Pengertian Pertanian Organik, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pertanian Organik Adalah

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan, pertanian organik mulai banyak dilirik dan diminati. Pertanian organik yang pada dasarnya bertumpu pada aspek ekologi dan kesehatan menjadi pusat perhatian baru dikalangan pelaku pertanian.

Kondisi seperti ini tentunya sangat menguntungkan karena dampak negatif yang telah banyak merugikan dapat mulai dikurangi khususnya dalam bidang pertanian. Selain itu akan terjadi peningkatan kualitas dan kesehatan yang memberikan dampak baik bagi kelangsungan hidup.

Pertanian Organik

Pertanian organik merupakan suatu sistem dalam arti budidaya pertanian yang menggunakan bahan alami tanpa bahan kimia selama proses produksinya.  Di dalam pertanian organik dikenal istilah hukum pengembalian atau low of return memiliki arti bahwa suatu sistem yang berusaha untuk mengembalikan semua jenis bahan organik kedalam tanah baik dalam bentuk residu dan limbah pertanaman maupun ternak yang selanjutnya memiliki tujuan memberikan nutrisi untuk tanaman.

Pengertian Organik

Pertanian organik adalah suatu rangkaian dalam sistem produksi pertanaman yang berdasarkan daur ulang hara secara hayati, terutama mempergunakan strategi pemindahan hara secara cepat dari sisa tanaman, pupuk kompos menjadi biomassa tanah yang selanjutnya akan mengalami proses mineralisasi dan berakhir menjadi hara dalam tanah.

Dengan kata lain dalam pertanian organik terjadi daur ulang unsur hara melalui satu atau lebih tahapan bentuk senyawa organik sebelum diserap tanaman.

Prinsip Pertanian Organik

Adapun untuk prinsip yang dipergunakan dalam sistem pertanian organik, antara lain sebagai berikut;

Kesehatan

Dalam pelaksanaan pertanian orgnaik yang mnegacu pada prinsip kesehatan adalah pertanian organik harus dapat melestarikan dan meningkatkan kesehatan tanah, tanaman, manusia, hewan dan bumi sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Prinsip ini menunjukan bahwa kesehatan setiap individu tidak dapat dipisahkan dari kesehatan ekosistem yang meliputi tanah yang sehat akan menghasilkan tanaman sehat yang dapat mendukung kesehatan manusia dan hewan.

Pertanian organik yang dimaksudkan secara khusus untuk menghasilkan makanan bermutu tinggi dan bergizi yang mendukung pemeliharaan kesehatan sehingga dalam produksi dan pengolahannya harus menghindari penggunaan pestisida, pupuk sintetis, obat-obatan bagi hewan dan bahan adiktif makanan yang dapat merugikan kesehatan.

Ekologi

Selain kesehatan, pertanian organik juga harus didasarkan pada sistem dan siklus ekologi kehidupan. Dalam prinsip ini dinyatakan bahwa produksi didasarkan pada proses dan daur ulang ekologis. Pertanian organik harus mencapai keseimbanag ekologis melalui pola sistem pertanian, membangun habitat dan pemeliharaan keragaman genetik.

Selama proses produksi, pengolahan sampai dengan kegiatan konsumsi dalam pertanian organik harus melindungi dan memebrikan keuntungan bagi lingkungan secara umum termasuk didalamnya meliputi tanah, iklim, keragaman hayati, habitat, udara dan air.

Keadilan

Prinsip keadilan dalam pertanian organik berarti harus mampu membangun hubungan yang menjamin keadilan terkait dengan lingkungan dan kesempatan hidup bersama. Prinsip keadilan menekankan pada semua individu yang terlibat dalam pertanian organik harus membangun hubungan yang manusiawi untuk memastikan keadilan bagi semua pihak disegala tingkatan seperti petani, pekerja, penyalur, pedagang dan konsumen.

Dalam prinsip keadilan juga ditekankan bahwa ternak harus dipelihara dalam habitat dan kondisi yang sesuai dengan sifat alamiahnya serta terjamin kesejahteraannya. Selain itu sumber daya alam dan lingkungan yang digunakan untuk kegiatan produksi harus dikelola dengan adil secara sosial dan ekologis.

Perlindungan

Perlindungan dalam prinsip pertanian organik berarti harus adanya pengelolaan secara hati-hati dan bertanggung jawab agar kesehatan dan kesejahteraan generasi serta lingkungan hidup dapat terlindungi dengan baik. Prinsip ini menyatakan bahwa pencegahan dan tanggung jawab merupakan hal dasar dalam pengelolaan, pengembangan dan pemilihan teknologi dalam pertanian organik.

Selain itu ilmu pengetahuan juga diperlukan untuk memberikan jaminan bahwa pertanian organik bersifat menyehatkan, aman dan ramah lingkungan.

Tujuan Pertanian Organik

Untuk tujuan dilakukannya sistem pertanian organik ini, antara lain sebagai berikut;

Menghasilkan Pangan Berkualitas

Pertanian organik menghasilkan pangan organik yang berkualitas karena lebih sehat dan menyehatkan. Hal tersebut dikarenakan produk pertanian organik terbukti aman untuk dikonsumsi dan bebas dari cemaran zat berbahaya yang dapat menjadi residu pada produk dan tubuh manusia.

Beberapa zat berbahaya dari penggunaan pestisida dan bahan kimia lainnya tidak akan ditemukan pada produk organik. Dengan demikian tujuan pertanian organik dalam menghasilkan bahan pangan berkualitas dapat tercapai.

Melestarikan Lingkungan

Dalam pertanian organiak terdapat salah satu prinsip yang melandasinya yaitu prinsip ekologi. Prinsip ini berkaitan dengan pelestaroan lingkungan yang menjadi salah satu dari tujuan pertanian organik. Pertanian organik yang tidak memperkenankan penggunaan pupuk kimia atau bahan yang dapat merugikan lingkungan lainnya akan menciptakan kelestarian pada lingkungan sekitar.

Proses pertanian yang menggunakan bahan kimia dapat menyebabkan gangguan pada keseimbangan alam juga menurunkan kualitas tanah sebagai media tanam sehingga melalui pertanian organik diharapkan akan tercipta kegiatan pertanian yang ramah lingkungan.

Meningkatkan Pendapatan

Pertnian orgnaik dapat meningkatkan pendapatan petani karena biasanya harga produk pertanian organik mempunyai harga lebih tinggi dibandingkan produk pertanian konvensional. Hal tersebut tentunya dengan beberapa alasan salah satunya karena produk pertanian organik telah dianggap lebih berkualitas dan terbukti aman dari zat kimia berbahaya.

Selain itu jumlah produk organik yang masih terbatas dipasaran juga menjadi salah satu faktor terdongkraknya harga produk organik menjadi lebih tinggi. Hal tersebut menyebabkan pendapatan petani menjadi lebih tinggi dan menguntungkan sehingga kesejahteraan petani dapat terjamin melalui pertanian organik.

Manfaat Pertanian Organik

Manfaat terdapatnya hasil dari pertanian organik ini, antara lain;

Kesehatan

Kesehatan merupakan aset penting dalam menjalani kehidupan. Manfaat dari pertanian organik dalam bidang kesehatan mempunyai ruang lingkup yang cukup luas. Melalui pertanian organik maka dapat tercipta produk makanan bergizi yang aman dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

Selain itu pertanian organik juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat bagi petani karena petani akan terhindar dari paparan polusi yang berasal dari bahan kimia sintetik yang biasanya digunakan dalam produksi pertanian konvensional.

Lingkungan

Hal penting dalam pertanian organik adalah menjaga kualitas tanah sebagai bagian penting dari lingkungan pertanian itu sendiri. Komponen seperti sifat fisik, kimia dan biologi tanah akan terjaga dengan baik melalui pertanian organik.

Berkaitan dengan hal tersebut, cara pengolahan tanah dalam pertanian organik diutamakan yang dapat meminimalkan terjadinya erosi, meningkatkan kandungan bahan organik tanah serta mendorong diversitas biologi tanah.

Manfaat yang diperoleh lingkungan dari pertanian organik adalah kualitas lingkungan seperti udara dan air tetap terjaga dengan baik karena tidak terciptanya polusi akibat penggunaan bahan kimia serta terjadi peningkatan populasi mikroorganisme tanah melalui penggunaan pupuk organik.

Contoh Pertanian Organik

Untuk contoh dalam sistem pertanian organik ini, antara lain;

Pestisida Nabati

Penggunaan pestisida nabati dalam proses pertanian menjadi salah satu contoh penerapan pertanian organik. Pestisida yang banyak beredar dipasaran mengandung zat kimia yang dapat merugikan lingkungan sedangkan pada pertanian organik pestisida kimia yang sering digunakan diganti menjadi pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan.

Pestisida nabati berasal dari ekstrak tanaman dengan kandungan  bahan aktif yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangan hama dan infeksi penyakit pada tanaman.

Sebagai salah satu contoh bahan dalam pertanian organik, pestisida nabati juga memiliki keuntungan diantaranya harganya lebih ekonomis dibandingan dengan pestisida kimia bahkan dapat dibuat secara mandiri oleh petani sehingga biaya produksi dapat lebih rendah.

Kemudian pengaplikasian pestisida nabati tidak akan meninggalkan residu merugikan pada produk tanaman sehingga produk tersebut tetap aman dikonsumsi.

Kompos

Contoh pertanian organik lainnya adalah penggunaan kompos sebagai pemanfaatan limbah untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengantikan posisi pupuk kimia yang biasanya banyak dipakai oleh petani dalam proses pertanian konvensional untuk memenuhi kebutuhan hara pada tanaman.

Kompos merupakan hasil penguraian dari campuran bahan organik seperti sisa tanaman yang didekomposisi oleh mikroba dalam kondisi lingkungan lembap sehingga menghasilkan produk berupa pupuk organik dengan bentuk seperti seresah lembut berwarna gelap yang berfungsi sebagai pupuk pada tanaman. Baca juga; Pengertian Kompos, Jenis, dan Manfaatnya

Pupuk Organik Cair

Pupuk organik cair merupakan salah satu bentuk pertanian organik yang telah dikenal masyarakat. Berbeda dengan kompos, pupuk organik cair merupakan bentuk pemanfaatkan berbagai macam limbah organik mulai dari limbah dapur seperti limbah sayuran, buah dan lain-lain yang dicampurkan menjadi satu kemudian untuk proses penguraian menggunakan bakteri probiotik yang bertugas sebagai pengurai sehingga dihasilkan cairan pupuk setelah ditunggu beberapa minggu.

Pupuk cair lebih dikenal sebagai pemanfaatan limbah di lingkungan yang secara tidak langsung dapat turut membantu melestarikan lingkungan dan diaplikasikan dalam proses pertanian organik.

Itulah tadi serangkaian tulisan yang memberikan penjelasan terkait dengan pengertian pertanian organik, prinsip, tujuan, manfaat, dan contohnya dalam kehidupan. Semoga melalui artikel inilah bisa memberikan wawasan serta referensi kepada pembaca. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *