggu.

Efek Samping Karet Kebo

Berikut inilah beberapa efek samping daripada tanaman karet kebo, diantaranya adalah sebagai berikut;

Penyakit Jantung dan Liver

Berdasarkan hasil uji riset dari The Michigan Journal Of Medicine (MJM) pada tahun 2012, terdapat gejala efek samping yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi daun karet kebo secara berlebihan dan ketergantungan. Efek samping yang ditimbulkan yakni masalah kesehatan jantung dan liver, hal ini disebabkan karena daun karet kebo dikonsumsi secara berlebihan sehingga dapat memicu pentakit jantung yang sangat berbahaya.

Pikun atau Hilang Ingatan

Selain dapat menyebabkan penyakit jantung dan liver, efek samping dari konsumsi daun karet kebo yaitu dapat menyebabkan penyakit pikun atau hilang ingatan sesaat terkhusus bagi para lansia. Hal ini berdasarkan penelitian seorang pakar kesehatan dari Texas A&M college of Medicine Dr. David P. Huston M.D,.

Liver dan Empedu

Meskipun pada daun karet kebo terdapat banyak kandungan kimia yang berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit, namun dalam hal mengkonsumsi daun karet kebo juga harus dalam porsi yang wajar agar tidak menimbulkan afek samping yang justru dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Menurut pakar kesehatan Dr.Christiani Jeyakumar Ph,d, M.D dalam sehari batas maksimal konsumsi daun karet kebo yaitu tidak lebih dari 800 sampai 100 gr, karena jika melebihi takaran tersebut maka dikhawatirkan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti rusaknya system produktifitas jaringan liver dan empedu.

Osteoporosis atau Tulang Keropos dan Diare

Pada daun karet kebo terdapat kandungan betain dan asam pantotenat yang cukup tinggi, jadi apabila seseorang mengkonsumsi daun karet kebo tidak sesuai dengan anjuran dapat menyebabkan penyakit osteoporosis atau tulang keropos dan juga diare.

Menurut hasil riset International Journal Of Food Science and Nutrition pada tahun 2013 hal ini disebabkan karena apabila mengkonsumsi pada jumlah yang berlebih dapat merusak jaringan sel-sel tulang sehingga dapat menyebabkan tulang mudah keropos.

Penyakit Stroke dan Vertigo

Menurut pakar nutrisi dari New York Prof. Dr, Barbara Burlingame Ph.D, M.D, banyak kasus dari riset beliau menyebutkan bahwa dengan konsumsi daun karet kebo secara berlebih dapat menyebabkan munculnya pendarahan di otak yang berakibat penyakit stroke dan kepala terasa berat dan pusing, dan beliau menyebutkan apabila hal ini terjadi maka pertolongan medis sudah tidak dapat dihindarkan.

Selain dapat menyebabkan penyakit stroke, akibat dari konsumsi daun karet kebo secara berlebih dapat menyebabkan penyakit vertigo, hal ini disebabkan karena dapat memicu rangsangan reaksi sel-sel darah merah pada organ otak.

Penyakit Asam Urat dan Prostat

Pada daun karet kebo terdapat senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan yang bagus bagi tubuh, namun juga memiliki senyawa asam atau zat asam yang cukup tinggi, sehingga apabila dikonsumsi melebihi batas normal dapat menyebabkan penyakit asam urat yang berlebihan.

Selain itu, pada daun karet kebo juga terdapat kandungan Flavonoid yang cukup tinggi sehingga dapat memicu pertumbuhan sel kanker prostat.

Nah, itulah tadi penjelasan secara lengkapnya mengenai materi pengertian karet kebo, ciri, cara menanam, manfaat, dan efek sampingnya. Semoga saja melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta mendambah edukasi mendalam bagi pembaca sekalian, trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *