Manfaat Kencur dalam Kehidupan dan Kandungannya

Diposting pada

Khasiat Kencur

Pada dasarnya tanaman kencur memiliki beragam nama lain, diantaranya yaitu cekur (Malaysia), pro hom (Thailand). Bahkan di Indonesia sendiri, masing-masing daerah memiliki sebutan yang berbeda-beda untuk tanaman yang satu ini, misalnya cikur (bahasa Sunda); ceuko (bahasa Aceh); kaciwer (bahasa Karo); kencor (Madura); cekuh (bahasa Bali); Sekuh atau Sekur (bahasa Sasak), kencur, sukung (bahasa Melayu Manado); asauli, sauleh, soul, umpa (bahasa-bahasa di Maluku); serta cekir (Sumba).

Akan tetapi yang pasti pada jenis tanaman ini kerapkali dipergunakan sebagai rempah-rempah, bumbu, obat-obatan dan dalam kosmetik. Dalam Rheede’s Hortus Malabaricus, K. galanga L telah dideskripsikan dengan nama katsjula kelengu yang menunjukkan bahwa tanaman tersebut digunakan sebagai sumber tanaman obat di Kerala pada abad ke-17.

Tanaman Kencur

Kencur dengan nama latin kaempferia galanga L merupakan salah satu jenis empon-empon atau tanaman obat yang termasuk dalam suku temu-temuan (zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman kencur mempunyai kandungan minyak atsiri dan alkaloid yang bisa dimanfaatkan sebagai stimulan.

Pengertian Kencur Menurut Para Ahli

Adapun definisi kencur menurut para ahli, antara lain:

  1. Barus (2009), Kencur adalah tanaman tropis yang banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia sebagai tanaman yang dipelihara. Kencur banyak digunakan untuk ramuan obat tradisional dan untuk bumbu dalam masakan sehingga para petani banyak yang membudidayakan tanaman kencur sebagai hasil pertanian yang diperdagangkan.

Bagian dari kencur yang diperdagangkan yaitu buah akar yang ada di dalam tanah yang disebut rimpang kencur atau rizoma.

Klasifikasi ilmiah tanaman kencur yaitu sebagai berikut:

  • Kingdom         : Plantae
  • Sub kingdom  : Viridiplantae
  • Infra kingdom: Streptophyta
  • Super divisi     : Embryophyta
  • Kelas                 : Magnoliopsida
  • Super ordo      : Lilianae
  • Ordo                 : Zingiberales
  • Family              : Zingiberaceae
  • Genus               : Kaempferia L
  • Spesies             : Kaempferia galanga L

Manfaat Kencur Secara Umum

Dalam dunia kedokteran, manfaat kencur telah terbukti mengobati berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa resep tradisional menggunakan kencur.

Obat flu

Bilas rimpang kencur, makan kencur dengan garam dan minum air hangat. Lakukan dua kali sehari untuk mencegah masuk angin.

Membersihkan darah kotor

Ramuan kencur dapat digunakan untuk membersihkan darah kotor. Cara membuat ramuan ini sangat mudah yaitu sediakan kencur, dua butir cengkeh kering, daun fistula cassia (tengguli atau kayu raja), dan biji adas seperlunya. Semua bahan ini kemudian direbus dalam 1 liter air. Biarkan mendidih, dan pindahkan. Saring dan diamkan hingga dingin, diminum dua kali sehari.

Mengobati tukak lambung

Cuci atau bersihkan dua rimpang kencur. Kupas dan dikunyah segera, yang Anda butuhkan hanyalah menyedot air dari rimpang dan membuang ampasnya. Lakukan beberapa kali sampai sembuh.

Mengobati Mulas

Manfaat kencur untuk mengobati mulas juga sudah banyak dibuktikan. Anda cukup mencuci rimpangnya kemudian parut. Kemudian tambahkan sedikit air rebusan dan garam. Saring dan minum air ini sebanyak 2-3 kali sehari.

Mengobati keseleo

Kencur juga berguna untuk mengobati keseleo. Cukup bersihkan satu rimpang kencur dan campur dengan segenggam nasi yang sudah direndam. Lalu, tumbuk keduanya hingga halus dan oleskan pada area yang terkilir.

Mengobati batuk

Ambil satu rimpang kencur kemduian parut, campur air hangat dan aduk hingga merata. Saring dan minum, baik juga tambahkan sedikit garam. Anda bisa minum ramuan tradisional ini sekali sehari.

Mencegah Jerawat

Kencur juga dapat digunakan untuk mencegah jerawat muncul. Kencur berguna untuk mencegah hormon yang dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat, membuat jerawat yang hendak muncul kemudian menghilang. Sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi wanita yang sedang haid karena haid terkadang dapat menyebabkan pertumbuhan jerawat yang cepat pada wajah.

Kandungan Kencur

Tanaman kencur memiliki kandungan kimia, diantaranya adalah sebagai berikut;

  • Pati (4,14 %)
  • Mineral (13,73 %)
  • Minyak-minyak atsiri (0,02 %) (yang berupa sineol, asam metil kanil dan penta dekaan, asam sinamat, etil ester, borneol, kamphene, paraeumarin,asam anisat, alkaloid)
  • Gom.

Hama dan Penyakit Tanaman Kencur

Hingga kini masih belum banyak laporan tentang gangguan hama pada tanaman kencur yang bersifat fatal. Biasanya hama yang menyerang masih terbatas pada ulat daun dan belalang. Sedangkan serangan penyakit yang telah ditemukan pada tanaman kencur yaitu busuk rimpang dan bercak daun.

Penyakit busuk rimpang disebabkan oleh bakteri layu seperti pada  jahe (Ralstonia solanacearum), sedangkan bercak daun disebabkan oleh cendawan kemungkinan yaitu  Pyricularia sp. Selain kedua penyakit tersebut, patogen lain yang menyerang rimpang kencur terutama setelah panen dan pada saat penyimpanan yaitu hama kutu perisai (Aspidiella hartii) yang sering disebut sebagai cosmetic insect.

Nah, demikianlah serangkaian artikel yang bisa kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam khasiat tanaman kencur, kandungan, hama, dan penyakitnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *