Pengertian Biji, Macam, Fungsi, Bagian, dan Strukturnya

Diposting pada

Biji Adalah

Suatu tanaman memiliki bagian penting yang menjadi organ penyusunnya. Biji merupakan salah satu organ penting apda tanaman yang berkaitan dengan alat perkembangbiakan tanaman. Kata biji berasal dari bahasa Sanskerta yang berkaitan dengan perbanyakan tanaman.

Biji pada suatu tanaman memiliki banyak manfaat dan kerap menjadi ciri khas untuk keperluan identifikasi tanaman.

Biji

Biji merupakan perkembangan lanjut dari bakal biji yang telah dibuahi dan berfungsi  sebagai alat perkembangbiakan. Secara agronomis biji merupakan hasil budidaya yang dapat digunakan sebagai bahan konsumsi manusia dan juga digunakan sebagai pakan ternak.

Biji akan mencapai kualitas fisiologis tertinggi pada saat mencapai masak fisiologis yang mana terjadi saat pengisian bahan kering kedalam biji berhenti. Namun masalah yang dihadapi pada tanaman kedelai adalah mekarnya bunga dalam satu tanaman  tidak serentak.

Dengan demikian biji akan mencapai masak fisiologis yang tidak serentak pula. Biji merupakan bagian yang berasal dari bakal biji dan mengandung calon individu baru yang disebut  lembaga. Lembaga akan terjadi setelah terjadi penyerbukan atau persarian yang diikuti oleh pembuahan biji.

Macam Biji

Adapun untuk beragam jenis biji dalam tanaman, antara lain adalah sebagai berikut;

Biji Terbuka

Tumbuhan berbiji terbuka atau biasa disebut dengan Gymnospermae merupakan tumbuhan yang bijinya tidak tertutup oleh bakal buah. Tumbuhan berbiji terbuka memiliki organ tanaman berupa akar, batang, daun, pembuluh, dan strobilus.

Tumbuhan berbiji terbuka mempunyai sistem perakaran tunggang dengan jenis batang bercabang-cabang dengan ukuran daunyang  sempit, tebal, dan kaku. Bakal bijinya terbuka dan terletak di bagian permukaan bakal buahnya, bakal tersebut tumbuh diluar megasporofil.

Megasporofil merupakan sisik pendukung bakal biji yang terkumpul dalam bentuk strobilus berkayu. Ciri lainnya adalah tanaman berbiji terbuka tidak memiliki mahkota bunga dan bunga sejati.

Biji Tertutup

Tumbuhan berbiji tertutup atau Angiospermae memiliki suatu ciri khas semua yang mana semua tumbuhan yang termasuk dalam tumbuhan berbiji tertutup memiliki bunga.

Tumbuhan yang tergabung dalam tumbuhan berbiji tertutup ini sangat beragam, bisa berupa tumbuhan pemanjat hingga tumbuhan yang menjulang tinggi.Tumbuhan berbiji tertutup ini dapat dibagi menjadi 2 kelas, yaitu tumbuhan berbiji tertutup dikotil dan monokotil.

Tumbuhan berbiji tertutup yang termasuk ke dalam kelompok monokotil ini biasanya memiliki biji yang tunggal dan juga biasanya bukan merupakan tumbuhan yang memiliki kayu karena tumbuhan bertipe monokotil biasanya tidak memiliki kambium. Batang tumbuhan monokotil cukup kecil dan tidak bercabang dengan tipe tulang daun sejajar, jumlah mahkota bunga tumbuhannya biasanya kelipatan tiga dan memiliki sistem perakaran serabut.

Tumbuhan berbiji Tertutup Bertipe Dikotil

Tumbuhan berbiji tertutup dengan tumbuhan dikotil biasanya memiliki bentuk fisik berupa pohon ataupun semak, dan perdu. Tumbuhan tipe ini memiliki batang dan kayu yang keras dan juga bercabang serta berkambium, sistem perakaran tunggang dan jumlah mahkota bunga tumbuhannya biasanya kelipatan dua atau lima.

Fungsi Biji

Adapun untuk fungsi yang dimiliki biji dalam bidang pertanian secara umum, adalah sebagai berikut;

Jaringan Penyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan

Biji dpaat digunakan untuk menyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan yang mana pada umumnya hasil fotosintesis tumbuhan akan disimpan dalam bentuk cadangan makanan. Cadangan makanan tersebut kemudian digunakan untuk bertahan hidup.

Cadangan makanan pada tumbuhnan akan digunakan terutama pada saat bahan makanan yang ada di tanah tengah menipis. Hal ini sering terjadi pada musim kemarau atau bisa pula saat malam hari. Pada saat kondisi tumbuhan yang tidak dapat membuat makanan maka cadangan makanan yang ada dapat digunakan untuk keperluan bertahan hidup.

Beberapa jenis tumbuhan yang menjadikan biji sebagai penyimpanan cadangan makanan adalah kacang hijau, kedelai, padi serta kacang tanah

Biji berfungsi sebagai alat perkembangbiakan

Biji memiliki fungsi sebagai alat eprkembangbiakan karena dapat menghasilkan tanaman baru. Biji yang digunakan sebagai alat perbanyakan tanaman disebut lebih dikenal dengan sebutan benih. Perkembangbiakan melalui biji dapat menghasilkan tanaman dengan pertumbuhan seragam dan lebih mudah dilakukan.

Biji berfungsi sebagai pembentuk tumbuhan baru

Biji sebagai pembentuk tumbuhan baru dapat diperoleh melalui kegiatan penyemaian. Setelah disemai biji membentuk akar, tunas, dan lembaga. Setelah mengalami pertumbuhan, akar akan bercabang dan memanjang. Tunas akan membentuk batang dari daun, sedangkan lembaga akan menyusut setelah akar mampu menyerap makanannya sendiri dan akhirnya lepas dari batangnya.

Pembentukan calon tumbuhan baru yang disertai dengan peristiwa perkwinan antara sel telur dengan inti sperma disebut amfimiksis sedangkan pembentukan lembaga tanpa adanya peristiwa perkawinan terlebih dahulu disebut apomiksis (apomixis). Jadi partogenesis merupakan contoh peristiwa apomiksis.

Bagian Biji

Biji dalam strukturnya terdiri dari 3 bagian dasar yaitu sebagai berikut;

  1. Embrio, embrio merupakan bakal tanaman yang berasal dari bersatunya gamet-gamet jantan dan betina pada suatu  proses pembuahan.
  2. Jaringan penyimpan makanan
  3. Pelindung biji

Untuk penjelasan atas materi tersebut adalah sebagai berikut;

Kulit Biji atau Testa

Kulit biji terletak paling luar. Testa berasal dari intergumen ovule yang mengalami modifikasi selama pembentukan biji berlangsung. Seluruh bagian dapat berperan dalam pembentukan kulit biji teteapi pada kebanyakan biji sebagian besar dari jaringan intergumen itu dihancurkan dan diserap oleh jaringan berkembang lain pada biji itu.

Pada beberapa kulit biji ditemukan suatu lapisan sel yang memanjang secara radial menyerupai palisade tanpa ruang interseluler yang dinamakan sel malpighi. Lapisan itu terdiri atas selulosa, lignin dan juga kitin.Lapisan testa terdiri dari :

Sarkotesta: Lapisan terluar

Ciri-ciri dalam sarkosta dalam lapisan terluar biji, diantaranya;

  1. Sklerotesta: Lapisan bagian tengah, tebal dan keras
  2. Endotesta: Lapisan terdalam, selaput tipis & berdaging

Cadangan makanan

Cadangan makanan berada didalam biji baik dalam jumlah sedikit maupun banyak. Biji eskalbumin digunakan pada biji yang memiliki sedikit atau bahkan tidak ada cadangan makanan. Cadangan makanan berfungsi sebagai jaringan penyimpan.

Cadangan makanan memperkuat daya serap biji akan hara yang diperlukan tumbuhan dalam perkembangannya. Cadangan makanan biasanya memiliki warna putih agak kelabu, berdinding tipis, mengandung butir aleuron dan tetes minyak serta bahan cadangan tersimpan. Perkembangan cadangan makanan umunya dimulai sebelum perkembangan embrio.

Cadangan makanan berkembang dari pembelahan mitosis inti endosperm yang dihasilkan dari peleburan salah satu gamet jantan dengan 2 inti kutub atau denganinti sekunder. Cadangan makanan yang mengandung banyak zat makanan disediakan bagi embrio yang sedang berkembang.

Cadangan makanan yang memupuk zat-zat makanan pada sebagian besar tumbuhan monokotil akan digunakan oleh biji setelah perkecambahan yang biasa disebut dengan endosperm. Cadangan makanan pada tumbuhan dikotil diangkut ke keping biji sebelum perkembangan bijinya selesai sehingga biji dewasa tidak mengandung endosperma. Cadangan makanan pada tumbuhan mempunyai 2 tipe dinding sel, yaitu:

  1. Dinding tipis: cadangan makanannya disimpan didalam selnya
  2. Dinding tebal : cadangan makanannya disimpan didindingnya

Embrio

Embrio merupakan individu baru hasil dari bersatunya gamet jantan dan betina pada suatu proses tumbuhan. Embrio adalah individu yang mempunyai kloroplas dan berwarna hijau. Embrio dikelilingi oleh cadangan makanan yang berupa kotiledon dan endosperma.

Calon tumbuhan baru yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru terdiri dari radikula yang akan berkembang menjadi akar serabut pada monokotil dan tunggang pada dikotil kemudian kotiledon atau daun lembaga dan batang lembaga.

Struktur Biji

Penjelasan dalam struktur biji, antara lain;

Kulit biji

Kulit biji merupakan lapisan biji paling luar yang melapisi seluruh bagian biji. Bagian-bagian biji yang pertama adalah kulit biji. Kulit biji berasal dari selaput bakal biji yang umumnya disebut lapisan kulit luar (testa). Lapisan kulit luar berfungsi sebagai pelindung utama dari bagian dalam biji.

Lapisan memiliki bentuk yang beragam mulai dari  tipis, kaku seperti kulit, dan juga keras seperti kayu atau batu dan lapisan kulit dalam. Lapisan ini dikenal dengan istilah kulit ari.

Batang lembaga

Batang lembaga dapat dibedakan menjadi dua yaitu ruas batang lembaga yang terletak di atas daun lembaga atau disebut internodium epicotylum dan ruas batang lembaga yang terletak di bawah daun lembaga atau internodium hypocotylum.

Radikula

Akar lembaga adalah sebutan bagi calon akar yang berasal dari biji. Pada tumbuhan dikotil, perakaran terus tumbuh hingga membentuk akar tunggang.

Kotiledon

Daun pertama yang tumbuh pada saat perkecambahan setelah keluarnya akar lembaga disebut daun lembaga. Fungsi dari daun lembaga yaitu untuk tempat menimbun makanan selain itu sebagai alat untuk melakukan fotosintesis dan sebagai alat penghisap makanan dari putik lembaga untuk lembaga.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang telah menjelaskan terkait dengan pengertian biji, macam, fungsi, bagian, dan strukturnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *