Pengertian Hewan, Ciri, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Hewan Adalah

Hewan merupakan salah satu mahluk hidup dan sangat sering kita temui di sekitar kita. Selain berbagai jenis tanaman pangan keberadaan hewan juga dapat dimanfaatkan manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik kebutuhan sandang, papan, maupun obat-obatan. Seperti halnya manusia hewan juga bernafas. Hewan ada yang hidup secara liar ada juga yang dipelihara oleh manusia. Dewasa ini banyak jenis hewan yang mulai punah dikarenakan oleh aktivitas yang dilakukan oleh manusia.

Meskipun semua hewan memiliki beberapa kesamaan, mereka adalah kelompok makhluk hidup yang sangat beragam. Secara garis besar jenis hewan bisa dibedakan menjadi mamalia, burung, ikan, reptil, amfibi, dan arthropoda. Masing-masing jenis hewan tersebut memiliki karakteristik yang membedakannya dengan jenis hewan lain. Misalnya sapi berbeda dengan ayam.

Hewan

Hewan dalam Bahasa Inggris disebut dengan animal. Animal berasal dari bahasa Latin yaitu anima berarti “nafas” atau “jiwa”, dan animalis merupakan kata sifat, sehingga animals berarti  “memiliki nafas atau jiwa.” Sehingga dalam hal ini hewan yang juga dikenal dengan berbagai istilah seperti fauna, binatang, satwa, dan margasatwa merupakan suatu organisme eukariotik multiseluler yang membentuk kerajaan (kingdom) dalam biologi animalia.

Kerajaan ini kemudian dipecah menjadi lebih dari 30 filum (bentuk jamak dari filum). Sekitar 75% dari semua spesies di Bumi adalah hewan. Spesies hewan yang masih hidup dan telah terdeskripsikan lebih dari 1,5 juta, namun diperkirakan spesies hwan di unia lebih dari 7 juta jenis. Studi tentang hewan disebut degan zoologi.

Pengertian Hewan

Hewan adalah kelompok besar organisme, diklasifikasikan sebagai kerajaan Animalia atau Metazoa. Secara umum mereka multiseluler, mampu bergerak dan responsif terhadap lingkungannya, dan makan dengan memakan organisme lain. Hewan memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari makhluk hidup lainnya.

Meski demikian, pada dasarnya tumbuhan juga bernafas, dengan mengambil gas tertentu dari atmosfer dan melepaskan yang lain. Namun, proses ini tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Jadi kata benda animal, yang berasal dari animalis, diambil dari bahasa Latin untuk kelompok makhluk hidup yang bernapas dengan jelas (dapat dilihat oleh mata telanjang).

Pengertian Hewan Menurut Para Ahli

Adapun definisi hewan menurut para ahli, antara lain:

  1. Kamus Besar bahasa Indonesia, Hewan adalah makhluk bernyawa yang mampu bergerak (berpindah tempat) dan mampu bereaksi terhadap rangsangan, tetapi tidak berakal budi.
  2. Biology Online, Hewan ialah  salah satu organisme multiseluler eukariotik dari kerajaan biologis Animalia umumnya dicirikan sebagai heterotrofik, dapat berpindah teampat, memiliki organ sensorik khusus, tidak memiliki dinding sel, dan tumbuh dari blastula selama perkembangan embrio.
  3. Your Dictonary, Pengertian hewan adalah anggota kerajaan Animalia, dan biasanya ditandai oleh tubuh multiseluler, organ indera khusus, gerakan sukarela, respons terhadap faktor-faktor di lingkungan dan kemampuan untuk memperoleh dan mencerna makanan.

Ciri Hewan

Beberapa ciri yang dimiliki hewan umumnya adalah sebagai berikut:

  1. Organisme multisel

Tubuh hewan terdiri dari beberapa sel yang melakukan fungsi spesifik. Sel-sel tersebut kemudian membentuk berbagai jaringan hewan, seperti jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, jaringan saraf, dan jaringan pembuluh darah.

Sel-sel dalam jaringan dapat ditahan melalui sambungan sel. Misalnya saja persimpangan ketat, persimpangan celah, dan desmosom.

  1. Bersifat eukariotik 

Sel hewan mengandung inti yang terikat membran. Inti adalah organel yang mengandung kromosom yang mengandung gen. Selain nukleus, ada organel lain yang tersuspensi di sitoplasma sel hewan, seperti aparatus golgi, retikulum endoplasma, lisosom, dan peroksisom.

  1. Bersifat heterotrofik

Tidak seperti tumbuhan dan alga yang autotrofik, hewan bergantung pada organisme lain untuk dijadikan sebagai makanan.

Misalnya saja hewan karnivora beradaptasi untuk berburu mangsanya sementara yang lain mengais bangkai atau sisa-sisa hewan, atau herbivora memakan tanaman, serta omnivora adalah hewan yang memakan tumbuhan dan hewan.

  1. Bersifat motil/dapat bergeraksesuka hati

Hewan memiliki kapasitas untuk bergerak sesuka hati. Mereka dapat secara spontan dan aktif bergerak dengan memanfaatkan energi secara metabolik (misalnya ATP) selama proses dan dengan bantuan otot dan struktur lokomotif (mis. Lengan, kaki, sayap, sirip, ekor, dan lain-lain).

Gerakan hewan mengacu pada variasi gerakan yang digunakan hewan untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa dari gerakan tersebut adalah lari, berjalan, melompat, melompat, merayap, berenang, meluncur, terbang, membubung, dan sebagainya.

Hewan berpindah karena berbagai alasan. Beberapa alasan hewan berpindah adalah untuk berburu mangsa, melarikan diri dari predator, dan mencari pasangan atau habitat yang cocok. Namun, ada hewan yang menjadi sesil di kemudian hari. Mereka menjadi melekat secara permanen ke substrat.

  1. Berkembang biak secara seksual

Sebagaimaana manusia hewan menghasilkan sel sperma haploid (sel kelamin laki-laki) dan ovum haploid (sel kelamin perempuan) yang bersatu pada saat pembuahan untuk membentuk zigot diploid.

Sebaliknya, beberapa hewan mampu bereproduksi secara aseksual. Sebagai contoh, beberapa cnidaria menghasilkan klon genetik dengan cara bertunas. Lainnya (misalnya kutu daun) mampu melakukan partenogenesis dimana mereka menghasilkan telur yang subur tanpa kawin.

  1. Bernafas secara aerob, mengambil oksigen (inspirasi) dan kemudian melepaskan karbon dioksida (ekspirasi)

Oksigen penting untuk respirasi sel karena berfungsi sebagai akseptor elektron terakhir dalam reaksi redoks selama sintesis energi metabolik. Berbagai struktur hewan yang terlibat dalam pertukaran gas pernapasan misalnya saja bernafas melalui kult (cacing pita, cacing tanah, dan lintah), trakea (serangga),  insang (ikan), dan paru-paru (mamalia, reptil, dan burung).

Sedangkan hewan amfibi menggunakan organ pernapasan yang berbeda pada tahap yang berbeda, yaitu insang pada tahap kecebong dan kemudian kulit dan paru-paru pada tahap dewasa.

Jenis Hewan dan Contohnya

Hewan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu vertebrata dan invertebrata. Hewan vertebrata merupakan hewan akan dengan tulang punggung. Vertebrata termasuk dalam filum yang disebut Filum Chordata. Vertebrata dibagi lagi menjadi lima kelas yaitu amfibi, burung, ikan, mamalia, dan reptil.

Sedangkan, hewan tanpa tulang punggung adalah invertebrata. Sebagian besar invertebrata berada di filum Arthropoda. Dua hewan jenis invertebrata yang paling dikenal dalam filum ini adalah arakhnida (laba-laba) dan serangga.

Secara lebih rinci macam-macam hewan yaitu sebagai berikut:

  1. Mamalia

Ada lebih dari 5.500 spesies mamalia yang hidup di seluruh dunia. Seperti yang telah dijelaksan diatas mamalia merupakan hewan vertebrata (bertulang belaknag). Ciri utama dari hewan jenis mamlia adalah memiliki kelenjar susu.

Secara umum ciri mamalia adalah sebagi berikut:

  1. Mamalia muda mendapat makanan dari susu yang diproduksi oleh ibu mereka.
  2. Kebanyakan mamalia memiliki rambut.
  3. Rahang mereka berengsel langsung ke tengkorak mereka tidak seperti vertebrata lainnya.
  4. Mereka endotermik, atau berdarah panas.

Contoh hewan mamalia adalah kelelawar, gajah, hamster, kelinci, badak, paus, sapi, anjing, kambing, kucing, dan lain sebagainya.

  1. Burung

Burung merupakan jenis vertebrata berdarah panas yang diadaptasi untuk terbang. Burung termasuk dalam kelas yang disebut Aves yang bulu dan lahir dari telur yang bercangkang keras.

Ciri utama dari burung memiliki bulu. Bulu-bulu di sayap dan ekor burung saling tumpang tindih. Karena tumpang tindih, bulu-bulu itu menangkap dan menahan udara. hal tersebut membantu burung untuk terbang, mengarahkan dirinya sendiri, dan mendarat.

Secara umum ciri-ciri yang dimiliki burung adalah sebagai berikut:

  1. Tidak semua burung bisa terbang, tetapi mereka semua memiliki sayap.
  2. Burung memiliki paruh yang membantu mereka menangkap dan menelan makanan.
  3. Sistem pencernaan burung memungkinkannya makan kapan pun dia bisa dan mencerna makanannya nanti.
  4. Burung bertelur untuk berkembang biak.
  5. Bersifat endotermik, artinya mereka mempertahankan suhu tubuh mereka yang konstan.
  6. Bipedal, yang artinya mereka memiliki dua kaki.
  7. Memiliki tulang berlubang dan tubuhnya ditutupi bulu.

Contoh hewan yang termasuk jenis burung adalah ayam, burung kolibri, elang, flamingo, burung unta, burung hantu, burung beo, penguin, merpati.

  1. Ikan

Ikan merupakan vertebrata yang hidup di air dan memiliki insang, sisik, dan sirip di tubuhnya. Ada banyak ikan yang berbeda dan banyak dari mereka memang terlihat sangat aneh.

Namun jenis ikan bermacam-macam, ada ikan buta, ikan dengan hidung seperti gajah, ikan yang menembak serangga yang lewat dengan aliran air dan bahkan ikan yang merangkak ke darat dan melompat-lompat. Ada lebih dari 30.000 spesies ikan yang hidup saat ini.

Secara umum ciri ikan adalah sebagai berikut:

  1. Ektotermik, atau berdarah dingin, yang berarti mereka bergantung pada lingkungan sekitaruntuk mengatur suhu tubuh mereka.
  2. Ikan memiliki sirip.Sebagian besar, tetapi tidak semua, ikan memiliki tubuh yang bersisikdan bernapas melalui insang.
  3. Ikan hidup di air.

Contoh hewan jenis ikan adalah belut, ikan gabus, ikatan salmon, kuda laut, hiu, dan lain sebagainya.

  1. Reptil 

Reptil adalah kelas hewan dengan kulit bersisik. Reptil berdarah dingin dan lahir di darat. Reptil dianggap vertebrata pertama yang hidup sepenuhnya di darat. Tapi, tidak semua reptil hanya hidup di darat saat ini.

Secara umum ciri-ciri reptil adalah sebagai berikut:

  1. Berdarah dingin, atau ectothermic.
  2. Bertelur untuk berkembang biak.
  3. Memiliki empat kaki atau merupakan turunan dari hewan berkaki empat.
  4. Bernapas melalui paru-paru.
  5. Tubuh reptil ditutupi sisik.

Contoh hewan yang termasuk reptil antara lain adalah ular, kadal, buaya, aligator, dan kura-kura, penyu laut, tokek.

  1. Amfibi

Amfibi merupakan hewan yang hidup di dua alam, yaitu darat dan air. Amfibi lahir di air, ketika mereka lahir, mereka bernapas dengan insang seperti ikan. Tapi saat mereka dewasa, mereka mengembangkan paru-paru dan bisa hidup di darat.

Semua hewan amfibi termasuk dalam vertebrata, dan mereka membutuhkan lingkungan atau air yang lembab untuk bertahan hidup.

Secara umum ciri-ciri amfibi adalah sebagai berikut:

  1. Berdarah dingin.
  2. Menyerap air dan bernapas melalui kulit tipis.
  3. memiliki setidaknya satu kelenjar kulit khusus yang digunakan untuk pertahanan.
  4. Sebagian besar melewati siklus hidup telur-jentik-dewasa (meskipun tidak semuanya).

Contoh hewan amfibi adalah, katak, kadal air, salamander.

  1. Arthropoda

Arthropoda adalah filum besar hewan, termasuk sebelas kelas hewan: Merostomata, Pycnogonida, Arachnida, Remipedia, Cephalocarida, Branchiopoda, Maxillopoda, Malacostraca, Chilopoda, Diplopoda, dan Insecta. Hewan apa pun yang memiliki lebih dari empat kaki bersendi adalah artropoda. Contoh hewan arthropoda adalah serangga, laba-laba, dan krustasea.

Manfaat Hewan

Hewan memiliki beragam manfaat bagi kehidupan manusia, diantaranya yaitu:

  1. Hewan dapat membantu pekerjaan manusia dengan diambil tenagaya

Seperti misalnya sapi dan kerbau membantu petani membajak sawah, anjing yang dapat dilatih untuk menjadi detector, unta, sapi, kuda, kerbau yang dapat dijadikan alat transportasi dan lain sebagainya.

  1. Sebagai bahan obat-obatan

Seperti misalnya beberapa jenis ular sering diambil bisanya untuk bahan pengobatan, cacing tanah untuk obat penyakit tipus, daging codot sering diamnfaatkan untuk menyembuhkan asma, gatal-gatal, dan alergi, minyak ikan juga sering digunakan untuk bahan tambahan nutrisi untuk meningkatkan perkembangan otak anak.

Selain itu hewan juga dapat digunakan dalam terapi okupasi, terapi wicara, atau rehabilitasi fisik untuk membantu pemulihan pasien.

  1. Sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan

Sumber hewan yang dapat digunakan sebagai sumber pangan misalnya dalam hal ini ialah berbagai jenis hewan ternak yang diambil daging, telur bahkan susunya,

  1. Bermanfaat untuk bahan sandang (pakaian)

Pada umumnya pakaian yan bersal dari hewan memiliki harga yang tinggi. Misalnya adalah jaket atau selimut yang berasal dari wol yang berasal dari bulu biri-biri, kain sutra yang bersal dari ulat sutra, kulit sapi, kambing, kerbau yang dapat digunakan untuk pembuatan jaket.

  1. Sebagai bahan kerajinan

Seperti misalnya tas, sepatu, dompet, ikat pinggang yang diuat dari kulit ular, kulit buaya dan sebagainya. Cangkang kerang yang sering digunakan sebagai hiasan, hiasan dinding yang berasal dari tanduk kerbau atu rusa, wayang kulit yang berasal dari kult hewan, dan lain sebagainya.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian hewan menurut para ahli, ciri, jenis, manfaat, dan contohnya. Semoga bisa memberi pemahaman bagi kalian yang memerlukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *