Pengertian Insektisida, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Insektisida Adalah

Insektisida bisa dikatakan sebagai senyawa kimia yang kerapkali dipergunakan untuk membunuh serangga pengganggu yang dapat berupa jenis hama tanaman dalam lahan pertanian.

Hal ini penting, sebab sejatinya insektisida bisa menghambat pertumbuhan sekaligus perkembangan, tingkah laku, perkembangbiakan, kesehatan, memengaruhi hormon, penghambat makan, membuat mandul, sebagai pemikat, penolak, serta aktifitas lainnya yang dapat memengaruhi organisme pengganggu tanaman.

Insektisida

Pada hakekatnya semua zat-zat kimia yang terkandung dalam dalam sejarah penemuan insektisida bisa pula membunuh serangga pengganggu yang kerapkali memiliki arti hama. Keadaan ini sejatinya dilakukan dengan dua mekanisme, diantaranya dengan meracuni makanannya pada tanaman dan dengan langsung meracuni si serangga tersebut.

Pengertian Insektisida

Insektisida adalah salah satu jenis pestisida terkolobaorasi lantaran tercampur dengan bahan kimia dengan sifat racun sehingga hal ini biasanya dipergunakan untuk membunuh serangga, adapun untuk semua bahan racun yang digunakan untuk membunuh organisme hidup yang mengganggu arti tumbuhan, ternak, dan sebagainya yang dibudidayakan manusia untuk kesejahteraan hidupnya

Pengertian Insektisida Menurut Para Ahli

Untuk definisi insektisida menurut para ahli, antara lain;

  1. Sudarmo (2005), Pengertian insektisida ialah subtansi kimia yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan berbagai hama
  2. Cahyono (2002), Insektisida adalah zat kimia sintesis yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan hama serta penyakit yang disebabkan oleh serangga yang menyerang tanaman

Jenis Insektisida

Insektisida dibedakan menjadi dua golongan, yakni;

  1. Organik

Insekstisida organik adalah bahah kimia yang dapat mengandung unsur karbon untuk membunuh serangga yang menganggu tanaman. Sehingga inteksida ini umumnya dapat bersifat alami serta contoh insektisida organik ini bisa diperoleh dari makhluk hidup sehingga disebut insektisida hayati.

  1. Anorganik

Sedangkan untuk arti insektisida anorganik adalah bagian daripada bahan kimia yang biasanya diproduksi oleh perusahaan dengan menamkankan pada penghacur beragam hama sesuai dengan ketentuan dalam pengguanaannya.

Kandungan dalam Insekstisida

Kandungan dalam Insekstisida
Kandungan dalam Insekstisida

Beberapa kandungan senyawa dalam insekstisida ini, antara lain;

  1. Senyawa Organofosfat

Insektisida golongan ini bisa dibuat dari molekul organik dengan penambahan fosfat. Insektisida sintetik yang masuk dalam golongan ini ialah Chlorpyrifos, Chlorpyrifos-methyl, Diazinon, Dichlorvos, Pirimphos-methyl, Fenitrothion, serta Malathion.

  1. Senyawa Organoklorin

Insektisida golongan ini bisa dibuat dari molekul organik dengan penambahan klorin. Insektisida organoklorin bisa bersifat sangat persisten, di mana senyawa ini mashi tetap aktif hingga bertahun-tahun. Oleh karena itu, kini insektisida golongan organoklorin sudah dilarang penggunaannya karena begitu memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.

  1. Karbamat

Insektisida golongan karbamat diketahui sangat efektif yaitu mematikan banyak jenis hama pada suhu tinggi serta meninggalkan residu dalam jumlah sedang. Namun, insektisida karbamat akan dapat terurai pada suasana yang terlalu basa. Salah satu contoh karbamat yang sering dipakai ialah bendiokarbamat.

  1. Pirethrin atau Pirethroid Sintetik

Insektisida golongan ini terdiri dari dua katergori, ialah berisfat fotostabil serta bersfiat tidak non fotostabil namun kemostabil. Produknya sering dicampur dengan senyawa lain untuk dapat menghasilkan efek yang lebih baik. Salah satu contoh produk insektisida ini ialah Permethrin.

  1. Pengatur Tumbuh Serangga

Insektisida golongan ini adalah hormon yang berperan dalam siklus pertumbuhan serangga, misalnya yaitu menghambat perkembangan normal. Beberapa contoh produknya ialah Methoprene, Hydramethylnon, Pyriproxyfen, serta Flufenoxuron.

  1. Fumigan

Fumigan ialah gas-gas mudah menguap yang dapat membunuh hama serangga. Fumigan hanya boleh digunakan yaitu oleh personel terlatih karena tingkat toksisitasnya yang tinggi. Contoh-contohnya ialah Metil Bromida (CH3Br), Aluminium Fosfit, Magnesium Fosfit, Kalsium Sianida, serta Hidrogen Sianida.

Fungsi Insektisida

Penggunaan dalam pemanfaatan insektisida antara lain;

  1. Mengendalikan berbagai hama

Insektisida berguna untuk dapat mengendalikan berbagai hama serta mengatur dan atau menstimulir pertumbuhan tanaman melalui bagian-bagian tanaman sehingga bisa memaksimalkan hasil pertanian. Meskipun kanduangan dari pestisida tersebut berbahaya bagi lingkungan.

Hal ini penting, lantaran pestisida mengandung berbagai senyawa kimia yang bisa mengganggu kestabilan komposisi kimia tanah. Pestisida yang banyak dapat digunakan sekarang adalah dari golongan hidrokarbon berklor. Pestisida ini memiliki efek menahun atau bioakumulatif dan sulit terurai.

Aturan Penggunaan Insektisida

Setidaknya untuk aturan penggunaannya bisa melihat pada PP yaitu No. 7 tahun 1973, yang dimaksud pestisida ialah semua zat kimia dan bahan lain dan jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :

  1. Memberantas atau mencegah hama-hama serta penyakit-penyakit yang merusak tanaman, bagian-bagian tanaman atau hasil-hasil pertanian
  2. Memberantas rerumputan atau tanaman pengganggu atau gulma
  3. Mematikan daun serta mencegah pertumbuhan yang tidak diinginkan
  4. Mengatur atau merangsang pertumbuhan tanaman atau bagian-bagian tanaman, tidak termasuk yaitu pupuk
  5. Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan serta beragam jenis hewan ternak
  6. Memberantas atau mencegah dari hama-hama air
  7. Memberantas atau mencegah binatang-binatang serta jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan
  8. Memberantas atau mencegah binatang-binatang yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia dan binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air

Disisi lainnya, Dalam Undang-Undang yaitu No. 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, yang dimaksud dengan Pestisida ialah zat pengatur dan perangsang tumbuh, bahan lain, dan organisme renik, atau virus yang digunakan untuk dapat melakukan perlindungan tanaman.

Contoh Insektisida

Berikut beberapa contoh insekstisida yang kerapkali dipergunakan oleh masyarakat, Antara lain;

Nama dagang : CASCADE

Nama bahan aktif : Flufenoksuron 50 gr/l

Formulasi : 50 EC

Bobot/volume : 300 ml

Jenis pestisida : Insektisida cair

Nama dagang : FURRADAN

Nama bahan aktif : Karbofuran 3%

Formulasi : 3GR

Bobot/volume : 2 kg

Jenis pestisida : Sistemik

Nama dagang : DECIS

Nama bahan aktif : Deltametrin 25 gr/l

Formulasi : 2,5 EC

Bobot/volume : 500 ml

Jenis pestisida : Insektisida cair

Nama dagang : CURRATER

Nama bahan aktif : Karbofuran 3%

Formulasi : –

Bobot/volume : 2 kg

Jenis pestisida : Insektisida

Nama dagang : SEVIN

Nama bahan aktif : Karbani 85%

Formulasi : 85 S

Bobot/volume : 500 g

Jenis pestisida : Insektisida

Nama dagang : MARSHAL

Nama bahan aktif : Karbonsulfat 25,53%

Formulasi : 25 ST

Bobot/volume : 20 g

Jenis pestisida : Insektisida

Nama dagang : BVR ( Beauveria Bassiana )

Nama bahan aktif : –

Formulasi : –

Bobot/volume : 100 g

Jenis pestisida : Insektisida

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa insektisida merupakan jenis pestisida yang berguna untuk memberantas hama dan beragam contoh gulma dalam bidang pertanian. Meski demikian,  yang perlu setidaknya dipahami bahwa dampak penggunaan pestisida tidak akan terlihat secara langsung, namun akan terasa pada tahun-tahun akan datang.

Beberapa pestisida sudah diteliti dapat bersifat carsinogenic agent, mutagenic agent, teratogenic agent, serta menimbulkan penyakit. Selain itu insektisida dapat menyebabkan pengaruh resisten pada tumbuhan atau hama pengganggu.

Nah, demikianlah serangkaian penjelasan mengenai materi pertanian. Khususnya tentang pengertian insektisida menurut para ahli, jenis, fungsi, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta pemahaman kepada pembaca.

5/5 - (2 votes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *