Pengertian Palawija, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Palawija Adalah

Palawija merupakan salah upaya dalam menggalakan diversifikasi pangan di Indoneisa untuk mempertahankan ketahanan pangan. Lahan yang biasa digunakan untuk ditanami palawija adalah lahan tidur yang tidak tergarap seperti lahan bekas hutan karena tanaman palawija pada dasarnya selama proses pertumbuhan tidak membutuhkan banyak air.

Dengan ditanamnya tanaman palawija dapat meningkatkan produksi pangan. Banyak petani juga telah memilih untuk beralih menanam tanaman palawija ketika komoditas utama yang biasanya ditanam mengalami penurunan harga.

Palawija

Palawija berasal dari bahasa sansekerta yaitu “phaladwija” yang berarti tanaman kedua. Tanaman palawija ini dapat dijadikan salah satu pilihan dalam melakukan rotasi tanaman untuk mewujudkan sistem pertanian berkelanjutan. Palawija akan mampu menghemat air pada musim kemarau sehingga tidak memberikan beban bagi sistem irigasi dipertanaman.

Tanaman palawija juga mamapu menjadi sumber penghidupan di daerah dataran tinggi yang tidak mampu ditumbuhi tanaman padi sebagai bahan baku produksi makanan pokok.  Selain itu palawija juga menjadi pilihan petani dalam memutus siklus hidup hama dan penyakit yang kerap menimbulkan kerugian di pertamanan.

Pengertian Palawija

Pengertian palawija adalah kolaborasi kedua atau tanaman hasil panen yang bergantian dilakukan setelah tanaman pangan. Istilah palawija telah berkembang digolongan petani pulau Jawa untuk menyebut jenis tanaman pertanain selain padi.

Jenis Palawija

Adapun untuk beragam macam tanaman palawija yang ada di dalam kehidupan masyarakat, antara lain sebagai berikut;

Kacang-Kacangan

Menanam tanaman palawija berjenis kacang tanah sangat direkomendasikan kepada petani. Hal tersebut dikarenakan tanaman kacang-kacangan atau legume mampu bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium leguminosarum untuk mengikat nitrogen bebas di udara yang sangat berguna bagi kesuburan tanah dan tanaman.

Dengan menanam tanaman palawija jenis ini dapat terjadi daur nitrogen alami yang sangat menguntungkan bagi lingkungan terutama pertumbuhan tanaman. Rotasi tanaman menggunakan jenis tanaman kacang-kacangan juga telah banyak dilakukan penelitiannya sehingga terbukti dapat memberikan keuntungan besar bagi sekitar.

Umbi-umbian

Tanaman palawija dengan jenis umbi-umbian dapat menjadi pilihan yang tepat ketika mulai memasuki musim kemarau dengan persediaan air yang sedikit. Selain digunakan sebagai rotasi tanaman, jenis tanaman palawija ini banyak ditanam petani pada musim yang kurang menguntungkan petani untuk bertanam padi sehingga komoditas umbi-umbian dapat menjadi tanaman penganti ketika padi sebagai bahan baku pokok mengalami gangguan dengan perubahan musim tanamnya akibat konidis iklim yang sudah tidak dapat diprediksi lagi.

Tanaman umbi-umbian yang kebanyakan mengandung karbohidrat dapat menjadi bahan pangan pokok pengganti padi sehingga dengan bertanam palawija jenis ini tetap dapat memperoleh keuntungan yang cukup banyak. Sebagai juga menyatakan dapat memeproleh keuntungan besar dari bertanam umbi-umbian sebagai tanaman palawija karena tidak repot memikirkan ketersediaan air yang harus banyak dengan perawatan tanaman yang intensif.

Tanaman palawija jenis umbi-umbian dikenal tidak menghabiskan banyak air untuk tumbuh karena terbiasa ditanam pada musim kemarau dan memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap cuaca ekstrim. Baca jugaUmbi Batang; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Rempah

Rempah merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat terkenal dari Indonesia. Setiap negara memiliki ciri khas tanaman rempahnya sendiri bbegitu juga dengan Indonesia. Tanaman rempah di Indonesia telah dikenal dunia dari zaman penjajahan belanda.

Rempah juga menjadi salah satu faktor pemicu perebutan kekuasan atas Indonesia oleh penjajah. Kelimpahan tanaman rempah Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Rempah banyak dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Tanaman rempah termasuk kedalam jenis tanaman palawija karena banyak dibutuhkan dalam kehidupan serta memiliki proses budidaya yang cukup mudah sehingga rempah kerap dijadikan sebagai tanaman pengisi pada lahan kosong sebagai tanaman palawija.

Rempah yang akrab digunakan sebagai bumbu masakan serta mengandung banyak manfaat cukup tinggi permintaannya di Indonesia. Faktor tersebut juga yang membuat petani sering memilih tanaman rempah untuk mengisi lahan kosong bekas pertanaman sebelumnya.

Manfaat Palawija

Untuk kegunaan yang dapat diperoleh dari tanaman palawija ini sendiri, antara lain adalah sebagai berikut;

Meningkatkan Perekonomian

Tanaman palawija ternyata dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama petani. Hal ini dikarenakan beberapa komoditas dari tanaman palawija yang ditanam petani memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani.

Selain itu pada saat harga komoditas utama mengalami penurunan harga maka petani juga masih dapat terbantu dengan bertanam palawija.

Pada kondisi iklim yang tidak menentu serta menyebabkan penurunan produksi pada komoditas utama, tanaman palawija yang ditanam setelahnya dapat membantu mencukupi perekonomian sehingga bertanam palawija dapat menghasilkan keuntungan yang cukup baik.

Rotasi Tanaman

Tanaman palawija yang merupakan tanaman kedua yang berarti ditanam setelah tanaman utama dapat berfungsi sebagai rotasi tanaman. Petani disarankan untuk melakukan rotasi tanaman dikarenakan terdapat beberapa keuntungan yang dapat diperoleh salah satunya yaitu dapat memutus serangan hama dan infeksi penyakit tanaman.

Dengan dilakukannya rotasi antara tanaman pangan dan palawija, maka ketersediaan makanan untuk hama atau inang penyakit akan terputus akibat pergantian jenis tanaman.

Hal tersebut secara langsung akan mematikan atau menurukan tingkat keterjadian serangan hama maupun infeksi penyakit pada tanaman utama sehingga tanaman palawija sangat berguna sebagai salah satu tindakan pengendalian hama dan penyakit secara alami dan ramah lingkungan.

Mencukupi Kebutuhan Gizi

Palawija yang ditanam memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mencukupi kebutuhan gizi. Hal tersebut dikarenakan terdapat berbagai jenis tanaman palawija yang mengandung karbohidrat, protein dan banyak vitamin serta mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan tersebut berfungsi sebagai sumber energi dan membantu menciptakan ketahanan tubuh yang kuat sehingga tidak mudah terinfeksi oleh penyakit serta meningkatkan kecerdasan otak.

Menjaga Kesuburan Tanah

Tanaman palawija yang ditanam pada lahan bekas pertanaman sebelumnya dapat juga bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah. Ada beberapa jenis tanaman palawija yang dapat menstabilkan pH dalam tanah sehingga keasaman tanah dapat terkontrol sampai dengan jenis palawija yang meningkatkan kesuburan tanah melalui simbiosis dengan bakteri pengfiksasi Nitrogen bebas di udara.

Hal tersebut membuat palawija cocok digunakan untuk menjaga kesuburan tanah sehingga tanah akan lebih subur dan menghasilkan produksi lebih banyak untuk pertamanan komoditas utama pada musim tanam selanjutnya.

Contoh Palawija

Untuk beragam contoh tanaman palawija yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain;

Mentium

Mentium merupakan salah satu contoh tanaman palawija. Mentimun tumbuh dengan cara merambat pada tiang rambat yang telah disediakan. Tanaman ini memiliki banyak manfaat selain dapat diolah menjadi sayur dan minuman segar.

Mentimum juga dapat dimanfaatkan dalam industri kecantikan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik karena memiliki sifat memebrsihkan dan mendinginkan kulit wajah.

Kacang Tanah

Contoh tanaman palawija lainnya adalah kacang tanah. Tanaman dari genus legumenosa dapat dijadikan tanaman selingan setelah pertanaman utama selesai dipanen. Tanaman kacang tanah memiliki ciri khas berupa bintil pada bagian akarnya yang sangat bermanfaat dalam memfiksasi nitrogen di udara.

Hal tersebut dapat meningkatkan kandungan Nitrogen sebagai salah satu unsur hara yang memiliki pengaruh besar pada kesuburan tanah dan membantu pertumbuhan tanaman. Selain itu produksi dari kacang tanah juga dapat menambah nilai ekonomi bagi petani karena banyak dibutuhkan. Kacang tanah dengan kandungan lemak dan vitamin tinggi mampu memenuhi kebutuhan gizi pada manusia.

Kentang

Kentang merupakan salah satu contoh tanaman palawija yang menguntungkan. Kentang sangat kaya akan manfaat dan mempunyai banyak kandungan penting untuk kesehatan serta dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Kentang dapat dijadikan sebagai penganti bahan pangan pokok karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Selain itu jenis palawija umbi-umbian ini juga memiliki harga jual yang cukup tinggi dipasaran sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani.

Kedelai

Kedelai adalah tanaman palawija yang masuk dalam kategori polong-polongan. Kedelai banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri dan berbagai jenis makanan. Kedelai memiliki manfaat yang baik untuk tubuh karena dapat mencegah radikal bebas dan baik untuk kesehatan jantung karena rendah kolesterol.

Singkong

Tanaman singkong merupakan komoditas palawija yang banyak dikenal masyarakat. Kebutuhan akan komoditas singkong yangs emakin meningkat bahkan menyebabkan tanaman ini dapat menjadi komoditas utama pada suatu lahan pertanian.

Tanaman singkong banyak digunakan sebagai tanaman palawija karena dapat tumbuh dengan mudah dan tidak rentan terserang penyakit sehingga kegagalan produksi yang terjadi sangat kecil. Tanaman ini cukup mudah ditanam dengan memanfaatkan melalui bagian tanamannya yaitu bagian batang.

Selain bagian umbinya, daun tanaman singkong juga dapat dimanfaatkan sebagai sayur dan dapat memenuhi kebutuhan gizi bahkan dapat meningkatkan kadar darah pada penderita darah rendah. Singkong yang memiliki nama lain ketela pohon dapat juga menjadi bahan pangan alternatif karena kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sebagai sumber energi.

Itulah tadi artikel yang dapat dibagikan terkait dengan pengertian palawija, jenis, manfaat, dan contohnya di masyarakat. Semoga melalui tulisan ini dapat menjadi referensi serta menambah edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *