Manfaat Pupuk Urea Bagi Tanaman

Diposting pada

Khasiat Pupuk UreaPupuk urea seringkali dimanfaatkan dalam pertanian organik, hal ini lantaran dinilai stabil serta dapat meningkatkan kualitas tanah, menyediakan nitrogen untuk tanaman, dan meningkatkan hasil panen. Kita biasanya bisa mendapatkan pupuk urea dalam bentuk granular yang kering.

Ada beragam manfaat yang dapat kita peroleh dengan menggunakan urea sebagai pupuk, tetapi hal ini tentu saja bukannya tanpa kerugian. Oleh sebab itu,  perlu untuk mengetahui cara menerapkan pupuk urea dengan benar dan mengetahui bagaimana urea berinteraksi dengan pupuk lain dapat membantu kita untuk menghindari kerugian ini dan mendapatkan manfaat sebanyak mungkin dari pupuk urea. Sebelum urea ditemukan, sumber nitrogen organik misalnya diperoleh dari pupuk kandang, kompos, dan lain-lain.

Pupuk Urea

Urea merupakan pupuk nitrogen murah dengan rasio NPK (nitrogen-fosfor-kalium) 46-0-0. Urea adalah senyawa organik pertama yang disintesis secara artifisial melalui proses kimia dan juga dengan bantuan senyawa anorganik.

Friedrich Wohler melakukan penelitian kimia pada tahun 1828 dan terpana dengan penemuannya. Dia menyimpulkan bahwa potassium cyanate ketika diberi perlakuan bersama dengan ammonium sulfate menghasilkan urea. Penemuan ini memberi awal bagi revolusi organik.

Manfaat Pupuk Urea Bagi Tanaman

Pupuk urea adalah pupuk nitrogen yang paling penting. Pupuk ini bisa dikatakan sebagai “Raja Pupuk”, kerena beberapa alasan utama, yaitu:

  1. Urea memiliki kandungan nitrogen tinggi sekitar 46%
  2. Urea adalah senyawa kimia organik berupa kristal putih. Itu netral dan dapat beradaptasi dengan hampir semua tanah. Ini adalah produk limbah yang terbentuk secara alami dengan memetabolisme protein pada manusia serta mamalia lain, amfibi dan beberapa ikan
  3. Urea banyak digunakan di sektor pertanian baik sebagai pupuk dan tambahan pakan ternak

Berdasarkan hal tersebut, urea memiliki beragam manfaat bagi tanaman pertanian. Berikut ini khasiat yang dapat kita peroleh dengan menggunakan pupuk urea, antara lain:

  1. Pupuk urea dapat membantu untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman, yang meliputi: mempercepat pertumbuhan tinggi, memperbanyak jumlah anakan, memperbanyak jumlah cabang dan lain-lain.
  2. Pupuk urea dapat membantu dalam menambah kandungan protein bagi tanaman.
  3. Pupuk urea dapat membantu membuat daun tanaman lebih hijau segar dan banyak mengandung butir hijau daun yang disebut dengan klorofil. Klorofil inilah yang berperan penting dalam proses fotosintesis.
  4. Pupuk urea bisa digunakan untuk semua jenis tanaman, baik untuk tanaman pangan, holtikultura, dan tanaman perkebunan. Selain untuk tanaman, pupuk urea juga bisa diguankan untuk usaha peternakan dan perikan.
  5. Penggunaan pupuk urea yang dilakukan secara tepat dan berimbang akan memberikan hasil yang baik bagi tanaman. Terutamanya dalam membantu meningkatkan produksi hasil tanaman dan menjaga struktur media tanah.
  6. Pada tanaman irigasi, urea dapat diaplikasikan dalam keadaan kering ke tanah, atau dilarutkan melalui air irigasi. Urea mudah larut dalam air, tetapi menjadi semakin sulit larut seiring dengan meningkatnya konsentrasi. Melarutkan urea dalam air adalah endotermik-suhu larutan turun ketika urea larut. Sebagai panduan praktis, saat menyiapkan solusi urea untuk fertigasi (disuntikkan ke saluran irigasi), larutkan tidak lebih dari 3 g urea per 1 liter air.
  7. Pada tanaman yang termasuk dalam arti biji-bijian dan kapas, urea sering digunakan pada saat pengolahan terakhir sebelum penanaman. Pupuk urea bukan hanya bermanfaat dalam bidang pertanian saja, khusunya dalam menyediakan nitrogen bagi tanaman untuk meningkatkan pertumbuhan berdaun hijau dan membuat tanaman terlihat subur, tapi urea juga memiliki kegunaan dalam bidang pertanian lainnya.

Penggunaan Pupuk Urea

Adapun untuk prosesi dalam fungsi Urea sebagai pupuk biasanya dipergunakan dalam beragam hal, antara lain adalah sebagai berikut;

Dalam industri kimia

Urea adalah bahan baku untuk pembuatan dua kelas bahan utama: resin urea-formaldehida dan urea-melamin-formaldehida yang digunakan dalam kayu lapis laut.

Laboratorium

Urea dalam konsentrasi hingga 10 M adalah denaturant protein yang kuat karena mengganggu ikatan nonkovalen dalam protein. Ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kelarutan beberapa protein. Campuran urea dan kolin klorida digunakan sebagai pelarut eutektik yang dalam, sejenis cairan ionik.

Penggunaan lain-lain

Misalnya dalam contoh penggunaan lain Pupuk Urea ini, diantaranya;

  1. Produk pemutih gigi
  2. Bahan dalam sabun cuci piring
  3. Bersama dengan diammonium fosfat
  4. Sebagai nutrisi ragi
  5. Untuk fermentasi gula menjadi etanol
  6. Nutrisi yang digunakan oleh plankton dalam percobaan pemeliharaan laut untuk keperluan geoengineering
  7. Sebagai osilator parametrik optik dalam optik nonlinier, dan lain-lain

Demikianlah serangkaian artikel yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan manfaat pupuk Urea bagi tanaman di bidang pertanian serta kehidupan. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah edukasi mendalam bagi segenap pembaca. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *