Pengertian Kepala, Struktur, dan fungsinya

Diposting pada

Kepala Adalah

Kepala merupakan bagian tubuh dari suatu organisme dimana tempat mata, hidung, telinga, mulut, dan otak  berada. Kepala manusia atau hewan bisa dikatakan rumah bagi semua organ sensorik utama tubuh, dan bagian yang terpenting adalah otak.

Meskipun hidung, telinga, lidah, saraf, dan bagian lain itu penting namun tanpa otak yang sehat, semuanya akan sia-sia dan tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Namun bukan berarti bagian lain tidak penting, semua bagian meupakan hal yang sanga penting karena mereka bersama- sama berfungsi sebagai alat indera dan pusat pemrosesan tubuh dengan menyampaikan informasi sensorik ke otak. Selain itu pada kepala terdapat wajah yang merupakan pembeda individu dengan individu lainnya. Artinya  dengan melalui wajah manusia dapat dikenali.

Kepala

Kepala merupakan bagian dari organisme yang biasanya meliputi telinga, otak, dahi, pipi, dagu, mata, hidung, dan mulut, yang masing-masing membantu dalam berbagai fungsi sensorik seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, dan rasa.

Dalam anatomi manusia kepala merupakan bagian rostral yag berada berada di bagian atas tubuh manusia untuk mendukung wajah dan dilindungi oleh tengkorak, yang dengan sendirinya membungkus otak. Kepala bagi manusia merupakan unit anantomis yang terdiri dari tengkorak, tulang hyoid dan tulang leher. Fungsinya termasuk untuk menerima suplai darah melalui pembuluh nadi kepala eksternal dan interal.

Kepala berisi organ sensorik: dua mata, dua telinga, hidung dan lidah di dalam mulut dan juga untuk menampung otak. Bersama-sama, organ-organ ini berfungsi sebagai pusat pemrosesan tubuh dengan menyampaikan informasi sensorik ke otak.

Manusia dapat memproses informasi lebih cepat dengan memiliki gugus saraf pusat ini.  Pada manusia. Korteks prefrontal (PFC) adalah wilayah lobus frontal yang paling rentan terhadap cedera. Pada kebanyakan hewan dan manusia, kepala adalah bagian paling atas dari tubuh tempat otak, mata, telinga, hidung, dan mulut berada. Kepala manusia (relatif terhadap tubuh) dianggap sebagai yang terbesar di antara hewan lainnya. Akan tetapi, kepala pada beberapa hewa tidak ditemukan di bagian paling atas (anterior) tubuh mereka.

Misalnya, cumi-cumi memiliki kepala-kaki di mana lengan dan tentakelnya berada. Hewan lain seperti bintang laut tidak memiliki kepala yang khas. Bintang laut memiliki bintik mata di ujung lengan, mulut di tengah, dan otak yang tidak terpusat.

Pengertian Kepala

Kepala dalam konteks suatu organisme merupakan terutama bagian tubuh yang mengandung otak dan/ atau sebagian besar organ yang digunakan untuk makan dan penginderaan. Kepala merupakan bagian tubuh diatas leher dimana terdapat mata, hidung, mulut, dan otak.

Kepala pada manusia dan sebagian besar hewan terletak di salah satu ujung tubuh, yang berisi neuron dengan kepadatan tertinggi, dan seringkali terdapat organ indera lainnya. Pada manusia, kepala berisi otak, yang terbungkus tengkorak pelindung, serta mata, telinga, hidung, dan mulut. Sedangkan beberapa hewan yang sangat sederhana tidak memiliki kepala, namun hewan berbentuk simetris bilateral umumnya memiliki kepala.

Kepala diperkirakan telah berevolusi melalui proses yang disebut “sefalisasi”. Istilah ini berasal dari “kephalo” untuk “kepala”. Diperkirakan bahwa pengelompokan saraf yang berdekatan memungkinkan pemrosesan informasi yang lebih cepat dan lebih kompleks.

Sehingga memberi keuntungan bagi organisme dengan memungkinkan mereka merespons lebih cepat dan lebih cerdas. Akibatnya, seiring waktu, neuron cenderung berkumpul di dekat salah satu ujung organisme.

Pengertian Kepala Menurut Para Ahli

Adapun definisi kepala menurut para ahli, antara lain:

  1. Biology Online, Bagian kepala suatu organisme merupakan bagian tubuh yang mengandung otak atau sebagian besar organ yang digunakan untuk makan dan penginderaan.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kepala adalah bagian tubuh yang di atas leher (pada manusia dan beberapa jenis hewan merupakan tempat otak, pusat jaringan saraf, dan beberapa pusat indra).
  3. Merriam Webster, Kepala dapat didefinisikan sebagai bagian atas atau anterior tubuh hewan yang berisi otak, organ indera utama, dan mulut.

Struktur Kepala

Struktur kepala terdiri atas:

  1. Otak

Otak merupakan organ paling kompleks dan salah satu bagian di kepala yang meupakan organ utama dari istem saraf pusat manusia. Manusia memiliki otak yang strukturnya mirip dengan dtruktur otak mamalia lain, tapi pada manusia korteks serebralnya lebih berkembang sehingga mampu menjalankan funsgi kognitif lebih canggih termasuk dalam hal pengendalian diri, penalaran atau perencanaan serta abstrak.

Terbungkus dalam tengkorak, otak adalah pembawa semua informasi yang terpusat pada tubuh. Sebagian besar tugasnya melibatkan menerima informasi dari seluruh tubuh, menafsirkan informasi itu, dan kemudian membimbing respons tubuh terhadapnya.

  1. Tengkorak

Tengkorak adalah struktur tulang yang membentuk kepala pada vertebrata. Ini mendukung struktur wajah dan menyediakan rongga pelindung untuk otak. Tengkorak terdiri dari dua bagian: tengkorak dan rahang bawah. Pada manusia, dua bagian ini adalah neurokranium dan viscerokranium (kerangka wajah) yang memasukkan mandibula sebagai tulang terbesarnya.

Tengkorak membentuk bagian paling anterior dari kerangka dan merupakan produk dari cephalization, menampung otak, dan beberapa struktur sensorik seperti mata, telinga, hidung, dan mulut. Pada manusia, struktur sensorik ini merupakan bagian dari kerangka wajah.

  1. Wajah

Wajah merupakan organ sensorik pusat untuk manusia dan spesies lain. Tulang wajah berfungsi untuk emmeberikan identitas manusia sehingga dapat dikenali dan dapat dibedakan satu sama lain. Di wajah terdapat mata, hidung, mulut, dagu, pipi. Selain itu tulang wajah juga merupakan kunci komunikasi dan ekspresi yang menggambarkan emosi manusia.

  1. Hidung

Hidung merupakan struktur menonjol diantara mata yang berfungsi sebagai pintu masuk saluran pernafasan dan berisi organ penciuman. Hidung menyediakan udara untuk respirasi, juga sebagai indra penciuman, mengkondisikan udara dengan menyaringnya melalui bulu-bulu halus di hidung, menghangatkan, melembabkan, dan membersihkan udara dari puing-puing asing yang dikarenakan dari proses penghirupan.

  1. Mata

Mata merupakan organ sistem visual. Mata berfungsi sebagi penglihatan dan berkemampuan untuk menerima dan memproses detail visual, serta memungkinkan beberapa fungsi respons yang tidak bergantung pada penglihatan. Mata mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi impuls elektro-kimiawi di neuron. Pada manusia, memiliki organ indera khusus yang mampu menerima gambar visual, yang kemudian dibawa ke otak.

  1. Telinga 

Telinga merupakan organ pendengaran dan keseimbangan yang mendeteksi dan menganalisis suara dengan transduksi (atau pengubahan gelombang suara menjadi impuls elektrokimia) dan menjaga keseimbangan (keseimbangan).

Telinga pada manusia dan sebagaian besar mamalia lainnya merupakan organ indera yang memiliki dua fungsi berbeda: pendengaran dan keseimbangan postural dan koordinasi gerakan kepala dan mata. Secara anatomis, telinga memiliki tiga bagian yang dapat dibedakan: telinga luar, tengah, dan dalam.

  1. Mulut/Rongga Mulut

Mulut dalam anatomi manusia merupakan rongga berbentuk oval di dalam kerangka tengkorak. Dua fungsi utama mulut adalah makan (sebagai asupan dan pencernaan awal makanan) dan berbicara. Bagian mulut meliputi bibir, ruang depan, rongga mulut, gusi, gigi, langit-langit keras dan lunak, lidah dan kelenjar ludah.

Mulut berisi banyak organ lain, seperti gigi, lidah, dan saluran kelenjar ludah, yang bekerja sama untuk membantu pencernaan dan pencernaan makanan. Mulut juga memainkan peran utama dalam produksi ucapan melalui gerakan lidah, bibir, dan pipi.

  1. Rambut

Rambut merupakan bagian tubuh manusia yang bentuknya seperti helai-helai benang yang tumbuh menempel di kulit dan mengandung keratin. Meskipun bentuknya tipis namun rambut memiliki fungsi yang sangat besar diantaranya adalah untuk melindungi kepala dari sengatan matahari secara langsung dan juga melindungi dari hawa dingin.

Rambut di kepala manusia jumlahnya tidak kurang dari 100.000 helai, dan akan mengalami kerontokan setiap 50 hingga 100 helai perhari namun rambut akan tumbuh kembali setiap helainya dalam jangka waktu 2 hingga 6 tahun.

Fungsi Kepala

Kepala memiliki fungsi yang penting bagi makhluk hidup, antara lain:

  1. Tengkorak kepala manusia berfungsi untuk melindungi otak, memperbaiki jarak antara mata untuk memungkinkan penglihatan stereoskopis, dan memperbaiki posisi telinga untuk memungkinkan lokalisasi suara dari arah dan jarak suara. Pada beberapa arti hewan, seperti ungulata bertanduk (mamalia berkuku), tengkorak juga memiliki fungsi pertahanan dengan menyediakan tunggangan (pada tulang frontal) untuk tanduk.
  2. Pada manusia dan hewan, kepala biasanya berfungsi sebagai pusat pemrosesan informasi. Informasi dari organ indera dan tubuh diteruskan ke otak, yang merupakan pusat saraf yang terdapat di kepala. Bahkan organisme yang sangat sederhana sering kali memiliki titik di mana saraf mereka terkonsentrasi, bersama dengan sel apa pun yang mereka miliki seperti fotoreseptor.
  3. Otak dapat memproses informasi tentang lingkungan untuk membuat keputusan, menyimpan ingatan dan keterampilan, dan membuat perubahan pada perilaku dan keadaan emosional.
  4. Di kepala jugaterdapat alat inderayang berguna untuk penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan pada beberapa organisme terdapat
  5. Di kepala manusia khususnya diwajah merupakan ciri utama yang membedakan seseorang dari orang lain, hal ini dikarenakan pada wajah terdapat fitur-fitur khas yang mudah dikenali, seperti misalnya bentuk-bentuk organ indrawi, rambut, warna mata, keriput-keriput kulit, dan lain sebgainya.

Demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkaitan dengan pengertian kepala menurut para ahli, struktur, dan fungsinya. Semoga memberikan wawasan bagi kalian semuanya yang sedang membutuhkan referensinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *