Manfaat Tanah Humus bagi Tanaman dalam Kehidupan

Diposting pada

Tanah Humus bagi Tanaman

Tanah humus sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Humus dikenal sebagai tanah yang sangat subur. Tanah humus biasanya memiliki struktur yang gembur dan paling banyak yang digunakan dalam berbagai kegiatan untuk arti budidaya tanaman.  Tanah humus adalah tanah yang sangat subur untuk tanaman sebab humus mengandung komposisi yang sama dengan kompos.

Kandungan dalam kompos terbentuk karena tanah tersebut hasil dari pelapukan (daun dan batang) bahkan campuran dari kotoran hewan ternak atau liar. Humus juga dapat terbentuk dari perombakan di dalam tanah karena mikroorganisme. Artikel ini akan membahas manfaat dari tanah humus.

Tanah Humus

Tanah humus adalah tanah yang paling subur karena terjadi atas pembentukan dari pembusukan tanaman dan hewan oleh mikroorganisme dalam periode waktu tertentu. Tanah humus mengandung dedaunan yang lapuk, kotoran hewan dan lain sebagainya. Tanah humus banyak dijumpai di daerah hutan terkhusus hutan hujan tropis.

Namun, dalam kimia humus diartikan sebagai bahan organik yang kompleks dengan kandungan fenol, alifatik hidroksida dan asam karboksilat yang berjumlah banyak. Proses pembentukan tanah humus dikenal dengan istilah Humifikasi yang dapat terjadi secara alami ataupun buatan.

Proses pembentukan dalam ciri tanah humus secara alami melalui pengomposan yang dilakukan sendiri dengan bantuan oleh bahan organik dan keadaan lingkungan. Misalnya daun yang gugur dan jatuh ke tanah kemudian mengalami pembusukan oleh mikroorganisme yang dapat membentuk nutrisi dari penguraian bahan organik tersebut. Mikroorganisme di dalam tanah memerlukan sirkulasi udara dan suhu yang baik dengan kadar air berkisar 45%.

Proses pembentukan humus atau humifikasi secara buatan, sengaja dilakukan oleh manusia melalui tanaman yang telah busuk dimasukkan ke dalam tanah. Kemudian dicampur bersama kotoran hewan. Bahan organik tersebut akan terurai dan terbentuk partikel negatif yang dapat menyerap nutrisi bermuatan positif yang berguna untuk kesuburan tanah.

Pengertian Humus

Humus adalah tanah yang mempunyai komposisi/ kandungan organik sebagai habitat bagi mikroorganise yang dapat menyuburkan tanah. Tanah yang banyak akan unsur hara sangat diperlukan bagi tanaman. Tanah humus mempunyai kemampuan dalam menahan air dan mencegah adanya resiko erosi.

Pengertian Tanah Humus Menurut Ahli

Adapun menurut para ahli, pengertian tanah humus ini adalah sebagai berikut;

  1. Soepraptohardjo (1976), Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki luas daratan yang luas. Jenis tanah di Indonesia berbeda-beda salah satunya adalah tanah humus. Tanah humus merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan batang pohon dan dedaunan di daerah hutan terutama hutan hujan tropis yang lebat.
  2. Setiadi (2001), Tanah humus merupakan tanah yang terbentuk dari hasil pencampuran daun, ranting, dan batang yang telah membusuk serta kotoran hewan. Tanah humus sangat cocok untuk budidaya tanaman. Tanah yang miskin humus (kurang subur) umumnya biasanya kurang baik sebagai lahan pertanian. Tanah miskin humus hanya mengandung hara atau mineral hanya sedikit untuk pertumbuhan tanaman.

Manfaat Humus

Hutan hujan tropis mengandung unsur hara yang miskin sehingga tanah humus sangat berguna dalam peningkatan kesuburan tanah dengan adanya kapasitas pertukaran kation atau biasa dikenal dengan istilah KTK yang meningkat. KTK yang meningkat dapat menjadi kaya akan bahan organik.

Tanah humus banyak dijumpai di perhutanan dan beberapa lapisan tanah mengandung humus yang banyak. Adanya banyak bahan organik di hutan (ranting, daun, pohon yang telah terdekomposisi oleh mikroorganisme). Kelembaban di hutan yang tinggi dapat membuat pepohonan menjadi rindang yang berguna dalam proses penguraian.

Pembentukan tanah humus secara alami lebih membutuhkan waktu yang panjang dibanding humus yang dibentuk secara buatan. Humus yang dibuat secara buatan seperti pupuk kompos yang menggunakan mikroorganisme (bakteri). Pembentukan tanah humus mempunyai manfaat yang beragam.

Beberapa manfaat pembentukan humus bagi tanaman yang ada dalam kehidupan manusia, antara lain

  1. Sebagai sumber makanan untuk tanaman

Humus berguna dalam menjaga dan pembentukan keadaan struktur tanah yang baik. Partikel negatif yang berada di dalam tanah dari hasil pelapukan dedaunan, ranting, pohon dan kotoran mampu menyerap nutrisi yang berpartikel negatif seperti unsur Ca dan Mg yang dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Humus memiliki warna yang gelap sebagai penanda bahwa sumber energi bagi mikroorganisme dan sumber makanan untuk pertumbuhan tanaman. Humus juga memiliki daya serap yang tinggi sehingga dapat sebagai sumber minuman bagi tanaman karena kapasitas air tanah meningkat. Tanah humus dapat diberikan pada tanah yang sudah diolah dan ditanami sehingga dapat menyuplai asupan air yang cukup tinggi.

Tanah humus juga mampu memberikan asupan utama yang berguna dalam perkembangan tanaman dan mampu mencegah terjadinya degradasi nutrisi oleh tanaman sehingga nutrisi tetap terjaga (tidak hilang).

  1. Meningkatkan kesuburan tanah

Humus memiliki peran yang sangat penting dalam kesuburan tanah dan ketahanan tanah karena mengandung unsur hara yang banyak. Namun, di hutan hujan tropis kandungan unsur hara sangatlah miskin (minim).

Dalam tanah humus dapat membuah tanah menjadi gembur sehingga dalam kegiatan budidaya tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Hal itu, banyak yang membuat pupuk yang berasal dari humus ataupun bahan organik lainnya yang biasa dikenal sebagai kompos yang baik untuk kegiatan pertanian.

Pupuk kompos dapat menggantikan pupuk kimia. Penggunaan tanah humus dapat dilberikan secara langsung dan sangatlah sederhana.

Penanaman tanaman dengan tanah humus dapat tumbuh subur karena sifatnya yang banyak mengandung unsur hara yang tinggi sehingga pertumbuhan tanaman dapat optimal. Tanah humus dalam pertumbuhan tanaman karena sistem akar tanaman dapat berkembang dengan baik. Tanah humus juga memperbaiki proses yang terjadi di dalam tanah oleh mikroorganisme.

  1. Adanya senyawa pengikat toksin dalam air dan tanah

Tanah humus terdapat senyawa pengikat toksin atau racun yang berada di dalam tanah dan air. Toksin tidak akan diserap bagi tanaman sehingga hasil tanaman yang diperoleh tidak berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia.  Unsur yang beracun bagi tanaman akan terikat oleh humus seperti Al yang dapat mengikat atau menetralkan oleh humus.

  1. Mengikat unsur hara mikro dan mengurangi pengikatan fosfor

Adanya kandungan humus yang sangat tinggi mampu mengurangi perembasan hara ke dalam tanah apabila dibandingkan dengan kadar humus yang rendah seperti tanah di hutan hujan tropis. Unsur hara yang terjaga akan membantu dalam pertumbuhan tanaman.

  1. Kapasitas kandungan air dalam tanah meningkat

Humus memiliki fungsi dalam mengikat air sehingga tanah ini mempunyai kadar air yang tinggi. Tanah humus mampu menahan air. Adanya sifat polaritas air yang bermuatan positif dan negatif sehingga dapat terikat dengan tanah dan bahan organik.

Kandungan air yang optimal adalah 1,5 bar/atmosfer untuk mikroorganise yang berada di dalam tanah dan tanaman. Tanah humus yang mampu menahan air cocok apabila digunakan di daerah kering musiman sehingga kegiatan budidaya tanaman dapat tahan lama pada kekeringan dan penggunaan air dapat efektif.

  1. Menaikkan aerasi tanah dan mencegah terjadinya penggerusan

Tanah humus adalah tanah yang memiliki struktur yang stabil dan dapat menjaga tanah supaya tidak terkikis sebab tekstur tanah menjadi sangat gembur. Humus mampu menyuburkan tanah dan memperbaiki lapisan tanah. Humus juga mampu menjaga pH tanah.

Daya serap yang tinggi mampu menjaga tanah dan tananam apabila mengalami kekeringan. Humus mampu mengikat agregat dan mineral untuk kesuburan dan struktur tanah.

  1. Sebagai bahan pupuk dan pengomposan

Humus dapat dibuat sebagai pupuk organik. Manfaat pupuk organik mudah untuk dibuat sendiri dengan bahan organik seperti humus. Humus biasanya dicampur dengan sampah organik (daun, batang, dan lain-lain), kotoran, dan sebagainya. Bahan tersebut kemudian dicampur dengan alat serta disimpan dalam waktu tertentu untuk fementasi.

Adanya proses pembusukan bagian tanaman yang kemudian diurai menjadi senyawa yang lebih sederhana oleh mikoorganisme akan membentuk pupuk organik. Oleh karena itu, tanah humus juga dapat dijadikan sebagai pupuk atau biasa dikenal dengan pupuk kompos. Komposisi humus dapat menahan air maka dapat berguna dalam menahan pupuk anorganik yang larut akan air diberikan bagi tanaman.

Humus juga dapat diaplikasikan secara langsung pada tanah yang sudah diolah dan ditanami tanaman misalnya bunga atau yang lain. Humus mampu berkerja dengan optimal dibanding jenis tanah yang lain oleh karena itu tanah humus adalah tanah yang paling baik dan beragamnya manfaat.

Demikianlah uraian lengkap yang bisa kami sajikan kepada segenap pembaca, berkaitan dengan penjelasan dalam manfaat tanah humus bagi tanaman yang ada dalam kehidupan manusia. Semoga bisa memberikan edukasi serta referensi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *