Klasifikasi Karet Kebo dan Kandungannya

Diposting pada

Klasifikasi Tumbuhan Karet Kebo

Karet Kebo (Ficus elastica) adalah tanaman hias yang populer dari genus Ficus. Selain menjadi tanaman hias, ini sekaligus menjadi tanaman pelindung. Tanaman ini berbentuk pohon serta memiliki umur panjang (parenial) dengan tinggi mencapai 25-30 meter jika di tanam di luar ruangan.

Sedangkan ada sejumlah varietas Ficus elastica yang berhasil ditanam di dalam ruangan yang meliputi, F.elastica decora (memiliki daun yang mengkilap, bisa tumbuh hingga satu kaki), F.elastica robusta (memiliki daun lebih besar dari pada decora), F.elastica black prince or burgundy (memiliki daun hitam kemerahan) dan pilihan jenis beraneka ragam.

Karet Kebo

Adapun definisi karet kebo menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Randall (2012) , elastica adalah pohon hias populer yang tumbuh di seluruh dunia. Ini terdaftar sebagai “gulma lingkungan, preman taman (garden thug), dinaturalisasi, gulma” dalam Global Compendium of Weeds.
  2. PIER (2014), Tanaman karet merupakan spesies tanaman yang bereproduksi dengan biji yang dapat berkecambah di mahkota pohon dan tumbuh ke bawah, sehingga sangat sulit untuk dikendalikan.
  3. Whistler (2000); University of Hawaii (2014), Tanaman karet termasuk dalam famili Moraceae yang terdiri dari sekitar 40 genera dan 1000 spesies pohon, semak, liana, atau tumbuh-tumbuhan yang jarang (rarely herbs), hampir semuanya memiliki getah susu, dan terutama berasal dari daerah tropis atau subtropis.

Klasifikasi Tanaman Karet Kebo

Klasifikasi ilmiah dalam tanaman karet kebo, antara lain:

  • Kingdom         : Plantae
  • Subkingdom    : Viridiplantae
  • Infrakingdom  : Streptophyta
  • Superdivisi      : Embryophyta
  • Divisi               : Tracheophyta
  • Subdivisi         : Spermatophyta
  • Kelas               : Magnoliopsida
  • Superordeo      : Rosanae
  • Ordo                : Rosales
  • Famili              : Moraceae
  • Genus              : Ficus
  • Spesies            : Ficus elastic

Kandungan Karet Kebo

Daun karet kebo dalam ilmu kimia di dalamnya akan terkandung beragam manfaat dan kegunaan, serta efek samping. Antara lain sebagai berikut;

  • Rutin
  • Morin
  • Sukrosa
  • Emodin

Kandungan tersebut didasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Almahy pada tahun 2003. Sedangkan untuk getah karet kebo mengandung flavonoid, alkaloid, asam organik dan triterpen (Hari, 2011).

Berdasarkan uji BSLT, flavonoid dan saponin yang bersifat toksik (Baraja, 2008). Saponin dapat berinteraksi dengan kutikula membran larva dan dapat mengakibatkan larva mengalami kematian karena kekurangan oksigen (Morissey dan Osbourn, 1999).

Flavonoid mempunyai aktivitas larvasida dengan cara menghambat kerja sistem endokrin dan mencegah pelepasan enzim pencernaan, sehingga laju pertumbuhan berkurang (Innocent et al, 2008).

Kulit akar udara dari pohon karet kebo mengandung ficusamide yang sangat aktif , sehinggal hal itu bisa dipergunakan sebagai antibakteri pada Staphylococcus saprophyticus  (Mbosso (2012).

Hama dan Penyakit Karet Kebo

 Tanaman karet tidak sering memiliki masalah serius dari hama atau penyakit, tetapi seperti kebanyakan tanaman genus dalam genus ini, beberapa hama yang paling umum termasuk Lalat Putih, Kutu daun, Thrip, Mealybugs, Meloidogyne sp.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang karet kebo diantaranya yaitu penyakit akar putih, penyakit akar merah, jamur upas, kanker bercak, busuk pangkal pinang, kanker garis, mouldy rot, brown blast, Colletotrichum, Phytophthora, Corynespora, Helminthosporium.

Khasiat Karet Kebo

Karet kebo dapat digunakan sebagai salah satu jenis tanaman hias di dalam ruangan. Daunnya yang benar-benar dengan warna hijau atau beranekan ragam warna lainnya, serta membutuhkan perawatan minimal menjadikannya sebagai salah satu tanaman paling berharga di kelasnya.

Selain dekoratif, ini juga memiliki nilai fungsional karena membersihkan udara dalam ruangan dari zat beracun yang berbahaya yang disebut formaldehyde. Karet kebo juga cocok ditanam di luar ruangan, baik di tanah maupun di pot yang diletakkan di tempat yang cerah atau ada setengah naungan.

Daun pohon karet kebo mengandung senyawa putih susu (getah) di dalamnya yang dikenal sebagai Lateks. Lateks ini biasanya dapat digunakan dalam pembuatan sejumlah produk karet. Ternyata tanaman yang satu ini bukan hanya bermanfaat untuk hiasan saja, tapi juga bermanfaat untuk obat, baik pengguaan secara internal maupun eksternal, diantaranya yaitu:

Mengobati sembelit

Buah karet kebo kering dan mentah bisa sangat bermanfaat untuk sembelit. Anda bisa merebus 3 buah karet kebo kering dan minum airnya, kemudian memakan buah ara yang tersisa untuk menyembuhkan sembelit.

Mengobati batuk

Ini juga dapat membantu mengobati batuk. Seperti di atas rebus beberapa buah karet kebo kering dalam air dan minum cairan setelah disaring.

Mengobati gigitan serangga

Getah yang terdapat pada daun karet kebo dapat digunakan untuk mengobati gigitan serangga. Ini dapat menyembuhkan ruam dan gatal dengan cepat. Selengkapnya, baca; Manfaat Daun Karet Kebo dan Efek Sampingnya

Nah, itulah tadi serangkain artikel yang sudah kami selesaikan secara tuntas kepada segenap pembaca terkait dengan beragam klasifikasi ilmiah karet kebo, kandungan, hama, penyakit, dan khasiatnya dalam berbagai bidang kesehatan. Semoga melalui materi ini bisa menambah wawasan. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *