Manfaat Tanaman Palawija dalam Kehidupan Sehari-hari

Diposting pada

Manfaat Tanaman Palawija

Istilah palawija pada hakekatnya diambil dari bahasa Sansekerta yaitu phaladwija yang mempunyai arti sebagai tanaman kedua. Palawija tidak tidak termasuk tanaman pokok misalnya padi yang berperan sebagai tanaman pangan. Di pulau Jawa utamanya palawija dibudidayakan sesudah membudidayakan padi.

Berbeda dengan tanaman padi yang membutuhkan cukup banyak air, tumbuhan palawija bisa dibudidayakan pada waktu kemarau. Walaupun bukan termasuk tanaman pokok, membudidayakan palawija mempunyai berbagai kegunaan bagi kehidupan.

Palawija

Setidanya perlu diketahui bahwa palawija bukanlah penamaan tanaman tetapi palawija yaitu berbagai jenis tanaman yang termasuk tanaman kedua setelah padi. Atas dasar itulah tanaman palawija umumnya dikenal dengan tanaman selain jenis tanaman pangan oleh petani, akan tetapi tanaman palawija dibudidayakan jika keadaan tanah subur yang berkandungan unsur hara yang cukup dan syarat ketinggian tempatnya.

Manfaat Tanaman Palawija

Berbagai kegunaan dan benefit dari membudidayakan tanaman palawija antara lain:

  1. Ketersediaan air hanya sedikit

Tanaman palawija banyak dibudidayakan saat di kondisi musim kemarau. Palawija bisa tumbuh subur walaupun dengan ketersediaan air yang sedikit. Walau dalam keadaan musim kemaran yang tidak banyak air, tanaman palawija bisa tetap tumbuh dengan subur berbeda dengan tanaman padi yang membutuhkan banyak air supaya bisa tumbuh subur.

  1. Mempertahankan keasaman pada tanah

Membudidayakan satu jenis tanaman saja mungkin akan menimbukan kadar asam yang terdapat di dalam tanah menjadi tidak seimbang.

Untuk mempertahankan keseimbangan kadar kemasaman yang terdapat di dalam tanah, butuh diselingi antara padi dengan jenis tanaman lain misalnya palawija. Dengan membudidayakan palawija sesudah membudidayakan padi, akan membantu mempertahankan kemasaman kadar di dalam tanah.

  1. Menaikkan perekonomian

Tidak hanya dengan tanaman padi yang menjadi bahan diperdagangkan, namun tanaman palawija yang telah dipanen juga bisa dijual. Tanaman palawija bisa diolah dan juga bisa dikonsumsi secara langsung sehingga tingkat penjualan pada komoditas palawija juga turut laris di pasaran sebab juga diperlukan oleh masyarakat.

  1. Memenuhi kebutuhan protein

Banyak jenis tanaman palawija yang merupakan jenis komoditas kacang-kacangan. Komoditas kacang- kacangan memiliki kandungan protein cukup tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber tenaga atau energi. Tanaman palawija yang dikonsumsi misalnya tanaman kedelai, kacang tanah, ataupun jenis kacang lainnya, bisa membantu dalam pemenuhan kebutuhan protein.

  1. Memenuhi kebutuhan gizi harian

Selain palawija mengandung kebutuhan protein yang cukup tinggi, tanaman palawija juga mengandung kalsium dan beberapa zat yang terdapat di dalam komoditas palawija. Berbagai kandungan yang terdapat di dalam palawija bisa menjadi salah satu sumber nutrisi yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian bagi tubuh.

  1. Meningkatkan tingkat kesuburan reproduksi

Beberapa komoditas palawija memiliki kandungan yang berguna pada kesuburan reproduksi sehingga bisa membantu meningkatkan kesuburan reproduksi. Berbagai komoditas tanaman palawija mempunyai beberapa kandungan yang bagus untuk menjaga hormon reproduksi manusia.

  1. Mencegah adanya radikal bebas

Salah satu jenis komoditas palawija yang berperan mencegah adanya radikal bebas yaitu kedelai. Kedelai biasanya digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan makanan hingga industri terkhusus di wilayah Asia. Kedelai biasa dimanfaatkan dalam pengolahan produk makanan misalnya pembuatan kecap, tempe dan tahu. Manfaat dari kedelai ini antara lain mencegah adanya radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung.

  1. Menjaga kualitas kesehatan mata

Beberapa komoditas palawija dapat menjaga kualitas kesehatan mata. Salah satu komoditas palawija yaitu wortel dengan kandungan vitamin A yang begitu besar. Tanaman wortel biasanya digunakan melalui bagian akar. Rasa pada wortel yaitu manis langu dengan manfaat lainnya yaitu mencegah penyakit kanker ataupun penyakit kronis lainnya dan mencerahkan kulit.

Wortel yang terdapat di Indonesia berasal dari Persia yang zaman dulu menggunakan bagian daun dan bijinya saja. Tetapi, setelah berkembangnya waktu wortel yang digunakan hanya bagian umbi akarnya saja. Pada bagian umbi akar inilah banyak mengandung vitamin A. Wortel ini termasuk tanaman palawija yang dapat dibudidayakan ketika musim penghujan.

  1. Sumber kandungan pati yang sehat

Komoditas palawija juga mempunyai kandungan pati yang sehat selain padi yaitu kentang. Kentang ini biasanya digunakan bagian umbinya. Tanaman kentang juga berperan sebagai tanaman pangan pokok di dunia karena banyak kandungan pati, mineral, protein, polifenol, karotenoid dan berbagai vitamin lain.

Kentang banyak digunakan dalam kehidupan sehari- hari yaitu bisa dikonsumsi secara utuh atau dapat dihaluskan sebagai sayuran/hidangan atau bisa dijuga dibentuk menjadi tepung karena bermanfaat dalam membuat roti atau pengenyal saus.

Tanaman kentang berguna bagi kesehatan tubuh misalnya mengatasi penyakit diabetes melitus dan mengontrol kadar gula di dalam darah.

  1. Sebagai bahan sayur atau lalapan

Komoditas palawija memang banyak digunakan dalam bahan sayuran atau sebagai lalapan misalnya kacang panjang, kacang tanah, kedelai dan lainnya. Palawija sebagai sayuran dipilih karena memiliki buah yang nampak segar dan muda serta berserat lunak.

  1. Sumber pangan alternatif

Beberapa komoditas palawija berperan sebagai sumber pangan alternatif karena kondisi daerah yang tidak memungkinkan untuk dibudidayakan sumber pangan pokok seperti padi, tanaman gandum, ataupun sorgum. Contohnya tanaman jagung sebagai sumber pangan alternatif di negara Amerika Serikat sedangkan di Indonesia jagung berperan sebagai kebutuhan pangan utama.

  1. Meningkatkan kesuburan tanah atau membantu pertumbuhan tanaman

Terdapat komoditas palawija yang berperan meningkatkan kesuburan tanah misalnya tanaman kacang tanah. Pada kacang tanah membentuk bintil akar yang dapat mengikat kandungan nitrogen di atmosfer bebas sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman sebab unsur nitrogen adalah unsur makro yang diperlukan oleh tanaman sehingga bisa mengoptimalkan hasil panennya.

  1. Bahan baku produk kecantikan

Selain berguna dalam sumber kesehatan dan gizi bagi tubuh, komoditas palawija juga berguna dalam dunia produk kecantikan.

Produk kecantikan juga bisa berasal dari palawija misalnya dari mentimun. Tanaman mentimun sudah tidak diragukan lagi sebagai bahan utama dalam pembuatan produk komestik sebab mentimun mengandung zat yang bisa membersihkan dan mendinginkan kulit wajah.

  1. Menambah darah bagi para anemia

Komoditas palawija seperti kacang hijau berguna dalam menambah darah bagi para penderita anemia karena di dalam kacang hijau terdapat banyak kandungan mineral dan vitamin penting yang diperlukan oleh tubuh. Kacang hijau dapat dihidangkan seperti bubur kacang ijo ataupun isian kue.

  1. Menurunkan kadar kolesterol dan lemak di dalam darah

Komoditas palawija diyakini dapat menurunkan kadar kolesterol dan lemak yang terdapat di dalam darah. Sebab palawija banyak mengandung mineral dan vitamin penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan memenuhi kebutuhan gizi bagi tubuh. Dengan mengonsumsi palawija kamu bisa mengontrol kesehatan tubuh.

Contoh Tanaman Palawija

Adapun untuk jenis tanaman palawija berdasarkan pada lahan pertanian yang dipergunakan. Antara lain;

  1. Dataran Tinggi

Berdasarkan jenis tanaman yang dibudidayakan dalam dataran tinggi seperti;

  1. Tanaman kentang
  2. Tanaman wortel
  1. Berdasarkan Pada Tumbuhnya Yang Menempel

Berbagai jenis tanaman tersebut terdapat jenis tanaman yang tumbuh hidupnya dengan cara menempel misalnya;

  1. Blewah
  2. Semang
  3. Melon
  4. Labu

Itulah tadi penjelasan yang bisa diberikan tentang adanya manfaat menanam tanaman palawija yang bisa dirasakan dalam keseharian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *