Penyakit yang Menyerang Tanaman Karet Kebo dan Pengendaliannya

Diposting pada

Penyakit Karet Daun Kebo

Karet kebo dengan nama latin ficus elastica ialah salah satu jenis tanaman hias yang populer dari genus ficus. Tanaman karet kebo bukan hanya bisa dijadikan sebagai tanaman hias, tapi ini sekaligus menjadi tanaman pelindung bagi tumbuhan lainnya. Tanaman yang satu ini berbentuk pohon dan memiliki umur panjang (parenial) sehingga sangatlah pantas jikalau dalam arti budidayanya tanaman ini diserang beragam macam penyakit.

Karet Kebo

Tanaman karet kebo ialah sebagai salah satu pohon hias populer yang tumbuh di seluruh dunia. Ini terdaftar sebagai “gulma lingkungan, preman taman (garden thug), dinaturalisasi, gulma” dalam Global Compendium of Weeds, hal ini sebagimana yang dijelaskan oleh Randall (2012).

Sedangkan menurut Pier (2014), tanaman ciri karet kebo ialah spesies tanaman yang bereproduksi dengan biji yang dapat berkecambah di mahkota pohon dan tumbuh ke bawah, sehingga sangat sulit untuk dikendalikan. Baca juga; Klasifikasi Karet Kebo dan Kandungannya

Penyakit Tanaman Karet Kebo

Penyakit yang menyerang bagian dalam akar, arti batang, daun dan bidang sadap pada tanaman kebo, sebagian besar disebabkan oleh arti jamur. Penyakit yang menyerang tersebut, antara lain:

  1. Penyakit pada akar, yang meliputi penyakit Akar putih (Jamur Rigidoporus lignosus), Akar merah (Jamur Ganoderma pseudoferrum), Jamur upas (Jamur Corticium salmonicolor).
  2. Penyakit pada batang, yang meliputi penyakit Kanker bercak (Jamur Phytophthora palmivora), Busuk pangkal batang (Jamur Botrydiplodia theobromae).
  3. Penyakit pada bidang sadap, yang meliputi penyakit Kanker garis (Jamur Phytophthora palmivora), Mouldy rot (Jamur Ceratocystis fimbriata).
  4. Penyakit pada Daun, yang meliputi penyakit Embun tepung (Jamur Oidium heveae), Penyakit colletorichum (Jamur Coletotrichum gloeosporoides), Penyakit Phytophthora (Jamur Phytophthora botriosa)

Selain jamur, yang biasa meyerang tanaman karet kebo ini ialah beragam jenis hama. Di antaranya:

  1. Kutu tanaman (Planococcus citri), gejalanya yaitu merusak tanaman dengan mengisap cairan dari pucuk batang dan daun muda. Bagian tanaman yang diisap menjadi kuning dan kering.
  2. Tungau (Hemitarsonemus , Paratetranychus), gejalanya yaitu mengisap cairan daun muda, daun tua, pucuk, sehingga tidak normal dan kerdil, daun berguguran.

Pengendalian Penyakit pada Tanaman Karet Kebo

Setelah mengetau jenis penyakit yang dapat merusak manfaat daun karet kebo ini. Penting diketaui tentang cara pengendalian dan pencegahannya, diantaranya yaitu sebagai berikut;

  1. Menanam bibit yang sehat dan dari klon yang resisten
  2. Melakukan pemupukan secara lengkap dan seimbang (makro – mikro) dengan jenis pupuk, dosis dan waktu yang tepat
  3. Melakukan pemangkasan tanaman penutup yang terlalu lebat
  4. Bagian tanaman yang terserang segera dimusnahkan
  5. Penyadapan tidak dilakukan terlalu dalam dan tidak terlalu dekat tanah
  6. Pisau yang digunakan untuk menyadap harus steril
  7. Khusus untuk penyakit embun tepung, daun digugurkan lebih awal dan segera dipupuk nitrogen dengan dosis dua kali lipat

Dari penjelasan diatas dapatlah disimpulan bahwasanya tanaman karet termasuk dalam famili Moraceae yang terdiri atas sekitar 40 genera dan 1000 spesies pohon, semak, liana, atau tumbuh-tumbuhan yang jarang (rarely herbs), hampir semuanya memiliki getah susu, dan terutama berasal dari daerah tropis atau subtropis yang didalam tumbuhnya ada beragam jenis penyakit dan solusi yang ditawarkan untuk pencegahan.

Itulah tad penjelasan serta pengulasan lengkap dari kami terkait dengan jenis penyakit yang menyerang tanaman karet kebo dan solusi mengatasinya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *