Manfaat Tanaman Pagar Secara Umum

Diposting pada

Fungsi Tanaman Pagar

Tanaman pagar ialah tumbuhan yang ditanam ditepi-tepi untuk beragam kegunaan, di antaranya yaitu untuk pembatas antara ladang dengan jalan setapak dan pembatas antara petak ladang dengan petak lainnya, juga untuk tujuan keindahan, sehingga sangatlah pantas jika tanaman pagar ini tergolong sebagai salah satu jenis tumbuhan hias.

Tanaman Pagar

Tanaman pagar adalah tanaman yang ditanam secara memanjang atau berkeliling dengan jarak yang berdekatan satu dengan yang lain agar bisa tumbuh secara rimbun dan menjadi pagar bagi area lahan pertanian tertentu. Akan tetapi perlu juga diingat bahwa tidak semua tanaman bisa dijadikan sebagai tanaman pagar, karena dalam memiliki tanaman untuk dijadikan sebagai tanaman pagar terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki, diantaranya yaitu:

  1. Tanaman tahan terhadap perubahan cuaca, misalnya tanaman yang berupa perdu seperti bunga mawar, lantana, teh-tehan, bugenvil, soka, dan lain-lain).
  2. Tanaman bersifat tahunan, misalnya jenis tanaman pagar tahunan seperti keji beling, teh-tehan, soka, dan puring.
  3. Tanaman tidak mudah menggugurkan daun, karena tanaman yang mudah menggugurkan daun akan terlihat tidak menarik dan sulit dalam perawatannya.
  4. Tidak disukai hewan herbivore, misalnya tanaman beraroma, seperti mint, rempah – rempahan, tanaman berdaun runcing atau jarum, hingga tanaman berbatang cukup tebal seperti bambu.
  5. Mudah dirawat dan bukan tanaman produktif, karena tanaman yang produktif membutuhkan perlakuan dan pemeliharaan khusus agar pertumbuhannya baik dan bisa berproduksi.
  6. Proposional dengan luas pekarangan serta kondisi lingkungan, dengan tujuan agar tanaman pagar tidak menutupi rumah atau memakan badan jalan, misalnya jenis palem (misalnya palem botol) atau cemara ( misal cemara lilin).

Manfaat Tanaman Pagar

Tanaman pagar memiliki beberapa manfaat lain selain sekedar sebagai pembatas kavling atau kepemilikan, antara lain:

Menjadi filter suara

Diakui atau tidak dalam pagar hidup yang cukup rimbun dan tinggi bisa meredam kebisingan dari lalu lalang kendaraan bermotor. Sehingga sangatlah pantas jikalau biasanya dalam rumah-rumah mewah senantiasa ditemukan tanaman pagar dalam berbagai jenisnya.

Mengurangi pencemar udara

Pencemaran udara seperti gas NO (Nitrogen monoksida) dan CO2 (karbondioksida) hasil buangan knalpot kendaraan bermotor dapat diatasi dengan menanam tanaman pagar, bahkan dalam berbagai penelitian mampu mengurangi hingga 70% lebih.

Menghalangi debu

Beberapa jenis tanaman pagar seperti cemara dan tanaman bambu-bambuan yang di tanaman dalam halaman rumah bisa menghalangi debu masuk. Kondisi inilah kerapkali menjadi salah satu solusi untuk hidup sehat sehingga pada era ini banyak masyarakat yang mulai sadar pentingnya tanaman pagar.

Mencegah Bau

Tanaman pagar yang ada di berbagai lahan bisa di manfaatkan sebagai filter bau, biasanya tanaman di letakkan di sekitar bak sampah agar bau tersaring. Tanaman melakukan fotosintesis yang menyerap karbondioksida (CO2) dan melepaskan oksigen (O2) membuat udara di sekitarnya menjadi segar.

Mengeluarkan Wewangian

Penggunaan jenis tanaman pagar yang dapat mengeluarkan wewangian (aromatik) juga bisa mengatasi bau yang tidak sedap di sekitar rumah. Akan tetapi perlu juga dipahami bahwa tidak semua orang suka dengan bau yang diciptakan sehingga perlu seleksi dalam membudidayakan tanaman pagar.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan kegunaan dan fungsi tanaman pagar secara umum. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *