Pengertian Dolomit, Ciri, dan Manfaatnya

Diposting pada

Pupuk Dolomit

Dolomit bisa dikatakan sebagai pupuk yang mengandung magnesium dengan kadar yang cukup tinggi, sangat cocok digunakan pada lahan pertanian untuk beragam arti budidaya, perkebunan, perikanan, serta lain sebagainya. Dengan adanya kapur dolomit ini dapat memecahkan duduk perkara para petani yang selama ini kurang menerima hasil panen pertanian serta perkebunan, terutama yang berhubungan pada lahan tanaman kelapa sawit yang paling sering mengalami permasalahan terkait dengan kesuburuhan.

Budidaya kelapa sawit adalah komoditas perkebunan yang memiliki jumlah produksi cukup tinggi di Indonesia. Banyak petani yang mengalih fungsikan lahan pertanian mirip seperti sawah menjadi lahan perkebunan sawit. Hal ini alasannya dengan beralih fungsi ke perkebunan sawit lebih dapat mensejahterakan.

Dolomit

Dolomit pada dasarnya memiliki guna yang amat serius yaitu dapat menetralkan pH tanah. Bilamana tanaman sawit kita kurang maksimal dalam memproduksi buah, serta daunnya banyak yang kuning, tersebutkan dolomit ini bisa kita gunakan buat memperbaikinya.

Oleh karena itulah bisa dikatakan bahwa dolomit yaitu pupuk yang mengandung magnesium dengan kadar yang cukup tinggi, amat cocok dapat dipakai terhadap lahan pertanian, perkebunan, perikanan, serta lain sebagainya. Dengan ada dolomit ini bisa memecahkan problem para petani yang sepanjang ini kurang menemukan result panen pertanian dan perkebunan mereka, terutama terhadap lahan sawit yang paling kerap dapat merasakan masalah.

Pengertian Dolomit

Dolomit adalah mineral yang dapat dihasilkan dari alam serta didalamnya mengandung unsur hara berbentuk magnesium (Mg) dan kalsium (Ca) dengan karakteristik bentuk layaknya tepung serta berwarna putih sehinga batuain ini biasanya dapat dipakai oleh para petani sebagai pupuk yang berfungsi buat menaikkan kandungan unsur hara dan menetralkan asam terhadap tanah.

Pengertian Dolomit Menurut Para Ahli

Berikut ini ialah definisi dolomit menurut beberapa ahli. Antara lain;

  1. Wikipedia

Dolomit ialah mineral yang dihasilkan dari alam dan didalamnya  mengandung unsur hara berupa Magnesium (Mg) serta Kalsium (Ca). Dolomit ini mempunyai ciri-ciri bentuk mirip tepung serta berwarna putih. Dolomit ini biasanya dapat digunakan oleh para petani sebagai pupuk yang dapat berfungsi untuk meningkatkan kandungan hara serta menetralkan asam pada tanah.

Pupuk dolomit mempunyai fungsi yang sangat penting ialah bisa menetralkan pH tanah. Jika tanaman sawit kita kurang maksimal dalam memproduksi buah , serta daunnya banyak yang kuning , maka dolomit ini dapat kita gunakan untuk memperbaikinya.

  1. Pettijohn

Dolomit adalah variasi dari batu gamping (CaCO3) dengan kandungan mineral karbonat > 50%. Istilah dolomit pertama kali dapat digunakan untuk batuan karbonat tertentu yang terdapat di daerah Tyrolean Alpina. Dolomit mempunyai struktur tiga arah belahan yang sempurna.

Namun kemungkinan besar hal ini tidak akan terlihat yaitu jika dolomit berbentuk butiran-butiran yang halus. Tekstur itu hanya dapat terlihat ketika terjadi pengkristalan,barulah belahan tersebut bisa dengan mudah diamati yaitu dengan menggunakan lensa. Dolomit mempunyai kekerasan Mohs antara 3,5 sampai 4. Mineral ini bisa menghasilkan reaksi yang sangat lemah terhadap dingin ataupun asam klorida cair.

Namun, jika asam tersebut dalam kondisi hangat, mineral dolomit bisa bereaksi sangat kuat terhadap reaksi asam. Hal ini dapat menyebabkan kemudahan pengamatan terhadap proses tersebut.

Ciri Dolomit 

Berikut ini ciri-ciri fisik dolomit. Yaitu;

  1. Mempunyai klasifikasi chemical karbonat.
  2. Mempunyai beberapa warna diantaranya tidak berwarna, putih, merah muda, hijau, abu-abu, coklat, dan hitam.
  3. Mempunyai garis-garis warna putih.
  4. Bertekstur seperti mutiara dan tembus pandang, serta memiliki belahan tiga arah yang sempurna.
  5. Mempunyai kekerasan antara 3.5 hingga 4.
  6. Mempunyai berat jenias antara 2.8 hingga 2.9.
  7. Mempunyai komposisi kimia CaMg (CO3).
  8. Biasanya digunakan untuk agregat konstruksi, manufaktur semen, batu dimensi, dikalsinasi untuk dapat menghasilkan kapur, kadang-kadang reservoir minyak serta gas, sumber magnesium untuk industri kimia, perawatan tanah pertanian, dan fluks metalurgi.

Meskipun berbeda, namun dolomit sangat mirip seperti mineral kalsit. Perbedaan dua senyawa ini yaitu adalah:

  1. Kalsit terdiri dari kalsium karbonat (CaCO3) sedangkan dolomit ialah kalsium magnesium karbonat (CaMg (CO3)2). Kedua mineral tersebut adalah pasangan yang paling umum dalam identifikasi di laboratorium.
  2. Kalsit mempunyai kekerasan tingkat kekerasan 3, sedangkan dolomit sedikit lebih keras daripada kalsit, ialah 3.5 sampai 4.
  3. Kalsit sangat reaktif dengan asam klorida dingin, sedangkan dolomit mempunyai reaksi yang lemah terhadap asam klorida dingin.

Manfaat Dolomit

Kegunaan yang difungsikannya pupuk dolomit, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sebagai bahan konstruksi bangunan

Dolomit yang mempunyai ukuran yang lembut atau hancur dapat digunakan  bahan dasar pembuatan jalan, agregat beton, serta aspal. Prihal ini tentusaja yang dimaksudkan adalah batuan keras serta mudah dibentuk sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

  1. Sebagai bahan pembuatan semen

Dolomit juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan semen yang bisa dibedakan menjadi 3, ialah semen magnesium oksikloridadi atau biasa disebut dengan semen sorel. Biasanya dapat digunakan untuk lantai gerbong kereta api, lantai dapur, lantai kamar mandi, ataupun digunakan dalam industri polister.

Semen ini tidak dapat tahan terhadap air, sehingga untuk bisa melindunginya agar tetap awet biasanya dilakukan pemolesan dengan dapat menggunakan terpentin. Semen magnesium oksisulfat, ialah jenis semen yang cepat kering (hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit saja). Biasanya digunakan untuk perbaikan retakan-retakan pada jalan raya.

Pembuatannya ialah dengan cara menambahkan sekitar 40% dolomit ke dalam semen. Hal ini bisa membantu mempercepat hidrasi semen.

  1. Menetralisasi asam dalam industri kimia

Reaksi dolomit terhadap zat asam juga pada hakekatnya dapatlah membuat bermanfaat sebagai penetral zat asam dalam beragam jenis industri kimia. Prihal ini misalnya dalam proyek restorasi sungai ataupun sebagai kondisioner tanah.

  1. Sumber magnesium dan kalsium pada pakan ternak

Kandungan magnesium dalam dolomit sejatinya bisa juga dimanfaatkan yaitu sebagai salah satu sumber kalsium serta magnesium yang aditif untuk pakan beragam jenis hewan ternak. Tentusaja hal ini bisa memberikan dorongan agar hasil panennya lebih maksimal.

  1. Fluks dalam industri pengolahan logam

Dolomit bisa berfungsi sebagai batuan induk bagi banyak mewngandung timbal, seng, serta tembaga. Kandungan senyawa tersebut terbentuk ketika terjadi panas, solusi hidrotermal asam bergerak ke atas dari kedalaman melalui pada sistem fraktur yang bertemu unit dolomitik batu. Hal ini bisa menyebabkan penurunan pH yang memicu pengendapan logam dari larutan.

  1. Reservoir minyak dan gas

Selama konversi kalsit pada dolomit sejatinya akan dapat terjadi pengurangan volume. Hal ini dapat menghasilkan ruang pori dalam batu yang dapat diisi dengan minyak atau gas alam yang bermigrasi.

  1. Bahan dasar pembuatan kaca

Penambahan dolomit pada industri pembuatan kaca bertujuan untuk dapat mempermudah campuran kaca saat proses peleburan, mencegah detrisifikasi, dan memperpanjang umur kaca.

  1. Bahan dasar pembuatan keramik

Penambahan dolomit dalam industri pembuatan keramik bertujuan untuk dapat menurunkan suhu pemuaian panas massa setelah proses pembakaran yang nantinya keramik tidak dapat mudah lepas ataupun retak saat dipasang.

  1. Untuk dempul rekahan kayu

Selain batu gamping, dolomit juga bisa digunakan sebagai dempul untuk penyemenan rekahan-rekahan kayu. Hal ini dapat juga dilakukan bersama-sama dengan batu gamping.

  1. Dalam industri farmasi

Dolomit murni (MgCO3) yang sudah mengalami proses pengolahan bisa ditambahkan pada obat dengan konsentrasi sekitar 45% yaitu sebagai eksipien atau pengencer.

  1. Dalam industri kertas

Dalam industri ini, kapur dolomit dapat digunakan sebagai bahan pemutih, pulp, pelapis, dan pengkilap pada kertas.

Sebagai pupuk

Manfaat Pupuk Dolomit
Manfaat Pupuk Dolomit

Manfaat dolomit yang cukup terkenal yaitu untuk arti tanaman ialah sebagai pupuk. Dolomit adalah jenis batu kapur yang juga dapat memberikan manfaat bagi tanaman dan tanah. Penjelasan tersebut yaitu;

  1. Memberikan nutrisi yang sangat berharga bagi tanaman
  2. Membantu mengubah pH tanah sesuai pada kebutuhan tanaman.
  3. Menetralkan zat-zat berbahaya yang bisa meracuni tanah dan tanaman, seperti aluminium, zat besi, dan tembaga
  4. Meningkatkan efektifitas serta efisiensi tanah terhadap penyerapan zat-zat hara di dalamnya.
  5. Menjaga ketersediaan unsur hara pada tanah
  6. Memperbaiki struktur tanah, menjadikannya lebih gembur, melancarkan sirkulasi udara dalam tanah, serta yang menjadikan tanaman tumbuh subur nantinya.
  7. Mengaktifkan berbagai jenis enzim pada tanaman
  8. Merangsang pembentukan zat lemak, karbohidrat, serta berbagai nutrisi lainnya dalam tanaman
  9. Membantu distribusi fosfor pada tanaman
  10. Membantu pembentukan klorofil yang sempurna dalam tanaman.

Nah, demikinalah serangkaian penjelasan serta pengulasan mengenai pengertian dolomit menurut para ahli, ciri, dan manfaatnya dalam berbagai bidang. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan referensi serta materi pertanian kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *