20 Macam Apotik Hidup Di Sekolah Dan Di Rumah

Diposting pada

jenis apotek hidup

Apotik merupakan sebuah kata yang berkaitan erat dengan bidang kesehatan terlebih dengan hubungannya obat- obatan. Sama halnya dengan apotik pada biasanya, tujuan apotik hidup adalah obat yang umumnya digunakan dalam pengobatan beberapa macam penyakit. Bedanya, apotik hidup adalah bahan obat- obatan yang berasal dari tanaman. Pada artikel akan kami bahas mengenai jenis apotik hidup beserta fungsi- fungsinya.

Apotik Hidup

Apotik hidup dapat didefinisikan sebagai daerah kebun atau taman yang mempunyai keanekaragaman jenis tanaman dan tanaman tersebut mempunyai banyak kegunaan bagi kesehatan. Sederhananya, apotik hidup hampir sama dengan tanaman obat.

Tanaman obat tidak diketahui sumber asalnya dan umumnya berhubungan dengan kebun dan taman yang berguna untuk bidang kesehatan. Tanaman obat bermanfaat dalam pengobatan alami bagi bidang kesehatan atau penyakit. Tetapi, tidak semua jenis tanaman dapat dikelompokkan menjadi apotik hidup.

Apotik hidup memiliki keanekaragaman jenis tanaman dengan fungsinya bagi bidang kesehatan. Apotik hidup umumnya digunakan sebagai alternatif alami yang mudah dan cepat sebelum kita berkunjung ke dokter. Apotik hidup juga bisa berguna sebagai tanaman hiasan untuk menjadi material dekorasi.

Pengertian Apotek Hidup

Apotik hidup merupakan kebun atau taman yang menggunakan sebagian tanah untuk difungsikan dalam budidaya tanaman obat- obatan kebutuhan sehari- hari. Obat tradisional umumnya bagi pengobatan pada beberapa penyakit. Biasanya pemanfaatan obat yang berbahan alam atau material obat tradisional akan lebih aman sebab alami dan menghindari efek samping yang lebih beresiko dibandingkan obat- obatan yang berbahan kimia.

  1. Aliadi (1990)

Tanaman obat merupakan jenis tanaman yang bagus untuk diusahakan penanaman yang berguna dalam mengatasi berbagai penyakit ataupun kesehatan. Tanaman obat merupakan salah satu komponen yang berperan penting dalam pengobatan penyakit secara alami yang sudah dimanfaatkan sejak dulu dan memberikan pengaruh farmakologi. Pemanfaatan sumber daya alam hayati terkhusus tanaman obat dibutuhkan pelestarian dalam pengobatan tradisional.

  1. Wijayakusuma (2000)

Pemanfaatan tanaman obat dibutuhkan perhatian khusus yang terkait komposisi pemanfaatan tanaman obat dalam pengobatan ataupun menyembuhkan berbagai penyakit secara alami dan efektif.

  1. Soewito (1989)

Tanaman obat memanfaatkan beberapa jenis tanaman yang tumbuh subur di sekitar kita dan mempunyai kegunaan dalam bidang kesehatan dan pengobatan secara tradisional.

Macam Apotik Hidup

  1. Lidah Buaya

Lidah buaya adalah salah satu jenis tanaman apotek hidup yang sangat khas digunakan untuk bidang kecantikan dan kesehatan. Selain itu, jenis tanaman lidah buaya ini juga menjadi tanaman obat- obatan yang dapat mengatasi berbagai penyakit. Penyakit yang dapat diatasi dengan lidah buaya yaitu kesehatan jantung, kekebalan tubuh, dan penyakit peradangan. Tanaman satu ini sangat berkhasiat sebagai suplemen bagi menaikkan stamina tubuh kamu.

Untuk itu, kamu sangat disarankan untuk membudidayakan tanaman lidah buaya di pekarangan atau taman rumah kamu agar kamu bisa dapat menikmati kegunaan dari tanaman satu ini.

  1. Sirih

Tanaman apotik hidup berikutnya yang kami bahas adalah tanaman sirih. Tanaman sirih ini sering sekali ditemui di rumah- rumah. Apabila kamu belum memiliki tanaman sirih di rumah kamu, kamu sangat disarankan untuk membudidayakan tanaman ini.

Karena, tanaman sirih mempunyai kandungan yang kaya dan beragam seperti kavikol, pati, minyak terbang, dan zat tamak yang diyakini dapat menghentikan pendarahan, mengatasi beberapa penyakit ringan seperti luka luar, batuk, dan masalah pencernaan.

Bukan hanya itu, daun sirih ini bersifat anti jamur dan anti oksidan yang dapat menghilangkan kuman dan menetralkan zat toksik di dalam tubuh kamu.

  1. Daun dewa

Banyak orang yang tidak mengenal tanaman ini sebagai kelompok tanaman apotik hidup. Daun dewa bermanfaat untuk dapat mengobati rasa nyeri, mengurangi tekanan darah tinggi, memperlancar peredaran darah dan menghentikan proses pendarahan.

Sementara itu, tanaman daun dewa ini mempunyai batang pendek dan lunak dengan kemampuan dalam mengobati penyakit diabetes meitus ataua biasa dikenal dengan kencing manis. Apabila di keluarga kamu mempunyai masalah penyakit seperti itu, kamu bisa membudidayakan daun dewa di rumah atau pekarangan kamu lho.

  1. Temulawak

Tanaman satu ini telah menjadi rahasia umum apabila mempunyai kegunaan yang besar pada bidang kesehatan. Banyak orang yang telah menggunakan temulawak sebagai obat alternatif ataupun obat turun temuran yang umumnya bisa kamu manfaatkan. Banyak beberapa macam penyakit yang umumnya memanfaatkan temulawak sebagai bahan obatnya seperti pusing, ginjal, dan susah buang air besar.

Kegunaan lainnya yaitu tanaman temulawak juga bisa menjadikan kamu untuk lebih menambah nafsu makan kamu. Hal ini cocok untuk kamu ingin meningkatkan berat badan, kamu bisa mengandalkan tanaman temulawak sebagai proses awal untuk meningkatkan berat badan kamu.

  1. Kumis kucing

Tanaman kumis kucing umumnya digunakan sebagai tanaman hias yang bentuknya mirip dengan kumis kucigng sama halnya dengan namanya. Sementara itu, tanaman ini digunakan sebagai pemercantik rumah, tanaman satu ini digunakan sebagai apotik hidup.

Kumis kucing ini mempunyai banyak kegunaan dalam bidang kesehatan misalnya buang air besar, masuk angin, kencing manis, radang ginjal, hingga tanaman ini bisa mengurangi kadar glukosa di dalam darah. Untuk itu, tanaman ini bukan hanya digunakan sebagai penghias rumah kamu sajakan.

  1. Ginkgo

Ginkgo adalah salah satu tanaman homeopati yang paling tua dan ramuan utama untuk bidang kesehatan dan pengobatan tradisional. Bagian daun gingo ini biasanya dijadikan bahan kapsul, tablet, ataupun saat dikeringkan bisa dikonsumsi sebagai teh. Ginkgo juga biasa dikenal dapat menaikkan kesehatan otak. Pada beberapa penelitian tanaman ini bisa mengatasi penyakit demensia ringan sampai yang sedang dan memperlambat penurunan kognisi dalam penyakit Alzheimer dan demensia.

  1. Jahe

Tanaman jahe merupakan salah satu tanaman obat yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat akan segudang manfaatnya. Jenis tanaman jahe ini diandalkan untuk kesehatan misalnya mengobati gangguan pencernaa seperti mual- muntah, sakit perut, pusing akibat gejala vertigo, sakit kepala, mengurangi nyeri haid, bahkan dapat mengatasi nyeri sendi seperti osteoarthritis dan rematik.

Jahe biasanya aman untuk dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional untuk pengobatan berbagai masalah kesehatan. Tetapi, sebaikanya kamu tidak boleh menggunakan jahe terlalu sering karena dapat menimbulkan efek samping seperti heartburn, perut kembung, sakit perut bahkan iritasi pada mulut.

  1. Kunyit

Tanaman kunyit biasanya dimanfaatkan sebagai bahan bumbu dapur, jamu bahkan untuk kecantikan. Kegunaan kunyit untuk kesehatan tak terlepas pada kandungan kurkumin yang terdapat di dalam kunyit. Kegunaan kunyit untuk kesehatan tak lepas dari kegunaannya sebagai anti oksidan dan anti radang, mengatasi kesehatan sistem pencernaan, mengurangi kolesterol dan kadar gula darah, menurunkan resiko penyakit jantung bahkan dapat menghindar dari kanker.

Kunyit tak boleh dikonsumsi secara rutin karena akan menimbulkan efek samping yaitu memicu adanya peningkatan asam yang berlebihan. Sementara itu, asupan kunyit yang banyak akan menimbulkan masalah pendarahan. Oleh sebab itu, apabila terdapat riwayat memiliki masalah lambung misalnya GERD dan maag dan orang yang mengonsumsi obat pengencer darah tidak direkomendasikan untuk mengonsumsinya terlalu banyak.

  1. Lengkuas

Tanaman lengkuas atau biasa dikenal dengan laos terdapat kandungan beta-sitosterol, galangin, dan flavonoid lainnya yang sangat baik untuk tubuh. Sementara itu, rempah alami terdapat kandungan lainnya juga seperti kandungan vitamin A, vitamin C, karbohidrat, serat, dan zat besi. Beberapa kegunaan lengkuas untuk kesehatan yaitu antioksidan, mengatasi nyeri dan peradangan, meningkatkan kesuburan pada pria, dan berpeluang sebagai anti kanker.

  1. Kencur

Tanaman apotik hidup berikutnya adalah rempah alami dengan nama ilmiah yaitu Kaempferia galanga atau biasa dikenal dengan kencur. Tanaman kencur ini masih tergolong dalam satu keluarga dengan jahe sehingga banyak orang yang salah mengira dalam menentukan tanaman jahe atau kencur. Kencur sebagai obat tradisional yang populer, kencur juga banyak kegunaan untuk kesehatan.

Manfaat tersebut antara lain menambah nafsu makan dan stamina tubuh, memperlancarkan haid pada wanita, dan mengobati masalah kesehatan misalnya flu, diare, batuk, masuk angin, sakit kepala, dan radang lambung.

  1. Daun kemangi

Untuk sebagian orang daun kemangi biasanya digunakan sebagai lalapan atau makanan pelengkap yang berguna untuk memberikan aroma tambahan pada makanan. Tetapi, ternyata kemangi juga biasa dimanfaatkan sebagai tanaman obat yang cukup populer bagi dunia kesehatan. Kegunaan daun kemangi antara lain meredakan perut kembung, menambah nafsu makan bahkan mengatasi luka goresan pada kulit.

  1. Jeruk nipis

Jeruk nipis terdapat kandungan vitamin C dan antioksidan yang baik bagi dalam kesehatan tubuh. Apabila mengonsumsi jeruk nipis secara rutin bisa menambah sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko faktor penyakit jantung, menghindari risiko batu ginjal, membantu dalam proses penyerapan zat besi dan meningkatkan kesehatan kulit.

Biasanya jeruk nipis aman untuk dimakan namun kandungan asam yang terdapat di dalam jeruk nipis dapat menimbulkan rasa perih terkhusus apabila terkena luka, terbuka di mulut misalnya bibir pecah- pecah ataupun sariawan.

Kandungan asam yang tinggi juga bisa memicu adanya masalah pencernaan misalnya sakit maag atau GERD. Apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak, jeruk nipis bisa menggangu kesehatan gigi dan menjadikan mudah berlubang.

  1. Ketumbar

Tanaman ketumbar atau biasa disebut dengan Cilantro yang umumnya dijadikan dalam bahan menu makanan khas Meksiko, India, atau Thailand. Ketumbar merupakan tanaman obat dengan segudang kegunaan dalam bidang kesehatan.

Beberapa riset telah membuktikan tanaman ketumbar sebagai tanaman obat yaitu membasmi zat beracun yang berada di dalam sistem pencernaan. Tanaman ketumbar ini biasanya dapat tumbuh subur di area yang lembab dengan udara yang dingin. Apabila kamu inin membudidayakan tanaman ini, usahakan udara di sekitar kamu segar ya.

  1. Peppermint

Peppermint adalah salah satu tanaman yang beraroma khas. Apabila kamu pernah memakan permen karet ataupun pasta gigi,  kemungkinan besar kamu tidak asing lagi dengan aroma wewangian dari dua daun tanaman tersebut.

Kedua daun tersebut sangat menyehatkan tetapi peppermint disebut sebagai tanaman obat yang lebih menyehatkan. Saat peppermint ditambahkan ke dalam teh akan dapat meringankan ketidaknyaman yang dirasakan di sistem pencernaan.

Apabila kamu sedang mengalami muntah-muntah dan mual kamu dapat memasukkan peppermint ke dalam teh untuk meringankannya. Apabila dimanfaatkan dalam bentuk topikal peppermint dapat meringankan nyeri otot.

  1. Dandelion

Tanaman ini termasuk tanaman diuretik dengan kegunaan yang bisa membantu dalam proses detoksifikasi di seluruh tubuh. Sementara itu, tanaman ini terdapat kandungan kalium, yang digunakan dalam pengobatan masalah radang sendi dan usus. Tanaman ini juga dapat mengontrol kadar gula di dalam darah.

  1. Rosemary

Kamu pastinya tidak asing lagi kan ya dengan tanaman yang satu ini. Tanaman rosemary ini merupakan salah satu tanaman yang dapat dikonsumsi. Berdasarkan studi, tanaman ini bisa membantu dalam memperlambat penyakit Alzheimer. Tanaman ini bisa dijadikan sebagai minyak alami yang dapat melawan jamur dan bakteri yang berada di tubuh dan rumah kamu. Sementara itu, tanaman ini juga bisa meningkatkan sirkulasi darah ke otak.

  1. Lavender

Tanaman ini sudah ada sejak zaman kuno klasik yang memanfaatkan sebagai anti inflamasi dan antisepetik. Tanaman ini memiliki aroma yang khas dan berperan dalam meredakan rasa cemas, susah tidur, depresi, dan migran.

  1. Timi

Timi atau bernama ilmiahkan Thymus citriodorus adalah salah satu tanaman apotik hidup sebab dampak positif yang terdapat di sistem pencernaan pada anak- anak yang bersifat anti biotik dan anti jamur. Tanaman ini juga dimanfaatkan dalam penyembuhan luka ringan.

  1. Seledri

Tanaman seledri adalah tanaman diuretik yang baik dengan memanfaatkan ekstrak biji yang bisa menurunkan tekanan darah dan memproduksi efek penenang. Namun, jangan menggunakan tanaman ini secara berlebihan karena dapat menimbulkan fotodermatitis.

  1. Bunga matahari

Sesuai Medical horticultural societ of Massachussets, bahan teh yang berasal dari daun bunga matahari terdapat kandungan zat diuretik dan ekspektoran dapat berguna untuk menurunkan demam dan membantu dalam meredakan gejala flu.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan macam apotik hidup di sekolah dan di rumah. Semoga saja dapat menambah wawasan dan menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.