Pengertian Teknologi Pertanian, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Teknologi Pertanian Adalah

Teknologi pertanian menjadi salah satu usaha penerapan ilmu terapan dan teknik pada pengertian budidaya bidang pertanian untuk memudahkan manusia dalam mengelola sumber daya alam, hewan, dan arti tumbuhan yang ada di bumi.

Sehingga prihal ini penggunaan teknologi pertanian mampu mencapai hasil yang maksimal guna meningkatkan kesejahteraan.

Teknologi Pertanian

Istilah penggunaan kata teknologi pertanian berasal dari kata teknologi dan pertanian. Teknologi sendiri dianggap sebagai penerapan dan pengembangan ilmu pada alat mesin untuk membantu manusia dalam mengelola atau menyelesaikan masalah kehidupan. Adapun pertanian ialah usaha manusia untuk menghasilkan bahan pangan, produk lahan, dan jenis hewan ternak dengan memanfaatkan sumber daya alam tumbuhan.

Pengertian Teknologi Pertanian

Teknologi pertanian adalah penerapan serangkaian bentuk ilmu terapan dan teknik pada kegiatan pertanian yang kemudian dijadikan sebagai prinsip matematika dan ilmu pengetahuan alam dalam rangka pendayagunaan secara ekonomis sumberdaya pertanian dan sumberdaya alam untuk kesejahteraan manusia.

Pengertian Teknologi Pertanian Menurut Para Ahli

Adapun definisi teknologi pertanian menurut para ahli, yaitu;

  1. Soeprodjo (1994), Pengertian teknologi pertanian adalah disiplin pengetahuan yang mempelajari secara praktik dan empirik dengan sifat pragmatik finalistik dengan didasari pada pahan mekanistik vitalistik untuk sistem pengolahan dan pengamanan hasil produksi.

Ruang Lingkup Teknologi Pertanian

Untuk ruang lingkup yang menjadi kajian dalam teknologi pertanian. Antara lain;

  1. Pertanian dan Biosistem

Bidang teknik pertanian berdasarkan pada ilmu keteknikan pertanian seperti ilmu perhitungan matematika serta sejenisnya. Bidang teknik biosistem adalah ilmu teknik tentang perencanaan alat produksi dan penerapan pengolahan hasil pertanian.

Diharapkan dengan mempelajari ilmu keteknikan ini maka hasil produksi pertanian bisa maksimal dengan optimasi alat-alat pertanian tradisional dan modern. Teknik Pertanian juga bisa mencakup ilmu bidang tentang teknik irigasi (pembuatan hingga pemeliharaan), teknik tanah, eklektrifikasi, energi pertanian, bangunan dan lingkungan pertanian.

  1. Pangan dan Hasil Pertanian

Bidang teknologi pertanian serta hasil pertanian meliputi ilmu yang mempelajari tentang teknik pengolahan hasil pertanian mulai dari pemanenan hingga menjadi produk hasil pertanian yang siap dipasarkan. Ilmu teknologi pertanian ini meliputi metode mengolah hasil serta optimasi proses serta cara pengolahan untuk dapat menghasilkan produk pertanian dengan hasil kualitas tinggi.

  1. Industri Pertanian

Bidang teknologi industri pertanian adalah ilmu yang mempelajari tentang optimasi pertanian dengan industri pertanian. Bidang ilmu teknologi industri pertanian adalah bidang keteknikan dengan mengoptimalkan seluruh bagian pertanian seperti:

  1. Fungsi material hasil pertanian
  2. Alat pertanian
  3. Metode pengolahan hasil
  4. Pengelolaan modal untuk bisa mendapatkan keuntungan hasil pertanian yang tinggi

Tujuan Teknologi Pertanian

Tujuan yang diperlukan dalam mempelajari teknologi pertanian. Antara lain;

  1. Pengembangan potensi sumberdaya

Mempelajari teknologi pertanian sejatinya dapat memegang peranan penting dalam pengembangan potensi sumberdaya tanaman pangan, sumberdaya peternakan, dan sumberdaya perikanan. Teknologi yang dihasilkan dari penelitian serta pengkajian (litkaji) akan menjadi sia-sia apabila tidak diaplikasikan di lapangan.

Terutama dalam upaya pemberdayaan masyarakat tani. Kondisi di lapangan dapat menunjukkan masih rendahnya atau terbatasnya informasi teknologi yang diterima oleh petani atau pengguna baik dari Balai Penelitian, Balai Pengkajian maupun Perguruan Tinggi.

Keberhasilan diseminasi teknologi pertanian sangat tergantung pada kesesuaian antara informasi teknologi pertanian yang dapat diseminasikan dengan yang dibutuhkan serta memperhatikan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian atau pengkajian akan kurang bermanfaat apabila tidak diikuti dengan usaha penyebarluasan informasi baik melalui media cetak, elektronik serta pertemuan, salah satunya Temu Aplikasi Paket Teknologi Pertanian.

  1. Agar Lebih Efesien

Teknologi pada bidang pertanian yang lebih terjangkau. Dimana dahulu teknologi yang sederhana yang dapat digunakan oleh para petani sangat dekat dan dapat diproduksi sendiri oleh petani. Oleh karena itu pemerintah harus campur tangan agar perkembangan teknologi pertanian ke depan dapat dimengerti dan dijangkau oleh kantong petani di Indonesia.

  1. Jangka Panjang

Ramah Lingkungan untuk dapat keberlanjutan jangka panjang kedepannya, teknologi haruslah ramah lingkungan. Para petani pastinya akan mempertimbangkan kelanjutan, dan tidak akan merusak ekosistem harus menjadi prinsip dalam membuat teknologi pertanian.

Teknologi ini juga penting untuk masa depan indonesia dan dunia Indonesia sendiri ialah Negara agraris dengan sumber daya alam yang tinggi, sehingga potensi pertanian di Indonesia sangat mendukung. Selain itu Indonesia juga dapat terbentang pada khatulistiwa yang memiliki iklim tropis, sehingga menciptakan keanekaragaman hayati serta menjadi lirikan bagi Negara-negara asing, terutama pada sector pertanian.

Sedangkan pertanian itu sendiri ialah sebuah sector yang juga memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, karena ini bisa menjadi dasar penyediaan sandang, papan, serta pangan dalam menjalankan kehidupan. Di Indonesia sector pertanian bisa menjadi tumpuan kehidupan masyarakat pada umumnya, karena Indonesia adalah Negara agraris. Oleh karena itu banyak warga Negara Indonesia yang juga berprofesi sebagai petani.

Manfaat Teknologi Pertanian

Beberapa kegunaan dalam pengampikasian teknologi pertanian. Antara lain;

  1. Keberhasilan produktivitas

Peran serta dalam teknologi pertanian ialah untuk keberhasilan produktivitas usaha tani yang dihasilkan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk otomatis kebutuhan akan papan, sandang, serta pangan akan semakin meningkat, terlebih pada kebutuhan pangan.

Dengan demikian dunia pertanian harus dapat bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia, dengan melakukan tahap demi tahap supaya produksi yang juga dihasilkan dapat memuaskan. Mempercepat Pekerjaan para Petani.

  1. Pengelolaan Lebih Maksimal

Pada pengolahan beragam jenis lahan pertanian yang luas juga membuat para petani memerlukan waktu yang cukup lama tanpa adanya teknologi, namun dengan adanya teknologi maka petani akan lebih mudah serta cepat dalam mengolah lahan mereka.

Seperti contohnya yaitu penggunaan mesin traktor yang dulunyanya menggunakan kerbau. Meningkatkan Hasil dari Produksi Pertanian. Petani dulu biasanya dapat menanam jagung biasa namun sekarang dengan cara pengawinan tanaman jagung bisa menghasilkan jagung hibrida yang lebih banyak hasil serta lebih menarik bentuk fisik dari jagung tersebut.

  1. Pengembangan Alat Pertanian

Teknologi dalam bidang pertanian ialah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya, sedangkan teknologi pertanian ialah semua teknologi yang berhubungan dengan pertanian.

Dimana hampir seluruh hidup kita berhubungan dengan pertanian, yaitu kita makan nasi, nasi berasal dari hasil pertanian, kita minum susu, susu berasal dari perternakan (peternakan termasuk pertanian karena di Indonesia belum ada yaitu menteri peternakan).

Sekarang ini kita telah mulai menggunakan biodiesel pengganti solar yang mana biodiesel tersebut berasal dari kelapa sawit yang juga bisa berasal dari pertanian.

Contoh Teknologi Pertanian

Adapun beberapa contoh teknologi pertanian dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja;

  1. Benih Unggul

Semua proses pertanian kini hampir semua tidak dapat lepas dari teknologi. Bahkan perusahan benih menawarkan teknologi perbenihan dalam rangka dapat menghasilkan arti benih yang unggul. Contoh benih unggul ialah benih jagung hibrida. Jagung ni punya rendemen tongkol yang tinggi, biji yang maikn banyak, serta masa tanam yang lebih singkat.

  1. Pupuk Kimia

Perusahaan obat-obatan serta pupuk kimia menggunakan teknologi canggih akan menawarkan berbagai macam produknya untuk dapat membantu meningkatkan produktifitas serta menangani berbagai bentuk hama pada tanaman.

  1. Alat Pertanian Modern

Perusahaan-perusahaan alat pertanian pun bertebaran menawarkan produknya mulai dari yaitu mesin pompa air hingga hand tractor. Sedangkan mesin-mesin untuk dapat digunakan sebagai pengolah setalah panen juga menjadi semakin bertebaran. Disinilah akan terlihat beberapa penerapan teknologi pertanian di indonesia. Misalnya saja;

  1. Alat Penanam Padi Jarwo Transplanter

Alat ini dapat direkomendasikan oleh bagian penelitian dan pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian. Jarwo adalah kependekan dari jajar legowo dari jawa timur. Konsep alat ini ialah memberikan jarak yang pas antara satu barisan padi serta barisan padi lainnya. menururt riset, sistem ini ternyata mampu dapat meningkatkan produksi sampai dengan 30%.

  1. Mesin Pemanen Padi Indo Combine Harvester

Alat ini juga hasil kreasi dari Litbang Pertanian Indonesia. Karena canggihnya, alat ini setidaknya punya suatu kelebihan seperti berikut :

  1. Mempunyai diameter yang lebih rendah, yaitu mencapai 0,13 kg per cm persegi
  2. Mampu dapat beroperasi di pertanian lahan basah
  3. Tusuk panen yang bisa dihasilkan kurang lebih 1%
  4. Kapasitas kerja super cepat, yaitu 4-6 jam per hektar
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa teknologi pertanian ialah praktik yang berlandaskan pemahaman mekanistik dengan penekanan pada objek formal rekayasa dalam pembuatan serta penerapan peralatan dan system produksi atau pengolahan hasil produksi.

Adapun menjadi objek formal dari ilmu teknologi pertnian berfokus pada suatu kegiatan pasca panen seperti pemungutan hasil dari budidaya tanaman dan peternakan. Dimana untuk falsafahnya teknologi pertanian adalah praktik-empirik yang bersifat pragmatik finalistik, dilandasi paham mekanistik-vitalistik dengan penekanan pada objek formal kerekayasaan dalam pembuatan serta penerapan peralatan, dan bangunan.

Sehingga apabila kita berbicara tentang teknologi pertanian, banyak hal yang terkait dalam teknologi pertanian tersebut. Dari mulai yogurt yang bisa mengurangi kolesterol sampai dengan biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi.

Nah, demikianlah referensi mengenai materi dalam pengertian teknologi pertanian menurut para ahli, ruang lingkup, tujuan, dan contohnya. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta menambah edukasi bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *