Pengertian Arang Sekam, Fungsi, Kandungan, Kelebihan, dan Kekurangannya

Diposting pada

Arang Sekam Adalah

Limbah dalam pengertian makanan tanaman padi yang berupa sekam ialah seringkali menjadi masalah tersendiri bagi kita. Jika di kebanyakan daerah sekam padi bisa sebagian besar digunakan hanya untuk bahan campuran pembuatan batu bata. Limbah sekam jangan hanya digunakan untuk bahan bangunan karena sangat baik apabila digunakan sebagai bahan penyubur tanah. Oleh sebab itulah pada artikel ini akan mengulas tentang pengertian arang sekam, fungsi, kandungan, kelebihan, dan kekurangannya.

Arang Sekam

Pada hakekatnya arang sekam bisa menjadi inspirasi dalam melakukan bisnis, hal ini lantaran arang sekam juga bisa dijual ditoko misalnya dalam pengertian tanaman hias karena digunakan sebagi bahan dasar media dalam pemanfaatnya.

Bahkan menurut beberapa informasi arang sekam dapat berfungsi sebagai penyimpan sementara unsur hara dalam tanah sehingga tidak mudah tercuci oleh air. Serta akan sangat mudah dilepaskan ketika dibutuhkan atau diambil oleh akar tanaman. Dapat dikatakan arang sekam akan berfungsi seperti zeolit

Pengertian Arang Sekam

Arang sekam adalah limbah pertanian yang memiliki sifat porous, ringan, tidak kotor, sehingga sangatlah cukup dapat menahan air. Penggunaan arang sekam cukup meluas dalam budidaya tanaman hias ataupun  sayuran (terutama budidaya secara hidroponik).

Arang sekam bisa dengan mudah diperoleh di toko-toko pertanian. Namun tidak ada salahnya memproduksi sendiri arang sekam untuk keperluan sendiri serta bahkan mungkin dapat menjualnya nanti.

Fungsi Arang Sekam

Beberapa kegunaan yang bisa dimaksimalkan dari keberadaan arang sekam ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Menjaga kondisi tanah tetap gembur, karena mempunyai porositas tinggi dan ringan.
  2. Memacu pertumbuhan (proliferation) mikroorganisme yang bisa berguna bagi tanaman.
  3. Mengatur pH tanah yaitu pada kondisi tertentu.
  4. Mempertahankan kelembaban.
  5. Menyuburkan tanah serta tanaman.
  6. Meningkatkan produksi tanaman.
  7. Sebagai absorban untuk bisa menekan jumlah mikroba patogen.
  8. Sebagai media tanam pada hidroponik.
  9. Meningkatkan daya serap serta daya ikat tanah terhadap air.

Selain pada manfaat tersebut, pembakaran sekam padi dapat bertujuan untuk meningkatkan kandungan karbon dan unsur hara dalam sekam padi. Untuk bisa menjaga kandunagan hara dalam sekam diperlukan teknik pembakaran tidak sempurna yang dapat menghasilkan arang sekam, bukan abu sekam.

Sebab pembakaran sempurna yang dapat menghasilkan abu sekam justru menghilangkan kandungan hara pada sekam padi tersebut. Arang dapat berasal dari kayu atau batok kelapa. Media tanam ini sangat cocok digunakan untuk tanaman anggrek di daerah yaitu dengan kelembapan tinggi. Hal itu dikarenakan arang kurang dapat mampu mengikat air dalam jumlah banyak.

Keunikan dari media jenis arang ialah sifatnya yang bufer (penyangga). Dengan demikian, jika terjadi kekeliruan dalam pemberian unsur hara yang terkandung di dalam pupuk dapat segera dinetralisir dan diadaptasikan.

Selain itu, bahan media ini juga tidak dapat mudah lapuk sehingga sulit ditumbuhi jamur atau cendawan yang dapat merugikan tanaman. Namun, media arang juga cenderung miskin akan unsur hara. Oleh karenanya, ke dalam media tanam ini perlu disuplai unsur hara yaitu berupa aplikasi pemupukan.

Sebelum bisa digunakan sebagai media tanam, idealnya arang dipecah yaitu menjadi potongan-potongan keeil terlebih dahulu sehingga memudahkan dalam penempatan di dalam pot. Ukuran pecahan arang ini juga sangat bergantung pada wadah yang digunakan untuk menanam serta jenis tanaman yang akan ditanam.

Untuk mengisi wadah yang mempunyai diameter 15 em atau lebih, umumnya bisa digunakan pecahan arang yang berukuran panjang yaitu 3 cm, lebar 2 hingga 3 cm, dengan ketebalan 2 hingga 3 cm. Untuk wadah (pot) yang lebih kecil, ukuran pecahan arang juga diusahakan harus lebih kecil.

Kandungan Arang Sekam

Di dalam tanah, arang sekam bisa bekerja dengan cara memperbaiki struktur fisik, kimia serta biologi tanah. Arang sekam dapat meningkatkan porositas tanah sehingga tanah menjadi gembur sekaligus juga dapat meningkatkan kemampuan tanah menyerap air.

Biologis

Adapun kanduangan aram sekam secara biologi pada tanah yang gembur adalah media yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya organisme hidup. Baik yang berupa mikroorganisme seperti bakteri akar ataupun makroorganisme seperti cacing tanah. Kelebihan lainnya, arang sekam juga tidak membawa mikroorganisme patogen. Karena proses pembuatannya yaitu melalui pembakaran sehingga relatif steril.

Kimia

Secara kimia, arang sekam mempunyai kandungan unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), kalsium (Ca) serta Magnesium (Mg). Keasamannya netral hingga alkalis dengan kisaran pH 6,5 sampai 7. Arang sekam atau sekam bakar banyak dimanfaatkan sebagai campuran media tanam serta media tanam murni (tanpa campuran).

Arang sekam bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik serta campuran media tanam berbasis tanah. Arang sekam adalah media tanam yang baik karena memiliki kandungan SiO2 52% serta unsur C 31% dan komposisi lainnya seperti Fe203, K2O, MgO, CaO, MnO serta Cu dalam jumlah yang sangat sedikit. Unsur hara pada arang sekam antara lain yaitu nitrogen (N) 0.32%, phosphat (P) 0.15%, kalium (K) 0.31%, calsium (Ca) 0.96%, Fe 180 ppm, Mn 80.4 ppm, Zn 14.10 ppm serta pH 8,5 hingga  9,0.

Arang sekam atau sekam bakar mempunyai karakteristik yang ringan (Berat Jenis ialah 0,2 kg/l), kasar sehingga sirkulasi udara tinggi, kemampuan yaitu menahan air tinggi, berwarna hitam sehingga bisa mengabsorbsi sinar matahari dengan baik. pH arang sekam cukup tinggi, yaitu antara 8,5 hingga 9.0 sehingga sangat baik digunakan untuk menigkatkan pH pada tanah asam.

Sekam bakar atau arang sekam sekam juga mempunyai sifat porositas yang baik dan kemampuan menyerap air rendah. Arang sekam dapat mengandung silica (Si) yang cukup tinggi yaitu sebesar 16,98%. Silika (Si) merupakan unsur yang tidak penting untuk tanaman serta bukan unsur hara. Akan tetapi keberadaan unsur silika (Si) diketahui bisa memperbaiki sifat fisik tanaman dan berpengaruh terhadap kelarutan P dalam tanah.

Jika unsur silika (Si) dalam tanah kurang dari yaitu 5%, maka tegak tanaman tidak kuat dan mudah roboh. Unsur silika (Si) dapat diperkirakan terdapat pada lapisan luar kulit padi sehingga permukaannya keras. Karena itu arang sekam mempunyai sifat yang sulit menyerap air, memiliki kemamampuan mempertahankan kelembaban serta tidak mudah rusak atau terurai (busuk).

Kelebihan Serta Kekurangan Arang Sekam

Media arang sekam memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun untuk kelebihan daripada arang sekam ini antara lain adalah sebagai berikut;

Kelebihan

  • Harganya relatif murah
  • Bahannya juga mudah didapat
  • Ringan, sudah steril, dan mempunyai porositas yang baik.
  • Pemutih Gigi
  • Menjadi pembersih kerak lantai
  • Sebagai media tanam
  • Penghitam rambut

Kekuarangan

Kekurangan yang ada dalam arang sekam ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Jarang tersedia di pasaran

Hal inilah menjadi salah satu kekuarangan yang sangat signifikan dalam arang sekam. Sehingga sampai saat ini menjadi alasn mengapa berbisnis dengan arang sekam menjadi salah satu solusi dalam pemanfaatlah eterprener dalam pertanian.

Nah, demikianlah serangkaian penjelasan tentang pengertian arang sekam menurut para ahli, fungsi, kandungan, kelebihan, dan kekurangannya. Semoga melalui tulisan ini bisa menjadi wawasan bagi segenap pembaca yang sedang mencari refrensinya. Trimakasih,

2 (40%) 1 vote[s]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *