Manfaat Cangkang Kelapa Sawit dalam Kehidupan

Diposting pada

Kegunaan Cangkang Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas penting bagi jenis perkebunan di Indonesia. Perkebunan kelapa sawit menjadi kunci perekonomian Indonesia karena menghasilkan produk yang memberikan keuntungan besar bagi negara sehingga banyak hutan dan perkebunan komoditas lain yang dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kelapa sawit dibawa masuk ke Indonesia pada masa kolonial belanda oleh pemerintah Hindia Belanda sejak saat itu komoditas ini mulai dibudidayakan di Indonesia. Kelapa sawit yang dibudidayakan di Indonesia ada dua jenis yaitu Elaeis guineensis dan Elaeis oleifera.

Kelapa Sawit

Pada hakekatnya kelapa sawit yang menjadi primadona produk ekspor dari Indonesia. Meskipun menghasilkan produk dengan nilai jual tinggi, industri perkebunan kelapa sawit juga menghasilkan limbah yang sebaiknya dikelola dengan rapi agar tidak berdampak buruk pada lingkungan. Salah satu bentuk limbah dari industri perkebunan ini adalah cangkang Kelapa sawit.

Cangkang kelapa sawit dengan nama lain palm kernel shell merupakan bagian keras yang terdapat pada buah kelapa sawit yang berfungsi sebagai pelindung isi kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit merupakan limbah dari pengolahan minyak kelapa sawit yang kurang termanfaatkan.

Seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan, cangkang kelapa sawit ternyata dapat menghasilkan nilai tambah bagi arti perkebunan maupun bagi lingkungan.

Manfaat Cangkang Kelapa Sawit

Pemanfaatan cangkang kelapa sawit mulai banyak dilakukan sehingga limbah yang dihasilakn dari pengolahan kelapa sawit dapat diminimalisir. Berikut beberapa manfaat yang ada dari cangkang kelapa sawit, antara lain;

Pelindung Isi atau Kernel Buah Sawit

Cangkang atau tempurung kelapa sawit merupakan bagian lapisan terdekat dengan daging buah sawit. Tidak jauh berbeda dengan tekstur tempurung dari jenis buah kelapa lainnya, pada umumnya kontur tempurung sawit selalu menonjolkan sisi kerasnya.

Hal tersebut berfungsi sebagai pelindung daging buah dari segala kemungkinan dan gangguan organisme lain yang dapat menimbulkan kerusakan dan kerugian yang dapat terjadi. Selain itu cangkang juga berfungsi menjaga kualitas dari isi buah sehingga tidak cacat akibat faktor luar yang mungkin terjadi.

Bahan Bakar untuk Boiler

Ketel uap atau boiler pada pabrik kelapa sawit merupakan bagian penting yang menjadi sumber tenaga uap. Boiler digunakan untuk melakukan proses pengolahan kelapa sawit. Supaya kualitas uap yang dihasilkan mencukupi kebutuhan, diperlukan energi panas yang banyak untuk melakukan proses penguapan.

Energi panas tersebut dapat diperoleh dari proses pembakaran yang dilakukan didalam ruang bakar boiler. Bahan bakar yang dapat digunakan untuk prose penguapan tersebut salah satunya dapat menggunakan cangkang kelapa sawit.

Cangkang kelapa sawit memiliki kandungan arang murni yang dapat menghasilkan enegi panas cukup tinggi ketika dicampurkan kedalam proses pembakaran. Hal tersebut menjadi alternatif tepat dalam menjadikan cangkang sawit sebagai bahan baku dalam pembakaran di ruang boiler.

Karbon aktif

Karbon aktif merupakan material yang terbuat dari arang batok kelapa sawit yang dibakar dengan suhu tinggi hingga menjadi arang. Dari hasil pembakaran tersebut dihasilkan karbon aktif. Karbon aktif yang terbuat dari limbah cangkang kelapa sawit dapat digunakan dalam pemurnian biogas.

Karbon aktif yang berasal dari cangkang sawit miliki ukuran mikropori sehingga dapat menyerap gas dengan baik. Selain itu karbon aktif juga banyak digunakan sebagai bahan untuk mengabsorbsi polutan berkadar rendah dari prouk industri yang tidak dapat dipisahkan secara fisik, kimia dan biologis.

Karbon aktif juga merupakan absorben untuk mengurangi kadar benda organik terlarut yang ada. Cangkang sawit sebagai bioasorben ini sangat berguna untuk meminimalisir kerugian lingkungan yang terjadi.

Bahan Pengganti Batu Bara

Manfaat lainnya dari cangkang kelapa sawit yaitu dapat dijadikan sebagai bahan pengganti batu bara. Briket batu bara digunakan sebagai energi alternatif pada pengolahan beragam industri dibutuhkan dalam jumlah yang banyak. Seiring berkembanganya teknologi serta lahirnya inovasi baru, cangkang kelapa sawit dapat dijadikan sebagai bahan bakar seperti halnya batu bara.

Cangkang ini dapat diolah dan dicetak menjadi batubara dengan kriteria dan kualitas pembakaran yang tidak jauh berbeda.

Bahan untuk Arang

Cangkang kelapa sawit cukup baik ketika digunakan sebagai bahan baku arang atau charcoal. Hal tersebut dikarenakan kandungan lignoselulosa dengan kadar karbon tinggi dalam cangkang sawit sehingga memungkinkan diolah menjadi arang yang baik dan memiliki energi panas tinggi. Seperti yang diketahui bahwa arang sangat berguna sebagai salah satu bentuk bahan bakar yang banyak digunakan.

Asap Cair

Asap cair adalah hasil sampingan dari pengolahan cangkang kelapa sawit menjadi arang aktif. Asap cair diperoleh dari pengembunan asap hasil penguraian senyawa organik yang terdapat dalam cangkang kelapa sawit pada waktu proses pirolisis dilakukan.

Asap cair dari pengolahan cangkang kelapa sawit dapat bermanfaat sebagai antioksidan, antijamur dan antibakteri. Selain itu asap cair dapat diaplikasikan pada bahan pangan sebagai pengawet alami. Tujuan dari pengasapan adalah menghambat laju kerusakan produk sehingga produk tersebut lebih awet dan menjaga kualitasnya agar tidak berubah.

Campuran Makanan Ternak

Cangkang kelapa sawit memiliki kadar kalori yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai campuran makanan ternak. Cangkang sawit dihancurkan terlebih dahulu sehingga mudah dicerna ternak kemudian dicampurkan dengan bahan makanan ternak yang lain. Kalori yang tinggi pada cangkang sawit dapat mempercepat pertumbuhan ternak seperti sapi, bebek, ayam dan ikan.

Pupuk Tanaman (Biochar)

Biochar pada umumnya dibuat dari limbah pertanian salah satunya cangkang kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit dapat disulap menjadi biochar untuk meningkatkan kandungan hara pada tanah yang secara langsung dapat menyuburkan tanaman.

Penggunaannya sebagai biochar juga dapat dicampurkan dengan pupuk lainnya seperti pupuk NPK supaya tanah menjadi lebih subur.  Selain itu, penambahan cangkang kelapa sawit dalam bentuk biochar akan mempengaruhi sifat fisika tanah melalui peningkatan kapasitas menahan air sehingga mengurangi pencucian unsur hara dan erosi.

Perbaikan sifat fisika ini dapat memudahkan tanaman dalam mendapatkan nutrisi dan air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sehingga tanaman dapat tumbuh subur.

Bahan Baku Pengeras Jalan di Wilayah Perkebunan Kelapa Sawit

Di kawasan penghasil kelapa sawit banyak ditemukan jalan yang dilapisi dengan cangkang kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit dianggap mempunyai harga yang lebih murah dibandingkan aspal dan memiliki tingkat kekuatan yang tak kalah keras sehingga dapat digunakan sebagai pelapis jalan yang ekonomis.

Penggunaan cangkang sawit sebagai pengganti aspal juga dapat menurunkan jumlah limbah sawit yang tidak termanfaatkan.

Energi Pembangkit Listrik

Kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Krisis energi yang terjadi karena menipisnya sumber energi yang banyak digunakan dapat menjadi masalah yang serius. Solusi yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sumber energi alternatif sebagai bahan bakar dengan substitusi yang ramah lingkungan, efektif serta berkelanjutan.

Salah satu bahan baku energi alternatif berkelanjutan yang dapat digunakan adalah cangkang kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit yang notabene merupakan limbah dari pengolahan sawit telah dibuktikan mampu digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Bahan Pengisi Agregat Kasar pada Beton

Tempurung kelapa sawit merupakan salah satu limbah dari pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup banyak dihasilkan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan limbah alami tersebut adalah menjadikannya sebagai pengisi campuran agregat beton. Bongkahan cangkang kelapa sawit pada proporsi tertentu dapat menghasilkan mutu beton yang baik.

Asam Organik

Cangkang kelapa sawit yang melalui proses pembakaran sehingga menjadi senyawa karbon juga menghasilkan produk lain berupa asam organic. Asam ini dapat digunakan dalam industri kayu sebagai pelapis kayu agar lebih awet dan tahan dari serangan organisme penganggu yang dapat merusak kualitas kayu.

Bahan Baku untuk Membuat Lem

Cangkang kelapa sawit dapat juga dimanfaatkan untuk membuat lem. Metode pemanfaatnya dapat dilakukan melalui pengeringan dan proses pirolisa pada cangkang sehingga dihasilkan resin fenolik untuk membuat lem phenol. Lem ini mempunyai fungsi penting dalam kehidupan sebagai alat perekat.

Papan Partikel

Cangkang kelapa sawit yang berkarakter keras dapat dimanfaatkan juga sebagai salah satu subtitusi untuk membuat papan partikel. Cangkang sawit mempuyai ketahanan yang kokoh sehingga cukup baik sebagai papan partikel. Cangkang sawit dapat dikomposisikan dengan bahan lain untuk menghasilkan kualitas papan yang baik.

Kerajinan Tangan

Cangkang kelapa sawit dapat disulap menjadi kerajinan tangan yang indah. Cangkang sawit yang mempunyai corak unik dapat menjadi hasil karya yang menarik serta bernilai jual tinggi. Telah banyak usaha kerajinan tangan yang menggunakan cangkang sawit sebagai salah satu bahan baku dalam menghasilkan produk kerajinan yang cukup banyak diminati.

Itulah tadi artikel yang dapat kami tuliskan terkait dengan manfaat cangkang kelapa sawit dalam kehidupan. Semoga hadirnya tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah refrensi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *