Manfaat Padi Bagi Kehidupan Manusia

Diposting pada

Manfaat Padi

Padi adalah tanaman yang dibudidayakan hampir semua negara di dunia. Padi bermula dari negara India. Padi di beberapa negara dijadikan sebagai makanan pokok karena mengandung karbohidrat yang tinggi sebagai sumber kekuatan (energi) bagi tubuh.

Di Indonesia, padi menjadi komoditas yang dibudidayakan hampir di seluruh kepulaan karena iklim dan kondisi yang cocok untuk mendapatkan manfaat padi secara maksimal.

Padi

Padi menjadi makanan utamaa di 8 negara misalnya di Afrika dan 9 negara di Amerika Utara dan Selatan. Banyak macam varietas padi yang beredar dan dibudidayakan. Komoditas padi menduduki peringkat pertama dalam penyedia pasokan energi untuk makanan yaitu sebesar 20% disusul tanaman gandum sebesar 19% dan jagung %.

Padi ditanam di lahan pertanian dunia sekitar 3% yang berfungsi sebagai sumber utama bagi hampir setengah penduduk dunia.

Padi dapat menjadi pengganti gandum apabila Anda bosan memakan gandum yang kaya asam amino dan vitamin B. Mengonsumsi nasi dapat mengurangi asam amino dan vitamin B dan beras yang dikonsumsi beraneka macam seperti beras putih, beras merah, beras hitam bahkan beras coklat yang tinggi serat.

Pengertian Padi

Padi adalah jenis tanaman pangan yang bermula dari benua Asia dan Afrik Barat beriklim tropis dan subtropis. Padi tersebut dari pertanian kuno dan terdapat bukti sejarah yang membuktikan bahwa budidaya padi di China yang dimulai pada 3.000 tahun SM dengan adanya fosil butiran padi dan gabah di daerah India.

Padi menurut Amirullah (2008) merupakan jenis sumber makanan yang mengandung gizi sebagai penyedia energi bagi tubuh dan bahan di dalam ciri padi mudah diuraikan menjadi energi.

Kandungan kalori yang dibutuhkan oleh manusia (dewasa) setaip harinya sebanyak 1.821 kalori apabila disetarakan dengan beras maka kebutuhan beras yang dikonsumsi sebesar 0,88 kg. Selain karbohidrat yang tinggi, padi juga mengandung gizi lain berupa vitamin, lemak, protein, fosfor, kalsium, magnesium, sodium, dan serat kasar.

Manfaat Tanaman Padi

Berbagai jenis tanaman padi mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain:

  1. Kandungan energi yang tinggi

Padi mengandung karbohidrat yang tinggi dan biasanya diolah menjadi nasi untuk dikonsumsi oleh manusia. Karbohidrat di dalam padi akan menjadi sumber energi tercepat dan diuraikan di dalam tubuh sehingga tubuh manusia akan mendapatkan energi dari karbohidrat.

Energi ini akan mempengaruhi kinerja otot-otot. Nasi juga mengandung asam amino yang dapat meningkatkan pertumbuhan otot.

  1. Mencegah dan mengobat gangguan pencernaan

Kandungan serat yang rendah pada padi dapat mencegah bahkan mengobat gangguan pencernaan apabila sudah dimasak menjadi nasi putih sehingga penyakit seperti diare, radang usus dapat teratasi. Padi memiliki kandungan gizi yang bersifat diuretik ringan yang mampu membantu pencernaan dan antiinflamasi alami dengan cara membuat padi tersebut menjadi agar-agar beras.

  1. Obat bisul, bengkak dan jerawat

Padi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu jenis tanaman obat untuk jerawat, bisul, bahkan bengkak dengan cara beras direbus kemudian dikeringkan lalu dibiarkan dingin kemudian ditumbuk hingga halus seperti pasta kemudian dapat dioleskan pada area bisul, luka, bengkak, dan jerawat.

Namun, di daerah India masyarakat memanfaatkan padi sebagai obat jantung bakar, gangguan pencernaan dan sakit perut.

  1. Sebagai obat dan komestik

Padi yang diekstrak menjadi beras dapat dimanfaatkan dalam bahan baku obat-obatan dan komestik. Misalnya dalam penambahan volume dan ketebalan rambut beras diolah menjadi bahan campuran shampoo dan produk perawatan rambut lainnya.

Sebagai krim pelembab, biasanya beras dicampur dengan madu untuk menambah kecerahan kulit dan anti penuaan di wajah.

  1. Nutrisi bagi kultit

Padi mengandung nutrisi yang dibutuhkan kulit seperti adanya antioksidan tinggi, asam lemak esensial yang penting untuk kesehatan, kaya vitamin E yang berguna dalam melindungi kulit kering, melindungi diri dari karsinogen beracun dan sebagai salep kulit apabila terkena iritasi dan gatal-gatal.

  1. Beras merah kaya nutrisi

Beras merah mengandung nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh misalnya vitamin B kompleks (B1 dan B2), asam folat,kolin dan betaine dan mineral (kalsium, zat besi, tembaga, seng, natrium, kalium, fosfor, 18 asam amino). Beras merah juga mengandung vitamin E walau jumlahnya sedikit dalam bentuk Alpha tokoferol dan vitamin K.

  1. Beras merah sebagai obat kanker dan diabetes

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan beras merah yang diekstrak mampu mengobati kanker payudara dan penelitian masih berlangsung hingga sekarang. Kandungan di dalam beras merah mampu mencegah penyakit jantung, arteriosklerosis atau lainnya karena kandungan tersebut mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

  1. Beras merah sebagai obat sakit pernafasan

Kandungan selenium dan antioksidan yang tinggi mampu memperbaiki DNA di dalam sel sehingga mampu membantu dan menurunkan gejala asma dan radang arthritis. Kandungan Mg (Mangan) juga berperan dalam produksi hormon di dalam darah.

  1. Beras Coklat sebagai Penguat Tulang

Kandungan mangan dan mineral pada beras coklat ikut berperan dalam mempertahankan struktur tulang yang kuat dan membantu penyerapan unsur kalsium. Kalsium berguna dalam mencegah penyakit osteoporosis. Kandungan magnesium. berperan penting dalam melindungi dari arthritis karena magnesium mampu mineralisasi tulang

  1. Beras Coklat Mencegah Diabetes

Berdasarkan penelitian di Harvard menunjukkan bahwa penduduk Amerika yang memakan nasi coklat sebanyak kurang lebih dua porsi setiap minggunya memiliki resiko diabetes 10% lebih kecil dibanding orang yang mengonsumsi gandum selama kurang lebih sebulan sekali. Hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi beras coklat mampu mencegah diabetes.

  1. Beras Coklat kaya antioksidan

Beras coklat memiliki antioksidan yang berupa vitamin E, selenium, dan lignan yang dapat mengatasi radikal bebas yang berbahaya dan menjadi sumber penyakit kanker. Oleh karena itu beras coklat dapat sebagai pencegahan kanker.

  1. Beras coklat dapat menurunkan kolesterol

Beras coklat dalam sebuah penelitian di laboratorium dikatakan bahwa minyak pada dedak beras coklat dapat menurunkan kadar kolesterol. Hal ini dapat membantu penyakit kardiovaskular atau jantung.

  1. Beras coklat mengurangi sakit sembelit

Beras atau padi yang berwarna coklat kaya akan serat, dalam satu cangkir gandum terdapat nutrisi dengan kandungan serat sebesar 14% yang dalam tujuan kesehatan digunakan sebagai makanan untuk diet dan masalah sembelit.

  1. Beras coklat meningkatkan sel darah merah

Beras coklat mempunyai senyawa atau biasa dikenal folacin yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah. Folacin mempunyai manfaat dan pengembangan sumsusm tulang belakang dan perkembangan otak bayi sebelum lahir.

  1. Beras coklat sebagai pengendali kenaikan berat badan

Beras coklat bagus dikonsumsi bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Terdapat sebuah penelitian bahwa perempuan yang mengonsumsi beras coklat beratnya berkurag secara teratur dibandingkan dengan mengonsumsi nasi putih.

  1. Beras hitam kaya antioksidan

Beras hitam berwarna hitam karena mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan yang tinggi dapat diketahui dengan warna ungu atau hitam. Namun beras hitam berbeda dengan ketan. Beras hitam mengandung antosianin lebih tinggi dibanding beras yang lain.

Antioksidan dan antosianin mampu mengobati dan mencegah penyakit jantung dan melindungi penyakit kanker karena radikal bebas yang berbahaya, meningkatkan kinerja otak dan menurunkan radang. Beras hitam saat proses penggilingan tidak akan hilang sifat atau nutriinya seperti nasi putih. Beras hitam juga mampu menjaga kulit dan kesehatan mata.

  1. Beras hitam untuk kesehatan jantung

Kandungan antosianin fitokimia pada beras hitam dapat mencegah penyakit kardiovaskular dan stroke juga mempertahankan kadar kolesterol dan menurunkan total kolesterol (jarat dan triasilgliserol).

  1. Beras hitam sebagai detoksifikasi tubuh

Antioksidan yang tinggi pada beras hitam dapat membersihkan racun berbahaya pada hati. Hal ini pernah dilakukan pada seekor kelinci yang mengonsumsi beras hitam.Beras hitam mengandung fitonutrien yang mampu menurunkan radang dan membersihkan tubuh dari radikal bebas atau zat berbahaya lainnya.

  1. Beras hitam membantu sistem pencernaan

Beras hitam yang tinggi serat berperan penting dalam membantu atau mencegah bahkan mengobati penyakit diare dan radang usus. Serat juga berperan dalam pembersihan (detoksifikasi) tubuh dari racun  dan membersihkan arteri.

  1. Beras hitam sebagai pencegahan diabetes

Beras hitam kaya akan serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya dapat memperlambat proses penyerapan glukosa di dalam darah sehingga beras hitam menjadi solusi yang efektif untuk hidup sehat dan terjauhi dari diabetes.

  1. Beras hitam bermanfaat bagi kesehatan

Beras hitam yang mirip dengan beras coklat terhadap rasa pedas ringan dan lebih padat dari beras putih. Banyak penelitian yang telah dilakukan pada uji coba beras hitam untuk berbagai penyakit seperti diabetes, jantung, dll dan menunjukkan hasil yang memuaskan terhadap kondisi kesehatan tubuh.

  1. Padi mengandung karbohidrat tinggi

Ketika mengonsumsi nasi yang kita pergunakan dalam keseharian pastinya Anda akan merasa kenyang karena di dalam padi yang telah diolah menjadi nasi mengandung karbohidrat yang tinggi sebagai pemenuhan energi diperlukan oleh tubuh.

Itulah tadi uraian atas penjelasan yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan manfaat tanaman padi yang ada dalam kehidupan manusia di berbagai bidangnya. Semoga bisa memberi pengetahuan bagi kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *