Cara Menemukan Topik Penelitian dan Contohnya

Diposting pada

Cara Menemukan Topik Penelitian

Setiap karya ilmiah didasarkan pada topik penelitian. Topik penelitian adalah serangkaian pertanyaan penelitian yang akan peneliti jawab. Dalam proses menemukan topik penelitian yang baik mungkin terasa sulit pertama kali. Karena itu, pada tulisan ini akan dibahas mengenai langkah-langkah menemukan topik penelitian serta contohnya penjelasannya.

Topik Penelitian

Pengertian topik penelitian adalah pokok dari penelitian atau pembicaraan dalam penulisan artikel ilmiah. Topik penelitian ini berada sebelum seseorang melakukan penelitian, hal ini lantaran topik penelitian akan menjadi landasan dasar setiap kegiatan penelitian dilakukan.

Menurut Howe Opik, topik penelitian adalah landasan dasar yang harus dimiliki sebelum langkah penelitian dilakukan, hal ini menyangkut pada proses syarat terbentuknya wacana percakapan yang baik dan secara sistematis dilakukan untuk meningkatkan kreadibiltas penelitian yang dilakukan.

Dari pengertian tersebut, dapatlah disimpulkan bahwa topik penelitian adalah landasan utama yang harus ada dalam penelitian-penelitian yang dilakukan. Oleh karena itulah penting bagi siapapun yang akan menulis laporan penelitian untuk terlebih dahulu memikirkan topik dalam penelitian.

Ciri Topik Penelitian yang Baik

Adapun dalam proses penelitian adalah tugas yang komprehensif dan membutuhkan upaya besar sebagai peneliti. Hal pertama yang menentukan keberhasilan penelitian adalah topik penelitian. Topik penelitian yang baik harus memiliki kualitas yang memenuhi karakteristik dari judulnya, berikut inilah ciri topik penelitian. Antara lain;

Kejelasan adalah kualitas terpenting dari topik penelitian apa pun.

Topiknya harus jelas sehingga orang lain dapat dengan mudah memahami sifat penelitian. Topik penelitian harus memiliki interpretasi tunggal sehingga orang tidak bisa terganggu. Topiknya harus sangat jelas di benak sehingga peneliti bisa melakukannya dengan benar.

Topik penelitian harus bebas dari ambiguitas apa pun. Kejelasan juga berarti bahwa topik penelitian harus diarahkan dan harus mengatur seluruh jenis metodologi penelitian.

Topik penelitian yang didefinisikan dengan baik dan diutarakan dengan baik adalah jaminan setengah dari penelitian yang berhasil.

Terkadang peneliti mengutarakan topik penelitian sedemikian rupa sehingga memberi kesan berlaras dua. Topik penelitian harus didefinisikan dengan baik dan diutarakan dengan baik dan harus mudah dipahami, seharusnya memiliki makna tunggal.

Bahasa topik penelitian harus sederhana.

Peneliti harus menggunakan istilah teknis hanya jika diperlukan, jika tidak gunakan kata-kata sederhana sehingga semua orang bisa memahaminya.

Simpan etika penulisan dalam pikiran untuk menghindari istilah atau kalimat yang tidak etis. Jangan memperkenalkan segala jenis bias secara langsung atau tidak langsung dalam masalah penelitian atau topik penelitian.

Kepentingan saat ini juga harus menjadi pertimbangan peneliti saat memilih topik penelitian.

Topik yang usang tidak akan bermanfaat bagi siapa pun yang topiknya saat ini penting. Peneliti juga harus menilai seberapa banyak topik itu akan memberi manfaat bagi bidang di mana peneliti melakukan penelitian.

Cara Menemukan Topik Penelitian

Untuk proses dalam menemukan topik penelitian terdapat beberapa langkah yang harus dijalankan. Antara lain tips-tips tersebut adalah sebagai berikut;

Brainstorming

Brainstorming dapat menjadi alat yang berguna dalam mencari topik untuk karya ilmiah. Temukan tempat di mana dapat bersantai dengan tenang dan damai sambil menuliskan topik penelitian. Ketika memilih topik, peneliti harus memilih satu diantara berikut:

Menemukan yang menarik

Menemukan hal yang menarik bisa dijalankan oleh setiap orang ketika berada dalam perjalanan, belajar, ataupun ketika ikut beraktivitas bersama keluarga. Langkah ini semakin menarik ketika melihat problema di masyarakat.

Misalnya saja,

Ketika melihat produktifitas pertanian, khususnya tanaman lada yang pada era orde baru Lampung menjadi daerah penghasil lada terbesar di Indonesia bahkan tanaman merica ini mampu di ekspor ke berbagai negara di dunia. Akan tetapi pada saat ini tumbuhan lada mengalami menurunan yang sangat pesat.

Permaslahan diatas menjadi sangat menarik untuk menemukan topik penelitian yang tepat. Sehingga percaya atupun tidak hal-hal seperti ini memberikan dampak signifikan di masyarakat.

Memiliki pengetahuan sebelumnya

Mengetaui atau bahkan mengusai materi sebelum melakukan penelitian bisa menjadi landasan awal untuk menemukan topik dalam proses penelitian. Hal ini sangatlah penting dijalankan, mengingat untuk mendalami serta mengusai materi yang belum diketahui bisa memakan waktu yang sangat lama.

Dengan demikianlah, contoh langkah menemukan penelitian ini misalnya saja adalah sebagai berikut;

Memberikan bahasan tentang definisi tanah humus setidaknya menjadi topik yang menarik untuk dijalankan. Dengan makna sesungguhnya bukan hanya mempejari bagaimana ciri-ciri tanah humus itu sendiri, akan tetapi menelisik lebih dalam misalnya tentang tanah gambut apakah mengandung humus atau lain sebagainya.

Mind Map

Penting untuk memilih topik yang mengakomodasi panjang tulisan. Topik yang rumit terlalu luas untuk karya ilmiah yang panjang harus dipersempit. Ini adalah langkah menuju mendefinisikan topik penelitian.

Peta pikiran dapat menjadi alat yang bermanfaat untuk menyaring topik. Saat menggunakan peta pikiran, peneliti membagi topik menjadi beberapa sub-topik. Kemudian peneliti membagi masing-masing sub-topik menjadi beberapa sub-topik. Selain itu, peta pikiran dapat mengungkapkan hubungan yang menarik antara berbagai sub-topik.

Contohnya;

Anda akan menulis makalah tentang topik genetika.

Genetika adalah topik yang menarik bagi para dokter, teknolog, ilmuwan, ilmuwan sosial, humanis dan pengacara. Genetika adalah topik yang sangat luas yang harus dipersempit. Mulailah dengan menulis ‘Genetika’ dalam lingkaran di tengah selembar kertas kosong. Tuliskan aspek berbeda dari topik ‘genetika’ dalam lingkaran yang mengelilingi topik utama.

Untuk menyederhanakan gambar kami, kami hanya menyertakan tiga sub-topik. Tiga sub-topik yaitu ‘masalah etika’, ‘bukti forensik’ dan ‘masalah medis’, masih terlalu luas. Peneliti perlu memperbaiki lebih lanjut dengan lingkaran lain. Jika peneliti menemukan subtopik terkait, sambungkan dengan menggambar garis baru. 

Menulis Topik Penelitian

Sadarilah bahwa memilih topik yang baik mungkin tidak mudah. Itu harus sempit dan cukup fokus agar menarik, namun cukup luas untuk menemukan informasi yang memadai. Sebelum memilih topik, pastikan mengetahui seperti apa tugas akhir yang dikerjakan. Setiap kelas atau instruktur kemungkinan akan membutuhkan format atau gaya proyek penelitian yang berbeda.

Gunakan langkah-langkah di bawah ini untuk memandu melalui proses memilih topik penelitian.

Brainstorming untuk ide

Pilih topik yang menarik minat peneliti. Tuliskan kata-kata atau konsep kunci yang mungkin menarik. Waspadai ide-ide yang terlalu sering digunakan saat menentukan topik. Tanyakan kepada mentor jika membutuhkan panduan tambahan.

Baca Informasi Latar Belakang Umum

Bacalah literatur tentang dua atau tiga topik teratas yang sedang Anda pertimbangkan. Membaca ringkasan yang luas memungkinkan peneliti mendapatkan ikhtisar topik dan melihat bagaimana gagasan itu terkait dengan masalah yang lebih luas, lebih sempit, dan terkait.

Ini juga menyediakan sumber yang bagus untuk menemukan kata-kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan topik. Kata kunci ini mungkin sangat berguna untuk penelitian  nanti.

Gunakan indeks berkala untuk memindai majalah, jurnal, atau artikel koran terkini tentang topik Anda. Tanyakan pustakawan jika mereka dapat membantu Anda menelusuri artikel tentang topik yang diminati.

Fokus pada Topik Anda

Suatu topik akan sangat sulit diteliti jika terlalu luas atau sempit. Salah satu cara untuk mempersempit topik luas seperti lingkungan adalah membatasi topik. Beberapa cara umum untuk membatasi topik adalah berdasarkan wilayah geografis. Jika memiliki kesulitan atau pertanyaan dengan memfokuskan topik, bahas topik tersebut dengan mentor atau dengan pustakawan.

Buat Daftar Kata Kunci yang Berguna

Melacak kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan topik Anda. Temukan istilah yang lebih luas dan lebih sempit, sinonim, konsep kunci untuk kata-kata kunci untuk memperluas kemampuan pencarian. Catat kata-kata ini dan gunakan nanti ketika mencari basis data dan katalog.

Bersikap Fleksibel

Adalah umum untuk memodifikasi topik selama proses penelitian. Peneliti tidak pernah bisa yakin dengan apa yang ditemukan.

Peneliti mungkin menemukan terlalu banyak dan perlu mempersempit fokus, atau terlalu sedikit dan perlu memperluas fokus. Ini adalah bagian normal dari proses penelitian. Saat meneliti, peneliti mungkin tidak ingin mengubah topik, tetapi dapat memutuskan bahwa beberapa aspek lain dari topik itu lebih menarik atau dapat dikelola.

Tentukan Topik sebagai Pertanyaan Penelitian yang Berfokus

Peneliti akan sering mulai dengan sebuah kata, mengembangkan minat yang lebih fokus pada aspek sesuatu yang berkaitan dengan kata itu, kemudian mulai memiliki pertanyaan tentang topik tersebut.

Penelitian dan Baca Lebih Lanjut Tentang Topik Anda

Gunakan kata-kata kunci yang telah dikumpulkan untuk meneliti katalog, basis data artikel, dan mesin pencari Internet.

Temukan informasi lebih lanjut untuk membantu menjawab pertanyaan penelitian. Peneliti perlu melakukan riset dan membaca sebelum memilih topik akhir. Ingat, memilih topik adalah bagian penting dan kompleks dari proses penelitian.

Merumuskan Pernyataan

Tulis topik sebagai pernyataan. Ini mungkin jawaban untuk pertanyaan penelitian atau cara untuk secara jelas menyatakan tujuan pembuatan metode penelitian. Pernyataan biasanya berupa satu atau dua kalimat yang menyatakan dengan tepat apa yang harus dijawab, dibuktikan, atau apa yang akan diinformasikan kepada audiens tentang topik peneliti.

Jenis Topik Penelitian

Topik penelitian itu tak terbilang banyaknya, tetapi perlu dipikirkan prioritasnya. Topik penelitian ada yang bersifat praktis (practical concerns) dan ada yang bersifat ilmiah (scientific or intellectual interest). Untuk jenis kedua, ada  topik yang sudah banyak memiliki teori dan ada pula yang belum atau belum banyak memiliki teori.

Dalam memilih topik penelitian, seorang peneliti selalu dipengaruhi oleh minat pribadinya, baik berbentuk kecenderungan maupun penilaian (personal inclinations and value judgments). Ini disebut latar belakang peneltian subyektif.

Selain itu ada pula latar belakang penelitian yang bersifat obyektif (universal),  karena adanya problem obyektif dalam masyarakat atau karena telah adanya sejumlah penelitian yang mendahuluinya. Suatu topik penelitian yang baik bukanlah yang bersih dari  latar belakang subyektif itu, melainkan yang menyadari adanya latar belakang subyektif itu dan mengetahui dari sudut mana akan mengganggu obyektifitasnya.

Unsur Topik Penelitian

Peneliti perlu memperhatikan berbagai pertimbangan dalam menentukan topik penelitian. Pertimbangan tersebut adalah unsur yang menyusun topik penelitian yaitu:

  1. Bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Dapat diteliti atau rasiopal.
  3. Sesuai dengan keahlian yang dikuasal peneliti.
  4. Dapat dijangkau (tempat, waktu, tenaga, dan dana).
  5. Memiliki data-data pendukung atau penelitian yang relevan.
  6. Menarik bagi peneliti.
  7. Memiliki variabel yang jelas.

Contoh Topik Penelitian

Adapun untuk memperjelasnya keterangan atas materi diatas, berikut ini beberapa contoh topik dalam sebuah penelitian yang biasanya dilakukan. Baik dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, pertanian, ataupun dalam bidang pendidikan. Antara lain;

Kesehatan

Bidang kesehatan contoh topik penelitian misalnya saja tentang HIV Aids yang sampai saat ini belum ditemukan obat yang mujarab untuk menyebuhkannya.

Politik

Pada sub bidang ilmu politik topik penelitian yang bisa dilakukan misalnya saja tentang dampak penyebutan cebong dan kapret. Yang mada Pilpres (Pilihan Presiden) tahun 2019 ini menjadi begitu lekat di masyarakat.

Ekonomi

Dalam bidang isu perekonomian misalnya saja yang bisa dipilih untuk dijadikan topik dalam penelitian adalah tentang adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Teknologi

Dalam bidang teknologi yang hist pada saat ini adalah perjalanan Revolusi Industri 4.0 yang diakui ataupun tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Pertanian

Bidang pertanian yang bisa dilakukan penelusuran lebih mendalam ialah tentang munculnya beragam OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) sehingga diperlukan kajian secara alamiah untuk dapat mengatasi problem tersebut.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang sudah kami tuliskan secara lengkap tentang tips dalam menemukan topik penelitian dan contohnya di berbagai bidang politik, ekonomi, pertanian, kesehatan, dan teknologi. Semoga melalui materi ini bisa menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *