Manfaat Tanaman Pangan dan Contohnya di Indonesia

Diposting pada

Tanaman Pangan di Indonesia

Indonesia yang merupakan negara tropis yang kaya akan tanaman-tanaman dengan banyak manfaat di dalamnya. Terdapat tanaman buah sayur dan juga beragam jenis tanaman hias. Salah satu tanaman yang menjadi prioritas di Indonesia adalah tanaman pangan.

Tanaman pangan banyak yang tumbuh dengan baik di lingkungan tropis karena mendapatkan penyinaran yang cukup dan tanaman golongan ini merupakan salah satu penyambung asa manusia. Banyak manfaat yang menjadikan tanaman ini sebagai prioritas budidaya antara lain sebagai pemenuhan kebutuhan dan sebagai salah satu komoditas penunjang pemasukan negara.

Tanaman Pangan

Tanaman pangan adalah tumbuhan yang difungsikan sebagai pemenuhan kebutuhan manusia dalam menjalankan rutinitasnya, yatu dijadikan sebagai makanan pokok. Pengelolaan dalam arti pertanian tanaman ini bisa dilakukan dalam berbagai jenis lahan pertanian, baik di persawahan, ladang, atau perkebunan.

Manfaat Tanaman Pangan

Beragam jenis tanaman pangan memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan. Antara lain sebagai berikut;

  1. Pemenuhan kebutuhan pangan nasional

Pangan merupakan salah satu kebutuhan primer bagi seluruh masyarakay di muka bumi, tak terkecuali bagi masyarakat di Indonesia. Kebutuhan akan pangan di Indonesia merupakan yang tertinggi setelah konsumsi akan daging.

Tak semua masyarakat memerlukan daging namun setiap masyarakat memerlukan makanan sebagai sumber pangan yang dihasilkan dari tanaman. Tidak seperti protein yang dihasilkan dari daging, karbohidrat merupakan kebutuhan utama umat manuisa untuk menghasilkan energi.

  1. Bahan baku pembuat tepung

Beberapa tanaman pangan digunakan sebagai penghasil tepung untuk olahan industri. Tanaman pangan menghasilkan pati yang bermanfaat bagi manusia sebagai zat gula. Namun, pati diolah sebagai penghasil tepung untuk dijadikan makanan siap saji seperti roti, kue dan sebagainya.

Tanaman yang menghasilkan tepung antara lain jagung, gandum, dan beberapa tanaman umbi-umbian seperti ubi kayu maupun porang.

  1. Meningkatkan kualitas kesehatan

Tanaman pangan tak hanya dikenal dengan kualitasnya saja sebagai penunjang energi, namun juga kandungan gizi lain seperti protein, lemk dan mineral. Kandungan gizi selain karbohidrat juga baik sebagai meningkatkan kesehatan manusia.

  1. Menghasilkan minyak

Tanaman pangan juga memiliki manfaat untuk menghasilkan minyak seperti contoh adalah minyak kacang yang diolah dari pengolahan kacang agar menghasilkan minyak dari lemak yang dikandung oleh polong kacang tanah. Minyak kacang berfungsi sebagai penyedap maupun bahan masak agar adonan yang dibuat ketika dimasak tidak menjadi lengket karena kandungan minyak

  1. Bahan olahan industri

Tanaman pangan pada dasar hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan saja, namun dalam dunia bisnis tanaman pangan dapat diolah menjadi bahan olahan industri skala besar.

Salah satu contohnya adalah tanaman ubi kayu atau singkong tanaman ini diolah menjadi kripik dan dipasarkan bahkan didistribusikan baik secara domestik maupun pasar global. Selain itu tanaman seperti jagung dapat diubah menjadi makanan siap makan seperti popcorn yang dijual di tempat-tempat rekreasi.

  1. Penunjang ekonomi negara

Dalam skala bisnis, tanaman pangan di Indonesia memiliki keunggulan dalam kondisi yang mendukung sehingga memiliki kemungkinan akan terjadinya swasembada pangan. Beberapa tanaman bahkan memiliki nilai ekspor yang baik di mata dunia.

Komoditas pangan yang diekspor oleh Indoneisa secara langsung memiliki keuntungan dalam pemasukan negara. Aset pangan di Indonesia dapat menjadi salah satu objek vital dalam pengembangan negara Indonesia.

  1. Sebagai media kerja sama antar negara

Selain keuntungan finansial, tanaman pangan memiliki manfaat sebagai salah satu bantuan krisis pangan bagi negara lain. Dengan adanya bantuan dari Indonesia, maka akan terjadi kerja sama antar negara yang mungkin akan menjadi keuntungan secara diplomatis untuk negara.

  1. Penghasil Bioenergi

Tanaman pangan tak hanya dapat dijadikan sebagai olahan pangan saja, namun dapat juga dihasilkan produk lain yang memiliki manfaat seperti bioenergi. Beberapa tanaman bahkan dapat menghaislkan bioenergi seperti tanaman jagung ataupun sorgum yang dapat menghasilan bioethanol sebagai salah satu alternatif energi terbarukan.

  1. Sebagai pakan ternak

Tanaman pangan pada dasarnya dibudidayakan bukan hanya untuk memenuhi hasil pangan manusia saja, namun juga dapat diolah menjadi pakan dalam berbagai jenis hewan ternak yang bergizi. Beberapa tanaman pangan memang diproduksi sebagai pemenuhan gizi hewan ternak karena kandungan karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan kualitas hewan ternak.

  1. Hasil limbah dapat dimanfaatkan

Tanaman pangan tak melulu soal hasil produksi saja yang diperhatikan, namun terdapat limbah-limbah sisa hasil produksi yang dapat diolah dan dimanfaatkan. Beberapa varietas bahkan dapat diolah sisa-sisanya seperti jerami untuk bahan kompos ataupun sekam padi yang diolah menjadi sekam bakar untuk media tanam.

Contoh Tanaman Pangan

Adapun untuk beberapa contoh tanaman pangan yang ada di Indonesia, antara lain sebagai berikut;

  1. Padi

Padi adalah salah satu jenis tanaman serealia yang menjadi primadona pada golongan tanaman pangan. Tanaman padi akan menghasilkan bulir yang kemudian diolah dan mengahasilkan beras sebagai bahan untuk membuat nasi.

Kebutuhan beras di Indonesia masih mendominasi sebagai bahan pokok makanan utama yang menjadi keperluan di masyarakat. Bahkan ada istilah “dikatakan sudah makan apabila sudah makan nasi” yang merupakan budaya di Indonesia sebagai negara agraris, sehingga peran beras sebagai tanaman pangan sangatlah penting.

  1. Jagung

Jagung merupakan tanaman kedua yang menduduki konsumsi tertinggi setelah tanaman padi sebagai penghasil beras. Tanaman pangan ini banyak dibudidayakan untuk keperluan skala industri seperti pembuatan tepung maizena. Selain sebagai tanaman untuk pemenuhan industri panga, tanaman ini dibudidayakan untuk keeprluan pakan ternak.

Tanaman jagung sebagai komoditas unggulan disebut jagung hibrida memiliki kelebihan dengan terdapat dua tongol pada setiap tanamannya. Selain itu nilai gizi pada jagung juga termasuk tinggi baik itu kadar preotein maupun karbohidrat.

  1. Kacang Kedelai

Kacag kedelai merupakan salah satu dari progam pemerintah untuk meningkatkan produksi tanaman pangan yaitu Pajale (Padi, Jagung, dan Kedelai) dan merupakan komoditas ketiga yang menjadi target swasembada pangan pangan.

Tanaman kedelai menghasilkan biji atau polong yang banyak digunakan sebagai bahan industri makanan seperti tahu dan tempe. Tahu dan tempe sendiri merupakan hasil olahan dari kedelai sebagai makanan ataupun lauk unutk memenuhi protein hayati masyarakat di Indonesia.

  1. Sorgum

Sorgum merupakan tanaman yang sangat tahan terhadap lahan kering. Tanaman ini tergolong memiliki kemampuan adaptif yang tinggi terhadap kondisi cekaman air. Oleh sebab itu tanaman ini menjadi salah satu alternatif tanaman pangan yang mulai dikembangkan di Indonesia.

Tanaman ini selain sebagai hasil olahan alternatif pangan, dapat difermentasi untuk menghasilkan bioenergi berupa bioethanol. Salah satu produk yang dihasilkan produk sorgum ini dapat memberikan solusi untuk energi terbarukan.

  1. Gandum

Gandum adalah tanaman serealia yang tumbuh di lahan kering. Hampir sama seperti sorgum, namun tanaman ini memiliki kandungan lemak yang lebih rendah daripada serealia lainnya sehingga baik dikonsumsi bagi untuk menghindari kolestrol.

Hasil olahan dari bulir gandum dapat dijadikan makanan untuk konsumsi program kesehatan seperti oatmeal, sereal, bahkan dapat juga untuk olahan roti.

  1. Sagu

Sagu merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak ditemukan di Indonesia bagian timur atau khususnya Pulau Sulawesi, Kepulauan Ambon, dan Pulau Papua. Pohon sagu yang mengandung banyak karbohidrat adalah pada bagian batang kemudian diambil bagian terasnya dan diolah kemudian disaring patinya sehingga akan menghasilkan tepung.

Tanaman ini merupakan sumber pangan masyarakat karena mayoritas pohon ini banyak ditemukan pada daerah rawa-rawa. Secara ekologis tanaman ini sangat menguntungkan karena cocok pada daerah tersebut namun secara ekonomis kurang menguntungkan dengan alasan distribusi yang cukup susah.

  1. Ubi Kayu

Ubi kayu merupakan tanaman perdu yang menghasilkan umbi-umbian. Umbi pada tanaman ini merupakan hasil modifikasi dari akar tanaman yang kemudian membesar untuk menyimpan cadangan tanaman. Ubi kayu sendiri merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk olahan industri seperti kripik ataupun digunakan sebagai bahan baku tepung.

  1. Kacang Tanah

Kacang tanah merupakan salah satu tanaman polong atau legum yang dapat dibudidayakan melalui tumpang sari dengan tamanan lainnya. Kacang tanah digolongkan sebagai salah satu tanaman pangan karena merupakan salah satu bahan pemenuhan rumah tangga dan juga industri.

  1. Kentang

Kentang merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki profit yang tinggi pada sektor agribisnis. Tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena kebutuhan dan permintaan pasar sangat tinggi.

Harga kentang dalam sektor perdagangan cukup tinggi dan stabil. Hal ini banyak petani yang mulai mengembangkan komoditas pangan kentang. Tanaman ini juga termasuk makanan sehat untuk pola makan dan konsumsi bagi pelaku diet

  1. Ubi Jalar

Hampir sama seperti ubi kayu, namun tanaman ini sedikit lebih tinggi menguntungkan secara ekonomi. Tanaman ubi jalar sendiri merupakan tanaman pangan berjenis tanaman palawija yang memiliki umbi yang manis apabila dimasak. Kandungan gula pada tanaman ini lebih tinggi daripada pada ubi kayu atau singkong.

Tanaman ini banyak dijual di pasaran baik berupa makanan olahan seperti kripik dan sebagainya atau dijual dengan dibakar.

Demikianlah tadi artikel yang bisa kami berikan secara lengkap pada segenap pembaca, berkaitan dengan manfaat tanaman pangan secara umum dan contohnya yang mudah ditemukan di masyarakat Indonesia. Semoga bisa menambah pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *