Manfaat Arang Sekam Secara Umum

Diposting pada

Kegunaan Arang Sekam

Sekam padi, sisa-sisa kayu, kulit kacang-kacangan, kotoran ternak dan residu tanaman lainnya dianggap sebagai limbah pertanian, tetapi baru-baru ini limbah padat tersebut telah diubah menjadi biochar untuk tujuan penyerapan karbon. Biochar adalah bahan organik hangus, yang diproduksi dengan maksud sengaja ditambahkan ke tanah untuk meningkatkan sifat agronomisnya.

Sekam padi mengandung kandungan silikon dan kalium yang tinggi, nutrisi yang memiliki potensi besar untuk mengubah tanah, sedangkan yang memiliki kandungan karbon yang relatif lebih tinggi (mis. Kayu atau kulit kacang) saat ini digunakan untuk produksi karbon aktif. Sekam padi yang tekah dibakar atau yang dikenal dengan istilah arang sekam banyak digunakan sebagai salah satu media tanam yang banyak digunakan untuk bermacam-macam tipr tanaman, karena mempunyai kandungan karbon yang tinggi.

Arang Sekam

Sekam padi adalah bagian terluar dari benih beras yang merupakan lapisan keras dan bahan limbah dari penggilingan padi. Sekam padi termasuk biomassa yang dapat dieksploitasi untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri serta sumber energi atau bahan bakar tetapi hanya sekelompok kecil orang yang menggunakannya.

Sekam padi dipilih karena jumlahnya lebih besar sebagai limbah, 20-30% dari limbah penggilingan padi adalah sekam padi. Sekam padi merupakan biomassa yang terdiri dari komposisi senyawa lignoselulosa (selulosa, hemiselulosa dan lignin).

 Sekam padi yang dibakar atau yang dikenal dengan istilah arang sekam banyak digunakan sebagai media tanam atau campuran media tanam sebab media yang dihasilkan dengan campuran ini memiliki sifat porus, sehingga air bisa mengalir dengan lancar.

Untuk bisa membuat sekam padi menjadi arang sekam, terdapat beberapa material bahan yang dibutuhkan, antara lain:

  1. Sekam padi
  2. Pipa pembakaran
  3. Koran bekas atau kardus bekas
  4. Korek api
  5. Oli bekas, yang digunakan untuk bahan bakar ketika mulai melakukan pembakaran
  6. Komboran untuk menyiram
  7. Air untuk menyiram
  8. Sekop
  9. Karung, untuk menyimpan arang sekam yang sudah jadi

Manfaat Arang Sekam

Arang sekam memiliki manfaat yang sangat beragam, baik untuk keperluan media tanam maupun untuk berbagai keprluan lainnya. Manfaat arang sekam sebagai media tanam, diantaranya yaitu sebagai berikut;

Meningkatkan pH tanah

pH tanah merupakan tingkat keasaman atau kebasaan tanah yang diukur dengan menggunakan skala pH antara 0-14. Suatu benda dikatakan bersifat asam apabila memiliki skala pH kurang dari 7, apabila memiliki skala pH lebih dari 7, sedangkan apabila skala pH-nya 7 maka benda tersebut dikatakan netral (tidak asam maupun basa). Kondisi netral inilah yang paling ideal untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman.

Arang sekam memiliki pH yang cukup tinggi, yaitu antara 8,5 sampai 9.0, sehingga sangat baik jika digunakan untuk meningkatkan pH pada tanah yang asam.

Menjaga kondisi tanah tetap gembur

Menggunakan arang sekam sebagai campuran media tanam dapat menjaga kondisi tanah tetap gembur, sebab mempunyai porositas tinggi dan ringan.

Mengisolasi penyakit dan menyerap racun di dalam tanah

Di dalam tanah banyak terdapat racun dan penyakit yang dapat merugikan tanaman. Dengan menggunakan arang sekam sebelum racun dan penyakit tersebut menyerang tanaman sudah terlebih dahulu diikat dan diserap oleh arang sekam.

Hal tersebut bisa dikatakan bahwa arang sekam bermanfaat sebagai absorban untuk menekan jumlah mikroba patogen.

Mengikat unsur hara

Semua jenis arang, termasuk arang sekam mempunyai pori-pori yang banyak, sehingga meskipun bentuknya besar arang tetap ringan. Pori-pori tersebut memiliki fungsi untuk mengikat dengan cara menyerap unsur hara, dan apabila unsur hara sudah diserap maka ketika disiram, unsur hara tidak larut terbawa air.

Selain untuk mengikat dan menyerao unsur hara, pori-pori tersebut juga berfungsi sebagai tempat hidup dan berkembang biak mikroba/ mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman, sehingga memacu pertumbuhan mikroorganisme yang berperan sebagai pengurai bahan-bahan organik menjadi nutrisi dan unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman.

Menjaga sirkulasi udara pada media tanam

Arang sekam yang ditambahkan pada tanah akan membantu menjaga kegemburan tanah, sehingga sirkulasi udara pun tetap terjaga dengan lancar. Lancarnya sirkulasi udara pada akhirnya dapat menunjang pertumbuhan tanaman karena tanaman bisa melakukan pertukaran udara melalui akar dengan lancar pula.

Sebenarnya untuk menjaga kegemburan tanah ada banyak hal yang bisa dilaukan selain menambahkan arang sekam, misalnya yaitu dengan mencangkul tanah. Akan tetapi, jika hanya cangkul semakin lama tanah akan memadat kembali.

Akan tetapi, jika dengan menambahkan arang sekam, kegemburan tanah akan tetap terjaga dalam waktu yang lama sebab penelitian menunjukkan bahwa arang tidak mudah lapuk dan bisa bertahan dalam waktu yang lama bahkan ratusan tahun.

Meningkatkan daya serap dan daya ikat tanah terhadap air

Arang sekam yang ditambahkan pada media tanam bisa meningkatkan daya serap dan daya ikat tanah terhadap air, sehingga kebutuhan air bagi tanaman tetap terjaga.

Memperbaiki tanah yang rusak akibat kontaminasi bahan kimia

Arang sekam dapat membantu dalam memperbaiki tanah yang rusak akibat kontaminasi bahan kimia dengan cara masukkan atau mencampurkan arang sebanyak-banyaknya pada tanah yang rusak yang telah terkontaminasi tersebut.

Selain bermanfaat sebagai media tanam, arang sekam memiliki beragam kegunaan lainnya, antara lain:

Sebagai pemutih gigi

Arang sekam dapat bermanfaat untuk membantu memutihkan gigi yang terlihat menguning karena kebiasaan misalnya minum kopi dan meroikok. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menggosokkan arang sekam setiap pagi selama kurang lebih 10 hingga 30 menit. Cara ini sangat efektif, karena gigi menjadi putih, gigi juga akan bersih dan selalu terjaga kesehatannya.

Untuk pembersih kerak lantai

Arang sekam juga bisa bermanfaat untuk membersihkan lantai ataupun dinding keramik yang berkerak. Caranya yaitu hanya perlu menggosok lantai ataupun dinding yang berkerak dengan arang sekam yang telah dicampur dengan sedikit air.

Gosokkan selama 10 menit dan biarkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air bersih maka lantai dan dinding anda terlihat lebih bersih dan tak bernoda.

Sebagai penghitam rambut

Arang sekam juga bisa membantu untuk menghitamkan rambut yang telah beruban. Caranya yaitu ambilah sebanyak 5 sampai 7 sendok arang sekam atau bisa disesuaikan dengan ketebalan rambut masing-masing.

Setelah itu, tumbuklah arang hingga halus dan lembut, lalu saring dan buang arang yang tidak bisa hancur dengan baik. Campurkan dengan minyak zaitun atau minyak kelapa, tapi akan lebih baik jika menggunakan minyak kemiri.

Setelah itu, oleskan pada rambut dan diamkan selama 30 menit, kemudian bilaslah hingga bersih. Cara ini tidak mempunyai efek samping dan juga bisa menutrisi kulit kepala dan rambut sehingga rambut berubah warna menjadi hitam berkilau.

Itulah tadi penjelasan serta pembahasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan manfaat arang sekam secara umum dalam kehidupan manusia. Semoga melalui materi ini bisa memberikan pemahaman yang mendalam. Trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *