Pengertian Pupuk TSP, Kandungan, Ciri, Manfaat, dan Cara Penggunaan

Diposting pada

Pupuk TSP Adalah

Pupuk TSP sekarang ini menjadi salah satu pupuk yang memang banyak sekali jenisnya. Bahkan jenis pupuk ini terbagi menjadi dua yaitu pupuk organik dan juga anorganik. Tentunya zaman dulu kebanyakan dari para petani lebih suka dengan menggunakan pupuk organik. Hal ini di karenakan lebih hemat dari segi biaya bahkan juga kita bisa membuatnya sendiri di rumah.

Pupuk organik memang dapat memanfaatkan berbagai macam limbah yang ada di sekitar anda. Berbeda lagi dengan pupuk anorganik yaitu pupuk buatan dari sebuah pabrik. Namun kini pupuk yang satu ini juga bisa mulai di cari para petani. Kini kita bisa menggunakan pupuk TSP untuk dapat tanaman anda.

Pupuk TSP

TSP merupakan singkatan dalam bahasa inggris “triple super phosphate” yang artinya tempat penyuburan tanah untuk memperbiki kwalitas tanaman dalam bidang pertanian, baik perkebunan, sawah, ladang, ataupun sektor yang lainnya.

Pengertian Pupuk TSP

Pupuk TSP adalah nutrient anorganik yang biasanya di manfaatkan guna dapat memperbaiki unsur hara tanah untuk pertanian. Rumus kimia dari pupuk ini yaitu Ca(H2PO4). Mencukupi kebutuhan hara pada tanah memang perlu kita perhatikan.

Pupuk TSP ialah salah satu pupuk sumber hara fosfor pertama yang mempunyai hasil analisa kandungan cukup tinggi serta dipakai secara luas di masyarakat. Secara teknis di kenal sebagai calcium dihydrogen phosphate serta juga monocalcium phosphate, [Ca(H2PO4)2 .H2O].

Meskipun pupuk TSP adalah sumber pupuk P yang sempurna, tetapi penggunaannya bisa disubstitusi dengan pupuk P varian yang lain seperti yaitu Rock Phosphate, SP36, DAP dan lain-lain.

Kandungan Pupuk TSP dan Ciri

Pupuk TSP ialah nutrient organik yang digunakan untuk memperbaiki hara tanah dalam pengertian budiaya pertanian. Pupuk Triple Super Phosphate (TSP) mempunyai kandungan antara lain seperti fosfor sekitar 44-46% dalam bentuk P2O5.

Pupuk TSP bisa berbentuk granul (butiran) berwarna abu-abu. Pupuk fosfor berbentuk butiran (granular) umumnya tidak bisa mudah larut dalam air, bereaksi lambat dan tidak higroskopis. Pupuk TSP dapat digunakan sebagai pupuk dasar maupun pupuk susulan. Dari semua kekurangan yang dimiliki oleh yaitu pupuk TSP ini pastinya dari segi manfaatnya masih terbilang bagus untuk pertumbuhan akar tanaman.

Jadi buat kita yang berkeinginan membuat akar dari tanaman yang kita miliki menjadi semakin kuat, sehat serta juga lebat tentunya bisa memilih menggunakan pupuk TSP ini.

Pupuk TSP yang mana buatan dari pabrik ini tentu saja juga dapat di buru oleh para petani. Dengan beragam manfaat yang bisa di hadirkannya ternyata pupuk ini juga mampu memikat hati para petani untuk menggunakan pupuk tersebut.

Biasanya para petani hanya dapat berkecimpung pada pupuk Urea, pupuk ZA atau bahkan Pupuk Phonska saja. Namun kini sebagian besar petani telah banyak yang mencoba menggunakan pupuk TSP ini. Jika tanaman kelapa sawit yang kita miliki sudah menggunakan pupuk TSP ini pastinya tanaman kita bakalan tumbuh dengan subur bahkan juga dapat menghasilkan panen yang berkualitas dengan hasil yang begitu melimpah.

Memiliki tanaman kelapa sawit yang berkualitas pastinya menjadi keinginan para petani. Terlebih mereka yang dapat mengandalkan penghasilannya dari mata pencahariannya sebagai petani kelapa sawit.

Perawatan yang tepat juga dapat menunjang melimpahnya hasil panen. Sehingga dalam hal pemupukannya juga perlu kita perhatikan. Jangan sampai tanaman kelapa sawit yang kita miliki kekurangan pupuk atau bahkan malah kelebihan pupuk. Pastikan kita bisa memberikan takaran dosis yang tepat untuk bisa pemberian Pupuk TSP ini pada tanaman anda.

Manfaat Pupuk TSP

Pastinya pupuk TSP ini juga memiliki kegunaan yang penting untuk pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Maka sudah sangatlah wajar jika para petani kelapa sawit lebih suka dengan menggunakan jenis pupuk tersebut. Jika kita merasa penasaran dengan manfaat dari pupuk TSP, sebaiknya kita ketahui berbagai macam manfaatnya sebagai berikut ini;

  • Dapat mampu menyusun asam nukleat.
  • Mempunyai peranan penting saat proses fotosintesis serta  juga respirasi.
  • Dapat mampu merangsang perkembangan akar dari tanaman kelapa sawit.
  • Akar ataupun batang dari kelapa sawit bakalan semakin kuat sehingga tidak akan mudah untuk roboh.
  • Dapat mampu meningkatkan ketahanan kelapa sawit dari kekeringan.
  • Dapat mampu memicu pembentukan biji sekaligus menghasilkan buah kelapa sawit.
  • Bobot dari buah kelapa sawit akan bisa semakin meningkat.
  • Mempunyai peranan yang penting dalam proses pemasakan buah kelapa sawit.
  • Masa panen kelapa sawit yaitu terbilang semakin cepat.

Fungsi Pupuk TSP/RP bagi Kelapa Sawit

Adapun khusus untuk manfaat pupuk TSP/RP bagi tanaman kelapa sawit, antara lain adalah sebagai berikut;

Untuk pertumbuhan akar unsur hara phosfat

Hal tersebut lantaran pada pupuk TSP/RP  paling besar yaitu berguna untuk pertumbuhan akar kelapa sawit dalam hal ini berguna untuk menunjang batang tetap tegak untuk dapat menahan daun dan buah.  Untuk pembentukan bakal buah Bersama dengan unsur hara yang lain untuk bisa pembentukan buah kelapa sawit.

Berbagai macam manfaat penting dari suatu pemberian pupuk TSP pada tanaman kelapa sawit. Tentunya dengan berbagai macam manfaatnya tersebut, para petani pun tidak akan dapat merasa ragu lagi untuk menjatuhkan pilihannya pada pupuk TSP ini. Memang banyak sekali jenis pupuk anorganik yang berada di pasaran. Bahkan semuanya sudah hadir dengan harga yang sangat terjangkau.

Banyaknya pilihan pupuk anorganik seakan bisa mampu memberikan banyak pilihan pada petani untuk dapat menentukan jenis pupuk yang cocok bagi tanaman mereka. Setidaknya berbagai jenis pupuk yang ada memang memiliki kelebihan maupun kekurangan tersendiri. Hal ini memang telah menjadi sesuatu yang terbilang wajar. Jika kita ingin melakukan pemupukan pada tanaman kelapa sawit yang kita miliki, tidak ada salahnya kita memilih pupuk TSP ini.

Cara Menggunaan Pupuk TSP

Penggunaan dari pupuk TSP ini pada tanaman kelapa sawit bisa di lakukan dengan cara menaburkannya di area piringan atau bahkan dengan cara di benamkan sesuai dengan takaran dosis yang sudah di rekomendasikan. Pupuk tersebut bisa kita taburkan dengan jarak sekitar 25 cm dari pangkal batangnya hingga pada ujung piringan.

Pemupukan memang telah seharusnya dapat menggunakan alat takaran dengan tujuan supaya dosisnya masih tetap terjaga. Sehingga pada penyimpangan yang akan terjadi tidak akan terlalu banyak. Biasanya pupuk yang satu ini juga sering di aplikasikan sebanyak dua kali dalam waktu setahun. Dimana bisa kita awali saat musim hujan bahkan juga pada saat akhir dari musim hujan.

Tentunya penggunaan pupuk TSP untuk bisa tanaman kelapa sawit ini mudah sekali untuk di terapkan. Terlebih bagi kita seorang petani kelapa sawit pastinya tidak akan dapat merasa bingung lagi dengan cara menggunakan pupuk tersebut untuk tanaman yang kita miliki.

Memang cara tersebut di nilai lebih mudah banyak semua petani juga dapat melakukannya. Hanya saja bagi kita yang masih pemula yaitu sebagai petani tentu saja masih merasa bingung dengan cara penggunaan pupuk TSP ini pada tanaman kelapa sawit yang kita miliki.

Keunggulan Pupuk TSP

TSP memiliki berbagai keuntungan agronomis yang bisa membuatnya sedemikian popuer sebagai pupuk sumber P selama beberapa waktu. Antara lain;

Memiliki kandungan yaitu P tertinggi diantara pupuk karakter kering yang tidak mengandung Nitrogen (N). Keuntungan lainnya ialah bahwa hampir 90% kandungan P nya dapat bersifat Mudah larut dalam air (water soluble), sehingga bisa dengan cepat atau segera tersedia untuk diserap oleh tanaman.

Begitu ditebar di tanah yang lembab, segera bentuk butirannya akan meluruh, kemudian campuran tanah-TSP ini akan bisa menjadi bersifat asam. TSP juga mengandung 15% Kalsium (Ca), yang dapat menyediakan unsur hara tambahan bagi tanaman.

Tata Kelola Pemupukan

Saat aplikai, Semua jenis pupuk P termasuk TSP ini harus dapat di atur sehingga bisa mengurangi kehilangan hara dikarenakan faktor luar seperti aliran air run-off atau terbawa aliran air, leaching, dan lain-lain. Sejumlah hara P yang terbawa air serta masuk ke perairan bebas seperi danau, kolam penampungan, dan lain-lain dapat menyebabkan timbulnya masalah algae booming(tumbuhnya alga atau ganggang yang berlebih), sehingga bisa mengganggu keseimbangan ekosistem lokal.

Rekomendasi Pemupukan

Dengan beragamnya kebutuhan tanaman atas unsur hara P, Pupuk TSP mempunyai jangkauan akses dipakai yang cukup luas. Hampir setiap tanaman budidaya dapat memerlukan unsur hara P. Yang berbeda di dosis per jenis tanaman, hal ini karena ada berbagai faktor yang mempengaruhinya.

Nah, demikianlah serangkaian tulisan mengenai pengertian pupuk TSP menurut para ahli, kandungan, ciri, manfaat, dan cara menggunakannya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah referensi mendalm bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *