Cara Menanam Karet Kebo

Diposting pada

Karet kebo termasuk dalam jenis tanaman dikotil dari kelompok ara/beringin. Karet kebo bisa mencapai ketinggian  25 sampai dengan 30 m, dengan diameter batang sampai 2 m. Cara atau langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menanam karet kebo secara garis besar meliputi pemilihan bibit, pengelolaan media tanam, penanaman, hingga perawatan.

Ditunjau dari segi perawatannya, spesies ini adalah tanaman yang cukup mudah dirawat dan dapat tumbuh dengan baik pada cahaya rendah. Hal buruk yang termasuk kesalahan dalam menanam karet kebo adalah terlalu banyak air, terlalu sering memindahkan tanaman atau memindahkannya ke tempat yang kurang cahaya atau dengan suhu yang lebih dingin. Ini membuat karet kebo yang kita tanam hasilnya kurang optimal.

Karet Kebo

Karet kebo merupakan tanaman yang berasal dari timur laut India, Nepal, Bhutan, Myanmar, China (Yunnan), Malaysia, dan Indonesia, yang kemudian dibawa ke Sri Lanka, Hindia Barat, dan Negara bagian Florida.

Ciri morfologi karet kebo mempunyai rasa pedas dan bersifat netral. Karet kebo mengandung beberapa bahan kimia, di antaranya yaitu getah berupa senyawa karet (lateks). Sementara itu, efek farmakologis yang dimiliki oleh klasifikasi karet kebo, di antaranya yaitu melancarkan peredaran darah dan menghilangkan sakit (analgetik).

Cara Menanam Karet Kebo

Berikut ini beragam langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam menanam karet kebo, antara lain:

Mempersiapkan Bibit

Menyiapkan bibit karet kebo merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya karet kebo. Bibit karet kebo dapat diperoleh melalui stek batang. Berikut penjelasannya:

  • Pilihlah indukan tanaman karet kebo yang berkualitas baik dan layak tanam, misalnya yang memiliki daun yang sehat dan tidak terkena hama ataupun penyakit. Setelah mendapatkan indukan yang sesuai, bersihkanlah lapisan tanah bagian atas dasar tanaman indukan karet kebo pada bagian belakang dan sampingnya.
  • Pilihlah tunas tanaman karet kebo yang memiliki jumlah daun 2 sampai 3 lembar. Penting untuk diketahui bahwa sangat penting untuk mencari bakal stek dari bagian batang yang mendekati dasar tanaman. Hal tersebut disebabkan karena batang yang lebih berkayu akan menghasilkan lebih banyak akar.

Perlu dipastikan bahwa bakal stek yang dipilih panjangnya minimal 10 sampai 15 cm. Saat memilih sebaiknya dilakukan saat pagi hari agar batang terjaga kesegarannya ketika melakukan stek.

  • Setelah itu, potonglah bakal stek karet kebo yang telah dipilih menggunakan gunting ataupun pisau yang benar- benar tajam seupaya bentuknya simetris. Kemudian potonglah sekitar 5 cm di bawah nodus dedaunan bagian batang atau tanaman yang sedikit terlihat membengkok dimana tempat tumbuhnya tunas dan daun.
  • Buanglah kelebihan daun dengan memotong daun- daun di bagian bawah dan sepasang daun yang terletak paling atas. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk memicu tanaman menghasilkan lebih banyak akar.
  • Celupkan bagian bawah potongan batang karet kebo ke dalam hormon pengakaran. Hor,on yang dapat digunakan bisa hormon dengan jenis cair ataupun bubuk. Stek karet kebo dapat berkembang tanpa hormon pengakaran. Akan tetapi dengan menggunakan hormone pertumbuhannya akan lebih cepat.

Menyiapkan Media Tanam

Langkah kedua yang harus dilakukan untuk menanam karet kebo ialah menyiapkan media tanam yang sesuai. Pilihlah media tanam yang sesuai, mulai dari pot hingga media tanam seperti pekarangan. Agar lebih praktis dan mudah dalam merawat karet kebo, maka bisa memilih pot sebagai media tanam. Berikut penjelasannya:

  • Sediakanlah media tanam berupa polybag yang berukuran sedang untuk satu atau beberapa potong stek karet kebo. Hal itu dilakukan untuk proses pembentukan akar terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke media tanam lain seperti pot ataupun tanah langsung.
  • Masukkanlah tanah campuran yang terdiri atas gambut dan pasir atau vermiculite, dengan perbandingan 1: 1 sebanyak setengah bagian polybag. Kemudian tambahkan tanah ke dalam polybag hingga hampir penuh, dan siramlah dengan menggunakan metode spray. Untuk menyiramnya usahakan agar tanah tidak terlalu basah, ini bertujuan hanya untuk melembabkan tanah. Perlu dipastikan bahwa tidak ada bagian tanah yang masih kering.
  • Tancapkanlah stek ke dalam polybag. Kemudian tekan ke bawah secara perlahan hingga mencapai kedalaman kurang lebih 5 hingga 8 cm.
  • Biarkan selama 2 atau 3 minggu sampai terjadi proses perakaran, jangan lupa untuk meletakkan pot berisi stek karet kebo di luar rumah. tapi masih ternaungi dan terlindungi dari angin dan hujan. Selanjutnya, stek yang sudah berusia 2 atau 3 minggu, apabila sudah berakar dapat dipindahkan ke media tanam untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.
  • Pindahkan bibit stek karet kebo ke dalam pot sesuai dengan ukuran yang diinginkan untuk setiap satu buah stek. Sedangkan apabila ingin menanamnya di lahan terbuka secara langsung, bisa langsung ditanam begitu saja.

Akan tetapi, jangan lupa untuk melakukan proses penggemburan tanah dan pemupukan terlebih dahulu sebelum memindahkannya. Jangan lupa juga untuk melakukan pengukiran pH tanah, pH yang baik untuk menanam karet kebo berkisar antara 5-8. Apabila pH tanah terlalu asam, maka bisa diberi kapur dolomit terlebih dahulu pada permukaan tanah.

Melakukan Perawatan

Langkah terakhir yang perlu dilakukan dalam menanam karet kebo ialah melakukan perawatan yang tepat agar karet kebo selalu terjaga keindahannya.

Berikut penjelasannya:

  • Pertahankan kelembaban tanah pada lahan pertanian. Akan tetapi jangan terlalu berlebihan jika menyiram. Penyiraman bisa dilakukan hanya ketika tanah mulai kering saja dan hindarilah menyiram hingga tanah basah ataupun ada air yang menggenang sebab bisa memicu terjadinya busuk akar.
  • Lakukan pemupukan lanjutan dan penyiangan setiap 2 minggu sekali. Jagalah kebersihan tanaman dengan melakukan pemangkasan untuk merapikan daunnya, selain itu ini juga bertujuan untuk meregenerasi tanaman.

Setelah mengikuti serangkaian langkah-langkah tentang cara menanam karet kebo, yang tak boleh terlupakan adalah, kita juga harus mengetahui hama dan penyakit apa saja yang bisa menyerang tanaman karet kebo agar kita bisa melakukan pencegahan dan pengendalian yang tepat.

Baca juga; Manfaat Daun Karet Kebo dan Efek Sampingnya

Itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan langkah awal dan akhir dalam tips menanam karet kebo yang baik dan benar. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan referensi bagi segenap pembaca. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *