Pengertian Akar, Jenis, Struktur, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Akar Adalah

Akar menjadi bagian yang penting dalam tumbuhan sebagai salah satu upaya untuk menyerap makanan yang diambil dari lapisan bumi. Disisi lainnya bahasan tentang akar akan semakin lengkap ketika dihubungan dengan beragam jenis tanaman hias, sirealia, obat-obatan, ataupun yang lainnya, hal ini lantaran dalam berbagai kajian yang telah dilakukan semua tumbuhan tersebut pasti mempunyai akar dalam batangnya.

Akar

Dalam bahasan ilmiah akar memiliki nama latin “Radix” yang dimaknai sebagai bagian dari tumbuhan dengan ciri khasnya mempunyai pembuluh, jikalau dilihat dari meristem apikal  dalam membelah diri dan melakukan berkembangbiayakan.

Pengertian Akar

Akar adalah organ penting dalam semua tanaman vascular yang sebagian besar tanaman vaskular memiliki dua jenis akar, yaitu akar primer yang tumbuh ke bawah dan akar sekunder yang bercabang ke samping. Bersama-sama, semua akar tanaman membentuk sistem akar.

Pengertian Akar Menurut Para Ahli

Adapun menurut pendapat para ahli, definisi akar antara lain sebagai berikut;

Imam dkk (2017)

Menurutnya definisi akar adalah pangkal tanaman yang ada pada bagian arti batang dengan berkembang pada tanah atau air sebagai pusat pertumbuhan untuk mencarai makanan atau nutrisi sebagai proses untuk mempertahankan hidup.

Estiti (1995)

Pengertian akar adalah bagian dari tumbuhan yang diperlukan guna mensubtitusi nutrisi (makanan) yang di peroleh dari tanah atau air. Sehingga atas peranan yang penting inilah akar termasuk dalam kategori bagian penyokong pada tanaman.

Jenis Akar

Setidaknya ada dua jenis dasar sistem akar pada tanaman, yaitu sistem akar tunggang dan sistem akar serabut. Berikut penjelasannya:

  • Sistem Perakaran Tunggang (Taproot)

Akar tunggang menampilkan akar primer tunggal yang tebal, dengan akar sekunder yang lebih kecil tumbuh dari samping. Akar Tunggang dapat menembus hingga 60 meter (hampir 200 kaki) di bawah permukaan tanah.

Akar Tunggang dapat menyelami sumber air yang sangat dalam dan menyimpan banyak makanan untuk membantu tanaman bertahan dari kekeringan dan lingkungan ekstrem lainnya. Akar Tunggang juga melabuhkan tanaman dengan sangat aman di tanah.

  • Sistem Perakaran Serabut (Fibrous root)

Sistem akar serabut memiliki banyak akar bercabang kecil, tetapi tidak memiliki akar primer besar. Sejumlah besar akar mirip benang meningkatkan luas permukaan untuk penyerapan air dan mineral, tetapi akar berserat menahan tanaman dengan kurang aman.

Struktur Akar

Ketika akar primer pada tanaman kita potong secara vertikal (membujur), maka akan tampak struktur akar yang terdiri atas:

  1. Tudung Akar atau kaliptra, yaitu bagian akar yang tersusun atas sel-sel parenkim atau terkadang mengandung pati.
  2. Daerah pembelahan sel, yaitu daerah pertumbuhan akar.
  3. Daerah pemanjangan sel.
  4. Daerah rambut akar yang merupakan perluasan atau diferensiasi dari sel epidermis yang ada di akar.

Sedangkan ketika akar kita potong secara horizontal atau melintang, maka akan tampak struktur akar yang terdiri atas:

  • Sel Epidermis

Sel epidermis pada akar tertutup oleh lapisan dinding sel yang tipis, berlapis kutikula, dan dengan susunan sel yang sangat rapat. Sel epidermis akan tampak saat usia tanaman masih muda, tapi saat tanaman sudah berusia dewasa, sel epidermis akan hilang dan rusak.

  • Korteks

Korteks tanaman tersusun atas sel-sel parenkim yang berdinding tipis dan longgar sehingga banyak terdapat ruang antar selnya. Sel parenkim pada akar bentuknya seperti silinder. Pada lapisan terluar korteks akan mengalami diferensiasi membentuk eksodermis ketika tanaman sudah berusia dewasa, sedangkan lapisan dalamnya juga akan berdiferensiasi membentuk lapisan endodermis.

  • Endodermis

Lapisan endodermis bentuknya kotak-kotak yang tersusun secara rapat sehingga tidak terdapat rongga atau ruang antar sel. Pada sel endodermis ada pita kaspari, yaitu penebalan dinding sel setempat serta pengendapan suberin dan lignin. Pita kaspari mempunyai sifat tidak tembus air dan zat-zat lainnya.

  • Stele atau silinder pusat

Bukan hanya batang, tapi akar tanaman juga mempunyai stele atau silinder pusat yang merupakan lapisan terdalam dari sebuah akar. Lapisan ini mempunyai tiga bagian yaitu;

  1. Perisikel atau Perikambium
  2. Berkas Pengangkut (Xilem dan Floem)
  3. Jari-jari empulur

Pertumbuhan Akar

Akar memiliki meristem primer dan sekunder untuk pertumbuhan panjang dan lebar. Saat akar tumbuh lebih panjang, mereka selalu tumbuh ke tanah. Bahkan jika kita membalikkan tanaman, akarnya akan mencoba tumbuh ke bawah. Bagaimana akar “tahu” cara tumbuh yang mana?

Bagaimana mereka bisa tahu dari atas? Sel khusus dalam tudung akar dapat mendeteksi gravitasi. Sel-sel mengarahkan meristem di ujung akar untuk tumbuh ke bawah menuju pusat Bumi. Ini umumnya adaptif untuk tanaman darat. Bisakah Anda jelaskan mengapa?

Saat akar tumbuh lebih tebal, mereka tidak dapat menyerap air dan mineral juga. Namun, mereka mungkin lebih baik dalam mengangkut cairan, menambatkan tanaman, dan menyimpan makanan

Fungsi Akar

Struktur akar membantu akar dalam menjalankan fungsi utamanya. Fungsi tersebut mencakup  tiga pekerjaan utama, yaitu:

Menyerap air dan mineral

Sel-sel epidermis berdinding tipis dan rambut akar sangat cocok untuk menyerap air dan mineral terlarut dari tanah. Sehingga akar banyak tanaman juga memiliki hubungan mikoriza dengan jamur untuk penyerapan yang lebih besar.

Penahan dan penyangga tanaman

Sistem akar membantu menjangkarkan tanaman ke tanah, memungkinkan tanaman tumbuh tinggi tanpa terguling. Lapisan yang keras dapat menggantikan epidermis di akar yang lebih tua, sehingga atas kondisi inilah membuatnya lebih kuat.

Menyimpan makanan

Di banyak tanaman pangan, jaringan tanah di akar menyimpan makanan yang diproduksi oleh daun selama fotosintesis. Akar darah yang ditunjukkan pada Gambar di bawah ini menyimpan makanan di akarnya selama musim dingin.

Contoh Akar

Untuk memperjelas terkait dengan penjelasan tersebut, maka berikut inilah contoh kebermanfaatan akar pada tumbuhan. Antara lain;

  1. Akar pada tanaman kelapa yang mana berfungsi sebagai penyerab nutrisi
  2. Tumbuhan akar yang ada dalam tanaman pepaya, selain penguat batangnya yang lemah juga dapat dipergunakan sebagai obat yang memiliki khasiat tinggi.

Nah, itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa kami berikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian akar menurut para ahli, jenis, struktur, pertumbuahan pada tanaman, fungsi, dan contohnya. Semoga ulasan ini memberikan wawasan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Daftar Pustaka

Hidayat Estiti B.1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. Bandung. ITB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *