Pengertian Ternak, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

ternak adalah

Peternakan merupakan suatu kegiatan mengembangbiakkan atau membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut. Pengertian dari peternakan tidak terbatas pada pemeliharaaan saja melainkan terletak pada tujuan yang ditetapkan. Tujuan dari peternakan yakni mencari keuntungan dengan menerapkan bebagai prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi yang telah dikombinasikan dengan maksimal. Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian ternak, jenis, manfaat, dan contoh kegiatannya.

Ternak

Kegiatan ternak pada dasarnya terbagi menjadi dua golongan yakni peternakan hewan besar seperti sapi, kerbau dan kuda sedangkan untuk kelompok kedua yakni peternakan hewan kecil seperti ayam, kelinci, bebek, angsa dan hewan ternak lainnya.

Suatu kegiatan usaha agribisnis seperti peternakan musti mempunyai tujuan yang bermanfat untuk pelaku peternak. Sebagai evaluasi kegiatan yang dilakukan selama beternak salah atau contoh yang benar tujuan dari peternakan yakni tujuan komersil sebagai suatu cara untuk memperoleh keuntungan.

Apabila tujuan ini ditetapkan maka segala prinsip ekonomi perusahaan, ekonomi mikro atau makro, konsep akuntansi serta manajemen harus diterapkan, namun apabila peternakan dibuka dengan tujuan untuk pemanfaatan sumber daya misalnya tanah atau untuk mengisi waktu luang saja maka tujuan utamanya memang bukan merupakan aspek komersial akan tetapi harus tetap mengharapkan modal yang ditanamkan dapat kembali.

Pengertian Ternak

Ternak adalah kegiatan sengaja yang dilakukan untuk sumber pangan, sumber bahan baku industri, dan dipelihara untuk membantu pekerjaan manusia. Berbagai usaha untuk memelihara atau mengembangbiakan ternak disebut sebagai peternakan mencakup dari semua kegiatan perikanan untuk kelompok hewan tertentu dan usaha peternakan ini secara umum masuk pada bagian dari kegiatan pertanian.

Ternak dapat berupa binatang apa pun termasuk serangga dan vertebrata tingkat rendah seperti ikan atau katak. Meskipun demikian, dalam percakapan sehari-hari masyarakat biasanya merujuk kepada babi, sapi, kambing, domba, kuda, atau keledai untuk mamalia domestik dan unggas seperti ayam, angsa, kalkun atau itik untuk unggas,

Untuk tambahan sebagian daerah didunia juga dikenal hewan ternak yang khas seperti bison, burung unta, unta, llama, dan tikus belanda yang mungkin memang sengaja dipelihara sebagai ternak. Jenis hewan ternak sangat beragam diseluruh dunia dan menyebar ke seluruh bagian yang ada dibumi, hewan ternak juga banyak yang hidupnya bergantung pada sejumlah faktor seperti daerah asal, budaya lokal, iklim, permintaan konsumen, dan topografi.

Sebagian kelompok hewan selain unggas dan mamalia yang umum dipelihara oleh masyarakat juga disebut dengan hewan ternak, khususnya apabila dipelihara ditempat khusus serta tidak dibiarkan bebas keluar di alam terbuka.

Jenis Ternak

Macam-macam ternak yang dilakukan oleh manusia terbagi atas berbagai jenis, antara lain;

Ternak Hewan Besar

Ternak jenis ini yaitu suatu kegiatan memelihara atau membudidayakan hewan-hewan yang memiliki tubuh besar, seperti sapi, kuda, dan kerbau.

Ternak hewan ini memiliki tubuh yang cukup besar untuk dapat diambil manfaatnya dalam bentuk susu, daging, kulit, ataupun bisa dengan tenaganya sebagai alat transportasi atau membajak. Selain itu, kotorannya juga dapat digunakan sebagai pupuk alamiah yang dibutuhkan dalam usaha kegiatan pertanian dan perkebunan.

Ternak Hewan Kecil

Peternakan hewan kecil yaitu saatu cara memelihara dan mengembangbiakan hewan-hewan yang memiliki tubuh agak kecil seperti babi, kambing, domba, kelinci, dan lain sebagainya. Manfaat beternak hewan yang memiliki tubuh kecil yakni untuk diambil susu, daging, serta kulitnya, selain itu bagi yang hanya memiliki modal minim beternak hewan kecil cukup diminati.

Ternak Hewan Unggas

Ayam, bebek, angsa, itik, serta burung puyuh merupakan sebagian contoh hewan unggas yang banyak ditumbuhkembangkan oleh masyarakat. Manfaat dari suatu usaha ternak hewan unggas yakni untuk diambil daging, telur, bulu, dan juga dapat dijadikan sebagai penghibur untuk dinikmati suara atau keindahannya.

Manfaat Ternak

Manfaat yang didapatkan dari perternakan ini, antara lain sebagai berikut;

Peranan Ternak Dibidang Pertanian

Selain sebagai sumber protein dan kalori yang cukup tinggi ternak dimanfaatkan oleh masyarakat pada negara maju untuk dimanfaatkan dalam bidang pertanian antara lain sebagai sumber tenaga kerja, pupuk, tabungan serta meminimalisir resiko dalam kegiatan usaha tani.

Ternak Sebagai Sumber Tenaga Kerja

Inovasi pertanian yang cukup banyak menaikkan kapasitas produksi pangan yaitu digunakannya hewan untuk mengolah tanah atau membajak. Hal ini telah berlangsung setelah digunakannya irigasi sejak tahun 3000 SM, kemajuan baru ini telah memungkinkan penggunaan bagian makanan kasar atau roughage dalam bentuk energi yang tidak dapat dicerna oleh amanusia, akan  tetapi bisa dicerna oleh hewan menjadi produk ternak yang kemudian dapat dimakan oleh manusia.

Ternak Penghasil Pupuk

Selain manfaat ekonomis sebagai tenaga kerja ternak juga memiliki manfaat lain terutama pada ternak yang berukuran besar untuk dapat menghasilkan pupuk yang sangat berguna bagi pertanian.

Dilaporkan dari 2,8 juta ekor kerbau yang ada di Indonesia saja dapat menghasilkan 4.305.000 ton/hari yang dapat dimanfaatkan untuk memupuk 340.000 Ha tanah pertanian dan meningkatkan produksi pangan kurang lebih 30% itupun belum termasuk dari 7 juta ekor sapi dan kuda yang ada.

Peranan Ternak Lainnya Bagi Manusia

Selain pentingnya ternak untuk dapat dikonsumsi bagian daging, susu dan telur, masih ada sejumlah fungsi lain yang juga memiliki peranan ekonomis untuk peningkatan pendapatan atau tabungan seperti diolah pada bagian kulit setelah dimasak, tepung tulang, bahan industri, bahkan untuk obat-obatan, ternak percobaan, sebagai hiburan atau hobi (fancy breeding), fungsi sosial budaya seperti untuk korban, dan bahan perlengkapan perkawinan.

Ternak Sebagai Tambahan Penghasilan atau Tabungan

Adanya kemampuan pada ternak untuk dapat merubah rumput dan limbah pertanian menjadi daging, susu dan tenaga, maka nilai tambah yang dihasilkan ternak juga dapat menjadi sumber pendapatan dan tabungan bagi petani atau peternak.

Umumnya petani membeli ternak setelah panen dan menjualnya kembali saat masa paceklik atau ketika memerlukan dana ekstra yang berbentuk tunai untuk memenuhi hajat.

Sebagai Bahan Industri

Sebagai bahan industri produk ternak juga cukup penting untuk kelangsungan hidup manusia. Kulit yang telah disamak dapat digunakan sebagai bahan cornet beef, wool, sepatu, tas, jaket, lem, gelatin dan tepung tulang. Bahkan insulin pada ternak juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit diabetes yang diektraksi dari pankreas sapi, babi dan kerbau.

Ternak Untuk Fungsi Sosial

Dalam kehidupan social hewan atau ternak sering menjadi simbol status pada masyarakat baik melalui upacara keagamaan, perkawinan serta pada masyarakat primitif yang masih digunakan untuk sesajian. Bahkan sampai saat ini banyak masyarakatan yang membutuhkan telur ayam, bebek, angsa dan yang lainnya untuk digunakan dalam acara upacara keagamaan tertentu.

Contoh Ternak

Contoh jenis perteranakan yang bisa dilakukan sebagai bagian daripada pengertian home industri, antara lain;

Ayam

Ternak ayam merupakan hewan ternak yang paling umum dapat ditemukan hampir disetiap negara. Ayam umumnya dimanfaatkan daging atau telurnya. Ayam menjadi hewan paling digemari bagi para peternak karena pemeliharaan dan perwatan yang cukup mudah, murah serta efisien.

Bebek

Bebek merupakan jenis hewan unggas yang senang melakukan aktifitas di tempat yang banyak mengandung air seperti sungai, danau atau sawah. Bentuk paruh pada bebek yang memang dapat beradaptasi untuk lebih mudah mendapatkan makanan dari tempat yang berair seperti ikan, cacing, keong ataupun hewan air lainnya.

Bebek adalah hewan ternak yang sangat mudah untuk di pelihara terutama untuk wilayah pedesaan, karena makanan dan tempat tinggal bebek tidak terlalu khusus dan bisa diambil dari bekas makanan orang seperti nasi bekas atau lauk yang sudah tidak dapat dimakan.

Kambing

Kambing sangat mudah ditemukan hampir diseluruh perternak indonesia. Banyaknya peternak kambing diindonesia dilatar belakangi karena memang daging kambing cukup digemari dan banyak dicari oleh masyarakat. Harga kambing juga relatif terjangkau, umumnya dimanfaatkan untuk olahan makanan seperti sate kambing, gulai atau dapat juga dimanfaatkan sebagai ritual keagamaan seperti akikah.

Sapi

Sapi pada umumnya adalah hewan ternak yang cukup mahal untuk dijual karena hasil dagingnya yang cukup banyak untuk dapat diolah sebagai bahan pangan. Hampir sama dengan daging kambing, daging sapi cukup banyak digemari oleh masyarakat indonesia. Olahan daging sapi umumnya dijadikan sebagai berbagai macam olahan makanan serta juga dimanfaatkan sebagai olahan produksi pabrik yaitu penyedap rasa pada makanan.

Domba

Domba hampir sama persis dengan kambing dari segi cara beternak, bentuk dan budidayanya. Beternak domba diperlukan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil memelihara selain pada bagian daging yang menonjol dari domba juga didapatkan hasil pada bagian bulunya. Banyak manfaat yang bisa didapat dari bulu domba yakni digunakan untuk fashion seperti gaya pakaian yang sekarang ini cukup diminati.

Nah, itulah tadi penjelasan secara lengkapnya mengenai pengertian ternak menurut para ahli, jenis, manfaat, dan contohnya. Semoga artikel ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian, trimakasih.

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *